Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI LITERATUR: PEMANFAATAN GELOMBANG ULTRASONIK SEBAGAI PERANGKAT PENGUSIR TIKUS Farid . Baskoro; Septia Wahyuni Surya Ningsih; Farid . Baskoro; Nur . Kholis; Arif . Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p325-331

Abstract

Abstrak Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian bagi rakyat Indonesia. Padi yang merupakan salah satu makanan pokok bagi rakyat Indonesia. Seperti mata pencaharian yang lainnya, pertanian juga memiliki gangguan tersendiri. Gangguan pada pertanian adalah cuaca dan hama yang menyebabkan pengurangan hasil panen. Seiring berkembangnya teknologi yang sangat pesat, teknologi dapat membantu para petani untuk mengusir hama seperti tikus. Tikus merupakan hewan pengerat yang menjadi salah satu musuh bagi para petani padi, karena tikus dapat menyebabkan padi roboh dan menjadikan padi sebagai makanannya. Tujuan dari literasi ini adalah untuk studi literatur pemanfaatan gelombang ultrasonik guna mengusir tikus. Hasil dari literasi ini adalah gelombang ultrasonik yang mampu mengusir tikus pada frekuensi 23 – 50 kHz, dari frekuensi yang bervariasi tersebut diambil frekuensi yang paling banyak mampu mengusir tikus adalah frekuensi 30 kHz. Tikus merespon gelombang ultrasonik yang dikeluarkan setelah 4 detik. Sensor mampu mendeteksi dari jarak 1 – 5 meter dari alat, gelombang ultrasonik mempengaruhi tikus pada jarak 1,4 m dari umpan. Dan diperoleh hasil bahwa tidak hanya modul NE555 saja yang mampu menghasilkan gelombang ultrasonik, namun PIC16F767 dan twetter juga mampu menghasilkan gelombang ultrasonik. Kata kunci : Modul NE555, PIC16F767, Gelombang Ultrasonik
Literatur Review : Analisa Performa Baterai Lithium-air, Lithium-sulfur, All-Solid-State Battery, Lithium-ion Pada Kendaran Listrik Muhammad Ulumul Khasan; Farid Baskoro; Nur Kholis; Arif Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p597-607

Abstract

Perkembangan teknologi pada saat ini sangatlah cepat, dimana perkembangan teknologi pada bidang otomotif ikut merasakan dampaknya. Banyak produsen otomotif yang giat mengembangkan kendaraan mereka yang tadinya kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik. Mobil listrik membutuhkan baterai sebagai pemasok energinya, baterai yang paling umum digunakan adalah lithium-ion. Namun ada beberapa masalah pada lithium-ion, melihat dari keadaaan ini pengembang telah meneliti beberapa alternatif jenis baterai yaitu: baterai lithium-air, baterai lithium-sulfur, all-solid-state battery. Literatur ini bertujuan untuk membandingkan performa dari baterai lithium-air, baterai lithium-sulfur, all-solid-state battery yang nantinya dapat menggantikan penggunaan baterai lithium-ion yang banyak digunakan saat ini pada kendaraan listrik. Pada literatur review ini menggunakan metode systematic literatur review (SLR) atau tinjauan pustaka sistematis, dengan mencari, mengumpulkan, dan mengevaluasi dari beberapa sumber yang terkait dengan topik ini. Dari ketiga baterai ini, baterai litihum-sulfur menawarkan energi spesfik yang besar dibandingkan dengan baterai lithium-air, baterai all-solid-state. Baterai lithium-sulfur telah mendapat perhatian lebih sehingga lebih cepat menuju komersialisasi masal daripada baterai lithium-ion maupun baterai all-solid-state. Hasil dari literatur ini adalah pada baterai lithium-sulfur memiliki kepadatan energi sebasar 2.500Wh/kg dan sudah melebihi kepadatan energi baterai lithium-air sebesar 250-1.200Wh/kg, all-solid-state battery sebesar 500Wh/kg, dan baterai lithium-ion sebesar 890Wh/kg. Kepadatan energi ini menyiratkan berapa banyak energi yang dapat ditampung. Perlu adanya pengembangan lebih pada baterai-baterai tersebut agar penggunaannya dapat dirasakan secepatnya. Kata Kunci : Baterai Lithium-air, Baterai Lithium-sulfur, All-Solid-State Battery, Lithium-ion
Rancang Bangun Elektromiograf Untuk Identifikasi Gerakan Otot Bisep Arif Widodo; Nurul Arrijal Fahmi; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p609-618

Abstract

Teknologi dalam bidang elektronika medis akhir-akhir ini telah berkembang pesat, khususnya elektromiograf. Berangkat dari hal tersebut, dalam penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah perangkat elektromiograf dengan elektroda tempel untuk mendeteksi gerakan relaksasi dan kontraksi pada otot bisep. Dalam penelitian ini juga ditambahkan beban tambahan pada gerakan kontraksi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perubahan aktivitas otot dengan beban yang dibawa oleh otot tersebut. Metode perancangan penelitian ini terdiri dari gabungan beberapa rangkaian, diantaranya: rangkaian penguat instrumentasi dengan penguatan sebesar 11,51x sebagai penguat awal sinyal otot, kemudian rangkaian filter high pass filter orde dua dengan frekuensi cutoff sebesar 20Hz dan low pass filter sallen-key orde tiga dengan frekuensi cutoff sebesar 500Hz yang berguna untuk membatasi frekuensi sinyal otot, selanjutnya rangkaian non-inverting amplifier sebagai penguat terakhir sinyal otot, serta yang terakhir rangkaian level shifter yang berfungsi sebagai penggeser sinyal agar dapat dibaca oleh ADC mikrokontroler. Penelitian ini menghasilkan nilai pada saat gerakan relaksasi, subjek memiliki nilai Vpp rata-rata 0,326 V. Saat melakukan gerakan kontraksi, nilai rata-rata Vpp naik menjadi 0,384 V. Saat ditambahkan beban 3kg nilai rata-rata Vpp juga naik menjadi 0,441 V. Semakin berat beban yang dibawa berbanding lurus dengan kenaikan nilai Vpp dari aktivitas otot, saat melakukan gerakan kontraksi dengan beban yag lebih berat, yakni 5kg, nilai rata-rata Vpp meningkat menjadi 0,477 V. Kata Kunci: Elektromiograf, Sinyal otot, Otot Bisep, Beban, Amplifier, Filter
Sistem Monitoring Ketinggian Cairan Infus Dan Suhu Pada Pasien Covid-19 Berbasis IoT ESP8266 Dan Firebase Faris Dawwas; Lilik Anifah; Nur Kholis; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p741-747

Abstract

Perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini meningkatkan kreasi manusia dalam menciptakan perangkat ataupun sistem yang dapat membantu kinerja manusia dalam melakukan pekerjaan agar lebih praktis dan efisien. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna di era sekarang ini sangat diperlukan terutama dalam dunia medis. Kondisi rumah sakit yang luas, ditambah juga dengan kondisi darurat saat pandemi sekarang yang tidak hanya pasien dengan penyakit yang sudah umum tetapi juga pasien yang terkena virus COVID-19. Tujuan pembuatan alat ini untuk membantu para tenaga medis dalam menangani pasein COVID-19 dengan contactless untuk mengurangi penyebaran virus ke tenaga medis. Pada penelitian ini dengan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data dari sensor MLX90614 sebagai pembacaan suhu badan dan sensor XKC-Y25-V sebagai pembacaan ketinggian cairan infus adapun ESP8266 sebagai pengolahan data yang diterima dari sensor dan Friebase sebagai penampil data dari sensor. Alat ini bekerja dengan pembacaan suhu badan pada pasien dan ketinggian cairan infus yang nantinya jika suhu dan cairan melebihi batas yang sudah ditentukan maka akan mengirimkan data tersebut ke Firebase. Pada penelitian ini menggunakan 5 subjek untuk pengujian alat. Didapatkan hasil pembacaan error nilai suhu terendah 0,99% dan nilai tertinggi mencapai 1,8%, serta interval pengiriman data dari sensor ke server sebesar satu menit. Kata Kunci: ESP8266, MLX90614, XKC-Y25-V, Firebase
Sistem Monitoring Level Ketinggian Air Pada Tandon Rumah Tangga Berbasis Iot (Internet Of Things) Aruna Karunika Rindra; Arif Widodo; Farid Baskoro; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p17-22

Abstract

Sistem pengisian air pada bak penampungan atau tandon air masih membutuhkan pengawasan penuh. Dimana pompa air harus dihidupkan ketika tandon air mulai kosong dan sebaliknya pompa air harus dimatikan jika tandon air mulai penuh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe yang mampu memantau tingkat ketinggian air pada tandon rumah tangga berbasis IOT . Dengan merancang sistem pemantauan tingkat ketinggian air pada tandon dengan sensor ultrasonik HC-SR04 berupa inputan yang mengukur ketinggian udara dan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Aplikasi Blynkmemberikan output notifikasi, hasil monitoring, dan juga bisa mengontrol pompa melalui smartphone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dapat bekerja dengan baik sesuai yang diharapkan yaitu ketika air pada batas 20% maka aplikasi B ylnk akan mengirimkan notifikasi kepada smartphone sehingga pengguna dapat menentukan untuk menggunakan atau mengisi air tandon pada batas 20% dengan cara menekan tombol ON pada aplikasi Bylnk , relay otomatis pada prototipe menyala dan pompa air akan mengisi udara pada tandon sampai pengguna menginginkan tandon sudah terisi sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci : Blynk, IoT, NodeMCU, Sensor Ultrasonic, Sistem Monitoring Sistem pengisian air pada bak penampungan atau tandon air masih membutuhkan pengawasan penuh. Dimana pompa air harus dihidupkan ketika tandon air mulai kosong dan juga sebaliknya pompa air harus dimatikan jika tandon air mulai penuh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe yang mampu memonitoring level ketinggian air pada tandon rumah tangga berbasis IOT. Dengan merancang sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dengan sensor ultrasonik HC-SR04 berupa inputan yang mengukur ketinggian air dan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Aplikasi Blynkmemberikan output notifikasi, hasil monitoring, dan juga bisa mengontrol pompa melalui smartphone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dapat bekerja dengan baik sesuai yang diharapkan yaitu ketika air pada batas 20% maka aplikasi B ylnk akan mengirimkan notifikasi kepada smartphone sehingga pengguna dapat menentukan untuk menggunakan atau mengisi air tandon pada batas 20% dengan cara menekan tombol ON pada aplikasi Bylnk , relay otomatis pada prototipe menyala dan pompa air akan mengisi udara pada tandon sampai pengguna menginginkan tandon sudah terisi sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci : Blynk, IoT, NodeMCU, Sensor Ultrasonic, Sistem Monitoring
Prototype Smart Fire System Menggunakan Solenoid Valve dan Kamera ESP32-CAM Berbasis IoT Dimas Kusuma Putra; Farid Baskoro; Nur Kholis; Arif Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p8-16

Abstract

Kebakaran adalah musibah yang dapat menimbulkan kerugian besar seperti barang, kerusakan lingkungan dan parahnya lagi dapat merenggut nyawa. Kebakaran dapat diketahui jika terlihat api yang sudah mulai membesar dan terdapat gas asap yang keluar. Diperlukan penangan yang cepat dan tepat agar api tidak menyebar dan dapat dipadamkan. Dengan berkembanganya teknologi, sistem pemantau dan pengendali api dan gas asap ruangan jarak jauh menjadi salah satu solusi untuk memadamkan api. Smart Fire System merupakan sistem pemantau dan pengendali jarak jauh yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan memadamkan api secara otomatis dan manual. Cara kerja alat ini bisa dilakukan secara automatis atau manual, saat bekerja secara otomatis sensor MQ-2 dan Flame Sensor akan mendeteksi gas dan api pada ruangan jika terdapat gas pada PPM yang sudah ditentukan dan terdapat api maka Solenoid Valve akan aktif yang akan membuka saluran air dan mengambil gambar pada ruangan tersebut. Data sensor dan gambar dapat ditampilkan melalui smartphone sehingga dapat dipantau. Jika secara manual smartphone dapat mengendalikan Solenoid Valve dan dapat mengambil gambar pada ruangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif, alat ini membutuhkan beberapa komponen berupa Arduino UNO, ESP32-Cam, MQ-2, KY-026, Buzzer dan Solenoid Valve. Kata Kunci: ESP32Cam, Arduino UNO, Internet of thing, PPM
Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Air Terhadap Kinerja Generator Pembangkit Listrik Tenaga Air Yudhistira Awang Dewangga; Nur Kholis; Farid Baskoro; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p71-76

Abstract

Tingkat kebutuhan akan sumber daya listrik pada saat ini sangat tinggi, kondisi geografis Indonesia memiliki banyak sungai dan air terjun dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga air. Untuk meningkatkan kinerja pembangkit maka pemilihan penggunaan jenis turbin yang tepat serta komposisi jumlah sudu pada runner generator yang sesuai dengan aliran debit air serta tinggi jatuh air membuat turbin dapat bekerja lebih efektif. Oleh karena itu, tujuan penulisan penelitian.ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah sudu turbin dan efisiensi sistem pada generator pembangkit listrik tenaga air. Variabel yang digunakan dalam penelitian adalah jenis sudu, debit aliran air, katup bukaan, geometris bilah sudu, diameter turbin serta sudut keluaran nozzle. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review yang dilakukan dengan cara mengumpulkan referensi melalui jurnal dan referensi lainnya yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan menujukkan bahwa jumlah sudu berbanding lurus dengan daya yang dihasilkan oleh generator listrik tenaga air, namun jumlah sudu tidak selalu mempengaruhi output dari generator, jumlah sudu yang sesuai dengan variabel yang dipergunakan secara optimallah yang mempengaruhi efisiensi sistem untuk mendapat daya yang optimal pada generator. Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Air, Jumlah Sudu.Turbin, Generator
Rancang Bangun Sistem Informasi Kehadiran Dosen dan Asisten Laboratorium Berbasis Internet of Things menggunakan RFID dan Aplikasi Telegram Fiqih Yerdian Alamsyah; Farid Baskoro; RR Hapsari Peni Agustin T; Lusia Rakhmawati
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p99-107

Abstract

Pandemi COVID-19 tentu sangat berdampak terhadap kebiasaan sosial masyarakat. Hal ini tentu saja juga berpengaruh pada kegiatan akademik di universitas. Dengan diterapkannya metode hybrid pada kegiatan akademik universitas maka timbul masalah bagi mahasiswa untuk mengetahui dosen sedang Work from Office (WFO) atau Work from Home (WFH). Rancang bangun sistem informasi berbasis Internet of Things (IOT) ini dibuat untuk memberikan solusi atas masalah tersebut. Sistem ini dibuat menggunakan mikrokontroler DOIT ESP32 DEVKIT V1 sebagai pusat pemrosesan data yang terhubung dengan modul sensor Radio Frequency Identification MFRC522 sebagai pengidentifikasi tag dan Bot API pada aplikasi Telegram yang digunakan sebagai interface pengguna. Dosen juga dapat mengubah kondisinya (sibuk/tidak sibuk) dengan cara mengirimkan pesan perintah kepada Bot API pada aplikasi Telegram. Dengan memanfaatkan Bot API pada aplikasi Telegram ini, mahasiswa dapat mengetahui informasi kehadiran dan keadaan dosen serta kehadiran asisten laboratorium di Laboratorium Telematika Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Untuk mengetahui keandalan sistem yang dirancang, maka dilakukan beberapa pengujian terhadap sistem. Pengujian terhadap jarak baca maksimum RFID reader tanpa penghalang adalah 47mm, sementara RFID reader tidak dapat melakukan pembacaan apabila terhalang bidang konduktor, dan dengan penghalang isolator RFID reader dapat melakukan pembacaan namun jarak maksimal pembacaannya seiring berkurang seiring dengan bertambahnya ketebalan penghalang dengan bahan isolator. Berdasarkan hasil pengujian pengaruh Wi-Fi terhadap kecepatan identifikasi tag, didapatkan bahwa kecepatan identifikasi tag sangat dipengaruhi oleh kecepatan Wi-Fi yang digunakan dikarenakan sistem yang dirancang berbasis IOT sehingga sangat bergantung terhadap kecepatan internet yang digunakan.Kata Kunci: Kehadiran dosen, RFID, Telegram
Antena Monopole Ultra Wide Band (UWB) untuk Aplikasi Ground Penetrating Radar (GPR) Mochamad Jauhar Nur Ainul Sirojuddin; Nurhayati Nurhayati; Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p88-98

Abstract

Pada penelitian ini menjelaskan antena monopole dengan frekuensi UWB untuk digunakan pada pencitraan Radar Gelombang mikro yang disebut dengan GPR (Ground Penetrating Radar). Pada penelitian ini antena monopole digunakan untuk mendeteksi tiga jenis objek dibawah tanah yaitu plat besi, tutup panci dan kaleng. Metode deteksi dilakukan dengan cara menghubungkan antena dengan VNA (Vector Network Analyzer) portabel sehingga sinyal yang dipancarkan antena bila mengenai objek akan memiliki parameter S21 (karakteristik parameter scatering port 1 terhadap port 2) yang berbeda di antena penerima bila dibandingkan dengan kondisi tanpa adanya target. Data S21 yang didapatkan akan diolah menggunakan metode C-Scan sehingga lokasi objek/target dapat ditentukan. Dimensi antenna yang digunakan memiliki besar yaitu sebesar 200 mm x 200 mm x 0.035 mm yang dibekerja pada frekuensi 500 MHz – 3 GHz dengan bahan copper pada bagian patch dan ground plane setebal 0.035 mm, dan substrat menggunakan FR-4 Lossy dengan ketebalan1.6 mm. Dari hasil pendeteksian didapatkan bahwa bila objek berada sedalam 5 cm di bawah tanah dan posisi antena diatas tanah 20 cm dengan jarak antara antena 1 dan 2 sebesar 10 cm maka ketiga objek dapat dideteksi lokasinya dan objek besi menunjukan hasil pendeteksian dengan resolusi yang paling bagus dibandingkan dengan objek yang lainya.Kata Kunci: Wideband antenna, Monopole antenna, Pencitraan GPR, Metode C-Scan.
Monitoring Daya Listrik Pada Panel Surya Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Aplikasi Telegram Desi Arista Ratnasari; Bambang Suprianto; Farid Baskoro
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v5n1.p1-10

Abstract

Pada era saat ini sudah dilakukan pengembangan alat kontrol dan monitoring energi listrik menggunakan basis Internet of Things. Penelitian ini bertujuan untuk memonitoring pemakaian daya listrik pada panel surya berbasis Internet Of Things menggunakan aplikasi telegram sebagai interface serta ESP32 sebagai mikrokontroler dan Pzem-004t sebagai sensor. Metode yang digunakan yaitu jenis pendekatan eksperiment dengan pengambilan data dilakukan melalui pengujian tanpa beban dan pengujian berbeban. Hasil pengukuran pada panel surya diperoleh hasil rata - rata tegangan panel sebesar 13,70 Volt dan nilai arus panel rata – rata sebesar 7A. Sedangkan pada pengujian berbeban hasil penelitian sensor yang dilakukan sebanyak 6 kali dengan, menetapkan bahwa tingkat kesalahan saat mengukur tegangan dengan error rata-rata sebesar 0,5%, pada pengukuran arus sebesar 7%, pada pengukuran daya sebesar 4,2%. Nilai kesalahan pada sensor rendah yang artinya sangat baik dalam mengukur tegangan dan arus listrik. Jadi secara keseluruhan sistem monitoring daya listrik ini dapat bekerja dengan baik dan menampilkan nilai hasil pembacaan sensor dengan cukup akurat.Kata kunci: panel surya, monitoring daya, internet of things, telegram.
Co-Authors A. Samrul Ilmun Nafik A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah , Moch. Zakariyah Achmad . Khoirudin Achmad Fahrur Rozi Achmad Imam Agung Achmad Imam Agung Achmad, Fendi Aditya Chandra Hermawan Agus Wiyono Ahmad . Nizar Akbar Sena Wijaya Alam Sulthonie Habibie Andi Muhammad Febrian Ramadhan Gazali Andika Dwi Wibowo Andy Muhammad Hanani Arfiyan Wildan Habibi Arif . Widodo Arif Widodo Arif Widodo aristyawan Nurdiansyah Aristyawan Putra Aristyawan Putra Nurdiansyah Aristyawan Putra Nurdiansyah Aruna Karunika Rindra Ary . Prastyawan Asto, I Gusti Putu Aziz, Januar Abdul Bagus Rio Rynaldo Bambang Suprianto . Beet, Anja Alfa Buditjahyanto, I Gusti Putu Asto Desi Arista Ratnasari Dewangga Yudhistira Dicky . Kurniawan Dimas Arya S.F Dimas Kusuma Putra Dluha, Moch. Fajrud Ekohariadi Ekohariadi Ekohariadi . Endryansyah . . Endryansyah . . Endryansyah Endryansyah Eppy . Yundra Eppy Yundra Fahmi . Alamsyah Falihul Fajri Al Faruq Fandik Agung Kurniawan Faris Dawwas fatihin, mohammad meizaki Fendi . Achmad Fijayanto, Ricky Fiqih Yerdian Alamsyah Fitria Nisa Andari Fransisca, Yulia Fridyatama, Dimas Arya Soeadyfa Habib Wildan Fahruri Hanif Wigung Nugroho Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas I Gusti Putu Asto I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ibnu . Azhari Ibrohim Ibrohim ibrohim . Ismet Basuki Ita Mubarokah Jepri . Iswantoro Kanda Dias Nurmahandy Kiki Dwi Wijayanti Lilik Anifah Lilik Anifah Lusia Rakhmawati Lusia Rakhmawati Lusia Rakhmawati Lutfiyah Hidayati Mahendra Widyartono Miftahur Rohman Mochamad Jauhar Nur Ainul Sirojuddin Moh Aprilianto Nafian Mohamad . Bahtiar Mohammad Meizaki Fatihin Mohammad Meizaki Fatihin Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Ilham Taufiqi Muhammad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Syariffuddien Zuhrie, Muhammad Syariffuddien Muhammad Syariffudien Zuhrie MUHAMMAD THORIQ Muhammad Ulumul Khasan Muhammad Wildan Nur Karim Muhammad Yusril Muqorrobin Mulya Adi Prasetiya Mumtazusysyifa Maimunah Munoto Munoto Naufal Tri Wibowo Nofiatul . Khasanah Nugroho, Stefanus Adhie Nur . Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nurdiansyah, Aristyawan Nurdiansyah, Aristyawan Putra Nurdiansyah, Arityawan Putra Nurhayati . Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, . . Nurul Arrijal Fahmi Parama Diptya Widayaka Permata Dewata, Aqsal Renaldi Pradypta, Afrianzah PRASETYA DIMAS WARDHANA Prasetyo, Ilham Andhy Pratama, Handyesa Dika Prayuda Ari Guntoro Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puspanto, Difa Andrian PUTRA NURDIANSYAH, ARISTYAWAN Putra, Aristyawan Putri, Wachidah Ramadhanty Putro, Wahyu Sasongko Rachmanda Aisah Putri Rachmat Agus Kurdyanto Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadian, Reza Ramadhan Firdiyanto Firdaus Ribhi Atma Ivory Rifqi Firmansyah Rifqi Firmansyah Rifqi Firmansyah, Rifqi Rina Harimurti Rizki Zella Novita Sari Rizky . Susanto Rochman, Miftahur RR. Ella Evrita Hestiandari Rynaldo, Bagus Rio Satria, Farid Satria Septia Wahyuni Surya Ningsih Septian Eko Nugroho Soeparno Soeparno sri dwiyanti Subuh Isnur Haryudo SULISTIYO, EDY Suparji Suparji Tanjung, Riansyah Aras Tri Rijanto Tri Rijanto Unit Three Kartini Wahyu Tri Handoko Waty, Merlyn Royeni Wibawa, Ryo Chandra Aldi widi . aribowo widi . ariwibowo widi Ari bowo widi aribowo Widi Aribowo Wiwik Handayani Wiyli Yustanti YUNI YAMASARI Yunus Alam Suryatna Yuyun Suprapto Zuhrie, M. Syariffuddien