Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

PELATIHAN KADER POSYANDU TERKAIT PENGUKURAN TUMBUH KEMBANG BADUTA DI DESA SRIKAMULYAN, KAB. KARAWANG, PROV. JAWA BARAT Silvia Mawarti Perdana; Afrini Eka Sari; Alfi Fairuz Asna; Muh. Nur Hasan Syah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 3 No. 2 (2020): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v3i2.11178

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan pada masa baduta penting untuk mendapatkan perhatian serius dan dikuasai oleh kader posyandu sebagai garda terdepan pengukuran tumbuh kembang anak di masyarakat. Pengukuran tumbuh kembang perlu dilakukan secara berkala agar menjadi acuan bagi upaya peningkatan pertumbuhan dan stimulasi perkembangan anak. Masih kurangnya pengetahuan, keahlian, dan motivasi kader posyandu dalam pengukuran tumbuh kembang anak menjadi permasalahan dalam optimalisasi tumbuh kembang anak. Tujuan: meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kader posyandu dalam pengukuran tumbuh kembang anak. Metode: Kegiatan dalam pelatihan ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi dengan media berupa powerpoint, modul, dan alat pengukuran tumbuh kembang anak (timbangan berat badan anak, lenghtboard, meteran, pita LILA, dan kit pengukuran perkembangan). Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama enam bulan di Desa Srikamulyan, Kab. Karawang, Prov. Jawa Barat. Hasil: Telah dilaksanakannya pelatihan kader terkait pengukuran tumbuh kembang baduta melalui diskusi dan praktik langsung terhadap 30 orang kader posyandu. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kader posyandu dalam pengukuran tumbuh kembang baduta, namun demikian masih diperlukan monitoring dan evaluasi terhadap keberlanjutan pengukuran tumbuh kembang yang dilakukan kader terhadap anak baduta serta upaya kader untuk memberikan edukasi pada orangtua. Kata Kunci : Baduta, Kader, Perkembangan, Pertumbuhan
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PASCA BANJIR DAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI KELURAHAN TAHTUL YAMAN KOTA JAMBI Guspianto, Guspianto; Rahmat, Andre Aulia; Hidayati, Fajrina; Silvia Mawarti Perdana; Ismi Nurwaqiah Ibnu; Septa Decelita Wahyuni
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTTahtul Yaman Village, Pelayangan District, Jambi City is an area that is frequently affected by flooding, so it has a high risk of water contamination and post-flood infectious diseases. This activity aims to increase public knowledge of the importance of implementing clean and healthy living behavior after the flood and washing hands with soap. The activity method involves providing education and discussion followed by a practical demonstration of the 6 steps for washing hands with soap. The evaluation results showed that participants were enthusiastic about participating in educational activities and an increase in public understanding was obtained after the education was carried out. It is recommended that the community implement clean water sanitation PHBS and CTPS behavior consistently in order to prevent the risk of disease, especially during floods and after floods.Keywords: Education, PHBS, washing hands with soap, after floods ABSTRAKKelurahan Tahtul Yaman Kecamatan Pelayangan Kota Jambi merupakan daerah yang seringkali terkena banjir sehingga memiliki resiko tinggi terhadap kontaminasi air dan kejadian penyakit infeksi pasca banjir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat pasca banjir dan perilaku mencuci tangan pakai sabun. Metode kegiatan dengan pemberian edukasi dan diskusi dilanjutkan dengan demonstrasi praktik 6 langkah mencuci tangan pakai sabun. Hasil evaluasi menunjukkan peserta antusias mengikuti kegiatan edukasi dan diperoleh adanya peningkatan pemahaman masyarakat setelah dilakukan edukasi. Direkomendasikan agar masyarakat dapatmenerapkan PHBS sanitasi air bersih dan perilaku CTPS secara konsisten dalam rangka pencegahan resiko penyakit terutama saat banjir dan pasca banjir.Kata kunci: Edukasi, PHBS, cuci tangan pakai sabun, pasca banjir