Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : MEDISAINS

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip Cilacap Ulfah, Mariah
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3733

Abstract

Latar Belakang: Sebuah penelitian di salah satu SMA X di Kabupaten cilacap ditemukan bahwa 3,3 persen dari 123 siswa kelas XI sudah melakukan hubungan seksual, dan dari informasi guru BK (bimbingan konseling) yang ditemui oleh peneliti menyebutkan bahwa perilaku tersebut sudah dilakukan sejak siswa duduk di bangku SMP.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip CilacapMetode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain crossectional. Penelitian dilakukan di 5 sekolah SMP dan 12 sekolah SMA di kabupaten Cilacap pada tahun 2013. Populasi penelitian adalah seluruh remaja (putra-putri) yang duduk di bangku SMP dan SMA dengan jumlah sampel sebanyak 596 orang yang dipilih secara Systematic Random Sampling. Variabel-variabel penelitian diukur dengan menggunkan angket. Analisa data menggunakan analisis jalur/path analysis dengn program PLS.Hasil: Tidak ada pengaruh langsung karaktersitik remaja, sikap masyarakat, orang tua, teman dan sikap terhadap seks terhadap perilaku seksual pranikah (t<1.96). Ada pengaruh langsung akses media, peran guru, persepsi, pengetahuan dan nilai virginitas terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja putri SMP SMA di Kabupaten Cillacap (t>1.96; R square 0.336).Kesimpulan: 36.6% Perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di Kabupaten Cilacap dipengaruhi oleh akses media, peran guru, persepsi, pengetahuan dan nilai virginitas.
Combination of pelvic floor and abdominal muscle exercises to reduce perineum pain in postpartum mothers Ulfah, Mariah; Novitasari, Dwi; Murniati, Murniati
MEDISAINS Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v17i2.5150

Abstract

Background: Perineum Pain risks a lack of rest time which will affect the reduction in milk production and can interfere with the process of uterine contractions which further risks the occurrence of subinvolution. Previous studies have only examined pelvic floor muscle exercises, however, they have not been combined with abdominal exercise. The combination of abdominal muscle exercises can increase the effectiveness of pelvic floor muscle performance so that it will improve blood circulation and make muscles relaxed and inhibit the increase in lactic acid due to muscle spasms and ischemic tissue that makes pain.Objective: To find out the benefits of a combination of Pelvic Floor Muscle and Abdominal Muscle Exercises to Reduce Perineum Pain in Postpartum MothersMethods: This is a pre-experimental research with one group pretest-posttest design. The sample used was 16 people with random techniques. Statistical analysis was done by Wilcoxon while pain measurement was done by VAS instrument.Results: The results showed the mean of the pain before doing the exercise was 3.94 and the mean of the pain after doing exercise was 1.62. From statistical test results by Wilcoxon test, it obtained a significance value of 0.003 (p <0.05). Thus it was concluded that there were significant differences in perineum Pain before and after Pelvic Floor and Abdominal Muscle ExercisesConclusion: Combination of pelvic floor muscle exercise and abdominal muscle can reduce perineum pain in postpartum mothers.
Perbedaan manfaat sebelum dan sesudah latihan pelvic tilt terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III Ulfah, Mariah; Wirakhmi, Ikit Netra
MEDISAINS Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v15i2.1644

Abstract

Latar Belakang: Perubahan sistem muskuloskeletal terjadi pada saat umur kehamilan semakin bertambah terutama trimester III. Adaptasi muskuloskelatal ini mencakup: peningkatan berat badan, bergesernya pusat akibat pembesaran rahim, relaksasi dan mobilitas. Pusat gravitasi tubuh bergeser ke depan dan jika dikombinasikan dengan peregangan otot abdomen yang lemah ini akan mngakibatkan lekukan pada bahu serta dagu yang menggantung. Ada kecenderungan bagi otot untuk memendek jika otot abdomen meregang sehingga dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot disekitar pelvis, dan tegangan tambahan dapat dirasakan diatas ligament tersebut, sehingga menyebabkan nyeri punggung yang biasanya berasal dari sakroiliaka atau lumbar. Berdasarkan fenomena tersebut perlu dilakukan pengelolaan nyeri yang baik untuk mengurangi komplikasi yang timbul akibat nyeri. Tujuan penelitian: mengetahui perbedaan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III sebelum dan seudah latihan pelvic tilt Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain pre dan post design. Sampel yang digunakan sebanyak 21 ibu hamil ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung bawah, teknik pengambilan secara incidental sampling. Penelitian dilakukan di kelas ibu hamil di PKD. Analisa data menggunakan paired t test Hasil Penelitian: rata-rata nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum latihan pelvic tilt adalah 4.44 dengan standar deviasi 1.88. kemudian pada pengukuran hari ke 7 latihan didapat rata-rata 1.27 dengan standar deviasi 1.43. 2) perbedaan rata-rata antara pengukuran sebelum dan seudah latihan pelvic tilt adalah 3.71 dengan standar deviasi 2.03. 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah latihan pelvic tilt Kesimpulan: latihan pelvic tilt dapat mengurangi nyeri nyeri punggung bawah pada ibu hamil ibu hamil trimester III