Claim Missing Document
Check
Articles

Comparative Study of Educational Concepts Kh. Hasyim Asy'ari and Kh. Ahmad Dahlan Taufik, Ahmad; Suhaimi, Firdaus; Ulfah, Mariah; Agustina, Delia Indah
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS, MANAGEMENT, BUSINESS, AND SOCIAL SCIENCE (IJEMBIS) Vol. 4 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : CV ODIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59889/ijembis.v4i3.421

Abstract

This research is motivated by its contribution to differences in methods and approaches. Even though both have the same goal, namely advancing Islamic education, the methods and approaches they use are different. KH. Hasyim Asy'ari focuses more on traditional education through Islamic boarding schools, while KH. Ahmad Dahlan further integrates modern education with religious education through modern schools. This study discusses and compares the educational concepts proposed by two major figures in the history of Islamic education in Indonesia, KH. Hasyim Asyari and KH. Ahmad Dahlan. This research uses a qualitative approach with a literature study method. The aim of this research is to explore the potential of these two figures for their contribution to education in Indonesia. Where the results show that KH. Hasyim Asyari places greater emphasis on strengthening Islamic traditions and Islamic boarding school education, while KH. Ahmad Dahlan focuses more on modernizing education and integrating general knowledge with Islamic teachings. Even though there are differences in approach, these two figures have made significant contributions in shaping the Islamic education system in Indonesia.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip Cilacap Ulfah, Mariah
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3733

Abstract

Latar Belakang: Sebuah penelitian di salah satu SMA X di Kabupaten cilacap ditemukan bahwa 3,3 persen dari 123 siswa kelas XI sudah melakukan hubungan seksual, dan dari informasi guru BK (bimbingan konseling) yang ditemui oleh peneliti menyebutkan bahwa perilaku tersebut sudah dilakukan sejak siswa duduk di bangku SMP.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip CilacapMetode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain crossectional. Penelitian dilakukan di 5 sekolah SMP dan 12 sekolah SMA di kabupaten Cilacap pada tahun 2013. Populasi penelitian adalah seluruh remaja (putra-putri) yang duduk di bangku SMP dan SMA dengan jumlah sampel sebanyak 596 orang yang dipilih secara Systematic Random Sampling. Variabel-variabel penelitian diukur dengan menggunkan angket. Analisa data menggunakan analisis jalur/path analysis dengn program PLS.Hasil: Tidak ada pengaruh langsung karaktersitik remaja, sikap masyarakat, orang tua, teman dan sikap terhadap seks terhadap perilaku seksual pranikah (t<1.96). Ada pengaruh langsung akses media, peran guru, persepsi, pengetahuan dan nilai virginitas terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja putri SMP SMA di Kabupaten Cillacap (t>1.96; R square 0.336).Kesimpulan: 36.6% Perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di Kabupaten Cilacap dipengaruhi oleh akses media, peran guru, persepsi, pengetahuan dan nilai virginitas.
Combination of pelvic floor and abdominal muscle exercises to reduce perineum pain in postpartum mothers Ulfah, Mariah; Novitasari, Dwi; Murniati, Murniati
MEDISAINS Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v17i2.5150

Abstract

Background: Perineum Pain risks a lack of rest time which will affect the reduction in milk production and can interfere with the process of uterine contractions which further risks the occurrence of subinvolution. Previous studies have only examined pelvic floor muscle exercises, however, they have not been combined with abdominal exercise. The combination of abdominal muscle exercises can increase the effectiveness of pelvic floor muscle performance so that it will improve blood circulation and make muscles relaxed and inhibit the increase in lactic acid due to muscle spasms and ischemic tissue that makes pain.Objective: To find out the benefits of a combination of Pelvic Floor Muscle and Abdominal Muscle Exercises to Reduce Perineum Pain in Postpartum MothersMethods: This is a pre-experimental research with one group pretest-posttest design. The sample used was 16 people with random techniques. Statistical analysis was done by Wilcoxon while pain measurement was done by VAS instrument.Results: The results showed the mean of the pain before doing the exercise was 3.94 and the mean of the pain after doing exercise was 1.62. From statistical test results by Wilcoxon test, it obtained a significance value of 0.003 (p <0.05). Thus it was concluded that there were significant differences in perineum Pain before and after Pelvic Floor and Abdominal Muscle ExercisesConclusion: Combination of pelvic floor muscle exercise and abdominal muscle can reduce perineum pain in postpartum mothers.
Perbedaan manfaat sebelum dan sesudah latihan pelvic tilt terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III Ulfah, Mariah; Wirakhmi, Ikit Netra
MEDISAINS Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v15i2.1644

Abstract

Latar Belakang: Perubahan sistem muskuloskeletal terjadi pada saat umur kehamilan semakin bertambah terutama trimester III. Adaptasi muskuloskelatal ini mencakup: peningkatan berat badan, bergesernya pusat akibat pembesaran rahim, relaksasi dan mobilitas. Pusat gravitasi tubuh bergeser ke depan dan jika dikombinasikan dengan peregangan otot abdomen yang lemah ini akan mngakibatkan lekukan pada bahu serta dagu yang menggantung. Ada kecenderungan bagi otot untuk memendek jika otot abdomen meregang sehingga dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot disekitar pelvis, dan tegangan tambahan dapat dirasakan diatas ligament tersebut, sehingga menyebabkan nyeri punggung yang biasanya berasal dari sakroiliaka atau lumbar. Berdasarkan fenomena tersebut perlu dilakukan pengelolaan nyeri yang baik untuk mengurangi komplikasi yang timbul akibat nyeri. Tujuan penelitian: mengetahui perbedaan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III sebelum dan seudah latihan pelvic tilt Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain pre dan post design. Sampel yang digunakan sebanyak 21 ibu hamil ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung bawah, teknik pengambilan secara incidental sampling. Penelitian dilakukan di kelas ibu hamil di PKD. Analisa data menggunakan paired t test Hasil Penelitian: rata-rata nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum latihan pelvic tilt adalah 4.44 dengan standar deviasi 1.88. kemudian pada pengukuran hari ke 7 latihan didapat rata-rata 1.27 dengan standar deviasi 1.43. 2) perbedaan rata-rata antara pengukuran sebelum dan seudah latihan pelvic tilt adalah 3.71 dengan standar deviasi 2.03. 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah latihan pelvic tilt Kesimpulan: latihan pelvic tilt dapat mengurangi nyeri nyeri punggung bawah pada ibu hamil ibu hamil trimester III
Pelatihan Implementasi Inventarisasi Bahan Baku UMKM Nasi Pecel Ayam Bakar Narsis Menggunakan EOQ dan ROP Amelia, Puteri; Qori, Raysa Dylia; Ulfah, Mariah
Jurnal Pengabdian Manajemen Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian Manajemen
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpm.v4i02.9153

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) account MSME Nasi Pecel Ayam Bakar Narsis, established in 2018, was the partner in this community service study. The aim was to optimize raw material inventory management through the application of Economic Order Quantity and Reorder Point methods. The service method used a participatory action research approach, through observation and interviews, inventory system design using EOQ and ROP. Variables such as annual demand and ordering costs were included in the calculations. The results of the service show that there is an increase in inventory capabilities, MSMEs are able to optimize the amount and time of ordering raw materials, reduce operational costs, increase production efficiency, and ensure products are always available. The ultimate outcome of this service not only provides practical solutions for the Nasi Pecel Ayam Bakar Narsis MSME but also offers an approach model that can be used by other MSMEs to manage their stock more strategically and sustainably.
Tinjauan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Bor Pile Metode Critical Chain Project Management (Kasus: Jembatan Phinisi Center Point of Indonesia) Idrus, Yasnawi; Arifin, Winarno; Maruddin, Mukti; Ulfah, Mariah; Mardiana, Yana
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 5 No. 3 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wkb7ya63

Abstract

Proyek pembangunan jembatan Phinisi Center Point of Indonesia terdiri dari beberapa macam pekerjaan sub structure seperti pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi bored pile. Pada bulan Januari sampai Maret mengalami keterlambatan progress. Schedule atau penjadwalan adalah unsur yang paling penting dalam pelaksanaan proyek. Namun didalam pelaksanaan jadwal cenderung tidak terpakai secara efektif dilapangan. Kondisi yang demikian mengakibatkan pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan time schedule proyek. Manajemen adalah kemampuan perusahaan atau instansi dalam merencanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan. Manajemen proyek adalah kemampuan perusahaan atau instansi dalam menyelesaikan suatu pekerjaan berdasarkan target jangka pendek yang sudah dirumuskan sebelumnya. Manajemen proyek juga ditetapkan mengikuti time schedule yang telah ditetapkan. Ilmu manajemen proyek sudah sepatutnya dipahami oleh pihak-pihak yang terlibat dalam penyelesaian suatu proyek utamanya para manajer karena itu setiap stakeholder harus menjalankan perannya masing-masing. Dengan menggunakan metode penjadwalan ini akan diperoleh feeding buffer dengan durasi 3 akan diperoleh project buffer dengan durasi 16 sehingga penjadwalan eksisting 120 hari kerja menjadi 104 hari dengan menggunakan critical chain project management (CCPM) diperoleh biaya pendanaan proyek sebesar Rp10.628.917.737 dimana mengalami penghematan sebesar Rp72,718,349.64 pada biaya tenaga kerja.
Analisis Strategi Pemasaran Value Based Pricing Dalam Penepatan Harga Jual Bibit Buah Mariah Ulfah; Vian Afdlolus Solihin; Muhammad Fatih Ridwan; Muhammad Iqbal Munasyyul A
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.166

Abstract

Banyak penjual bibit buah yang belum memikirkan strategi pemasaran dan penetapan harga yang membuat perekonomiannya tidak berkembang, seperti kurangnya pengetahuan tentang pemasaran, kurangnya pengetahuan tentang harga, tidak memiliki strategi pemasaran yang jelas dan target pasar yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan value-based pricing (VBP) dalam penjualan bibit buah agar bibit yang akan di perjualbelikan memiliki nilai dan harga yang tepat. VBP adalah strategi harga yang berdasarkan pada nilai yang diberikan oleh produk atau jasa kepada pelanggan. Pengabdian ini, menggunakan metode Participation Action Research (PAR) yang berorientasi pada pemberdayaan. Tahap-Tahap pengabdian yang dilakukan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sedangkan alat analisis yang digunakan meliputi handphone, komputer, dan laptop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VBP dapat meningkatkan pendapatan, kepuasan pelanggan, dan diferensiasi dalam penjualan bibit buah. Namun, implementasi VBP memerlukan identifikasi nilai yang diberikan, penentuan target pasar, dan penetapan harga yang tepat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada teori dan praktik pemasaran, terutama dalam konteks penetapan harga suatu produk dan sedikit membahas tentang penerapan pada penjualan bibit buah.
Penerapan Hidroterapi untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Susanti, Yunita Dwi; Ulfah, Mariah; Kurniawan, Wasis Eko
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 5 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i5.634

Abstract

Introduction: Hypertension is a condition of systolic blood pressure >140 mmHg and diastolic blood pressure >90 mmHg that often affects the elderly. One way to overcome this is with hydrotherapy by soaking the feet in warm water. Objective: The aim of this community service is to increase the knowledge and abilities of elderly people with hypertension, while also helping to lower their blood pressure. Method: The community service activity was conducted at Posbindu Lestari Husada 2, Purwareja Village, in May 2025 using lecture and demonstration methods with PowerPoint and leaflet media. Participants were hypertensive older adults aged ≥45 years who met the inclusion criteria. The instruments included a knowledge questionnaire, a self-monitoring sheet for hydrotherapy practice, and a blood pressure measuring device. Data were analyzed descriptively and tested using the Wilcoxon Signed Rank Test to determine differences in knowledge before and after the education. Result: The results of this activity showed changes in knowledge and blood pressure after two meetings seven days apart. with the proportion of participants with adequate knowledge increasing from 9 individuals (31.0%) to 24 individuals (82.8%), and a reduction in the number of participants with severe hypertension from 4 individuals (13.8%) to 0 individuals (0.0%), with an average systolic blood pressure of 14 and diastolic blood pressure of 5.65. Conclusion: The use of hydrotherapy has been proven effective in lowering blood pressure in patients with hypertension.
Edukasi Relaksasi Tarik Napas Dalam pada Penderita Hipertensi di Poli Dalam RSU Siaga Medika Purbalingga Guntur Susanto; Ita Apriliyani; Mariah Ulfah
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v5i3.5543

Abstract

Hypertension is a condition in which systolic blood pressure exceeds 140 mmHg and diastolic pressure exceeds 90 mmHg persistently. Uncontrolled high blood pressure can cause disorders in the circulatory system and vital organs such as the heart and brain. One non-pharmacological effort to lower blood pressure in hypertensive patients is through deep breathing relaxation exercises, performed twice a day for ten minutes. RSU Siaga Medika Purbalingga, located in Padamara District, has recorded the highest number of hypertension cases in the area, totaling 4,470 patients. Based on a preliminary survey, many hypertensive patients were unaware of the benefits of deep breathing relaxation therapy; therefore, a Community Service (PkM) activity was conducted in the hospital’s Internal Medicine Clinic. The method involved educational sessions using lectures and demonstrations, supported by leaflets and videos. Participants’ knowledge was evaluated using pretest and posttest questionnaires. The results showed that most respondents were female (60%) and aged between 46–55 years (40%). Knowledge levels significantly improved, from the “low” category (40%) before education to the “good” category (90%) after education. Thus, deep breathing relaxation therapy has the potential to be an effective alternative method to help reduce blood pressure in patients with hypertension.
Asuhan Keperawatan dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Mauliddiyah, Diyaul; Ulfah, Mariah; Siwi, Adiratna Sekar
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i1.74

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak akibat terhambatnya aliran darah menuju ke otak karena perdarahan ataupun sumbatan. Masalah keperawatan yang sering ditemukan yaitu gangguan mobilitas fisik, gangguan bicara, proses berfikir daya ingat dan risiko jatuh. Gangguan mobilitas fisik menjadikan ketidakmampuan gerak karena adanya keterbatasan dalam gerak fisik dari satu atau lebih ekstremitas secara mandiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny. R selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dari hasil pemeriksaan ekstremitas pasien mengalami peningkatan dengan pemberian terapi ROM selama 3X24 jam. Pada hari pertama pemeriksaan ekstremitas kanan didapati kekuatan otot memiliki skor 3, sedangkan pada ekstremitas kiri didapatkan skor 2 dan mengalami peningkatan peningkatan pada hari ke tiga dengan ekstremitas kanan didapati kekuatan otot memiliki skor 5, sedangkan pada ekstremitas kiri didapatkan skor 4. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh pada pemberian terapi ROM pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik Kesimpulan: Terapi ROM terbukti efektif dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik yang di tunjukkan dengan adanya peningkatan kekuatan otot dari berat menjadi ringan pada hari ke-3 setelah pemberian terapi ROM. Sehingga hasil evaluasi asuhan keperawatan selama 3 hari pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular dapat teratasi.
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Agustina, Delia Indah Ahmad Taufik Amelia, Puteri Apriliyani, Ita Arifin, Winarno Asih, Sri Anjar Ataria, Meysi Nazakha Rambu Aulia Ramadhani, Ananda Aulia, Kesya Nurul Ayuningsih, Desi Cahyono, Anar Danang Tri Yudono Debi Ari Setiawan Dwi ASTUTI Dwi Nanda Monalisa Dwi Novitasari Ediyono, Suryo Ema Wahyu Ningrum Esti Isussilaning Setiawati Fauziah Hanum Nur Adriyani Fitriani, Lilis Guntur Susanto Ida ATP, Noor Rochmah Idrus, Yasnawi Inggrid Fatmah Miharsih Ita Apriliyani Izzatul Ulya, Izzatul Karmilah, Karmilah Khoiruroch, Ragil Umi Kholivia Lailatus Safaah Khusnul Istiqomah Kurniawan, Wasis Eko Leli Ngatikoh Lia Hikmatul Maula Made Suandika Madyo Maryoto Mardiana, Yana Maruddin, Mukti Mauliddiyah, Diyaul Maya Safitri Maya Safitri Mega Fatimah Rosana Monalisa, Dwi Nanda Muhammad Fatih Ridwan Muhammad Iqbal Munasyyul A Mukti Rona Wati Mulyani , Sri Munawir Yusuf Murniati . Murniati Murniati Naqzi, Niam Three nasihhudin - - Noor Rochmah Ida ATP Nur Hidayat, Wahyu Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati Nurhayati Nurul Safitri Pramesti Dewi Purnomo Ardi Wibowo Putri Apria Ningsih Qori, Raysa Dylia Rahmaya Nova Handayani Refa Teja Muti Ririn Isma Sundari safa'i, faejul Siti Haniyah Sri Anjar Asih sri Yuni Puspasari Suhaimi, Firdaus Sulistyarini, Sulistyarini Sundari, Ririn Isma Surtiningsih Surtiningsih Susanti, Yunita Dwi Teten Tri Murtiwi Tophan Heri Wibowo Tri Ana Ramdan Tri Sumarni Vian Afdlolus Solihin Virgin Norma Fatimah Wati, Mukti Rona Widiyanto Wirakhmi, Ikit Netra Yudono, Danang Tri Yusuf , Munawir Zerri Rahman Hakim