Claim Missing Document
Check
Articles

Smartphone-based supportive counseling to reduce pregnancy-specific stress in pregnant adolescents Ulfah, Mariah; Yusuf , Munawir
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol. 23 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v23i3.27937

Abstract

Background: Adolescence is a psychologically vulnerable period, and pregnancy during this stage increases the risk of stress, particularly when pregnancies are unintended or accompanied by social stigma. Although psychosocial support is essential, evidence on supportive counseling specifically for pregnant adolescents is limited, and most interventions rely on traditional face-to-face methods. To address this gap, this study developed a smartphone-based supportive counseling model to strengthen maternal mental health among Indonesian adolescents. Purpose: To examine the effect of smartphone-based supportive counseling on pregnancy-specific stress among pregnant adolescents. Methods: A quasi-experimental pre- and post-test non-equivalent control group design was used involving 60 pregnant adolescents. Participants were assigned to an intervention group (n = 30) or a control group (n = 30) using purposive sampling. The intervention group received smartphone-based supportive counseling sessions (60–120 minutes) over three weeks, while the control group received routine antenatal care. Pregnancy-specific stress was measured before and after the intervention. Data were analyzed using paired t-tests and independent t-tests. Results: The intervention group showed a significant reduction in pregnancy-specific stress after supportive counseling (p < 0.001), whereas the control group showed no significant change (p = 0.069). Conclusion: Smartphone-based supportive counseling is effective in reducing pregnancy-specific stress among pregnant adolescents and may serve as an accessible psychosocial support model in resource-limited settings.
Intervensi Rom dalam Meningkatkan Mobilitas Fisik Pada Ekstremitas Sinistra Pasien F dengan Stroke Non Hemoragic di Roujinhome Inahokai Okinawa Fitriani, Lilis; Maryoto, Madyo; Ulfah, Mariah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36849

Abstract

Stroke non-hemoragik merupakan penyebab utama gangguan mobilitas fisik pada lansia akibat kerusakan sistem neuromuskular yang berdampak pada penurunan kekuatan otot dan keterbatasan rentang gerak. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak imobilisasi adalah latihan Range of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan intervensi ROM dalam meningkatkan mobilitas fisik ekstremitas sinistra pada pasien F dengan stroke non-hemoragik di Roujinhome Inahokai Okinawa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap satu subjek lansia berusia 70 tahun dengan diagnosis keperawatan gangguan mobilitas fisik. Intervensi ROM pasif pada ekstremitas kiri dan ROM aktif pada ekstremitas kanan dilakukan selama 3×24 jam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi dengan penilaian mobilitas menggunakan indikator SLKI. Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri dari skala 4 menjadi 2, peningkatan kelenturan sendi, serta peningkatan skor ROM dan pergerakan ekstremitas dari 1 menjadi 3, meskipun kekuatan otot masih berada pada derajat 1. Disimpulkan bahwa intervensi ROM efektif dalam mempertahankan dan meningkatkan rentang gerak sendi, mengurangi nyeri, serta meningkatkan kenyamanan pasien pascastroke non-hemoragik, namun peningkatan kekuatan otot memerlukan rehabilitasi jangka panjang dan kolaborasi fisioterapi.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAMBA’UL ULUM TUNJUNGMULI PURBALINGGA safa'i, faejul; Ulfah, Mariah; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55641

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang sering terjadi di lingkungan pondok pesantren dan berkaitan dengan rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara PHBS dengan kejadian skabies pada santri Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Tunjungmuli Purbalingga. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan teknik total sampling sebanyak 120 santri. Instrumen penelitian berupa kuesioner PHBS dan lembar observasi skabies. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas santri memiliki PHBS kategori sedang (79,2%). Skabies dialami oleh 39 santri (32,5%), sedangkan 81 santri (67,5%) tidak mengalami skabies. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara PHBS dan kejadian skabies. Kesimpulan: PHBS berhubungan dengan kejadian skabies; santri dengan PHBS rendah lebih berisiko mengalami infeksi. Peningkatan edukasi kesehatan dan penerapan PHBS diperlukan untuk mencegah penularan skabies.
Transformasi Digital dan Cicil Emas dalam Pengembangan Nasabah BSI KCP Lumajang Imam Bonjol pada Tahun 2023-2025 Izzatul Ulya; Nurul Safitri; Kholivia Lailatus Safaah; Mariah Ulfah
YASIN Vol 6 No 3 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10074

Abstract

The rapid development of digital banking services and increasing public interest in sharia-based investment products, particularly gold, indicate the importance of examining digital transformation and the Cicil Emas product in encouraging customer growth. This study aims to analyze the implementation of digital transformation at BSI KCP Lumajang Imam Bonjol, examine the development of the Cicil Emas product, and assess the contribution of both to customer growth during the 2023–2025 period. This study used a qualitative approach based on field research. Data were collected through observation and interviews with a supervisor and pawning marketing staff. The results showed that digital transformation through the BYOND by BSI application made it easier for customers to access banking services anytime and anywhere. The Cicil Emas product also showed important development supported by a hybrid marketing strategy through direct socialization, WhatsApp Business, and social media, as well as the designation of BSI as a gold bank by the government. In addition, the number of customers at BSI KCP Lumajang Imam Bonjol increased consistently, with approximately 1,452 new customers added in 2023 and 2,139 new customers added in 2024, bringing the current total number of accounts to around 14,000. Thus, digital transformation and the development of the Cicil Emas product together contributed to improving service accessibility, public trust, and the growth of the customer base at BSI KCP Lumajang Imam Bonjol.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK BATUK EFEKTIF UNTUK MENURUNKAN SESAK NAPAS PADA LANSIA DENGAN MASALAH ASMA DI WISMA VII DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DEWANTA CILACAP Ilyas Suberkah; Mariah Ulfah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia mengalami penurunan fungsi fisiologis yang berdampak pada kerentanan terhadap berbagai penyakit, termasuk asma yang dapat memicu sesak napas dan gangguan bersihan jalan napas. Penelitian studi kasus ini bertujuan menggambarkan proses asuhan keperawatan gerontik dengan fokus intervensi batuk efektif dalam upaya menurunkan sesak napas pada lansia dengan asma di Wisma VII Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dewanta Cilacap. Metode yang digunakan adalah pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen seperti MMSE, SPMSQ, GDS, Morse Fall Scale, Norton Scale, dan MNA digunakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi fisik, psikologis, dan fungsional klien. Hasil menunjukkan adanya tiga diagnosis utama, yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, harga diri rendah, dan defisit pengetahuan. Intervensi teknik batuk efektif, pemberian minuman hangat, serta manajemen jalan napas terbukti membantu mengurangi sesak napas, ditandai dengan penurunan frekuensi napas dan berkurangnya mengi. Namun, beberapa masalah psikologis dan defisit pengetahuan belum sepenuhnya teratasi sehingga diperlukan pendekatan berkelanjutan. Kesimpulannya, intervensi batuk efektif berkontribusi dalam meningkatkan fungsi pernapasan lansia dengan asma dan menjadi bagian penting dalam asuhan keperawatan gerontik
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK TERAPI BENSON UNTUK MENURUNKAN NYERI PADA NY. R DENGAN DIAGNOSA MEDIS GOUT DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DEWANATA CILACAP Putranti Dwi Adisti; Mariah Ulfah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat (gout arthritis) merupakan penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lanjut usia dan ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah yang menyebabkan peradangan sendi serta nyeri kronis. Nyeri yang berkepanjangan dapat menurunkan kualitas hidup lansia dan memerlukan penanganan keperawatan yang komprehensif. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan gerontik dengan penerapan terapi relaksasi Benson dalam menurunkan nyeri pada lansia dengan gout arthritis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. R, lansia perempuan berusia 67 tahun yang tinggal di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dewanata Cilacap dengan kadar asam urat 8,1 mg/dL dan keluhan nyeri kronis pada kedua kaki. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri kronis berhubungan dengan proses inflamasi akibat peningkatan kadar asam urat dan ansietas berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi utama yang diberikan adalah terapi relaksasi Benson sebagai terapi nonfarmakologis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 5, penurunan tekanan darah, serta berkurangnya tingkat kecemasan klien. Meskipun masalah keperawatan belum sepenuhnya teratasi, terapi relaksasi Benson terbukti memberikan efek positif dalam membantu mengurangi nyeri dan kecemasan. Kesimpulannya, terapi relaksasi Benson dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif dalam pengelolaan nyeri pada lansia dengan gout arthritis.
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK B USIA 5-6 TAHUN Ulfah, Mariah; Asep Kurnia Jayadinata; Dhea Ardiyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.55170

Abstract

Language skills are an important aspect in early childhood development that needs to be optimally stimulated through enjoyable learning activities. However, in practice, there are still children aged 5-6 years who experience limitations in listening skills, speaking skills, vocabulary comprehension, and communication. This study aims to determine the effect of the smart ladder game on improving the language skills of group B children aged 5-6 years. This study used a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 20 children at Mentari PAUD, Cianjur Regency. Data collection was carried out through observation using a child's language ability assessment sheet covering listening, speaking, vocabulary, comprehension, and communication skills. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics through the Shapiro Wilk test, Wilcoxon Signed Rank Test, and N-Gain test. The results showed an average pre-test score of 24.3 (Beginning to Develop category) and increased in the post­test to 34.45 (Very Well Developed category). The Wilcoxon test showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of the clever snakes and ladders game on children's language skills. Furthermore, the N-Gain test result of 0.67 indicates an increase in the moderate or fairly effective category. Thus, the clever snakes and ladders game has been proven to be an effective and enjoyable learning medium for improving children's language skills.
Edukasi tentang Diet bagi Penderita Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 dalam Upaya Penanggulangan Glukosa Darah di Puskemas Somagede Endang Setyowati; Ririn Isma Sundari; Mariah Ulfah
Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pandawa.v4i3.3007

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease requiring continuous management, including appropriate dietary regulation. Limited knowledge of diabetic diets may affect patients’ adherence to dietary recommendations and blood glucose control. This community service program aimed to improve dietary knowledge among patients with type 2 DM and support blood glucose control at Somagede Primary Health Center. The program involved 15 patients with type 2 DM and provided education through lectures and question-and-answer sessions supported by PowerPoint presentations, leaflets, animated videos, and follow-up assistance through a WhatsApp group. Evaluation was conducted using pretests and posttests as well as blood glucose measurements before and after the educational intervention. Before education, 2 participants (13.3%) had good knowledge, 7 (46.7%) had moderate knowledge, and 6 (40.0%) had poor knowledge. After education, the proportion with good knowledge increased to 12 participants (80.0%), while 3 (20.0%) had moderate knowledge and none had poor knowledge. Blood glucose measurements also showed an increase in participants with levels <140 mg/dL, from 8 participants (53.3%) before education to 13 participants (86.7%) after education. Multimodal dietary education was followed by improved participant knowledge and a descriptive improvement in blood glucose profiles. Regular and continuous dietary education should be maintained as part of type 2 DM management in primary health care settings.
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Agustina, Delia Indah Ahmad Taufik Amelia, Puteri Apriliyani, Ita Arifin, Winarno Asep Kurnia Jayadinata Asih, Sri Anjar Ataria, Meysi Nazakha Rambu Aulia Ramadhani, Ananda Aulia, Kesya Nurul Ayuningsih, Desi Cahyono, Anar Danang Tri Yudono Debi Ari Setiawan Dhea Ardiyanti Dwi ASTUTI Dwi Nanda Monalisa Dwi Novitasari Ema Wahyu Ningrum Endang Setyowati Esti Isussilaning Setiawati Fauziah Hanum Nur Adriyani Fitriani, Lilis Guntur Susanto Ida ATP, Noor Rochmah Idrus, Yasnawi Ilyas Suberkah Ita Apriliyani Izzatul Ulya, Izzatul Khoiruroch, Ragil Umi Kholivia Lailatus Safaah Khusnul Istiqomah Kurniawan, Wasis Eko Leli Ngatikoh Lia Hikmatul Maula Made Suandika Madyo Maryoto Mardiana, Yana Maruddin, Mukti Mauliddiyah, Diyaul Maya Safitri Maya Safitri Mega Fatimah Rosana Monalisa, Dwi Nanda Muhammad Fatih Ridwan Muhammad Iqbal Munasyyul A Mukti Rona Wati Mulyani , Sri Munawir Yusuf Murniati . Murniati Murniati Naqzi, Niam Three nasihhudin - - Noor Rochmah Ida ATP Nur Hidayat, Wahyu Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati Nurhayati Nurul Safitri Pramesti Dewi Putranti Dwi Adisti Putri Apria Ningsih Qori, Raysa Dylia Rahmaya Nova Handayani Refa Teja Muti Ririn Isma Sundari safa'i, faejul Siti Haniyah Sri Anjar Asih sri Yuni Puspasari Suhaimi, Firdaus Sulistyarini, Sulistyarini Sundari, Ririn Isma Surtiningsih Surtiningsih Suryo Ediyono Susanti, Yunita Dwi Teten Tri Murtiwi Tophan Heri Wibowo Tri Ana Ramdan Tri Sumarni Vian Afdlolus Solihin Virgin Norma Fatimah Wati, Mukti Rona Widiyanto Wirakhmi, Ikit Netra Yudono, Danang Tri Yusuf , Munawir Zerri Rahman Hakim