Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Relaksasi Tarik Napas Dalam pada Penderita Hipertensi di Poli Dalam RSU Siaga Medika Purbalingga Guntur Susanto; Ita Apriliyani; Mariah Ulfah
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v5i3.5543

Abstract

Hypertension is a condition in which systolic blood pressure exceeds 140 mmHg and diastolic pressure exceeds 90 mmHg persistently. Uncontrolled high blood pressure can cause disorders in the circulatory system and vital organs such as the heart and brain. One non-pharmacological effort to lower blood pressure in hypertensive patients is through deep breathing relaxation exercises, performed twice a day for ten minutes. RSU Siaga Medika Purbalingga, located in Padamara District, has recorded the highest number of hypertension cases in the area, totaling 4,470 patients. Based on a preliminary survey, many hypertensive patients were unaware of the benefits of deep breathing relaxation therapy; therefore, a Community Service (PkM) activity was conducted in the hospital’s Internal Medicine Clinic. The method involved educational sessions using lectures and demonstrations, supported by leaflets and videos. Participants’ knowledge was evaluated using pretest and posttest questionnaires. The results showed that most respondents were female (60%) and aged between 46–55 years (40%). Knowledge levels significantly improved, from the “low” category (40%) before education to the “good” category (90%) after education. Thus, deep breathing relaxation therapy has the potential to be an effective alternative method to help reduce blood pressure in patients with hypertension.
Asuhan Keperawatan dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Mauliddiyah, Diyaul; Ulfah, Mariah; Siwi, Adiratna Sekar
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i1.74

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak akibat terhambatnya aliran darah menuju ke otak karena perdarahan ataupun sumbatan. Masalah keperawatan yang sering ditemukan yaitu gangguan mobilitas fisik, gangguan bicara, proses berfikir daya ingat dan risiko jatuh. Gangguan mobilitas fisik menjadikan ketidakmampuan gerak karena adanya keterbatasan dalam gerak fisik dari satu atau lebih ekstremitas secara mandiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny. R selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dari hasil pemeriksaan ekstremitas pasien mengalami peningkatan dengan pemberian terapi ROM selama 3X24 jam. Pada hari pertama pemeriksaan ekstremitas kanan didapati kekuatan otot memiliki skor 3, sedangkan pada ekstremitas kiri didapatkan skor 2 dan mengalami peningkatan peningkatan pada hari ke tiga dengan ekstremitas kanan didapati kekuatan otot memiliki skor 5, sedangkan pada ekstremitas kiri didapatkan skor 4. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh pada pemberian terapi ROM pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik Kesimpulan: Terapi ROM terbukti efektif dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik yang di tunjukkan dengan adanya peningkatan kekuatan otot dari berat menjadi ringan pada hari ke-3 setelah pemberian terapi ROM. Sehingga hasil evaluasi asuhan keperawatan selama 3 hari pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular dapat teratasi.
Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut dengan Osteoarthritis di Puskesmas Khoiruroch, Ragil Umi; Ulfah, Mariah; Maryoto, Madyo
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i2.84

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis adalah kondisi muskuloskeletal progresif, mengakibatkan rasa nyeri, disfungsi gerakan dan kesulitan dalam melakukan aktivitas atau kegiatan sehari-hari yang mempengaruhi kesejahteraan individu. Sudut Q-angle adalah sudut yang di bentuk antara tarikan otot-otot quadriceps superior dan patella yang inferior, dan itu merupakan resultan yang memberikan gaya lateral pada patella. Penyakit ini mengakibatkan nyeri disabilitas pada lansia yang mengalaminya sehingga mengganggu kegiatan atau aktivitas sehari hari secara teratur. Nyeri yang terjadi pada osteoarthritis bersifat multifactorial, nyeri dapat bersumber dari regangan serabut saraf  periosteum, regangan ligament, spasme otot, atau bursitis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut Pada pasien dengan Osteoarthritis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny.T selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan keluhan utama Pasien mengatakan nyeri pada kaki sebelah kiri saat berjalan, dengan data subyektif P: Pasien mengatakan nyeri saat berjalan, Q: Pasien mengatakan nyeri terasa cenut - cenut seperti tertusuk, R: Pasien mengatakan nyeri di area kaki kiri ( lutut), S: Pasien mengatakan dari angka 1–10 nyeri dirasakan pada angka 6, T: Pasien mengatakan nyeri hilang timbul. Data obyektif Pasien jalan menggunakan tongkat dan pasien terlihat meringis menahan nyeri, Tekanan darah: 140/70 mmHg, Nadi: 70 x/menit, Rentang gerak: terbatas pada ekstremitas bawah dengan skor ekstermitas bawah kanan 5 kiri 4 Kesimpulan: Penanganan nyeri pada lansia dengan metode non farmakologik telah terbukti dapat membantu lansia dalam menurunkan nyeri dan efek samping yang ditimbulkan sangat kecil dan tidak mahal, sehingga penggunaan metode non farmakologik sangat disarankan dalam menurunkan nyeri pada lansia.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahan HIV/AIDS dengan Audio Visual Naqzi, Niam Three; Ulfah, Mariah; Maryoto, Madyo
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 6 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i6.697

Abstract

Introduction: HIV/AIDS remains a global health issue with increasing incidence rates, including in Indonesia. Adolescents are a vulnerable group due to limited information and the absence of a specific curriculum on reproductive health in schools. Prevention efforts can be carried out through socialization and health education, one of which is the use of audio-visual media that is more interesting and easier to understand. Objective: This activity aims to measure adolescents’ knowledge before and after HIV/AIDS prevention education using audio-visual media. Method: The activity was conducted at SMK Al Hikmah 1 Benda Sirampog on May 22, 2025, involving 20 male participants. The implementation included a pre-survey and media preparation, a pre-test, HIV/AIDS education through lectures, discussions, and question-and-answer sessions, followed by a post-test to assess the increase in knowledge. Result: The results showed a significant increase in adolescents’ knowledge after audio-visual education, from 13 respondents (65%) in the poor category and 7 respondents (35%) in the fair category, to 19 respondents (95%) in the good category and only 1 respondent (5%) in the fair category. The average knowledge score also increased from 1.35 to 2.95, confirming the effectiveness of audio-visual media in improving understanding of HIV/AIDS. Conclusion: Audiovisual-based health education has been proven effective in increasing adolescents' knowledge about HIV/AIDS, making it a viable intervention strategy. These findings confirm that interactive educational media can be a powerful alternative in building awareness and encouraging HIV/AIDS prevention among adolescents.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN BERPAKU (GEOBOARD) KONTEKSTUAL DALAM MENGENAL BANGUN DATAR KELAS IV SEKOLAH DASAR Ulfah, Mariah; Hakim, Zerri Rahman; Setiawan, Sigit
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i2.4880

Abstract

This study aims to examine the development process, feasibility, and students’ responses toward the use of the Geoboard learning media in fourth-grade mathematics instruction. The research employed the ADDIE development model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used included interview sheets, observation sheets, expert validation questionnaires, and student response questionnaires. The results of the Geoboard media development showed that the average validation score from instrument experts was 92.00% (very feasible), from media experts was 91.02% (very feasible), and from material experts was 88.03% (very feasible). Furthermore, the student response questionnaire achieved an average percentage of 95.08%, categorized as very good. Based on these findings, it can be concluded that the Geoboard learning media developed for fourth-grade mathematics lessons has been successfully created, is feasible for use in the learning process, and received very positive responses from students. The Geoboard proved to be an effective learning tool, particularly in teaching the topic of plane geometry in elementary school mathematics.
Asuhan Keperawatan Keluarga Ny. R dengan Hipertensi dengan Pemberian Parutan Buah Mentimun Karmilah, Karmilah; Ulfah, Mariah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3183

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan tenang, Seiring terjadinya proses penuaan pada lansia akan mengalami perubahan fisik dimana pada system kardiovaskuler terjadi peningkatan tekanan darah atau hipertensi akibat resistensi pembuluh darah peifer meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Mampu mengelola Asuhan Keperawatan Keluarga Ny. R dengan hipertensi dengan pemberian parutan buah mentimun di desa pandansari rt 01 rw 04 kecamatan ajibarang. Desain penelitian ini adalah deskriptif melalui studi kasus pada Keluarga Ny.R Dengan hipertensi. Peneliti dalam mengumpulkan data melalui tahapan proses anamnesis, pengamatan, phsysical assessment, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan kondisi keluarga Ny.R sebelum dan sesudah diberikan implementasi berupa pendidikan kesehatan tentang pentingnya penanganana hipertensi dan pemberian jus buah mentimun untuk menurunkan tekakan darah. Kesimpulan masalah keperawatan keperawatan utama dalam studi kasus ini adalah Kesiapan Peningkatan Pengetahuan (D.0113) berhubungan dengan mengungkapkan minat dalam belajar tentang penyakit hipertensi dapat teratasi dengan hasil keluarga Setelah dilakukan Pendidikan kesehatan Ny.K tampak lebih paham tentang penyakit hipertensi dan cara mengontrolnya, Ny.K juga mengikuti dan mempraktekan cara pembuatan jus mentimun.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. D dengan Hiperkolesterolemia dengan Pemberian Jus Buah Naga Merah Ataria, Meysi Nazakha Rambu; Ulfah, Mariah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3504

Abstract

Lansia mengalami pola hidup yang buruk sehingga dapat menyebabkan kolesterol tinggi karena terlalu banyak lemak di dalam darah. Diketahui bahwa kadar kolesterol normal dalam tubuh adalah berkisar 160-200 mg/dl. Kolesterol didefinisikan sebagai salah satu komponen lemak yang terdapat dalam makanan dan utuh. Dikatakan hiperkolesterol apabila jumlah kolesterol dalam tubuh >200mg/dl. Penatalaksaan kadar kolesterol yang lebih dari 200 mg/dl menggunakan dua metode yaitu dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi non farmakologi dalam penatalaksaan kadar kolesterol yang tinggi salah satunya adalah menggunakan buah yang mengandung tinggi serat dan antioksidan seperti buah naga. Tujuan studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan keluarga dengan tahap perkembangan usia lanjut keluarga Tn. D dengan Hiperkolesterolemia di Desa Ciberung. Metode studi kasus yang dilakukan dengan observasi selama 3 kali pertemuan dan intervensi pemberian jus buah naga merah selama 3 hari pada tanggal 25 Oktober sampai 27 Oktober 2023. Iinstrumein yang diigunakan dalam peingumpulan data meinggunakan leimbar obseirvasii keipeirawatan keiluarga dan meilakukan tiindakan peimbeiriian jus buah naga merah. Hasil studi kasus didapatkan bahwa pemberian jus buah naga merah pada Ny. R selama 3 hari terdapat perubahan kadar kolesterol. Sebelum mengkonsumsi jus buah naga merah kadar kolesterol menunjukkan hasil 225 mg/dl, setelah mengkonsumsi jus buah naga merah kadar kolesterol mendapatkan hasil 165 mg/dl. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu terdapat pengaruh jus buah naga merah terhadap penurunan kolesterol pada lansia.
FACTORS AFFECTING PRENATAL DISTRESS IN BANYUMAS REGENCY AREA Ulfah, Mariah; Yusuf, Munawir; Mulyani , Sri; Widiyanto
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2023: Proceeding of the 4th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v4i1.3412

Abstract

Pregnancy is a series of dramatic events experienced by women, and this can affect them both physically and psychologically. Psychological issues might arise during the prenatal period. The objective of the study was to determine the factors affecting prenatal mental health. The study methods used a cross-sectional with chi square data analysis. The results revealed that pregnancy status affected anxiety, mother's age, pregnancy status, and gestational age affected stress, and mother's age and pregnancy status affected depression.
ANALISIS MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA DI DESA SEBRANG SANGLAR KECAMATAN RETEH Mariah Ulfah; Putri Apria Ningsih; Khusnul Istiqomah
Journal of Student Research Vol. 1 No. 6 (2023): November: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i6.1805

Abstract

Desa Sebrang Sanglar ini banyak terjadi pernikahan di bawah umur, apakah mereka sudah bisa mengelola manajemen keungan keluarga pada rumah tangga, karena manajemen keuangan keluarga ini sangat penting, bagi yang sudah berumah tangga maupun individual, masalah yang sering terjadi didesa sebrang sanglar adalah masyarakat belum atau kurang memahami manajemen keuangan rumah tangga secara syariat Islam dimana banyak masyarakat yang mengunakan keuangannya untuk berpoya-poya yang menyebabkan prilaku boros karena didalam Islam menjelaskan jika ada seorang yang memanfaatkan harta diluar batas keridhoan Allah dan mengingkari nikmatnya perbuatanya dapat disamakan dengan perbuatan setan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, deskriptif merupakan penelitian eksplorasi dan memainkan peran yang amat penting dalam menciptakan hipotesis atau pemahaman orang tentang berbagai variabel sosial, studi ini disifatkan sebagai eksplorasi jadi tidak bertujuan menguji hipotesis, atau membuat generalisasi. Alasan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif adalah bahwasanya dalam penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan dan menginterpretasikan kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang berkembang, proses yang sedang berlangsung akibat atau efek yang terjadi, atau tentang kecendrungan yang tengah berlangsung. Sebuah keluarga harus mampu memahami manajemen keuangan keluarganya dengan baik tanpa adanya pemahaman mengenai manajemen keuangan maka akan sulit untuk mengatur keuanganya, sehingga uang yang didapatkan akan selalu terasa tidak cukup. Perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga adalah proses merencanakan keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan baik jangka pendek maupun jangka panjang untk kegiatan keluarga, Pengeluaran adalah kegiatan manusia menggunakan atau memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Mutu dan jumlah barang atau jasa dapat mencerminkan kemakmuran konsumen tersebut, semakin tinggi mutu dan semakin banyak jumlah barang atau jasa yang dikonsumsi, berarti semakin tinggi pula tingkat kemakmuran konsumen yang bersangkutan sebaliknya semakin rendah mutu kualitas dan jumlah barang atau jasa yang di konsumsi, berarti semakin rendah pula tingkat kemakmuran konsumen yang bersangkutan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU LANSIA TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI DESA PAGERAJI Ayuningsih, Desi; Ulfah, Mariah; Kurniawan, Wasis Eko
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i1.364

Abstract

Pageraji Village is recorded as having the largest population in Cilongok District, Banyumas Regency. This village also has the largest number of elderly people who have not utilized the Posyandu. The purpose of this study was to identify the factors that influence the behavior of the elderly toward the utilization of the Posyandu. A total of 91 respondents were selected using an accidental sampling technique. Data collection was carried out using the Health Belief Model (HBM) questionnaire. The data collected was then analyzed using univariate and bivariate statistics. This study shows that there is a moderate relationship between 44 respondents' (48.4%) perceived vulnerability to posyandu (48.4%) p value = 0.05 towards the use of the Posyandu, moderate perceived benefits of 53 respondents (58.2%) p value <0.05 on the utilization of the Posyandu, and the perceived barriers were moderate, namely 43 respondents (58.2%). The value of p value <0.05 on the utilization of the Posyandu. This study concludes that there was a relationship between vulnerability factors, perceived benefits, and obstacles to the use of the elderly Posyandu. Keywords: Elderly behavior, Posyandu utilization, Posyandu, Elderly