Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Rasionalisme Dalam Perancangan SMA Islam Terpadu Al Fitria Boarding School, Ciburial Kab Bandung Utami, Utami; Jungjunan, Muhamad Taufik
Reka Karsa: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v13i2.13461

Abstract

ABSTRAK Rahmatan lil alamin, artinya memberikan rahmat, berkah, dan maslahat. Maka dari itu konsep Rasinoalisme sangat cocok pada proyek kali ini karena berdasarkan dari prinsip tersebut memiliki kecocokan dalam implementasi desain, dan juga arsitektur rasionalisme mampu menerjemahkan prinsip rahmatan lil alamin tersebut. Kemudian prinsip tersebut juga sangat relevan dengan proyek kali ini yaitu pembangunan sebuah sekolah berasrama (boarding school), yang perlu menjadi poin utamanya adalah fungsi berupa fasilitas yang memadai, modern, dan efektif. Penelitian ini melalui pendekatan metode deskripsi normatif dengan menggunakan azas rasionalisme dalam melakukan proses perancangan. Penerapan tema ini digunakan dalam penentuan zoning dan juga pengolahan massa bangunan serta tata letaknya yang harus memprioritaskan aspek fungsional yang efektif. Oleh karena itu konsep ini juga sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Vitruvius yang menyatakan bahwa tujuan arsitektur adalah untuk menyusun, mengatur, dan menyelaraskan dalam pergerakan, simetri, kesesuaian, dan ekonomi. Maka dari itu dalam merancang seorang arsitek  seharusnya selalu berusaha untuk membuat rancangan yang bermakna dan memberikan manfaat bagi lingkungan atau kawasan  tempat bangunan itu dibangun, dan hasil dari desain juga bangunan yang sudah dibangun terus mengalir kebaikan serta manfaatnya bagi orang banyak. Penerapan rasionalisme dalam desain rancang bangun sebuah kawasan boarding school dapat dihasilkan desain yang fungsional dan efektif. Kata kunci: boarding school, efektif, fungsional, modern, rasionalisme.  ABSTRACT Rahmatan lil alamin, means giving grace, blessings, and benefits. Therefore, the concept of Rationalism is very suitable for this project because based on this principle it has a match in the implementation of the design, and also rationalism architecture is able to translate the principle of rahmatan lil alamin. Then the principle is also very relevant to the project this time, namely the construction of a boarding school, which needs to be the main point is a function in the form of adequate, modern and effective facilities. This research is through a normative description method approach by using the principle of rationalism in carrying out the design process. The application of this theme is used in determining zoning and also the processing of building masses and their layout which must prioritize effective functional aspects. Therefore, this concept is also in line with what was said by Vitruvius who stated that the purpose of architecture is to arrange, organize, and harmonize in movement, symmetry, suitability, and economy. Therefore, in designing an architect should always strive to make designs that are meaningful and provide benefits to the environment or area where the building is built, and the results of the design as well as the buildings that have been built continue to flow goodness and benefits for many people. The application of rationalism in the design of a boarding school area can produce a functional and effective design.Keywords: boarding school, effective , fungctional, modern, rationalism
HUBUNGAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN THYPOID FEVER DI UPT.PUSKESMAS PARAGAAN KABUPATEN SUMENEP Utami, Utami; Hayadi, Moh. Lukmanur
JURNAL NERS LENTERA Vol. 6 No. 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v6i2.2486

Abstract

Introduction: System of health care services is changing rapidly according to changing needs and expectations of the public about health care. People are increasingly demanding better health care with respect to an increasing public knowledge of health care. Nursing process represents a system of nursing care service plan consisting of four stages of assessment, planning, Implementation and evaluation. The purpose of the present study was to determine relationship of nursing care and satisfaction levels of patients with typhoid fever in Public Health Center of Pragaan, Sumenep. Method: The present study was of analytic observational and cross-sectional. Population was 50 respondents with a sample of 45 subjects. Data was collected by means of questionnaires and analyzed by chi-square test. Result: Indicated that 51.1% (23 patients) stated that nursing care provided by nurses for patients with typhoid fever was fairly high. With regard to satisfaction levels of patients with typhoid fever, 75.6% (34 patients) indicated satisfaction with nursing care provided by nurses. It meant that there was a relationship of nursing care and satisfaction levels of patients with typhoid fever. Discussion: Nurses were expected to continuously improve care quality that included nursing care in order to improve satisfaction of patients with typhoid fever.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN LUKA DM PADA ANGGOTA KELUARGA PASIEN DM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG BATU OGAN ILIR Utami, Utami; Anggraini, Dini; Eliani, Ovi
Journal Safety and Healthty Vol 1 No 1 (2024): Journal Of Safety and Health
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.463 KB) | DOI: 10.54816/josh.v1i1.360

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic and non-communicable disease with a high risk that causes serious problems throughout the world. The purpose of this study was to look at the description of knowledge about DM wound prevention in family members of DM patients in the Tanjung Batu Ogan Ilir Health Center Work Area. This research was carried out in the working area of the Tanjung Batu Timur Health Center in 2019 using a Cross Sectiona design. In this study, the population taken were family members of DM patients who had been recorded to come to Tanjung Batu Health Center with total sampling technique. The results of the study were that the age ranged from 18 to 63 years, the percentage of sex between men and women were 32% and 68%, respectively, the majority of research respondents based on respondents who lived with DM patients were children (blood ties), and the percentage the largest based on the respondent's education level is high school education / equivalent, and the percentage of work status of research respondents both working and not working as much as 44% and 56%, respectively. The results of this study can be used as a reflection to improve and improve the performance of existing programs related to DM in the working area of the Puskesmas.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN ANAK, PERSONAL HYGIENE DAN KEBIASAAN MAKAN PADA ANAK DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI MADRASAH IBTIDAIYAH MUHAMMADIYAH (MIM) SENU MARGA KABUPATEN OKU TIMUR Utami, Utami; Bettrianto, Bettrianto; Eliyana, Eliyana
Journal Safety and Healthty Vol 1 No 2 (2024): Journal Of Safety and Health
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.632 KB)

Abstract

Karies gigi adalah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi sehingga menyebabkan gigi berlubang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Anak, Personal Hygiene, dan Kebiasaan Makan pada Anak dengan Kejadian Karies Gigi di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Senu Marga Kabupaten OKU Timur Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan cross sectional. Uji statistik menggunakan uji chi-square dengan menggunakan total populasi dengan jumlah 60 responden. Analisis dilakukan dalam dua tahap yaitu analisis Univariat dan Bivariat, didapatkan hasil bahwa proporsi Karies Gigi pada responden berpengetahuan baik sebanyak 32 orang (53,3%), responden yang berpengetahuan kurang baik yaitu sebanyak 28 orang (46,7%). Proporsi Karies Gigi pada Personal Hygiene menggosok gigi sebanyak 29 orang (48,3%), responden yang tidak menggosok gigi yaitu sebanyak 31 orang (51,7%). Dan proporsi Karies Gigi pada responden dengan Kebiasaan Makan yang baik sebanyak 29 orang (48,3%), responden yang memiliki Kebiasaan Makan kurang baik sebanyak 31 orang (51,7%). Data hasil uji chi-Squareα=0,05 bahwa ada hubungan bermakna antara Pengetahuan Anak (p value 0,033), Personal Hygiene (p value 0,018) dan Kebiasaan Makan (p value 0,005) dengan kejadian Karies Gigi. Saran dari peneliti diharapkan anak-anak dapat menjaga kebersihan diri terutama kebersihan mulut dengan cara menggosok gigi minimal 2x sehari, dan menjaga pola kebiasaan makan.
MANAJEMEN LABA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAN MANUFAKTUR DI BEI) Utami, Utami; Sulistyawati, Ardiani Ika
Solusi Vol. 18 No. 4 (2020): October
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v18i4.2840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba, dan menganalisis kapabilitas tata kelola perusahaan yang terdiri dari dewan komisaris independen, komite audit dan kualitas audit dalam mempengaruhi manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2014-2017. . Manajemen laba diukur dengan akrual diskresioner menggunakan Modified Jones Model. Populasi dalam penelitian ini adalah 161 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur periode 2014-2017. Berdasarkan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 50 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen laba adalah leverage, komisaris independen dan kualitas audit. Selain itu, variabel independen ukuran perusahaan dan komposisi komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.Kata kunci: manajemen laba, leverage, ukuran perusahaan, tata kelola perusahaan yang baik, dewan komisaris independen, komite audit, kualitas audit
PENGARUH OLAH RAGA JALAN KAKI TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAHPADA KLIEN HIPOTENSI DI SMKN III PAMEKASAN Utami, Utami; Yulianto, Ariska; Wibisono, Wibisono
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.639

Abstract

Hipotensi adalah tekanan darah rendah kurang dari 90/60 mmHg. Kondisi ini mengurangi aliran darah dalam menerima nutrisi dan transportasi oksigen di organ vital. Berjalan adalah serangkaian langkah satu per satu lurus ke depan dan akan bergerak seiring dengan langkah-langkahnya. Berjalan digunakan dalam rasio 1: 1 yang berarti berjalan dengan santai ke jarak 107 m dalam satu menit dan jalan cepat dengan jarak 160 m dalam satu menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan (jalan kaki) terhadap peningkatan tekanan darah pada klien yang dirawat hipotensi di SMKN III Pamekasan.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen, dengan sampel dari 14 individu, penelitian ini menggunakan sampling acak sederhana. Variabel bebas adalah olahraga (berjalan) dan variabel dependen peningkatan tekanan darah dan variabel moderator gizi, tidur dan stres. Tekanan darah diukur dengan menggunakan sphygmomanometer merkuri sebelum dan sesudah berjalan dan dianalisis menggunakan uji Paired T dengan tingkat signifikansi α <0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pre test dan post test. Nilai rata-rata tekanan darah sistolik pretest adalah 84,5 mmHg, sedangkan nilai rata-rata post test adalah 101,6 mmHg. Peningkatan itu terjadi rata-rata 17,14 mmHg. Uji statistik dengan Paired T Test, p value = 0,000 sedangkan nilai rata-rata pre test tekanan darah diastolik adalah 54,21 mmHg, sedangkan nilai rata-rata post test adalah 71,07 mmHg TDD. Peningkatan itu terjadi rata-rata 16,85 mmHg. Hasil pengujian dengan statistik uji diperoleh dengan paired t test p value = 0,000.Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa olahraga (berjalan) meningkatkan tekanan darah pada klien hipotensi di SMKN III Pamekasan.Diharapkan bahwa perawat harus memotivasi klien untuk berolahraga (berjalan) pada jadwal teratur dan dosis latihan yang benar dan juga harus mendukung pemenuhan faktor gizi, kebutuhan tidur, dan penanganan stres. Kata kunci: Latihan (berjalan), tekanan darah tinggi Hypotension is low blood pressure less than 90/60 mmHg. This condition reduces the blood flow in the receiving nutrients and oxygen transport in vital organs. Walking is a series of steps one by one straight forward and will move along with the steps. Walking is used in the ratio 1: 1 which means to walk leisurely to the 107 m distance in a minute and fast road with 160 m distance in one minute. This study aims to determine the effect of exercise (walking) on blood pressure increase in clients treated hypotension in SMKN III Pamekasan.This study uses a pre-experimental design, with samples from 14 individuals, this study used simple random sampling. Independent variable is the sport (walking) and dependent variable increases in blood pressure and moderator variables nutrition, sleep and stress. Blood pressure was measured by using mercury sphygmomanometer before and after the walk and analyzed using the Paired T test with significance level α <0.05. The results showed that there were differences in pre test and post test. The average value pretest systolic blood pressure was 84.5 mmHg, while the average value of post test was 101.6 mmHg. The increase that occurred an average of 17.14 mmHg. Statistical tests with the Paired T Test, the p value = 0.000 while the average value of pre test diastolic blood pressure was 54.21 mmHg, while the average value of post test was 71.07 mmHg TDD. The increase that occurred an average of 16.85 mmHg. The test results with the test statistics obtained by paired t test p value = 0.000.From these results, it can be concluded that exercise (walking) to increase blood pressure in hypotension clients in SMKN III Pamekasan. It is expected that nurses should motivate the client to exercise (walking) on a regular schedule and dose of exercise that right and also should support the fulfillment of nutritional factors, sleep needs, and handling stress.Keywords: Exercise (walking), high blood pressureDOI: 10.5281/zenodo.1405379
TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI UNTUK MENURUNKAN NYERI PADA IBU POST OP SECTIO CAESAREA HARI 1-7 Larasati, Ika; Utami, Utami
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.673

Abstract

Persalinan merupakan proses keluarnya janin dari jalan lahir, yang normalnya terjadi pada usia 36-40 minggu kehamilan. Persalinan tidak selalu dilakukan secara normal, banyak hal dapat mempengaruhi terjadinya persalinan, termasuk adanya penyulit-penyulit, sehingga persalinan harus dilakukan dengan sectio cesarea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh teknik relaksasi genggam jari untuk menurunkan nyeri pada ibu Post Op sectio secarea hari 1-7.            Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quassy eksperimental. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 38 orang. Variabel independen penelitian ini adalah teknik relaksasi genggam jari, dengan variabel dependen yaitu nyeri pada ibu post op sectio secarea hari 1-7.Hasil penelitian ini diuji dengan uji statistik Mann Whitney, yang menghasilkan H0 ditolak dan H1 diterima yaitu ada teknik relaksasi berpengaruh pada nyeri ibu post op sectio secarea. Relaksasi merupakan cara membangun pikiran positif yang diharapkan dapat menstimulus otak untuk menghasilkan hormon-hormon positif, dan menurunkan sekresi kortisol. Sehingga nyeri berkurang, dan rasa nyaman pada tubuh meningkat.Kata kunci: relaksasi genggam jari, nyeri, sectio caesarea  ABSTRACTLaboring is a child birth process from the reproduction system, which normally happen in 36-40 weeks pregnancy old. Labor is not always happen in normal way, many things influence labor, including presence of many risk factors prevent normal laboring of a mother. So the process has to do in an unnormally way, such as sectio caesarea. This research aimed to indentify the influence of Finger Hold Method in reducing pain of sectio caesarea post op mother day 1 to 7.The method used in this research is quassy experiment, with 38 samples. Independent variable of this research is finger hold method relaxation, thru dependent variable pain of sectio caesarea post op mother pain day 1 to 7.    The result of this reserach is analysed by Mann Whitney, which concluded as an influence found in reducing pain of sectio caesarea mother day 1-7. Relaxation is a way of constructing positive mind, which expected to stimulate brain in secreting positive hormons, dan reduce cortisol. In order to reduce pain, dan increasing body comfort.Key word: Finger Hold Method, pain, sectio caesareaDOI : 10.5281/zenodo.2629440
Kajian Estetika Simbolik Mihrab Masjid Raya Al Jabbar Bandung Jamaludin, Jamaludin; TF, Boyke Arief; Utami, Utami
PANGGUNG Vol 34 No 2 (2024): Estetika, Budaya Material, dan Komodifikasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i2.3469

Abstract

Tulisan ini menelusuri makna estetika simbolik bentuk mihrab pada Masjid Raya Al Jabbar Bandung. Bentuk mihrab pada masjid ini berbeda dengan bentuk mihrab masjid konvensional, sehingga menarik untuk dicari latar belakang makna dan konteksnya. Analisis ini mengunakan metode etnografi yaitu dengan membuat analisis deskriptif bentuk mihrab tersebut dikaitkan dengan makna bentuk sejenis yang terdapat pada kebudayaan lokal tempat masjid tersebut berada. Analisis kajian menggunakan makna bentuk dasar pada kebudayaan lokal Sunda, khususnya yang relevan dengan bentuk mihrab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bentuknya berbeda dengan model mihrab konvensional, tetapi memiliki makna simbolik yang dapat terbaca mengenai nilai religiusitas. Kajian ini diharapkan dapat memberi gambaran umum kepada masyarakat mengenai desain dan arsitektur khususnya masjid dengan desain kontemporer yang tidak lagi berupa bangunan pengulangan dari yang sudah ada, tetapi bentuk baru yang selain berupa bangunan indah dengan desain baru juga mengandung makna yang memperkaya batin manusia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI WILAYAH RT 26 RW 06 KELURAHAN SIALANG KECAMATAN SAKO Utami, Utami; Betty, Betty
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat hakikatnya adalah dasar pencegahan manusia dari berbagai penyakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Pengetahuan, pendidikan dan promosi kesehatan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat wilayah RT 26 RW 06 Kelurahan Saialang Kecamatan Sako Kota Palembang Tahun 2021 jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional.Populasi penelitian berjumlah 72 orang, data di peroleh menggunakan kuisioner. Analisa diperoleh dengan dua tahap yaitu analisan unvariat dan analisa bivariat dengan uji hubungan yang digunakan adalah chi-squere.hasil analisa univariat dan bivariat proporsi responden berpengetahuan baik tentang perilaku hidup bersih dan sehat sebanyak 49 responden (53,3%) dan yang tidak sebanyak 43 responden (46,7%). berpendidikan baik sebanyak 49 keluarga (53,3%) sedangkan yang tidak sebanyak 43 responden (46,7%). promosi kesehatan sebanyak 39 Responden (42,4%) sedangkan yang tidak 53 responden (57,6%). %). Berdasarkan uji Chi-Square dengan batas kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p Value sebesar = 0,002, untuk pengetahuan, Chi-Square diperoleh nilai p Value sebesar = 0,002pendidikan, Chi-Square diperoleh nilai p Value sebesar = 0,006 promosi kesehatan. semuanya memiliki hubungan bermakna terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI WILAYAH RT 26 RW 06 KELURAHAN SIALANG KECAMATAN SAKO KOTA PALEMBANG Utami, Utami; Leliana, Leliana
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dunia, osteoarthritis merupakan penyakit muskuloskeletal yang paling sering terjadi. Prevalensi osteoarthritis lutut di dunia yaitu sebesar 3,8% dan osteoarthritis pinggul sebesar 0,85%. Sementara, prevalensi Rheumatoid arthritis di dunia yaitu sebesar 0,24%. Di Amerika Serikat, prevalensi penyakit Rheumatoid arthritis yang tersering disebabkan oleh osteoarthritis sekitar 27 juta penduduk Amerika Serikat dan meningkat setiap tahunnya yaitu berjumlah sekitar 21 juta. Mengetahui Hubungan makanan, riwayat trauma, dan jenis kelamin dengan kejadian Rheumatoid arthritis pada lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lumpatan MUBA tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang berhubungan dengan reumatik. Hasil hipotesis ada hubungan antara Hubungan makanan, riwayat trauma, dan jenis kelamin dengan kejadian Rheumatoid arthritis
Co-Authors Abdul Jabbar Faruk Adriansyah, Ikhsan Amalia Mardia Andi Halimah Anggraeni, Fenty Anwar, Seniwaty Ardiani Ika Sulistyawati Arif Maulana, Arif Arini, Ketut Novia Arniawan, Arniawan Assagaff, Farha Bettrianto, Bettrianto betty betty Dharmawan, Rio Lucky Dian Nugraha Dina Palayukan Singkali Dina, Fatimah Aulia Dini Anggraini, Dini Dita, Tiara Duhita Dyah Apsari, Duhita Dyah Dwi Nurhayati, Dwi Eddy Supriatna efendy, dede Eka Nugraha Eliani, Ovi Eliyana, Eliyana Emi Azmi Choironi Grhasta Dian Perestroika Hanung Norenza Putera Harni, Harni Hayadi, Moh. Lukmanur I Ketut Suada Ilmam Thonthowi Irma Tri Safarina Jamaludin . Joey Paksi Dirgantara Juanda, Anugrah Jungjunan, Muhamad Taufik Kandace Sianipar Kusumaningputri, Dyah Sekar Ayu Kusumawardani, Emi Larasati, Ika Leliana Leliana, Leliana Luqman Nulhakim Mario Wibowo Mustamir Kamaruddin Nainggolan, Elfrida Noorma, Nilam Nurarifah Nurarifah Nurhermaya, Asterina Nurrohman, Maulana Pratiwi, Adelina Praverdianto, Ady Punik Mumpuni Wijayanti Putra, Ryryn Suryaman Prana Putri, Andi Nadya Eka Rahajeng Siti Nur Rahmawati Rahmat Permadi Yogo Hardianto Ramli, Kamrianti Reiza Rida Febrian Rian Akasaputra rofiqoh rofiqoh Roostika, Rr Ratna Rosdiana Rosdiana Sari, Novi Maya Sibuea, Sumayya Febrianti Sukma Siddiq, Muhammad Nuzul Azhim Ash Silaen, Uluan Siti Kistimbar Situmeang, Lamria Sri Supadmi Sri Wahyuni Sunarto Sunarto TF, Boyke Arief Titik Kuntari Trisia, Riri Ayuni Triswanti, Triswanti Uwaesul Khoroni Wahyurianto, Yasin Wibisono Wibisono Widyasari, Vita Wijayanto, Muhammadiena Ramadhannisa Wirda Wirda Yarmunida, Miti Yosa Gunawan Oktavianus Yulianto, Ariska Yulistia F., Emalia Yulita, Hendra