Artha Mahindra Diputera
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Identifikasi Masalah Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Medan Diputera, Artha Mahindra; Sembiring, Dini Natalia; Berliana, Jessica Valentina; Yanti, Selvi; Lestari, Wiji Dwi
Jurnal Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v8i2.41473

Abstract

Penelitian bertujuan mengidentifikasi masalah Pendidikan Anak Usia Dini berdasarkan persepsi guru di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei melibatkan 20 responden guru PAUD di Kota Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan masalah PAUD secara umummasalah kesejahteraan guru, animo masyarakat yang kurang dan pendampingan pemerintah kurang, kualtas pengelolaan PAUD, kebijakan pemerintah belum komprehensif, kualitas guru kurang memadai, Kesadaran masyarakat yang kurang, jumlah sekolah belum cukup. Masalah pembelajaran PAUD dengan urutan prioritas media pembelajaran yang terbatas, partisipasi orang tua rendah, kemampuan guru mengelola kelas masih kurang, jumlah peserta didik yang terlalu banyak di kelas, perkembangan anak yang lambat, lingkungan yang tidak kondusif, kurangnya jumlah guru di kelas, fasilitas pembelajaran yang kurang memadai. Kesimpulan penelitian ini adalah masalah pendidikan PAUD secara umum adalah kesejahteraan guru dan masalah utama pendidikan PAUD dalam pembelajaran adalah media pembelajaran yang terbatas.
Asesmen Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun dalam Permainan Alas Estafet Di TK Baiturrahman Sidoluhur Malang Diputera, Artha Mahindra; Zahro, Khofifatul Fatimatus; Luthfi, Alfionita ,; Qatrunnada, Azyan; Astermis, Mia; Putri, Tasya
Jurnal Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v9i1.47816

Abstract

Alas estafet merupakan permainan yang dimodifikasi dengan menyalurkan alas kaki yang diinjak oleh per anak secara bergiliran agar semua anak dapat menempati alas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengukur perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui permainan alas estafet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di TK Baiturrahman Sidoluhur Kabupaten Malang dengan jumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sosial-emosional anak usia 4-5 tahun setelah menggunakan permainan alas estafet sebanyak 50% anak sudah baik, 30% anak cukup, dan 20% anak kurang.  Kesimpulannya adalah penggunaan alas estafet dapat digunakan untuk asesmen sosial-emosional anak usia 4-5 tahun dan adanya peningkatan pada sosial-emosional anak.Kata Kunci: Asesmen Perkembangan, Sosial Emosional, Anak Usia Dini
Memahami Konsep Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Anak Usia Dini yang Meaningful, Mindful, dan Joyful: Kajian Melalui Filsafat Pendidikan Diputera, Artha Mahindra; Zulpan; Eza, Gita Noveri
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 10 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v10i2.65978

Abstract

Deep learning meliputi meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dalam konteks pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diadaptasi dan diimplementasikan untuk menciptakan pengalaman belajar yang optimal bagi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan, termasuk penelitian tentang deep learning, psikologi perkembangan anak, dan pedagogi PAUD. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terminologi teknis deep learning mungkin tidak diterapkan secara eksplisit di PAUD, esensi dari pembelajaran bermakna, sadar, dan menyenangkan sangat penting untuk perkembangan holistik anak. Pembahasan difokuskan pada bagaimana setiap prinsip dapat diwujudkan dalam praktik pembelajaran PAUD, misalnya melalui kegiatan yang menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman konkret anak, melatih fokus dan konsentrasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang positif dan suportif. Kesimpulannya, integrasi prinsip-prinsip deep learning dalam PAUD dapat meletakkan fondasi yang kuat bagi kecintaan anak terhadap belajar sepanjang hayat dan mempersiapkan mereka untuk jenjang pendidikan selanjutnya.
ANALISIS PERKEMBANGAN NILAI PANCASILA ANAK DI TK NEGERI 1 PEMBINA MEDAN Aqilah, Jihan; Adana, Firanti Tri Nur; Azahra, Vivi Aulia; Novianti, Zhal Zha; Sinamo, Eka Santi; Diputra, Artha Mahindra
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v2i1.3931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan anak mengenal dan mencocokkan symbol, bunyi, dan sikap yang mencerminkan nilai Pancasila. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif yaitu jenis penelitian yang menitikberatkan terhadap pengukuran dan penjabaran hubungan sebab akibat dengan bermacam– macam variabel. Subjek penelitiannya adalah anak usia 5 – 6 tahun sebanyak 13 murid di kelas B TK Negeri 1 Pembina Medan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dalam mengenalkan nilai–nilai Pancasila untuk anak tidak hanya menjadi tanggung jawab dan tugas guru, melainkan tanggung jawab serta tugas orangtua dirumah, dan dari hasil observasi peneliti menggunakan instrument checklist dapat disimpulkan capaian perkembangan nilai Pancasila kelas B TK Negeri 1 Pembina Medan sudah berkembang sesuai Harapan.
Analisis Kegiatan Menganyam terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak 5-6 Tahun di TK Negeri Satu Atap Batang Kuis Medan Christine Angelina Lumban Raja; Artha Mahindra Diputera
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 4 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.4.132-143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran guru dalam kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Satu Atap Batang Kuis Medan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian tiga orang guru kelompok B, sedangkan objek penelitian adalah kegiatan menganyam sebagai media stimulasi keterampilan motorik halus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, serta dokumentasi. Analisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber. Hasilnya menunjukkan peran guru dalam kegiatan menganyam yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penutupan. Pada tahap persiapan, guru menyusun tujuan pembelajaran, memilih alat dan bahan yang sesuai, menyiapkan pola anyaman sederhana dari kain flanel, serta mengondisikan lingkungan belajar agar anak dapat berpartisipasi dengan nyaman. Tahap pelaksanaan, guru berperan sebagai fasilitator, motivator, sekaligus pembimbing, dengan memberikan apersepsi dan motivasi awal, menjelaskan langkah-langkah menganyam, mendemonstrasikan proses, membimbing anak secara individual, serta memberi penguatan positif untuk meningkatkan antusiasme dan kesabaran anak. Pada tahap penutupan, guru mengajak anak merefleksikan pengalaman belajar, memberikan apresiasi atas usaha mereka, menampilkan hasil karya anak sebagai bentuk penghargaan, serta menutup kegiatan dengan doa dan salam untuk menumbuhkan sikap positif dan kebersamaan. Secara keseluruhan, kegiatan menganyam dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak, khususnya dalam hal koordinasi mata-tangan, ketelitian, kerapian, konsentrasi, dan keuletan. Kendala yang ditemukan yaitu kurang optimalnya perencanaan guru, keterbatasan variasi media, serta kesulitan anak dalam mengikuti pola anyaman dengan benar. Penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas dan strategi guru dalam memanfaatkan kegiatan menganyam sebagai metode pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna untuk mendukung perkembangan anak usia dini.
Peran Guru dalam Menumbuhkan Karakter Gotong Royong Pada Anak Usia Dini di TK Gracia Sustain Medan Yolanda Pangaribuan; Artha Mahindra Diputera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36470

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan karakter gotong royong pada anak usia dini di TK Gracia Sustain Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan jumlah responden lima guru serta menggunakan metode naratif dalam pengumpulan dan analisis data. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan teknik Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dicek menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam menumbuhkan karakter gotong royong pada anak usia dini. Guru berperan sebagai teladan utama yang memperlihatkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama, sehingga anak belajar meniru perilaku positif dalam kesehariannya.
Perspektif Guru Terhadap Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learing) Di Tk Se- Kecamatan Medan Tuntungan Sitorus, Viyona Marsesa; Diputera, Artha Mahindra
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2248

Abstract

This study focuses on examining teachers' views on the implementation of deep learning approaches in kindergartens in the Medan Tuntungan District. The deep learning approach is based on three main components, namely mindful learning, meaningful learning, and joyful learning, which emphasize a learning process that is conscious, meaningful, and enjoyable for children. The research was conducted using a quantitative descriptive design through a survey method. All kindergarten teachers in the research area were involved as respondents, resulting in a sample size of 65 people using total sampling technique. Data collection was carried out using a Likert scale questionnaire, then analyzed using percentage techniques. The results of the analysis showed that the level of teacher readiness for the application of deep learning was in the very high category. Of all respondents, 33 teachers (51%) were in the very ready category, while 32 teachers (49%) were in the ready category, with no respondents classified as not ready. These findings indicate that all teachers have adequate understanding and readiness to implement the deep learning approach in early childhood education. Thus, this study provides an overview that kindergarten teachers in Medan Tuntungan District are ready to support government policies related to the implementation of deep learning in kindergarten education units.ABSTRAKPenelitian ini difokuskan untuk mengkaji pandangan guru mengenai pelaksanaan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) pada Taman Kanak-Kanak di wilayah Kecamatan Medan Tuntungan. Pendekatan deep learning bertumpu pada tiga komponen utama, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, yang menekankan proses belajar yang berkesadaran, bermakna, serta menyenangkan bagi anak. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan deskriptif kuantitatif melalui metode survei. Seluruh guru TK di wilayah penelitian dilibatkan sebagai responden, sehingga jumlah sampel mencapai 65 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket berskala Likert, kemudian dianalisis melalui teknik persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesiapan guru terhadap penerapan pembelajaran mendalam berada pada kategori sangat tinggi. Dari keseluruhan responden, sebanyak 33 guru (51%) termasuk dalam kategori sangat siap, sedangkan 32 guru (49%) berada pada kategori siap, tanpa adanya responden yang tergolong tidak siap. Temuan ini mengindikasikan bahwa seluruh guru telah memiliki pemahaman serta kesiapan yang memadai dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning pada pendidikan anak usia dini. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran bahwa guru TK di Kecamatan Medan Tuntungan telah siap mendukung kebijakan pemerintah terkait penerapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) di satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak.
Co-Authors Adana, Firanti Tri Nur Adinda Susanty Sitorus Aini Nurul Alfionita , Luthfi Anak Agung Gede Sugianthara Anita Yus Anita Yus Anita Yus Anita Yus Anita Yus Aqilah, Jihan Astermis, Mia Azahra, Vivi Aulia Azyan Qatrunnada Bella Agustiara Berliana, Jessica Valentina Berutu, Nola Sonia Bintang A.G Naibaho Br Lb, Elisa F. Br Sinuraya, Ribka Julianta Br Siregar, Permata Sari Br Tarigan, Evilyenta Kanani Cantika Putri Pores Christine Angelina Lumban Raja Chronika Febrianti Citra Alwiyah Purba Damanik, Suri Handayani Debby Selviana Waruwu Delta Fariza Dini Natalia Sembiring Dwi Septi Anjas Wulan Elsa Meriska Elsa Pretty Simanjuntak Emrinawati Hasibuan Emy Florentina Barus Ester Sianipar Fadhilah Salma Fauziah Fely Eclasya Fepriana Asiska Gita Noveri Eza Hanisa Yesilistiawati Br Tobing Hasibuan, Emrinawati Jessica Valentina Berliana Khofifatul Fatimatus Zahro Lestari, Wiji Dwi Lulu Ilmaknun Luthfi, Alfionita , Mia Astermis Muftila Alsiana Putri Nasution, Masdaleni Novianti, Zhal Zha Nurul Aini Oktarini Fajriah Palija Lubis Peny Husna Handayani Peny Husna Handayani, Peny Husna Priska Melisa Panjaitan Putri, Tasya Qatrunnada, Azyan Rachel Sehulina Ramadhani, Rizky Rini Juliana Sipahutar Rizki Ramadani Rizki Ramadhani Rizky Ramadhani Roida Ayu Boangmanalu Roni Sinaga Selvi Yanti Sembiring, Dini Natalia Sherina Ayu Viana Sherly Mardini Sidauruk, Hani Eklesia Sinamo, Eka Santi Siregar, Aisiyah Aminy Sitorus, Viyona Marsesa Sondang Kiki Febrianti Sri Hariyanti Manurung Suri Handayani Damanik Suri Handayani Damanik Tasya Putri Tio Aquandri Siringo Ringo Vera Wahyuni Victoria, Herlina Deborah Vivi Alaida Mahya Wiji Dwi Lestari Wilda, Annisa Yanti, Selvi Yolanda Pangaribuan Zahro, Khofifatul Fatimatus Zulpan Zulpan Zulpan Zulpan, Zulpan