Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Archipelago

Mangrove State Forest and Communities’ Welfare: A Case Study In Sagulung and Sei Beduk Sub-District, Batam,Indonesia wahyuningsih, siti; Andhika Silva Yunianto; Avry Pribadi; Hery Kurniawan; Ahmad Junaedi; Michael Daru Enggar Wiratmoko; Sunardi
Jurnal Archipelago Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Archipelago
Publisher : Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69853/ja.v2i02.31

Abstract

Konflik antara masyarakat pesisir di Kecamatan Sagulung dan Bagan, Kota Batam, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan hidup, dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pembalakan liar di hutan bakau negara sudah terjadi bertahun-tahun. Sebaliknya, pemerintah daerah mengembangkan perencanaan kota yang mengalokasikan sebagian kawasan hutan negara untuk beberapa pembangunan. Wawancara semi terstruktur digunakan untuk mengumpulkan informasi dari tokoh masyarakat, pemilik dan pekerja industri arang bakau, LSM dan perwakilan KLHK mengenai pembalakan liar bakau. Masyarakat lokal bersedia menghentikan pembalakan liar dan mencari pekerjaan lain. Namun, masyarakat mengharapkan pemerintah daerah untuk melegalkan industri arang bakau. Sementara itu, LSM tersebut tidak dapat mentolerir penebangan liar di kawasan hutan bakau negara dan berkomitmen untuk menuntut para pembalak liar. Terkait illegal logging, KLHK menampung pengaduan masyarakat mengenai kerusakan hutan dan mengelola konservasi hutan negara. Hutan Lindung Mangrove Matang di Malaysia dan konsesi hutan bakau di Teluk Bintuni dan Kubu Raya, Indonesia, telah mewujudkan hutan bakau lestari dengan menerapkan sistem silvikultur dan peraturan yang tepat dari pihak berwenang. Di sisi lain, budidaya lamun cukup prospektif di Kota Batam. Namun pengumpulan lamun saat ini akan merugikan populasi ikan di masa depan. Kesimpulannya, pengelolaan hutan sangat penting dalam mengembangkan hutan bakau berkelanjutan sebagai penghidupan Masyarakat pesisir.
Co-Authors AHMAD JUNAEDI Amelia, Solikhatul Putri Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andhika Silva Yunianto Aprelia Dwi Jayanti, Aprelia Arti Dewi, Jois Ayu ASWANDI Atika, Widya Avry Pribadi Ayu Nyoman, Ngurah Chumdari Chumdari, Chumdari Damantari, Hening Dewi, Mutiara Tri Buana Tungga Eka Novriyanti Eka Nurjanah, Novita Elok Endang Rasmani, Upik Ernawati, Dhanik Etviana, Riesda Fitrianingtyas, Anjar Hadi Ashar Hadi Mulyono Hastutik, Yanis Tri Hery Kurniawan Hery Kurniawan Ina Kusrini Indah Pratiwi, Afifah Intan Permatasari Iyyah, Isra Jahang, Rosalia Sonya Jenny Indrastoeti Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti Jumiatmoko jumiatmoko jumiatmoko Junaedi, Ahmad Junaedi Kholibrina, Cut Rizlani Kholika Fitri, Apriliani Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita Kussriyani, Kussriyani Maretta, Hermasani Tya Maulinawati, Yusriana Michael Daru Enggar Wiratmoko Natalia Desy Putriningtyas, Natalia Desy Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Nurul Kusuma Dewi, Nurul Kusuma Oktaviani, Dita Peluw, Zulfikar Permono, Gilar Kholiq PURWANTI PURWANTI Puspaningtyas, Desty Putri Agustina Qristin violinda Raha, Anastasia Servia rahmuniyati, merita eka Rita Meiriyanti Rojaenah, Siti Roza, Delvia Ruli Hafidah Sadiman Sadiman Sakhi, Nadia Risha Fabiola Saputri, Citra Aulia Sari, Nastika Shofiatin Zuhro, Nurul Siska Puspita Sari Siti Mardiyati Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti Solekhah, Solekhah Suharno Suharno Sukamsi, Sukamsi Sunardi Teguh Setyaji Tuti Hardjajani Tuti Susilowati Upik Elok Endang Rasmani Vita Purnamasari wahyuni wahyuni Wanodya , Anora Warananingtyas Palupi Wasino Wasino Wati, Dwi Ratna Weni Kurdanti Widiastuti, Yuanita Kristiani Wahyu Widyaningrum, Maria Prasasti Ragil Putri Winarji, Bambang Wiratmoko, Michael Daru Enggar Wulandari, Desi Lestari Yuni Afriani, Yuni Yunianto, Andhika Silva Zuhro, Nurul Shofiatin