Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR KECEPATAN AKUSTIK DAN KADAR AIR VOLUMETRIK UNTUK MONITORING TANAH LONGSOR Hamami, Ahmad Iqbal; Warnana, Dwa Desa; Widodo, Amien
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor yang dapat memicu terjadinya tanah longsor salah satunya yaitu nilai hambatan geser yang kecil. Hal ini bisa disebabkan karena terdapatnya lapisan kedap air dibawah lapisan jenuh oleh air. Sehingga perlu dilakukan monitoring parameter tanah lain yang berhubungan dengan kadar air volumetrik. Dari data BNPB, dalam 10 tahun terakhir bencana tanah longsor terjadi di Indonesia lebih dari 200 kali setiap tahunnya. Dari total kejadian bencana longsor tersebut mengakibatkan 63 orang meninggal dunia dan hilang, 1625 rumah rusak, dan 37 fasilitas umum rusak. Sedangkan menurut LIPI, hingga saat ini baru terdapat 150 alat deteksi longsor yang terpasang dari ribuan yang dibutuhkan. Sehingga pada penelitian ini akan dibuat prototipe alat untuk monitoring tanah longsor. Penelitian ini akan membahas mengenai aplikasi alat ultrasonic transducers sebagai sistem monitoring kecepatan akustik pada tanah. Ultrasonic transducers adalah metode yang menggunakan 2 sensor ultrasonic dimana satu sensor dihubungkan dengan modul transmitter dan sensor yang lainnya dihubungkan dengan modul receiver, selanjutnya keduanya akan dihubungkan dengan generator gelombang dan mikrokontroler. Transmitter sebagai sensor untuk menghasilkan gelombang suara didalam tanah yang akan diterima oleh receiver. Sehingga didapatkan waktu penjalaran gelombang suara pada jarak tertentu yang telah ditentukan. Dari kedua parameter tersebut dilakukan perhitungan di software Arduino IDE sehingga bisa didapatkan output berupa kecepatan akustik pada tanah. Setelah dilakukan pengujian dengan sudut kemiringan 43o, didapatkan nilai kecepatan akustik saat terdapat rekahan pada pengujian ke-1 naik dari 1309.24 m/s ke 1694.34 m/s, 1636.55 m/s ke 2117.93 m/s pada pengujian ke-2, dan 1505.23 m/s ke 2117.93 m/s pada pengujian ke-3. Nilai kadar air volumetrik sendiri terdapat pada rentang 87% sampai 99% pada saat terdapat rekahan sampai longsoran total terjadi. Hasil dari pengujian tanah menunjukkan bahwa jenis tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah pasir lempungan.
ANALISIS SEISMIK ATRIBUT UNTUK IDENTIFIKASI PERSEBARAN RESERVOIR BATUPASIR PADA FORMASI BALIKPAPAN, LAPANGAN V Aviani, Nisya; Warnana, Dwa Desa; Komara, Eki; Afdhal, Ramsyi Faiz
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapangan V terletak di Formasi Balikpapan, Cekungan Kutai, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sebagai salah satu bukti keekonomisan reservoir Cekungan Kutai. Fokus area penelitian pada zona utama (VMZ) dipilih karena pada penelitian internal yang tidak dipublikasikan oleh Pertamina Hulu Mahakam (PHM), zona utama (VMZ) memiliki dominasi sedimen endapan delta dan reservoir utama berupa fasies mouth bar dan fasies distributary channel, dimana fasies distributary channel berupa batupasir. Zona Utama (VMZ) pada strata Miosen Tengah yang digunakan ialah Horizon SU4 - SU5e yang didalamnya terdapat horizon 4a, 4e, 4h-1, 5a dan 5e dengan dominasi batupasir dan batubara. Untuk memetakan persebaran reservoir batupasir pada Horizon SU4 - SU5e menggunakan analisis seismik atribut, yaitu atribut amplitudo RMS, dan amplitudo sweetness dengan menggunakan data seismik 3D PSTM, borehole checkshot, well log dan lima sumur sebagai kontrol. Peta waktu struktur dibuat dengan cara interpolasi konvergen gridding dari hasil picking horizon seismik. Analisis menggunakan atribut amplitudo RMS, dan amplitudo sweetness karena hampir seluruh marker horizon yang digunakan, yaitu SU4 - SU5e mempertimbangkan seluruh data yang dimiliki baik positif maupun negatif. Berdasarkan hasil analisis atribut seismik menunjukkan bahwa atribut amplitudo RMS, dan amplitudo sweetness tidak memiliki perbedaan yang signifikan dalam mengidentifikasi persebaran batupasir reservoir pada SU4 - SU5e. Namun, atribut sweetness memiliki nilai korelasi paling baik, yaitu 0.861 dibandingkan atribut RMS. Hal tersebut membuktikan bahwa atribut sweetness memperlihatkan keberadaan anomali reservoir yang lebih baik. Pola persebaran batupasir dominan di bagian timur laut-tenggara dengan dominasi channel berada pada dim area.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN ASPAL MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2-DIMENSI DAN GROUND PENETRATING RADAR (GPR) DI JALAN TRENGGULI-KUDUS KM 39+850 Nur Jannah, Afni; Warnana, Dwa Desa; Lestari, Wien
Jurnal Geosaintek Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v10i3.1915

Abstract

Jalan Raya Trengguli-Kudus yang terletak di jalur pantura (jalur pantai utara) beberapa kali mengalami kerusakan yang berulang, bahkan setelah diperbaiki. Jalan ini merupakan jalur utama mobilisasi dan distribusi logistik di Pulau Jawa sehingga kerusakan signifikan pada jalan ini akan memengaruhi kegiatan sosial ekonomi. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan dan distribusi kerusakan pada jalan ini, digunakan metode geofisika resistivitas 2D dan Ground Penetrating Radar (GPR). Konfigurasi yang digunakan dalam metode resistivitas adalah Wenner-Schlumberger. Data sekunder data bor dan hasil tes pit juga digunakan sebagai validasi dalam interpretasi. Penelitian dilakukan pada perkerasan aspal (flexible pavement) KM 39+850. Jumlah lintasan metode resistivitas terdiri dari dua lintasan dengan panjang 60 m dan sembilan lintasan untuk GPR. Lintasan GPR dari tujuh lintasan melintang sepanjang 11 m dengan jarak antar lintasan 10 m dan dua lintasan memanjang dengan panjang 60 m. Hasil dari penelitian ini menunjukkan lokasi penelitian berdasarkan data resistivitas yang divalidasi dengan bor terdiri dari litologi pasir dan kerikil, lanau kelempungan, lempung padat, dan lempung lunak. Beberapa jenis kerusakan yang teridentifikasi berdasarkan penampang GPR divalidasi dengan hasil tes pit dan kondisi di lapangan adalah rutting (alur) pada lapisan aspal, distorsi pada lapisan agregat kelas B hingga tanah asli, retak pada lapisan aspal – agregat kelas B, dan penurunan tanah (settlement) pada lapisan agregat kelas B – tanah asli. Adanya penurunan ini juga didukung oleh posisi lempung pada sayatan 3D resistivitas yang terlihat menurun ke arah selatan yang memperkuat dugaan adanya pergerakan material ke arah sungai.
Penerapan Koefisien Aliran untuk Mendukung Budidaya Tanaman Bernilai Ekonomi Tinggi (Studi Kasus: Kwanyar Bangkalan, Indonesia) Utama, Widya; Wihardjaka , Anicetus; Al Viandari, Nourma; Warnana, Dwa Desa; Lestari, Wien; Komara, Eki; Garini, Sherly Ardhya; Indriani, Rista Fitri; Putra, Dhea Pratama Novian; Varhana, Annisa R.
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3307

Abstract

The initial study that we carried out regarding the Kwanyar sub-district area, Bangkalan, East Java, shows the need to optimize land productivity and analyze the potential for farming to build the welfare of the people of the Kwanyar subdistrict. Preliminary spatial data analysis related to the topography as a result of Digital Elevation Model (DEM) data processing shows that: the Kwanyar sub-district is dominated by flat slopes (0-8°) compared to the northern region of the Kwanyar sub-district, while runoff water analysis shows a low flow coefficient (0- 0.25) which means that most of the Kwanyar area has low absorption capacity and a high potential for stagnant water. In addition, the Kwanyar region has a Regosol soil type. Regosol soil has a coarse texture and low organic matter, which makes it unable to properly hold water and minerals for plants, so it tends to be infertile. The initial study then became the basis for this research.
Subsurface Analysis on Ranu Grati Lineaments with Satellite Gravity Data Putra, Dhea Pratama Novian; Fajar, M. Haris Miftakhul; Warnana, Dwa Desa; Widodo, Amien; Ulumuddin, Faqih; Zukhrufah, Syabibah Zakiyya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3400

Abstract

The lineaments with NE-SW direction formed by the Umbulan Spring, Banyubiru Spring, and Ranu Grati Maar in Pasuruan Regency indicate a geological structure. This structure is predicted to play a role in forming these springs and maar. Therefore, a study was conducted to identify the presence of these geological structures using the GGMPlus satellite gravity data. The data used in this study were 945 points with spacing intervals of about 200 to 300 meters. Satellite gravity data needs to be corrected so that the Complete Bouguer Anomaly (CBA) value is obtained, which can be used to determine the distribution of density contrast values ​​in the research area. Gridding is done by using a Second Vertical Derivative (SVD) filter to determine existing fault that results in the lineaments of the two springs and maar based on the second derivative value from CBA. It was found that the range of interpolated CBA values ​​in the study area was around 143 mGal to 150 mGal. SVD analysis indicates existing a fault plane exists through Umbulan Springs, Banyubiru Springs, and Ranu Grati Maar with E-W direction.
Effect of Geometry and Number of Seismic Stations on Micro-Earthquake (MEQ) Hypocenters in Geothermal Fields Utama, Widya; Garini, Sherly Ardhya; Hutapea, Merry C.; Putra, Dhea Pratama Novian; Warnana, Dwa Desa; Lestari, Wien
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3742

Abstract

Micro-earthquake (MEQ) distribution describes subsurface conditions that can contribute to monitoring the dynamics of geothermal reservoirs. Thus, the distribution of MEQ hypocenter locations with high accuracy becomes extremely important. Experiments were conducted with 3 variations of geometry and number of seismic stations, while Geiger and Coupled Velocity-Hypocenter methods were used to determine the location of MEQ. Experimental results show that in determining the location of the MEQ, the geometry and number of seismic stations played an important role. Increasing the number of stations with relatively long distances can result in less accurate locations of MEQ, error and bias in determining the location of MEQ will be greater when the azimuth gap value is greater. This is shown by the distribution of MEQ that are more spread out in variations 4A and 4B (4 seismic stations) compared to the distribution of MEQ hypocenters using data from 8 seismic stations. The azimuth gap variations of stations 4A and 4B are 283° and 267°, and 8 stations have a value of 222°. The large value of the azimuth gap is due to the distribution of stations only on one side so that there are horizontal angles that are not covered by seismic stations.
Co-Authors Abdurahman Wafi Adhatus Solichah Ahmadiyah, Adhatus Solichah Adib Banuboro Adib Banuboro Afdhal, Ramsyi Faiz Ahmad Iqbal Hamami Ahmad Syahdi Al Khawarizmi Aisha, Fahrenzy Yona Al Viandari, Nourma Alfatih, Ismail Zaky Alpius Dwi Guntara Amien Widodo Anggi Arwin Pratama Anicetus Wihardjaka Annisa R. Varhana Arief Alihudien Arief Alihudien, Arief Arif Darmawan Arif Darmawan Ariyanti, Nita Ariyanti, Nita Arsyadi, Ahmad Qomaruddin Arsyadi, Ahmad Qomaruddin Ary Iswahyudi Arya Dwi Candra Aryaseta, Bagas Aryaseta, Bagas Asmarani, Pingky Kartika Asmaul Mufida Aviani, Nisya Bagus Jaya Santosa Bahri, Ayi Syaeful Bahri, Fuad Aulia Bayu Tambak Samudra Bayu Tambak Samudra Budiraharjo, Satrio C Cari Darmawan, Arif Darmawan Daryono, Mudrik Rahmawan Deby Nur Sanjaya Dhea Pratama Novian Putra Dhea Pratama Novian Putra Dhea Pratama Novian Putra Diana, Nur Ayu Diptya Mas Nugraha Eki Komara Elysa Nensy Irawan Erik Sapta Perbawa Fahrenzy Yona Aisha Fahrur Aslami Fajar, M. Haris Miftakhul Faqih Ulumuddin Farhan, Eta Farid Hendra Pradana Farid Marianto Farid Marianto Faza Nabeel Fikrizan Hilmy Andradit Firman Syaifudin Garini, Sherly A. Garini, Sherly Ardhya Hamami, Ahmad Iqbal Handaningtyas, Inggrid Hari Supriyanto Harsano Jayadi Herman Pratikno, Herman Heru Mirmanto Hibatullah, Muhammad Irsyad Hilyah, Anik Hutapea, Merry C. Ilham Adi Pratama Imaaduddiin, Muhammad Hafiizh Imam Gazali Indriani, Rista F. Indriani, Rista Fitri Innanda Rizqiani Putri Insani, Alif N. F. Ira M. Anjasmara, Ira M. Irene Malilung Sitanggang Irene Malilung Sitanggang Irshadibima, Raden Bagus Fauzan Irwan Setyowidodo, Bagus Jaya Santosa Ismail Zaky Al Fatih Ismail Zaky Alfatih Januarti Jaya Ekaputri Juan Pandu G.N.R. Juan Pandu Gya Nur Rochman Khairul Yadi Khairul Yadi Komara, Eki Kurniati, Nani Kusumaningrum, Ajeng Wardhani Lestari, Putri Rida Lestari, Wien Lila Yuwana Lutfi Zakariah M Haris Miftakhul Fajar M. Singgih Purwanto Marianto, Farid Mariyono, M. Meidji, Icha Untari Merry C. Hutapea Moch Lutfi Zakaria Moh Dahlan Th Musa Mohammad Singgih Purwanto Moses Laksono Singgih Muhammad Arif Budiman Muhammad Fawzy Ismullah Massinai Muhammad Irsyad Hibatullah Muhammad Noor Muhammad Reza Shalahuddin Noor Muthmainnah, Melania Suweni Muntini N R, Juan Pandu G Nabila, Debby Dea Naifah, Sonia Ratnaduhita Nurani Natassa Adi Putri Natassa Adi Putri Nefrizal Nefrizal Nefrizal Nefrizal Nila Sutra Nila Sutra Nizar Riyantiyo Noor, Muhammad Reza Shalahuddin Nourma Al Viandari Nur Jannah, Afni Nur Rochman, Juan Pandhu Gya Palgunadi, Kadek H. Palgunadi, Kadek Hendrawan Pegri Rohmat Aripin Prabawa, Septa Erik Pratama, Dandi S. Pratama, Ilham Adi Prataman, Ilham Adi Priatin Hadi Wijaya Priatin Hadi Wijaya Priatin Hadi Wijaya Priatin Hadi Wijaya Wijaya Putra P fikri Muhammad Putra P, Muhammad Fikri Putra Sukandar, Eka Cahya Putra, Dhea P. N. Putra, Dhea Pratama Novian Putra, Riyan Afnanda Putri Rida Lestari Putri Rida Lestari Putri, Innanda Rizqiani Putri, Natassa Adi Putu Dana Karningsih Rachman, Gazali Raden Bagus Fauzan Rahmaningtyas, Ivana Rahmatun Inayah Ramadhani, Annisa V. Rashida, Ailsa Dahayu Ria Asih A. Soemitro Ria Asih A. Soemitro Ria Asih Aryani Soemitro Rindi Kusumawardani Rismayanti, Hasibatul Farida Rismayanti, Hasibatul Farida Rista Fitri Indriani Riyantiyo, Nizar Dwi Rizky Rahmadi Wardhana Rizky Rahmadi Wardhana Robi Alfaq Abdillah Robi Alfaq Abdillah Ry, Rexha Verdhora Samsul Hidayat Samudra, Bayu Tambak Satrio Budiraharjo Sherly Ardhya Garini Sherly Ardhya Garini Sidi, Amor K. Simanjuntak, Andrean Vesalius Hasiholan Sirait, Anne Meylani Magdalena Sorja Koesuma Sri Widiyantoro Suef, Mokhammad Sugeng Kurniawan Sugeng Kurniawan Suhartinah, Suhartinah Suriani, Putri Dwi Suryanto, Wiwit SUTIKNO Sutikno Sutikno Sutikno Sutra, Nila Sutra, Nila Syabibah Zakiyya Zukhrufah Syaeful Bahri Syaifuddin, Firman Syaifuddin, Firman Syaifudin, Firman Taufik Fajar Nugroho Totok Wijayanto Totok Wijayanto, Totok Triahandini, Agnis Trihanyndio Rendy Satrya Ulumuddin, Faqih Varhana, Annisa R. Viandari, Nourma Al Wardhana, Rizky Rahmadi Wardhana, Rizky Rahmadi Widya Utama Widya Utama Wihardjaka , Anicetus Wihardjaka, Anicetus Wijaya, R. Aldi Kurnia Wijaya, R. Aldi Kurnia Wiscahyo, Gelar yadi, Khairul Yani, Beta Fitri Yashar, Putri Nur Fadhilah Yudha Prasetyawan Yusri Prayitna Zakaria, Moch Lutfi Zukhrufah, Syabibah Zakiyya