Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimas

Improving Clean and Healthy Living Behaviors Among Indonesian Migrant Workers in Malaysia Cahyati, Widya Hary; Kusumaningtyas, Ratna Dewi; Wibawanto, Wandah; Salsabila, Annisa Putri; Nathaniela, Regina Marsha; Rahmat, Sultan Aulia
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/3zwq9z73

Abstract

The Clean and Healthy Living Behavior Program (PHBS) is an effort to prevent disease by getting used to clean living and healthy behavior. PHBS is very important to be applied to the entire community, including Indonesian Migrant Workers (PMI). PMI live overseas, so health is very important. If they get sick, it will create new problems because access to health services is limited, and there is no family who can look after them. The solution offered to partners' problems is socialization regarding clean and healthy living habits, as well as how to get used to clean and healthy behavior. The development of a video about how to get used to living a clean and healthy life aims to increase the capacity of Indonesian migrant workers in Malaysia to get used to living a clean and healthy life, so that they can prevent disease attacks. The use of videos is intended to make socialization activities more effective. The Indonesian Embassy in Johor Bahru is a service partner, which will assist in bridging the service program that UNNES will carry out for PMI in the Johor Bahru Region. After conducting outreach to PMIs, the next step is to form several groups consisting of several PMIs to ensure the sustainability of the implementation of the PHBS program. The result of this activity is the availability of the PMI group as a forum for sharing and doing joint activities , as well as increasing knowledge and understanding about PHBS.
Ekonomi Kreatif Diversifikasi Produk Ecoprint Kelompok Batik Puspandari Desa Ngesrepbalong Rahayuningsih, Margareta; Widowati, Widowati; Wibawanto, Wandah; Cahyati, Widya Hary; Husodo, Martanto Setyo
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/71vrm234

Abstract

Desa Ngesrepbalong merupakan salah satu desa di Kabupaten Kendal yang telah mencanangkan sebagai desa wisata. Sebagai desa wisata diperlukan pengembangan ekonomi kreatif khususnya produk berbasis potensi lokal dan kekhasan desa yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dan perekonomian masyarakat di Desa Ngesrepbalong. Salah satu produk yang telah dikembangkan Kelompok Batik Puspandari adalah kerajinan Ecoprint dengan teknik steam. Berdasarkan wawancara dan kajian sebelumnya kepada kelompok Batik Puspandari, diperoleh informasi bahwa anggota kelompok batik Puspandari menginginkan diversifikasi produk ecoprint supaya pangsa pasar dapat terjangkau di semua kalangan. Selama ini kain ecoprint yang dihasilkan cukup bagus dengan nilai jual cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 350-500 ribu/lembar kain, sehingga pangsa pasar hanya pada kalangan menengah ke atas. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat UNNES (Universitas Neger Semarang) program DPIK (Difusi Produk Inovasi Kemitraan) LPDP mengembangkan ekonomi kreatif melalui kegiatan pelatihan diversifikasi produk ecoprint pada kelompok Batik Puspandari Desa Ngesrepbalong. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Januari-Mei 2024, dimulai dari melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan kelompok Batik Puspandari, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan adalah 1) pelatihan ecoprint dengan menggunakan resep dark mode, 2) diversifikasi hasil kain ecoprint reep dark mode menjadi beberapa produk, yaitu sarung bantal, tempat tissue, berbagai pouch, tas, dan phasmina 3) mengikuti pameran produk di berbagai even, dan  4) mengikuti pelatihan manajemen keuangan. Disamping itu,  berbagai produk diversifikasi yang dibuat juga telah terjual ke beberapa konsumen.