Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Dampak Blue Light Terhadap Kesehatan Mata Siswa Man Kota Cimahi Istianah Istianah; Muhammad Deri Ramadhan; Dena Khaerunnissa Azzis; Siti Mauludi Pitri; Siti Sepa Julianti; Dina Tazkia Patimah; Fauzan Nurhidayat; Irwan Juliheryana; Nabila Septiani Putri; Nazwa Kamila Hasan; Siti Nurfauziah; Sri Winangsih
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/tdgx5z75

Abstract

Miopia merupakan salah satu kelainan penglihatan yang paling banyak dialami oleh remajadan dipengaruhi oleh tingginya paparan blue light dari penggunaan gadget yang semakin meningkat. Kondisi ini dapat menurunkan ketajaman penglihatan sehingga berdampak pada proses belajar dan kualitas hidup siswa/i. Berdasarkan hasil survei awal, siswa/I MAN Kota Cimahi menunjukan kebutuhan penigkatan pemahaman terkait risiko dan pencegahan miopia. Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang “Miopia Pada Remaja: Mencegah Dan Mengelola Rabun Jauh”. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, quiz, dan pembagian leaflet. Materi mencakup pengertian miopia, faktor risiko, dampak paparan blue light, tanda dan gejala, komplikasi, serta strategi pencegahan. Hasil kegiatan menunjukan meningkatnya antusiasme dan pemahaman peserta, yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi serta kemampuan menjawab pertanyan dengan benar pada sesi evaluasi. Kegiatan ini penting dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam meminimalkan progresivitas miopia serta mendorong kebiasaan penggunaan gadget yang sehat pada remaja
Pendidikan Kesehatan Combustio Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja di SMK PU Negeri Bandung Muhammad Deri Ramadhan; Tentry Fuji Purwanti; Tsulits Alaziza Adiguna Fikhra; Elisa Sophia Nur Rohmani; Indri Setiawati; Linda Mayliana; Bella Noviyanti Ruhiyat; Elvira Malia Chandra; Wulandina Wulandina; Mega Nazwah Fadila; Vindi Intan Nurani; Arjun Hibbanuloh
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7my57306

Abstract

Combustio atau luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang terjadi akibat paparan langsung terhadap sumber panas seperti api, cairan atau lemak panas, uap panas, radiasi, listrik atau bahan kimia. Di indonesia sendiri angka kejadian luka bakar tergolong tinggi, dimana lebih dari 250 jiwa per tahun meninggal akibat luka bakar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penanganan luka bakar melalui pendidikan kesehatan di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung dengan melibatkan 29 siswa/i. Metode yang diterapkan bersifat edukatif, meliputi pre-test, pemaparan materi menggunakan media PowerPoint dan leaflet, diskusi interaktif, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan signifikan, di mana pada pre-test (41,4% baik, 48,3% cukup, 10,3% kurang) menjadi (96,6% baik). Hal ini membuktikan efektivitas metode edukatif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang luka bakar dan penanganan awalnya. Pengabdian ini menegaskan pentingnya eduksi kesehatan di sekolah sebagai upaya preventif dan promotif, sehingga siswa dapat mencegah risiko serta menangani luka bakar secara tepat, berkontribusi pada keselamatan masyarakat.   
Luruskan Punggungmu Luruskan Masa Depanmu Cegah Skoliosis Sejak Dini di SMA Negeri 3 Cimahi Muhammad Deri Ramadhan; Sri Ulina; Vina Helviana; Silvia Agustina; Nadzira Alfi Wahyuni; Lintang Zahra Febrianti; Tiara Juliani; Dwi Lastin Nafisah; Agnes Marthen; Syndi Sofia Ristiana
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cyts5578

Abstract

This community health education activity was carried out to increase students’ knowledge and awareness regarding early detection and prevention of scoliosis, a spinal deformity commonly found in adolescents. The program targeted 34 students of SMA Negeri 3 Cimahi and aimed to provide accurate information about signs, risk factors, and preventive behaviors related to scoliosis. The method included preliminary assessment, coordination with school partners, health education through lectures, discussions, demonstrations of Adam’s Forward Bend Test, and distribution of educational leaflets. Evaluation was conducted through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement, with 95% of students demonstrating better understanding of scoliosis symptoms and 90% being able to identify early detection steps. Students also displayed increased awareness of maintaining proper posture and reducing daily risk factors such as carrying heavy bags on one side. Overall, this activity effectively enhanced students’ knowledge and encouraged positive preventive behavior, supporting early scoliosis detection efforts in the school environment.  
Pendidikan Kesehatan tentang Skoliosis dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMA Muhamad Deri Ramadhan; Citra Natalia Waruwu; Refa Nafidzah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gcv10595

Abstract

Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang yang banyak terjadi pada remaja, terutama skoliosis idiopatik, namun sering tidak terdeteksi sejak dini akibat rendahnya pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan postur tubuh. Kebiasaan duduk yang salah, membawa tas sekolah yang berat dan tidak ergonomis, serta kurangnya aktivitas fisik yang tepat menjadi faktor risiko yang sering dijumpai pada siswa sekolah menengah atas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai skoliosis serta upaya pencegahannya melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan penyuluhan, pemaparan materi, diskusi, dan kuis interaktif yang dilaksanakan pada siswa/i SMAN 3 Cimahi. Materi yang diberikan meliputi pengertian skoliosis, faktor risiko, tanda dan gejala, dampak, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan postur tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai skoliosis dan pentingnya menjaga postur tubuh yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan kesehatan ini diharapkan dapat membentuk sikap dan perilaku preventif pada remaja sehingga mampu mencegah terjadinya skoliosis atau mendeteksi kelainan sejak dini. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan merupakan upaya promotif dan preventif yang penting dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan tulang belakang.
Stay Clean, Stay Confident! Lawan Dermatitis Atopik Sejak Remaja Lisbet Octovia Manalu; Muhamad Deri Ramadhan; Sinta Destianti; Siti Vivih Lutfiah; Unike Natasya Luis; Mega Elena Putri; Diva Febriany Syakira; Nurazizah Yulianasari; Putri Sela Junika; Siti Nur Asmayasari; Tiara Dwi Hermawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wdp4dj46

Abstract

Dermatitis atopik atau eksim atopik merupakan penyakit kulit kronis yang sering kambuh dan ditandai dengan rasa gatal. Kondisi ini umumnya muncul sejak bayi atau masa kanak-kanak dan sering dikaitkan dengan peningkatan kadar IgE serta riwayat keluarga yang memiliki alergi seperti rinitis alergi atau asma. Gejala utama meliputi kulit kering bersisik, ruam merah yang gatal, serta retakan kulit yang dapat mengeluarkan cairan atau darah. Penyakit ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup penderita. Remaja termasuk kelompok yang rentan terhadap dermatitis atopik karena aktivitas fisik tinggi, paparan lingkungan, dan kebiasaan perawatan kulit yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan di SMA Pasundan 1 Cimahi dengan melibatkan 90 peserta. Metode yang digunakan adalah presentasi interaktif disertai pre-test dan post-test melalui platform Blooket. Materi mencakup pengenalan dermatitis atopik, faktor risiko, tanda dan gejala, serta langkah pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan kulit dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 86% menjadi 88% setelah intervensi. Meskipun peningkatan relatif kecil, hal ini menandakan adanya dampak positif terhadap pemahaman siswa. Edukasi kesehatan berbasis penyuluhan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai pencegahan dermatitis atopik. Disarankan agar program dilakukan secara berkelanjutan dengan metode yang lebih variatif untuk membentuk perilaku sehat yang konsisten.
Pendidikan Kesehatan Tentang Skoliosis pada Siswa-siswi di SMA Negeri 1 Cisarua M. Deri Ramadhan; Salsabila Dea Indri Nurul Aeni; Santia Santia; Titania Salsabilla; Andini Putri Islami; Annisa Dwi Rahmadini; Lyra Ameliani Nur Zahra; Muhammad Fiqri Abdilla; Alisa Nursaidah; Ananda Sakinah; Cindy Oktopiyani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/5pwjmh43

Abstract

Skoliosis adalah kelainan yang terjadi pada tulang belakang yang umumnya dijumpai pada remaja, terutama saat mereka mengalami pertumbuhan yang cepat. Jika tidak terdeteksi dengan segera, kondisi ini dapat memengaruhi postur, kenyamanan, dan kualitas hidup. Kurangnya pemahaman remaja tentang risiko, gejala awal, dan cara pencegahan skoliosis menjadi salah satu faktor yang menghambat deteksi dan penanganan yang tepat waktu. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai skoliosis melalui pendidikan kesehatan dan penyaringan postur yang sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di SMA Negeri 1 Cisarua dengan melibatkan 30 siswa dari kelas XII. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi, pemanfaatan media visual, serta demonstrasi dari Adam’s Forward Bend Test sebagai alat untuk skrining awal. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam nilai rata-rata pengetahuan siswa, dari 51,1 pada pre-test menjadi 98,2 pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, siswa juga menunjukkan partisipasi yang aktif serta pemahaman yang lebih baik mengenai kebiasaan ergonomis dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan yang disampaikan secara interaktif dan melalui skrining sederhana dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja tentang pencegahan dan deteksi awal skoliosis.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENANGANAN DISLOKASI Metilda; M. Deri Ramadhan; Intan Firdaus Fauziah; Chelsy Andarini; Rasti Amelia Putri; Maisya Rizki Maulinda; Zahra Salsabila M.Noor; Putri Melati; Muhamad Rizki Andriana; N.Windy Noviandini Alya.P; Rahma Sani Rahayu
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.583

Abstract

Dislocation is a musculoskeletal injury that often occurs in adolescents with high physical activity and can cause functional impairment and serious complications if not treated properly. Lack of knowledge about early recognition and first aid for dislocations often leads to delayed and inappropriate treatment. This study aims to evaluate the effectiveness of health education in improving adolescents' knowledge about managing dislocations. A quantitative descriptive study with a pre-test and post-test design was conducted on 23 high school students at Al Bidayah Batujajar. The health education intervention was delivered through lectures, interactive discussions, simulations, and the use of print and digital educational media. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed descriptively to compare knowledge levels before and after the intervention. Findings showed a significant increase in students' knowledge after the educationalintervention. The average pre-test score was 68.17, indicating a moderate level of knowledge. After the intervention, the average post-test score increased to 88%, with most participants achieving a high level of knowledge. Health education significantly improved adolescents' knowledge about dislocations and first aid. School-based educational interventions are an effective strategy for improving musculoskeletal health literacy and can contribute to the prevention of complications related to dislocations among adolescents. asi kesehatan muskuloskeletal dan dapat berkontribusi pada pencegahan komplikasi yang terkait dengan dislokasi di kalangan remaja.
EFEKTIVITAS EDUKASI DISLOKASI BERBASIS AUDIOVISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA REMAJA Ramadhan, Muhammad Deri Ramadhan; Pebiolla, Fanny; Heryani, Dewi; Hanifah, Nazwa Nur; Hadi, Khumaira Khalisa Hadi; Dini, Lingga; Amelianti, Mia; Dwi, Melisa; Nasrul, Muhamad
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.586

Abstract

Dislocation is a joint injury that commonly occurs among adolescents due to physical activities and accidents in the school environment. Limited knowledge of first aid management for dislocation may lead to inappropriate initial handling and increase the risk of further injury. This community service activity aimed to improve vocational high school students’ knowledge of dislocation and first aid through audiovisual-based education. The activity was conducted at SMK Tunas Bangsa Ngamprah and involved 53 students. The implementation method included health education using PowerPoint presentations, educational videos, and posters, as well as knowledge evaluation through pre-test and post-test. The evaluation results showed an increase in the mean knowledge score from 45.5 in the pre-test to 93.5 in the post-test. This result indicates an improvement in students’ understanding of dislocation, its signs and symptoms, and appropriate first aid measures after participating in the educational activity. Audiovisual-based dislocation education can be used as a supportive approach in school health programs to enhance adolescents’ preparedness in dealing with musculoskeletal injuries.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan dan Penanganan Luka Bakar di SMK Budi Raksa Lembang Lintang sri lestari; M. Deri Ramadhan; Ahmad Arifin; Putri Rahma Dinda; Cika Nurani; Dita Widiyani; Rahma Suci Hidayanti; Refi Anjani; Sabila Nurfitria; Irmawati; Masriah; Kristina Barek Dohni
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2003

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMK Budi Raksa Lembang mengenai pencegahan dan penanganan luka bakar melalui pendidikan kesehatan berbasis ceramah interaktif, leaflet, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kurangnya pemahaman siswa tentang jenis luka bakar, risiko yang sering muncul di lingkungan praktik otomotif, serta langkah pertolongan pertama yang benar. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang meliputi penyusunan materi, koordinasi dengan sekolah, pemberian edukasi, serta penilaian pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 37 siswa mengikuti kegiatan, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan, dari rata-rata 64,17% menjadi 81,25% setelah edukasi diberikan. Peningkatan ini menandakan bahwa metode edukasi yang digunakan efektif dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai bahaya luka bakar, langkah pencegahan, serta penatalaksanaan awal. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan budaya keselamatan di lingkungan sekolah dan menjadi dasar bagi kegiatan K3 berkelanjutan.
Pendidikan Kesehatan Tentang Miopia Pada Remaja di Yayasan Bina Siswa Madani Manumara, Theophylia Melisa; Ramadhan, Muhammad Deri; Chairunnisa, Nayla; Rahmawati, Silvi; Aris, Siva Silfiyana; Santi, Mirna Laras; Setiasih, Gilda Titin; Afifah, Neng; Salsabila, Zahwa; Putri, Destiyani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bndxjw89

Abstract

Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia. 
Co-Authors Afdillah, Hilya Surya Afifah, Neng Agnes Marthen Agustin, Farissa Dwi Agustin, Tiara Nur ahmad arifin Al - Fathir, Muhammad Ghibran Alawiyah, Novy Alfiana, Desti Alifannisa, Zahra Alifiyah, Syfa Rahma Nur Alipiya, Dina Alisa Nursaidah Alvia Azahra Alya Dwi Agustantina Amalia, Bunga Riase Amelia Amelia Amelia, Mia Amelianti, Mia Amini, Aisyah Ananda Sakinah Ananda, Risha Tri Andini Putri Islami Andini, Fitri Andreani, Siti Jenab Angelia, Diana Anggraeni, Marcela Anisa, Sheila Nurul Annisa Dwi Rahmadini Aprilia, Rianti Ardana, Novia Aris, Siva Silfiyana Ariyanti, nadila Arjun Hibbanuloh Aryati, Siti Ai Asyifa, Talitha Nur Azahra, Afifah Azahra, Sherlie Sriayu Diah Azizah, Helsa Azzahra, Nazwa Putria Bella Noviyanti Ruhiyat Billah, Inge Parasnigtias Carla Youlanda Chairunnisa, Nayla Chelsy Andarini Christantie Effendy Cika Nurani Cindy Oktopiyani Citra Natalia Waruwu Dara Dinanti, Cristin dari, Kinanti Wulan Dena Khaerunnissa Azzis Destiya Dwi Pangestika Dila, Neng Dina Tazkia Patimah Dini, Lingga Dinna Alifia Dita Widiyani Diva Febriany Syakira Dwi Lastin Nafisah Dwi, Melisa Elisa Sophia Nur Rohmani Elvira Malia Chandra Eriyana, Adinda Putri Erniansyah, Nidzar Fadila, Mega Nazwah Fadilah, Santi Nur Faqihudin, Muhammad Rizky Fauzan H, Muhammad Triananda Fauzan Nurhidayat Feronika, Adinda Siska Fikhra, Tsulits Alaziza Adiguna Fitriana, Nurul Fatwati Gulo, Irwan Anugrah Hadi, Khumaira Khalisa Hadi hana isniasa, Hana Isniasa Handayani, Rosa Dwi Hanifah, Nazwa Nur Hardianti, Rani Hardiyani, Tati Hermawati, Agustina Hernina Hernina Heryani, Dewi Imas Agustina, Imas Indri Setia Martina Indri Setiawati Intan Firdaus Fauziah Irmawati Irmida Juneja Irwan Juliheryana ISTIANAH Istianah Istianah Istianah Istianah Istianah Istianah Istiqomah, Isma Amalia Jenab Septiani, Siti Jesen Juwita, Ninda Aina Karinda , Faiza Sausan Kartika, Nasywa Saadiah Karya, Ahmad Adhi Kevin Rendyka Saputra Khairinnissa, Almira Kinanti Wulandari, Kinanti Wulandari Kristina Barek Dohni Kurniawan Kurniawan Kurniawan, Renaldi Kusmiran, Eny Kusumah, Mochamad Gibran Adrian Lerian, Sopia Nurma Yunita Lestari, Anggraeni Lestari, Aulia Suci Ajeng Putri Lestari, Dhea Lestari, Neng Nabila Tri Widia Lestari, Sarah Ayu Linda Lestari, Linda Lestari Linda Mayliana Lintang sri lestari Lintang Zahra Febrianti Lisbet Octovia Manalu Lutfiana Nur Azizah Lyra Ameliani Nur Zahra M. Naufal Abdullah Maharani, Dewi Maisya Rizki Maulinda Manalu, Lisbet Octavia Manalu, Lisbet Octovia Manumara, Theophylia Melisa Maryati, Gina Masriah Maulana , Bagas Dinan Mayliana, Linda Mega Elena Putri Mega Nazwah Fadila Metilda Mubarok, Diki Muhamad Rizki Andriana Muhammad Fiqri Abdilla Mukti, Nur Aeni Mulyadi, Muhamad Nasrul Eka N.Windy Noviandini Alya.P Nabil , Salsa Putri Nabila Septiani Putri Nadila, Anggun Nadzira Alfi Wahyuni Najlaa, Najlaa Fauziyyah Najwa, Shakira Nambiar, Nisha Nasrul, Muhamad Nazwa Kamila Hasan Nduru, Mawati Ningrum, Tri Murti Ningsih, Sintia Dian Nirmalasari, Naesyha Nirwanti, Elsa Sandari Ayudia Nisa, Putri Mutiara Nita Amelia Nizar, Fahmi Adian Novianti Setiawan, Marselina Noviyanti, Nesa Regina Nurahmi, Saskia Agis Nurazizah Yulianasari Nurdianingsih, Merdiana Nurhibah , Tiara Nurliawati, Salsa Nurohman, Rifki Nurvivi Fitri Arianty Permana Ordora, Delia Oveliya, Sulis Palupi, Rini Pangestika, Destiya Dwi Patimah, Alia Siti Pebiolla, Fanny Pepi Lasnawati Perawati, Esti Pitriyani Pitriyani Pratama, Muhamad Diova Wira Purwanti, Tentry Fuji Purwanti, Tentry Puji Putri Melati Putri Rahma Dinda Putri Sela Junika Putri, Davina Apandi Putri, Destiyani Rahma Aulia Rahma Sani Rahayu Rahma Suci Hidayanti Rahmawati, Silvi Rahmi, Nur Faida Ramadani, Silvana Zahra Ramadhani, Adelia Puteri Ramdani, Riki Muhammad Rasti Amelia Putri Refa Nafidzah Refi Anjani Riana Aprilia Ridwan, Aa Ririn Kurniati Risdianto, Riki Rohmani, Elisa Sophia Nur Ruhiyat, Bella Noviyanti Rustandi, Budi Sabila Nurfitria Sabila, Salma Said, Faridah Binti Mohd Saidah , Mila Salsabila Dea Indri Nurul Aeni Salsabila, Salwa Nur Salsabila, Zahwa Sandi , Sandi Santi, Mirna Laras Santia Santia Saparani, Aulia Selpiyanti Selpiyanti Septiani, Tiara Andita Setiasih, Gilda Titin Setiawati, Indri Silvia Agustina Sinta Destianti Siti Mauludi Pitri Siti Nur Asmayasari Siti Nurfauziah Siti Sepa Julianti Siti Vivih Lutfiah Solihin, Salwa Fadhila Oktaviani Sri Ulina Sri Wahyuni Sri Winangsih Sukardi, Zalva Febriana Sulistiawati, Sinta Susilawati, Susilawati Suwita, Albar Rizky Syndi Sofia Ristiana Tania, Dwi Tentry Fuji Purwanti Theophylia Melisa Manumara Tiara Dwi Hermawati Tiara Juliani Tika Aliyah Titania Salsabilla Tohri, Tonika Triwahyuni, Nova Tsulits Alaziza Adiguna Fikhra Unike Natasya Luis Vina Helviana Vindi Intan Nurani Wahyuni , Lira Destria Wati Nurmaulida, Risma Wendari, Sifa Aulia Windi Ispiyani Wizyanti Salma Azizah Wulandina Wulandina Wulandina, Wulandina Yafiq, Muhammad Yusmita, Aliqa Anzani Yusuf Tajiri Zaelani, Syapta Nanda Erika Zahra Salsabila M.Noor Zahra, Farla Meitha Zahra, Lutfia Zalfa, Nabila Zenina Noer Fadilah