Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan tentang Skoliosis dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMA Muhamad Deri Ramadhan; Citra Natalia Waruwu; Refa Nafidzah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gcv10595

Abstract

Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang yang banyak terjadi pada remaja, terutama skoliosis idiopatik, namun sering tidak terdeteksi sejak dini akibat rendahnya pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan postur tubuh. Kebiasaan duduk yang salah, membawa tas sekolah yang berat dan tidak ergonomis, serta kurangnya aktivitas fisik yang tepat menjadi faktor risiko yang sering dijumpai pada siswa sekolah menengah atas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai skoliosis serta upaya pencegahannya melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan penyuluhan, pemaparan materi, diskusi, dan kuis interaktif yang dilaksanakan pada siswa/i SMAN 3 Cimahi. Materi yang diberikan meliputi pengertian skoliosis, faktor risiko, tanda dan gejala, dampak, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan postur tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai skoliosis dan pentingnya menjaga postur tubuh yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan kesehatan ini diharapkan dapat membentuk sikap dan perilaku preventif pada remaja sehingga mampu mencegah terjadinya skoliosis atau mendeteksi kelainan sejak dini. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan merupakan upaya promotif dan preventif yang penting dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan tulang belakang.
Stay Clean, Stay Confident! Lawan Dermatitis Atopik Sejak Remaja Lisbet Octovia Manalu; Muhamad Deri Ramadhan; Sinta Destianti; Siti Vivih Lutfiah; Unike Natasya Luis; Mega Elena Putri; Diva Febriany Syakira; Nurazizah Yulianasari; Putri Sela Junika; Siti Nur Asmayasari; Tiara Dwi Hermawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wdp4dj46

Abstract

Dermatitis atopik atau eksim atopik merupakan penyakit kulit kronis yang sering kambuh dan ditandai dengan rasa gatal. Kondisi ini umumnya muncul sejak bayi atau masa kanak-kanak dan sering dikaitkan dengan peningkatan kadar IgE serta riwayat keluarga yang memiliki alergi seperti rinitis alergi atau asma. Gejala utama meliputi kulit kering bersisik, ruam merah yang gatal, serta retakan kulit yang dapat mengeluarkan cairan atau darah. Penyakit ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup penderita. Remaja termasuk kelompok yang rentan terhadap dermatitis atopik karena aktivitas fisik tinggi, paparan lingkungan, dan kebiasaan perawatan kulit yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan di SMA Pasundan 1 Cimahi dengan melibatkan 90 peserta. Metode yang digunakan adalah presentasi interaktif disertai pre-test dan post-test melalui platform Blooket. Materi mencakup pengenalan dermatitis atopik, faktor risiko, tanda dan gejala, serta langkah pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan kulit dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 86% menjadi 88% setelah intervensi. Meskipun peningkatan relatif kecil, hal ini menandakan adanya dampak positif terhadap pemahaman siswa. Edukasi kesehatan berbasis penyuluhan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai pencegahan dermatitis atopik. Disarankan agar program dilakukan secara berkelanjutan dengan metode yang lebih variatif untuk membentuk perilaku sehat yang konsisten.
Pendidikan Kesehatan Tentang Skoliosis pada Siswa-siswi di SMA Negeri 1 Cisarua M. Deri Ramadhan; Salsabila Dea Indri Nurul Aeni; Santia Santia; Titania Salsabilla; Andini Putri Islami; Annisa Dwi Rahmadini; Lyra Ameliani Nur Zahra; Muhammad Fiqri Abdilla; Alisa Nursaidah; Ananda Sakinah; Cindy Oktopiyani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/5pwjmh43

Abstract

Skoliosis adalah kelainan yang terjadi pada tulang belakang yang umumnya dijumpai pada remaja, terutama saat mereka mengalami pertumbuhan yang cepat. Jika tidak terdeteksi dengan segera, kondisi ini dapat memengaruhi postur, kenyamanan, dan kualitas hidup. Kurangnya pemahaman remaja tentang risiko, gejala awal, dan cara pencegahan skoliosis menjadi salah satu faktor yang menghambat deteksi dan penanganan yang tepat waktu. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai skoliosis melalui pendidikan kesehatan dan penyaringan postur yang sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di SMA Negeri 1 Cisarua dengan melibatkan 30 siswa dari kelas XII. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi, pemanfaatan media visual, serta demonstrasi dari Adam’s Forward Bend Test sebagai alat untuk skrining awal. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam nilai rata-rata pengetahuan siswa, dari 51,1 pada pre-test menjadi 98,2 pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, siswa juga menunjukkan partisipasi yang aktif serta pemahaman yang lebih baik mengenai kebiasaan ergonomis dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan yang disampaikan secara interaktif dan melalui skrining sederhana dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja tentang pencegahan dan deteksi awal skoliosis.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan dan Penanganan Luka Bakar di SMK Budi Raksa Lembang Lintang sri lestari; M. Deri Ramadhan; Ahmad Arifin; Putri Rahma Dinda; Cika Nurani; Dita Widiyani; Rahma Suci Hidayanti; Refi Anjani; Sabila Nurfitria; Irmawati; Masriah; Kristina Barek Dohni
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2003

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMK Budi Raksa Lembang mengenai pencegahan dan penanganan luka bakar melalui pendidikan kesehatan berbasis ceramah interaktif, leaflet, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kurangnya pemahaman siswa tentang jenis luka bakar, risiko yang sering muncul di lingkungan praktik otomotif, serta langkah pertolongan pertama yang benar. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang meliputi penyusunan materi, koordinasi dengan sekolah, pemberian edukasi, serta penilaian pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 37 siswa mengikuti kegiatan, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan, dari rata-rata 64,17% menjadi 81,25% setelah edukasi diberikan. Peningkatan ini menandakan bahwa metode edukasi yang digunakan efektif dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai bahaya luka bakar, langkah pencegahan, serta penatalaksanaan awal. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan budaya keselamatan di lingkungan sekolah dan menjadi dasar bagi kegiatan K3 berkelanjutan.
Pendidikan Kesehatan Mengenai Pencegahan dan Penatalaksanaan Acne Vulgaris untuk Siswa SMAN 1 Parongpong Ramadhan, Muhamad Deri; dari, Kinanti Wulan; Agustin, Farissa Dwi; Kartika, Nasywa Saadiah; hana isniasa, Hana Isniasa; Ananda, Risha Tri; Linda Lestari, Linda Lestari; Patimah, Alia Siti; Najlaa, Najlaa Fauziyyah; Rahmi, Nur Faida; Kinanti Wulandari, Kinanti Wulandari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1267

Abstract

Acne vulgaris merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering dialami oleh remaja, terutama pada masa pubertas akibat perubahan hormonal dan peningkatan produksi sebum. Kurangnya pengetahuan mengenai penyebab, pencegahan, serta penatalaksanaan jerawat yang tepat dapat menyebabkan remaja melakukan penanganan yang kurang tepat sehingga memperburuk kondisi kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan dan penatalaksanaan acne vulgaris melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan desain pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Kegiatan dilaksanakan pada 36 siswa kelas XII-B SMAN 1 Parongpong. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan mengenai penyebab, faktor risiko, pencegahan, dan perawatan jerawat. Edukasi diberikan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, serta penggunaan media presentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan pendidikan kesehatan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 4,43 meningkat menjadi 8,37 pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai penyebab, pencegahan, dan perawatan acne vulgaris. Dengan demikian, kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah dapat menjadi salah satu upaya promotif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam menjaga kesehatan kulit serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Edukasi Mengenai Dermatitis Atopik Pada Remaja Di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya Manalu, Lisbet Octovia; Muhammad Deri Ramadhan; Pepi Lasnawati; Ririn Kurniati; M. Naufal Abdullah; Indri Setia Martina; Irmida Juneja; Riana Aprilia; Rahma Aulia; Alvia Azahra; Alya Dwi Agustantina; Yusuf Tajiri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16925

Abstract

Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit inflamasi yang umum terjadi secara global dan memiliki prevalensi tinggi pada remaja, terutama di lingkungan padat seperti pondok pesantren. Edukasi kesehatan menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko, gejala, pencegahan, dan perawatan kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang dermatitis atopik di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya, Lembang. Kegiatan dilakukan pada November 2025 menggunakan desain pre–post test dengan instrumen kuesioner pilihan ganda. Edukasi diberikan melalui ceramah, leaflet, poster, dan media presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rerata nilai pre-test sebesar 69% meningkat menjadi 85,33% pada post-test. Setiap indikator pengetahuan mengalami peningkatan, terutama pada definisi dan gejala dermatitis, sedangkan aspek pengobatan farmakologis menunjukkan peningkatan yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam memperbaiki pemahaman remaja mengenai dermatitis atopik dan dapat dijadikan strategi pencegahan kekambuhan di lingkungan pesantren.
Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Skoliosis melalui Pendidikan Kesehatan pada Siswa di SMK Bintara Rancaekek Muhammad Deri Ramadhan; M. Iqbal Sutisna; Rani Puspita; Ade Lulu; Intan Jesica; Kurniawati Kurniawati; Grace Angeliqch; Listanty Widya; Irmawati Irmawati; Astriani Hapsari; Kartika Firdasari
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i2.6655

Abstract

Scoliosis is a musculoskeletal disorder characterized by an abnormal curvature of the spine with a Cobb angle of ≥10°, and most often occurs in adolescents aged 10–18 years. Initial observations at SMK Bintara Rancaekek showed a low level of knowledge among eleventh-grade students regarding scoliosis, including signs and symptoms, risk factors, and prevention efforts. This study aimed to determine the effectiveness of health education in improving students' knowledge about scoliosis through a quasi-experimental one-group pretest–posttest design. Education was provided using presentation media, educational videos, leaflets, and a demonstration of the Adam's Forward Bend Test. The pretest results showed that students' knowledge was still low in various aspects, such as understanding the early signs of scoliosis (34.2%), risk factors (52.6%), and the function of physical examinations (15.8%). After being provided with education, there was a significant increase in knowledge in all indicators. Eighty percent of students were able to identify the type of idiopathic scoliosis, 72% understood the risk factors, 88% knew the Cobb angle criteria, and 92% understood the impact of severe scoliosis on the respiratory system. The improvement in posttest scores indicates that health education effectively increased students' understanding and awareness of scoliosis. Health education has been shown to be an important strategy in supporting the early detection and prevention of scoliosis in adolescents, thereby encouraging healthier postural behaviors in the school environment.
Edukasi Penanganan Pertama Luka Bakar di SMK PGRI 2 Cimahi Ahmad Arifin; Muhammad Deri Ramadhan; Siti Jenab Septiani; Risma Wati Nurmaulida; Aa Ridwan; Amelia Amelia; Cristin Dara Dinanti; Diki Mubarok; Lutfia Zahra; Marselina Novianti Setiawan; Renaldi Kurniawan; Shakira Najwa
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hnmsn947

Abstract

Luka bakar adalah cedera pada kulit atau jaringan akibat paparan panas, listrik, gesekan, atau bahan kimia yang berisiko menimbulkan morbiditas dan mortalitas tinggi. Kurangnya pengetahuan menyebabkan penanganan awal yang keliru, misalnya mengoleskan pasta gigi atau minyak pada area luka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama luka bakar melalui pendidikan kesehatan di SMK PGRI 2 Cimahi yang melibatkan 30 siswa. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif, diskusi, dan demonstrasi, disertai pengisian kuesioner Google Form sebelum (pre‑test) dan sesudah (post‑test) kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan, dengan rata‑rata skor pre‑test 55,8 dan post‑test 86,5. Pendidikan kesehatan terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat pada luka bakar. Disarankan kegiatan serupa dilakukan secara berkala dan dikembangkan dalam bentuk program sekolah siaga luka bakar untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan keselamatan remaja di lingkungan pendidikan.
Personal Hygiene Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Sma Cipta Mandiri Muhammad Deri Ramadhan; Tentry Puji Purwanti; Lisbet Octavia Manalu; Sintia Dian Ningsih; Tiara Nur Agustin; Hilya Surya Afdillah; Marcela Anggraeni; Fahmi Adian Nizar; Aulia Suci Ajeng Putri Lestari; Susilawati Susilawati; Sherlie Sriayu Diah Azahra; Rianti Aprilia; Sinta Sulistiawati
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v4pfgw42

Abstract

Personal hygiene merupakan salah satu determinan penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja, khususnya pada usia sekolah menengah yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan. Kurangnya pengetahuan serta perilaku kebersihan diri yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada sistem reproduksi, yang berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan psikososial remaja. Kegiatan pendidikan kesehatan ini dilaksanakan di SMA Cipta Mandiri sebagai upaya preventif untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk perilaku siswa dalam menjaga personal hygiene guna mencegah infeksi reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah edukatif, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui kuis, dengan dukungan media visual sebagai sarana penguatan materi. Materi pendidikan mencakup pengertian personal hygiene dan infeksi reproduksi, faktor etiologi, mekanisme terjadinya infeksi, manifestasi klinis, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya kebersihan diri dan kesehatan reproduksi, serta terbentuknya sikap positif terhadap penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini menegaskan bahwa pendidikan kesehatan berbasis sekolah merupakan strategi efektif dalam pencegahan infeksi reproduksi pada remaja dan berpotensi memberikan dampak berkelanjutan terhadap kualitas kesehatan generasi muda.
Pendidikan Kesehatan Tentang Miopia Pada Remaja di Yayasan Bina Siswa Madani Theophylia Melisa Manumara; Muhammad Deri Ramadhan; Nayla Chairunnisa; Silvi Rahmawati; Siva Silfiyana Aris; Mirna Laras Santi; Gilda Titin Setiasih; Neng Afifah; Zahwa Salsabila; Destiyani Putri
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bndxjw89

Abstract

Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia. 
Co-Authors Aa Ridwan Ade Lulu Adelia Puteri Ramadhani Adinda Putri Eriyana Afifah Azahra Agnes Marthen Agustin, Farissa Dwi Agustina Hermawati Ahmad Adhi Karya Ahmad Arifin ahmad arifin Aisyah Amini Albar Rizky Suwita Alifiyah, Syfa Rahma Nur Aliqa Anzani Yusmita Alisa Nursaidah Almira Khairinnissa Alvia Azahra Alya Dwi Agustantina Amelia Amelia Ananda Sakinah Ananda, Risha Tri Andhika Rafi Ramadhan Andini Aulia Khaerunisa Andini Putri Islami Anggraeni Lestari Anggun Nadila Anisa, Sheila Nurul Annisa Dwi Rahmadini Arjun Hibbanuloh Astriani Hapsari Asyifa, Talitha Nur Aulia Suci Ajeng Putri Lestari Bagas Dinan Maulana Bella Noviyanti Ruhiyat Bunga Riase Amalia Carla Youlanda Christantie Effendy Cika Nurani Cindy Oktopiyani Citra Natalia Waruwu Cristin Dara Dinanti dari, Kinanti Wulan Davina Apandi Putri Delia Ordora Dena Khaerunnissa Azzis Desi Novitasari Desti Alfiana Destiya Dwi Pangestika Destiyani Putri Dewi Maharani Dhea Lestari Diana Angelia Diki Mubarok Dila, Neng Dina Alipiya Dina Tazkia Patimah Dinna Alifia Dita Widiyani Diva Febriany Syakira Dwi Lastin Nafisah Elisa Sophia Nur Rohmani Elvira Malia Chandra Erniansyah, Nidzar Esti Perawati Fahmi Adian Nizar Faiza Sausan Karinda Faqihudin, Muhammad Rizky Farla Meitha Zahra Fauzan H, Muhammad Triananda Fauzan Nurhidayat Feronika, Adinda Siska Fitriana, Nurul Fatwati Gilda Titin Setiasih Gina Aprilianti Grace Angeliqch hana isniasa, Hana Isniasa Hardianti, Rani Hardiyani, Tati Helsa Azizah Hernina Hernina Hilya Surya Afdillah Imas Agustina Indri Setia Martina Indri Setiawati Inge Parasnigtias Billah Intan Jesica Irmawati Irmawati Irmawati Irmida Juneja Irwan Anugrah Gulo Irwan Juliheryana Isma Amalia Istiqomah ISTIANAH Istianah Istianah Istianah Istianah Jesen Jum'ati Jum'ati Juwita, Ninda Aina Kartika Firdasari Kartika, Nasywa Saadiah Kevin Rendyka Saputra Kinanti Wulandari, Kinanti Wulandari Kristina Barek Dohni Kurniawati Kurniawati Kusmiran, Eny Lania Langsa Firmansah Lerian, Sopia Nurma Yunita Linda Lestari, Linda Lestari Linda Mayliana Lintang sri lestari Lintang Zahra Febrianti Lira Destria Wahyuni Lisbet Octavia Manalu Lisbet Octovia Manalu Listanty Widya Lutfia Zahra Lutfiana Nur Azizah Lyra Ameliani Nur Zahra M. Iqbal Sutisna M. Naufal Abdullah Manalu, Lisbet Octovia Manumara, Theophylia Melisa Marcela Anggraeni Marselina Novianti Setiawan Maryati, Gina Masriah Mega Elena Putri Mega Nazwah Fadila Mia Amelia Mila Saidah Mirna Laras Santi Mochamad Gibran Adrian Kusumah Muhamad Diova Wira Pratama Muhammad Fiqri Abdilla Muhammad Ghibran Al - Fathir Muhammad Yafiq Nabila Septiani Putri Nabila Zalfa Nadila Ariyanti Nadziah Mar'atush Sholihah Nadzira Alfi Wahyuni Naesyha Nirmalasari Najlaa, Najlaa Fauziyyah Nambiar, Nisha Nayla Chairunnisa Nazwa Kamila Hasan Nazwa Putria Azzahra Neng Afifah Nesa Regina Noviyanti Nidzar Erniansyah Nirwanti, Elsa Sandari Ayudia Nita Amelia Nova Triwahyuni Novia Ardana Novy Alawiyah Nur Aeni Mukti Nurazizah Yulianasari Nurvivi Fitri Arianty Permana Omat Nuraohmat Oveliya, Sulis Palupi, Rini Pangestika, Destiya Dwi Patimah, Alia Siti Pepi Lasnawati Pitriyani Pitriyani Purwanti, Tentry Fuji Putri Mutiara Nisa Putri Rahma Dinda Putri Sela Junika Rahma Aulia Rahma Suci Hidayanti Rahmi, Nur Faida Raisya Aoliya Somantry Ramadhani, Adelia Puteri Rani Hardianti Rani Puspita Refa Nafidzah Refi Anjani Renaldi Kurniawan Riana Aprilia Rianti Aprilia Rifki Nurohman Riki Muhammad Ramdani Riki Risdianto Ririn Kurniati Risma Wati Nurmaulida Sabila Nurfitria Sabila, Salma Sahla Afifah Said, Faridah Binti Mohd Salma Sabila Salsa Nurliawati Salsa Putri Nabil Salsabila Dea Indri Nurul Aeni Salsabila, Salwa Nur Salwa Fadhila Oktaviani Solihin Salwa Nur Salsabila Santia Santia Sarah Ayu Lestari Selpiyanti Selpiyanti Septia Putri Hartanti Shakira Najwa Sheila Nurul Anisa Sherlie Sriayu Diah Azahra Shofiyani Khoirotul Millah Sifa Aulia Wendari Silvana Zahra Ramadani Silvi Rahmawati Silvia Agustina Sindi Sri Ajeng Sinta Destianti Sinta Sulistiawati Sintia Dian Ningsih Siti Ai Aryati Siti Jenab Andreani Siti Jenab Septiani Siti Mauludi Pitri Siti Nur Asmayasari Siti Nurfauziah Siti Sepa Julianti Siti Vivih Lutfiah Siva Silfiyana Aris Sri Ulina Sri Wahyuni Sri Winangsih Sulis Oveliya Susilawati Susilawati Susiselia Susiselia Syapta Nanda Erika Zaelani Syifa Ananta Zahra Syndi Sofia Ristiana Talitha Nur Asyifa Tentry Fuji Purwanti Tentry Puji Purwanti Theophylia Melisa Manumara Tiara Andita Septiani Tiara Dwi Hermawati Tiara Juliani Tiara Nur Agustin Tiara Nurhibah Tika Aliyah Titania Salsabilla Tohri, Tonika Tri Murti Ningrum Tsulits Alaziza Adiguna Fikhra Turindah Turindah Unike Natasya Luis Vina Helviana Vindi Intan Nurani Wendari, Sifa Aulia Windi Ispiyani Wizyanti Salma Azizah Wulandina Wulandina Yusuf Tajiri Zaelani, Syapta Nanda Erika Zaharani Akbar Ash. Shoffi Zahra Alifannisa Zahra Laila Junistiani Zahwa Salsabila Zalva Febriana Sukardi Zenina Noer Fadilah Zulfa Noviana