Claim Missing Document
Check
Articles

Increased Production Of Corn (Zea Mays, L) Varieties Lamuru, Bisma, Sukmaraga In Marginal Critical Land With The Use Of Cow Manure In North Aceh Regency Jamidi Jamidi; Nasruddin; Hafifah; Zurrahmi Wirda; Muhammad Albi Ansari Pohan
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 2 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.858 KB) | DOI: 10.51601/ijse.v2i2.20

Abstract

This study aims to determine the technique of increasing the production of corn (Zea mays, l) varieties of lamuru,bisma, sukma raga with marginal critical land with the use of cow manureby North Aceh District. This research was carried out from June to November 2021, at the West Reuleut Gampong Garden, Muara Batu District, North Aceh Regency. This study used a 3 x 2 randomized block design and replicated 3 times. The first factor is varieties with 3 levels, name-ly: Bisma, Lamuru, and Sukmaraga varieties. The second factor is cow manure with 2 levels, namely 15 tons/ha and 20 tons/ha. Parameters observed were plant height, stem diameter, number of leaves, time of flower emergence, cob length, cob weight, length without cob, weightwithout cob, and weight of 1000 seeds. The results showed that the treatment of severalvarieties showed a very significant effect on almost all of the observed variables. The use of bisma varieties showed the best growth. The use of cow manure 15 tons/ha also gives the bestgrowth on almost all variables.
Penyuluhan Teknik Pemupukkan Organik Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Gampong Paloh Raya Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Jamidi J; Khaidir K; Zurrahmi Wirda
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 2 (2023): Maret-April
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan suatu negara agraris yang salah satu komponen pembangunan nasionalnya berasal dari sektor pertanian. Oleh karena itu sudah menjadi hal yang harus di perhatikan khusus dan komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan hasil produksi produk pangan dalam negeri. Namun ada beberapa faktor permasalahan yang harus di atasi dan diselesaikan, seperti pentingnya kesadaran petani atas kesehatan suatu lahan budidaya dan peningkatan hasil produksi padi yang menurun. Hal tersebut menjadi problem serius yang harus diperhatikan untuk menjaga keseimbangan suasembada dan ketahan pangan. Berdasarkan hal itu, perlu adanya upaya alternatif atau solusi yang harus dilakukan demi menuju suasembada dan ketahan pangan suatu negeri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan menerapkan pertanian yang berkelanjutan dan memberikan program penyuluhan dan pengabdian tentang teknik pemupukkan organik pada tanaman padi sawah. Tujuan dari kegiatan penyuluhan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang teknik pemupukkan orgnaik yang baik dan benar pada tanaman padi sawah. Metode pelaksanaan dari program ini yaitu dengan sistem pendekatan petani, pemaparan teori, dan penerapan  langsung ke lapangan. Hasil dari terlaksananya kegiatan ini diharapkan para petani mampu mengaplikasikan teori dan menerapkan bagaimana teknik pemupukkan orgnaik yang baik dan benar. Semua kegiatan nantinya akan dimuat menjadi sebuah dokumen maupun jurnal yang dapat di akses oleh banyak orang, sehingga dapat memberikan suatu informasi terhadap kalangan para petani lainnya.
Penyuluhan Teknik Pemupukkan Organik Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Gampong Paloh Raya Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Jamidi J; Khaidir K; Zurrahmi Wirda
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 2 (2023): Maret-April
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan suatu negara agraris yang salah satu komponen pembangunan nasionalnya berasal dari sektor pertanian. Oleh karena itu sudah menjadi hal yang harus di perhatikan khusus dan komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan hasil produksi produk pangan dalam negeri. Namun ada beberapa faktor permasalahan yang harus di atasi dan diselesaikan, seperti pentingnya kesadaran petani atas kesehatan suatu lahan budidaya dan peningkatan hasil produksi padi yang menurun. Hal tersebut menjadi problem serius yang harus diperhatikan untuk menjaga keseimbangan suasembada dan ketahan pangan. Berdasarkan hal itu, perlu adanya upaya alternatif atau solusi yang harus dilakukan demi menuju suasembada dan ketahan pangan suatu negeri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan menerapkan pertanian yang berkelanjutan dan memberikan program penyuluhan dan pengabdian tentang teknik pemupukkan organik pada tanaman padi sawah. Tujuan dari kegiatan penyuluhan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang teknik pemupukkan orgnaik yang baik dan benar pada tanaman padi sawah. Metode pelaksanaan dari program ini yaitu dengan sistem pendekatan petani, pemaparan teori, dan penerapan  langsung ke lapangan. Hasil dari terlaksananya kegiatan ini diharapkan para petani mampu mengaplikasikan teori dan menerapkan bagaimana teknik pemupukkan orgnaik yang baik dan benar. Semua kegiatan nantinya akan dimuat menjadi sebuah dokumen maupun jurnal yang dapat di akses oleh banyak orang, sehingga dapat memberikan suatu informasi terhadap kalangan para petani lainnya.
Penyuluhan Pengenalan Konsep Pertanian Ramah Lingkungan di Madrasah Aliyah Negeri Lhokseumawe J, Jamidi; Wirda, Zurrahmi; K, Khaidir; U, Usnawiyah; Zuliati, Septiarini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10575601

Abstract

Konsep pertanian ramah lingkungan merupakan sebuah konsep yang menerapkan teknologi yang memperhatikan prinsip-prinsip ekologis di bidang pertanian sehingga tidak merusak lingkungan tetapi mampu meningkatkan produksi tanaman. Sistem pertanian ramah lingkungan sebenarnya telah banyak diterapkan oleh masyarakat tani, antara lain pertanian konservasi dengan tanpa olah atau olah tanah minimum, pengelolaan tanaman terpadu, penerapan jajar legowo super, pengelolaan organisme pengganggu tanaman secara terpadu, sistem integrasi tanaman-ternak bebas limbah, dan pertanian organik. Pengenalan dan penerapan konsep pertanian ramah lingkungan bukan hanya perlu diketahui dan diterapkan oleh masyarakat tani, tetapi semua kalangan termasuk siswa atau pelajar. Kegiatan dilaksanakan terhadap siswa Madrasah Aliyah Negeri Lhokseumawe pada tanggal 13 Mei 2023 dalam bentuk penyuluhan. Kegiatan tersebut diharapkan siswa mengenal dan mampu menerapkan kegiatan pertanian dalam skala kecil dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan. Dengan demikian setiap siswa memahami potensi-potensi lokal yang ada di sekelilingnya dan dapat digunakan untuk meningkatkan produksi tanaman yang ditanam. Hal ini berlaku juga untuk menghadapi serangan dari organisme pengganggu tanaman yang menyerang tanaman yang mereka kelola. Potensi lokal tersebut dapat berupa tumbuhan, hewan dan mikroorganisme. Hasil penyuluhan yang dilakukan menunjukkan bahwa adanya respon positif dari setiap siswa yang ditandai dengan tingginya minat siswa yang bertanya seputar masalah dalam kegiatan budidaya tanaman yang mereka dan keluarga lakukan.
The Effect of Covering Media Composition and Fertilizer Cow Manage on The Growth of Palm Oil (Elaeis Guineensis J.) Seeds in Pre-Nursery Jamidi1; Irawan, Dicky; Purba, Mhd. Yudistira Pratama
Jurnal Online Pertanian Tropik Vol. 8 No. 3 (2021): JURNAL ONLINE PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.125 KB) | DOI: 10.32734/jopt.v8i3.8094

Abstract

The impact of using humus as a medium for planting oil palm seeds continuously canreduce the availability of humus in the field. Therefore, the use of subsoil as a plantingmedium and the use of cow manure are expected to increase the growth of oil palmseedlings. The purpose of the study was to determine the effect of the composition ofthe planting medium on the growth of oil palm seedlings. The research was conductedin Simalas Village, Serdang Bedagai, North Sumatra. The research method used was a 2factor randomized block design with 9 treatments and 3 replications. The results showedthat topsoil and subsoil planting media with a ratio of 1:1 had an effect on increasingplant height and leaf number of oil palm seedlings, while the application of cow manure25 g/polybag also had an effect on increasing the number of leaves of oil palmseedlings. There is a treatment interaction between the composition of the plantingmedium and cow manure on the number of leaves of oil palm seedlings.
The Application of Biofertilizer on Growth And Yield of Melon Varieties (Cucumis Melo L.) Safwandi, Safwandi; Hanani, Fadli; Yusuf N, Muhammad; Jamidi, Jamidi; Hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Journal of Tropical Horticulture Vol 4, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Yayasan Pertanian Tropika Indonesia (YPTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33089/jthort.v4i2.65

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) is one of potential horticultural crop in Indonesia. Unfortunately, melon production is currently unable to meet national demand. The objective of this study was to investigate the effect of biofertilizer, varieties and interaction between the dose of biofertilizer and varieties on the growth and yield of melons. The study was conducted in January-April 2021 at Paloh Lada Village, Dewantara District and the Laboratory of Agriculture Faculty, Universitas Malikussaleh. These experiments were arranged in a Factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors. The first factor was biofertilizer (P) consisting of 4 levels: P0 (0 ml/L), P1 (5 ml/L), P2 (10 ml/L) and P3 (15 ml/L) and the second factor was melon varieties (V): V1 (F1 Pertiwi Anvi) and V2 (F1 Action 88). There was 8 treatment combinations with 3 replications, resulted in 24 experimental units. The interaction between biofertilizers and varieties gave significant effect on the growth and yield of melon, while the interactions between bio fertilizer did not differ on all variables observed. The application of biological fertilizer 10 ml/L on V1 variety (F1 Pertiwi Anvi) is recommendable. There was an interaction between of biological fertilizers and melon varieties on the total dissolved solids (Brix %).
Compatibility Analysis of Metolachlor and Pendimethalin for Weed Control in Arabica Coffee Plants Julfikar, Julfikar; Jamidi, Jamidi; Baidhawi, Baidhawi
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v4i2.507

Abstract

Losses caused by the presence of weeds in an agricultural business are often associated with the ability of weeds as strong competitors for plants to obtain water, nutrients, sunlight, and growing space. A mixture of metolachlor and pendimethalin herbicides is expected to control important weeds of various classes in coffee plants. The purpose of the research was to determine the effect of two herbicide mixtures at different doses on weeds in coffee plantations. This research used a 4 X 4 factorial randomized block design with 2 repetitions, resulting in 32 experimental plots. The first factor was metolachlor herbicide and the second was pendimethalin herbicide, each factor consisting of 4 levels with 0.00, 0.75, 1.75 and 2.25 kg ha-1 doses. The observed parameters consisted of (1) dominance count value, (2) percentage of controlled weeds, (3) weed coverage, (4) weed population, and (5) weed dry weight. The results showed that there was a very significant effect on the combined interaction of metolachlor and pendimethalin herbicide mixtures on the percentage of controlled weeds, percentage of weed closure at 21 and 28 DAA, and weed dry weight at 28 and 42 DAA with the best dose combination at b.a. 1.50 kg ha-1 which could increase the efficiency of weed control. Meanwhile, the percentage of controlled weeds, percentage of weed cover at 14 DAA, and weed population at 28 and 42 DAA showed very significant results independently with a dose of b.a. 2.25 kg ha-1
Effectiveness of Weed Control on Two Varieties of Corn (Zea Mays L.) in West Aceh Regency Ernawati, Ernawati; Baidhawi, Baidhawi; Jamidi, Jamidi
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v4i3.533

Abstract

This research aims to find out which weed control techniques are most effective in suppressing weed growth on corn plants, to find out the interaction of manual, mechanical, and chemical weed control on corn plants, to find out the influence of weed control techniques on the production and growth of corn plants. This research be carried out in West Aceh Regency on corn farming land in the Pante Ceureumen District. The time allocation is from April to June 2014. The research was conducted using a randomized block design with a factorial pattern with two factors being studied. The first factor is the weed control technique (T): no control, manual control, using husk charcoal, chemical, atrazine + mesotrion 1.35 ml each 9 m² and the second factor is the variety (V): Bisi-2 and Bisi-18. Based on the treatment of 12 plots with 3 repetitions times until there are 36 experimental units. Each treatment plot measures 300 cm x 300 cm with a planting distance of 75 cm x 25 cm so that the number of sample plants in each plot is 48 plants and the number of sample plants in each plot is 8 plants. The distance between plots is 50 cm and the distance between replications is 100 cm. The results obtained from observations are analyzed using the F test. If the results obtained from the variance are significantly different at the 5% level. The result of the research that has been carried out is that the most effective control technique in suppressing weed growth in corn plants is found at T5 (chemistry, topramezone + atrazine 1.35 ml each 9 m², at 21, 40, and 56 HST), followed by T2 (culture technique using rice husk charcoal), T4 (Chemical, nicosulfuron + atrazine 1.35 ml each 9 m², at 21, 40, and 56 HST) and T1 (manual, at 21, 40, and 56 HST) have the same position, then T3 (chemistry, atrazine + mesotrione 1.35ml each 9 m², at 21, 40 and 56 HST), and the last position in weed control techniques is WC (without control).
PENYULUHAN HUKUM TENTANG BAHAYA KEJAHATAN BEGAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI SMAN 1 MUARA BATU Nur Aksa, Fauzah; Jamidi, Jamidi; Herinawati, Herinawati; Nuribadah, Nuribadah; maghfirah, fitri
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.16717

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan karena keprihatinan yang sangat mendalam atas kejahatan begal yang dilakukan oleh anak-anak yang masih sangat belia, kejahatan begal ini sukses menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Fenomena begal merupakan suatu tren fenomena kejahatan dilihat dari pola dan modusnya yang bersifat khusus. beberapa istilah yang terdapat dalam al-Quran dan hadis yang kemudian dianggap saling terkait dalam diskursus mengenai perilaku pembegalan ini, dimana di dalamnya terkait juga mengenai bentuk-bentuk hukum yang berlaku diberlakukan terhadapnya. Membegal, dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan Qatuth Tharîq atau Hirâbah. Yaitu, mencegat untuk merampas harta orang lain, atau membunuhnya, atau menerornya, dengan cara terang-terangan, dengan kesombongan, dengan mempergunakan kekuatan (senjata) serta jauh dari orang yang bisa menolong. Membegal adalah tindakan merampas harta orang lain, atau membunuh atau meneror dengan jalan mengumumkan dengan terang-terangan, dengan memamerkan kekuatan dan saat itu tak ada yang bisa menolong. Awalnya belum banyak kejadian tentang begal di Aceh Utara dan Lhokseumawe, akhir-akhir ini sudah banyak yang terjadi, di provinsi aceh yang terkenal karena serambi mekkah nya.  Mirisnya begal yang terjadi justru dilakukan oleh anak-anak di bawah umur. Kejadian begal dengan sepeda motor ini semakin meningkat sejak Januari hingga Mei 2024 yang sudah tercatat ada beberapa kasus yang terjadi. Berdasarkan gambaran krusial tersebut yang terus terjadi di Lhokseumawe dan aceh utara , sehingga Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen-dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Lhokseumawe menganggap bahwa perlu adanya penyuluhan tentang kejahatan ini. Pengabidan Kepada Mayarakat ini akan dilaksanakan melalui metode ceramah atau penyuluhuan SMAN I Muara Batu yang berada di wilayah Aceh Utara. Melalui penyuluhan ini, diharapkan bisa menjadi jalan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahunan hukum masyarakat khususnya anak- anak remaja yang masih di bawah umur terhadap bahaya serta proses hukum dari tindak kejahatan begal. Di samping itu, meningkatkan pemahaman anak-anak remaja terkait bahaya dan akibat begal serta upaya penanganan serta pencegahan nya, baik dengan cara memperkuat Pemahaman bagi masyarakat khususnyan anak-anak dibawah umur memberikan pemahaman agar orang tua serta masyarakat umum bisa terlibat dalam pengawasan yang ketat terhadap anak-anak mereka dan respek terhadap yang terjadi di sekitar lingkungan mereka, juga memberikan pemahaman yang mendalam tentang bahaya begal dalam perspektif islam  Senada dengan itu, Pendekatan persuasif juga diperlukan, agar masyarakat khususnya masyarakat dan orangtua lebih berani mengkomunikasikan jika terjadi pengaruh-pengaruh buruk pergaulan di lingkungan anak.anak mereka.
Peningkatan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Akibat Pemberian Bio-Urine Sapi Dengan Penggunaan Mulsa Huswaton, Huswaton; Jamidi, Jamidi; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 21 No 4 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i4.20266

Abstract

Cabai merah merupakan tanaman perdu berkayu yang mempunyai buah pedas yang berasal dari kandungan capsaicin pada cabai merah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah terhadap pemberian biourine menggunakan mulsa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial. Faktor penyediaan biourine dan faktor penggunaan mulsa. Faktor pengaplikasian biourine N0 = 0 ml/L, N1=30 ml/L, N2=50 ml/L, N3=70 ml/L, faktor penggunaan mulsa (M), M1= tanpa mulsa, M2= mulsa hitam perak M3=mulsa jerami padi. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Aplikasi biourine 70 ml/L dan mulsa meningkatkan pertumbuhan  tinggi tanaman, jumlah daun, klorofil daun, jumlah, panjang dan diameter buah.    jumlah cabang produktif yang dapat meningkatkan produksi tanaman cabai merah.
Co-Authors ABDUL RAUF Abdul Rauf Abdul Rauf Agustina Arnita Arnita Asmaul Husna Baidhawi Baidhawi Bakhtiar Benny Hidayat Benny Hidayat Berutu, Chainandro Chairani Hanum Chairani Hanum DICKY IRAWAN Ernawati Ernawati ERWIN NYAK AKOEB Fadhil Ichsan, Muhammad Fadhliani, Fadhliani Fadhlina Fadhlina Fadhlina, Fadhlina Faisal Faisal Faisal Fauzah Nur Aksa Fitra Syawal Harahap Fitra Syawal Harahap Fitri Maghfirah Hafidhah, Siti Hafifah Hafifah, Hafifah Hanani, Fadli Handayani, Rd Selvy Hasibuan, Hedri Gunawan Herinawati Herinawati, Herinawati Hilwa Walida Hilwa Walida Huswaton, Huswaton Imam Muatho, Muhammad Irmawan, Irja Ismadi Ismadi Julfikar, Julfikar K, Khaidir Khaidir Khaidir Khairun Nisa Khusrizal Khusrizal Laila Nazirah Lisdayani Lisdayani Lisdyani LUKMAN, LUKMAN M. Nazaruddin, M. Maisura Maisura Molina, Rizka Muhammad Albi Ansari Pohan Muhammad Nazaruddin Muharis, Aldian Muiz, Kharendra Munazar Munazar Munazar Nasruddin Nasruddin Agani Nasruddin Nasruddin Nilahayati Nur Aksa, Fauzah Nurdin, Muhammad Yusuf Nurhayati Simatupang, Nurhayati Nuribadah Nuribadah, Nuribadah Purba, Mhd. Yudistira Pratama Rafli, Muhammad Rd. Selvy Handayani Romi Asmara Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Safwandi Safwandi, Safwandi Suheri, Dedi Sulaiman Sulaiman Syukriah Syukriah, Syukriah Tambun, Muhammad Yunus U, Usnawiyah Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Wijaksono, Ade Yuskarina, Yuskarina Yusra Yusra Yusuf N, Muhammad Zuliati, Septiarini Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda