Claim Missing Document
Check
Articles

Penyemaian Generatif Enhalus acoroides melalui Variasi Wadah dan Substrat: Kajian Laju Pertumbuhan, Kelulushidupan, dan Parameter Perairan Pangga, R. M. Dio Dwi; Riniatsih, Ita; Widowati, Ita; Suryono, Chrisna Adhi
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 3 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v28i3.30186

Abstract

Seagrass is a higher plant that lives in shallow marine waters and plays an important role in tropical coastal ecosystems. Seagrass has the ability to reproduce in two ways, namely vegetatively and generatively. Enhalus acoroides is one of the species widely distributed in Indonesian tropical waters and can bear fruit throughout the year, but the survival rate of seedlings in nature tends to be low due to high environmental variability. Based on this, controlled generative sowing is an effective alternative in helping seedlings through the early stages of growth. This study aims to determine the effect of container and substrate variations, as well as their interaction, on the growth rate and survival rate of E. acoroides generative seedlings. The study results showed that substrate type had a significant effect on seedling growth rate (p = 0.004), whereas container type did not have a significant effect (p = 0.558). The interaction between container and substrate was also significant (p = 0.042). Seedlings grown in muddy sand exhibited a higher growth rate compared to those in sand. The survival rate across all treatment combinations was 100%, indicating that the different growing media were capable of optimally supporting the initial growth phase. These findings emphasize the importance of selecting an appropriate substrate to enhance the growth rate of seagrass seedlings.  Lamun merupakan tumbuhan tingkat tinggi yang hidup di perairan laut dangkal dan berperan penting dalam ekosistem pesisir tropis. Lamun memiliki kemampuan untuk bereproduksi melalui dua cara, yaitu vegetatif dan generatif. Lamun Enhalus acoroides merupakan salah satu spesies yang tersebar luas di perairan tropis Indonesia dan dapat berbuah sepanjang tahun, namun tingkat kelulushidupan bibit di alam cenderung rendah akibat tingginya variabilitas faktor lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, penyemaian generatif secara terkontrol menjadi alternatif yang efektif dalam membantu bibit melewati fase awal pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi wadah dan substrat, serta interaksi keduanya terhadap laju pertumbuhan dan kelulushidupan semaian generatif E. acoroides. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis substrat berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan bibit (p = 0,004), namun jenis wadah tidak memberikan efek yang signifikan (p = 0,558). Interaksi wadah dengan substrat memberikan pengaruh yang berarti (p = 0,042). Substrat pasir berlumpur menghasilkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan substrat pasir. Tingkat kelulushidupan seluruh kombinasi mendapat nilai sebesar 100%, mengindikasikan bahwa variasi media tanam tetap mampu mendukung fase awal pertumbuhan secara optimal. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan substrat yang tepat diperlukan untuk meningkatkan laju pertumbuhan bibit lamun.
Co-Authors - Desrina, - A Suhaeli Fahmi Abdul Ghofar Adi Santoso Adi Santoso Agus Sabdono Agus Sarwono Agus Trianto Agus Trianto Aldi Rivaldy Maulana Ali Ridlo Ambariyanto Ambariyanto Ambariyanto Ambariyanto Andri Wijayanto Anicia Hurtado Anindya Wirasatriya Antonius Budi Susanto Arif Rahman Arya Fernandes Ayu Safitri Bachtiar, Muggi Bambang Cahyono Bayu Legowo Chrisna Adhi Suryono Christel Marty Diah Permata Wijayanti Dimas Judah Mozes Kalangie Dion Ragil Saputra Dion Ragil Saputra Djoko Suprapto Doresti, Livvy Dwi Lestari Widya Ningsih Eduard Meirenno Tielman Eduard Meirenno Tielman Eka Maya Kurniasih, Eka Maya Elsa Lusia Agus Endang Supriyantini Endang Supriyantini Erian Febri Satriawan Ervia Yudiati Ervia Yudiati Erwin Ivan Riyanto Erwin Ivan Riyanto Fabian Panji Ayodya Fadhel Muhammad Juharna Fitriyan, Jodhi Kusumayudha Ginzel, Fanny Iriany Ginzel, Fanny Iriyany Hadi Endrawati Hakim, Muhamad Fikri Hudi Nur Haviz Rachman Nursalim Haviz Rachman Nursalim Hendi Perdian Yunianto Hendi Perdian Yunianto Herlina Lestari Pakpahan Hermin Pancasakti Kusumaningrum Heru Kurniawan Alamsyah Husnan Azhar Husnan Azhar Ika Wulan Santi Ika Wulan Santi Imai Hideyuki Iqomatuddin, Muhammad Irwan Effendi Irwani Irwani Ita Riniatsih Johannes Hutabarat Jusup Suprijanto Jusup Suprijanto Jusup Suprijanto Jusup Supriyanto Kalangie, Dimas Judah Mozes Karina Dewiningsih Khairunnisa Khairunnisa Kholilah, Nenik Kolilah, Nenik Kristi, Roselina Nadya Liningga Adiningtyas Lisa F. Indriana Lisa F. Indriana Livvy Doresti Manullang, Corry Yanti Manullang, Corry Yanti Maya Puspita Michael Abbey Michael Abbey Mimie Saputri Mimie Saputri, Mimie Muhamad Fikri Hudi Nur Hakim Muhammad Zainuri Muhammad Zainuri Muhammad Zainuri Muji Wasis Indriyawan, Muji Wasis Muliawati Handayani Mustagfirin Mustagfirin Mustagpirin Mustagpirin Nadaa Salsabiila Nuri Nathalie Bourgougnon Nathalie Bourgougnon Novianti, Teni Nugroho, Suciadi Catur Nursalim, Nining Ocky Karna Radjasa Pakpahan, Herlina Lestari Pangga, R. M. Dio Dwi Panji Ayodya Petta, Constantein Ramadhani, Muhammad Rizqi Retno Hartati Rexie Magdugo Ria Azizah Tri Nuraini Riza, Subkhan Rohimat Rohimat Rohimat Rohimat Rohmaniyah, Lailatur Rudhi Pribadi Satriawan, Erian Febri Satrio Fahrul Ananda Setyati, Willis Ari Sri Redjeki Sutrisno Anggoro Sutrisno Anggoro Syukur Syukur Teni Novianti Teni Novianti Tielman, Eduard Meirenno Tjahjo Winanto Tri Winarni Agustini Triana Hanani Valerie Stiger-Pouvreau Wahyudi, Yudisthio Wibowo, Muhammad Reyhan Widianingsih Widianingsih Wijayati, Diah Permata Wilis Ari Setyati Willis Ari Setyati Wora, Umbu Domu Yann Hardivillier Yoki Ristadi Yuni Karnisa Zhulian Hikmah Hasibuan