Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Dinamika Peran Ulama Aceh Barat Dalam Penerapan Syariat Islam Waly, Farkhati; Paisal, Jon; Taran, Jovial Pally; Ramli, Ramli
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i2.223

Abstract

Penerapan Syariat Islam di Aceh Barat melibatkan peran ulama yang berfungsi sebagai pengawas dan pemberi pertimbangan dalam kebijakan pemerintahan dan sosial, meskipun tanpa kedudukan eksekutif. Ulama, melalui Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), berperan penting dalam mengarahkan pelaksanaan syariat yang diatur dalam berbagai Qanun. Meskipun ada tantangan dalam koordinasi antar lembaga dan resistensi masyarakat, perencanaan matang dan sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan penerapan syariat Islam berjalan efektif, terstruktur, dan menciptakan kehidupan yang harmonis.
Lecturer Assistance Strategies In Optimizing Community Service Programs By Kpm Stain Meulaboh Students Lecturer Assistance Strategies In Optimizing Community Service Programs By KPM STAIN Meulaboh Students Efendi, Sumardi; Fauza, Muflihatul; Iqbal, Muhammad; Ramli, Ramli; SH, Hendra; Zulhendra, Danil; Ananda, M. Aditya
Malik Al-Shalih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Malik Al-Shalih: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/malikal-shalih.v4i1.6035

Abstract

The Community Service Lecture Program (KPM) is an integral part of the Tri Dharma of Higher Education which aims to foster social awareness and develop students' capacity in empowering the community. However, the effectiveness of its implementation is often constrained by the lack of systematic mentoring strategies from the supervising lecturers. This study aims to analyze the lecturer mentoring strategy in optimizing the implementation of the community service program by KPM STAIN Meulaboh students. The method used is descriptive qualitative with a participatory approach, through observation, interviews, and documentation of student and supervising lecturer activities. The results of the study indicate that mentoring carried out actively, participatively, and in a directed manner can improve the quality of program planning, implementation, and evaluation by students. Students who receive intensive mentoring show better abilities in identifying community needs, designing programs based on local potential, and establishing effective collaboration with village stakeholders. The mentoring strategy also contributes to shaping students' character as agents of social change. It can be concluded that the active involvement of lecturers in all stages of KPM is the key to the success of impactful and sustainable service.
Program Desa Binaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh di Gampong Pasi Mesjid Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Efendi, Sumardi; Hamdi, Syaibatul; Saputra, Fedry; Iqbal, Muhammad; SH, Hendra; Safitri, Aini; Zulhendra, Danil; Kasih, Dar; Ramli
GOTAVA Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): GOTAVA Jurnal Pengadian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/jpmgotava.v1i2.6

Abstract

Foster Village is a community development program that aims to improve the quality of life in rural areas. This program focuses on various aspects of community development, such as education, the economy, and community empowerment. This program was implemented by STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh in Gampong Pasi Mesjid, Meureubo District, West Aceh Regency from October 28 to November 28, 2022. Activities in this study used the Participatory Action Research (PAR) mentoring method, from the research results it was concluded that the Assisted Village program by The campus aims to develop the village so that it becomes an independent village and improves the welfare of the village community. This program also provides learning opportunities and contributions for program participants and involves campuses, lecturers, and students in village development efforts.
Peran Mahasiswa KPM STAIN Meulaboh dalam Optimalisasi Kegiatan Festival Anak Sholeh Ramadhan di Gampong Pange Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat Ramli, Ramli; Efendi, Sumardi; Iqbal, Muhammad; Maryawi, Denna; Fadlil, Anang; Jelita, Riva; Fazillah, Aidil; Halisah, Nur; Yusnidar, Yusnidar; Syafriana, Nur
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (Juni 2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v4i1.4549

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Festival Anak Sholeh Ramadhan di Gampong Pange, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat melalui keterlibatan aktif mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Meulaboh. Festival ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan masyarakat setempat dalam rangka mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif dan edukatif bagi anak-anak. Namun dalam pelaksanaannya, festival ini masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kurangnya tenaga pendamping, minimnya variasi kegiatan, serta lemahnya sistem pengelolaan. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), mahasiswa berperan sebagai fasilitator, pendamping, dan penggerak kegiatan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan sejak 10 Februari hingga 21 Maret 2025 dengan berbagai tahapan, antara lain koordinasi dengan masyarakat, penyusunan program lomba keagamaan, pelatihan, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak-anak dan masyarakat, serta kualitas pelaksanaan festival yang lebih sistematis, kreatif, dan edukatif. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perkuliahan ke dalam praktik langsung di masyarakat.
PENINGKATAN KAPASITAS MAHASISWA PMI STAIN MEULABOH DALAM MENYUSUN JURNAL PENGABDIAN BERBASIS LAPORAN PPL MIKRO DAN MAKRO Syahputra, Andi; Efendi, Sumardi; Paisal, Jon; Ramli, Ramli; Sukri, Sukri; Muriza, Neza; Reyza, Reyza; Azizah, Azizah; Ruqayyah, Siti; Putra, Bachrum Syah
ABDI MAKARTI Vol 4, No 2 (2025): ABDI MAKARTI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/abdimakarti.v4i2.875

Abstract

This activity aims to enhance the capacity of students from the Islamic Community Development (PMI) Study Program at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh in writing community service journals based on their micro and macro Field Practice Experience (PPL) reports. The background of this initiative lies in the students’ limited awareness and skills in transforming PPL reports into publishable scientific articles. The method employed in this program was the Participatory Action Research (PAR) approach, conducted through three main stages: problem identification, training and mentoring in journal writing, and evaluation of outcomes. The activity featured two resource persons: Ramli, M.Ag (PMI Lecturer), and Sumardi Efendi, M.Ag (Islamic Criminal Law Lecturer), who have collaboratively published 24 community service journals with students since 2022. The results show that students gained a deeper understanding of the structure, writing techniques, and ethical aspects of scientific publication. They were also encouraged to actively document their PPL activities in a systematic and scholarly manner. This initiative serves as a strategic effort to foster a scientific culture among PMI students.
Epistemologi Tafsir Sufi: Sejarah, Metodologi dan Paradigma Komprehensif Setiawan, Cucu; Rahman, Abdul; Mulyadi, Mulyadi; Sukri, Sukri; Ramli, Ramli
BASHA'IR: JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN TAFSIR Vol 5 No 2 (2025): Basha'ir: Jurnal Studi Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bashair.v5i2.54778

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi epistemologi tafsir sufistik dengan menelaah tiga dimensi utama: asal-usul historis, landasan metodologsis, dan orientasi paradigmatik. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dalam kerangka analisis wacana, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan dasar-dasar epistemik tafsir sufi dalam tradisi penafsiran Islam yang lebih luas. Temuan pertama menunjukkan bahwa akar historis tafsir sufi dapat ditelusuri hingga masa Nabi Muhammad SAW, sebagaimana ditunjukkan oleh penafsiran Ibnu ‘Abbas terhadap QS. al-Dzāriyāt ayat 56, dari liya‘budún (agar mereka menyembah-Ku) menjadi liya‘rifún (agar mereka mengenal-Ku). Kedua, secara metodologis, tafsir sufi sangat bergantung pada kedalaman dzauq (ketajaman spiritual intuitif) dan proses tazkiyat al-nafs (pensucian jiwa) sebagai prasyarat epistemik untuk memahami isyarat dan makna batin dari Al-Qur’an. Ketiga, dari sisi paradigma, tafsir sufi menempati posisi mediasi antara tafsir zāhir (eksoterik) dan tafsir batînî (esoterik). Berbeda dengan tafsir batînî yang cenderung mengabaikan makna lahiriah, tafsir sufi mengintegrasikan dimensi lahir dan batin secara seimbang dengan tetap berpijak pada kerangka syariat Islam. Hal ini menegaskan bahwa seorang penafsir sufi yang sah harus memiliki komitmen yang seimbang terhadap praktik lahiriah syariat maupun jalan spiritual batiniah.
Ekspedisi Sungai Singkil sebagai Model Pengabdian Masyarakat dalam Pelestarian Warisan Budaya Lokal Ramli, Ramli; Taran, Jovial Pally; Nasir, Ahmad
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (Desember 2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v4i2.6295

Abstract

Sungai Singkil merupakan ruang hidup sekaligus jalur peradaban yang membentuk identitas sosial, budaya, dan religius masyarakat Aceh Singkil dan Subulussalam sejak masa lampau. Namun, arus modernisasi, perubahan tata ruang, serta degradasi lingkungan berpotensi melemahkan kesadaran kolektif terhadap nilai historis dan kultural sungai tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui program Ekspedisi Sungai Singkil yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I pada 12–15 November 2025. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan lintas disiplin, melibatkan akademisi, peneliti, jurnalis, budayawan, serta komunitas lokal. Bentuk kegiatan meliputi penelusuran jalur sungai dan pesisir, observasi langsung aktivitas budaya masyarakat, dokumentasi tradisi lisan dan kesenian lokal, diskusi publik, serta seminar kebudayaan. Ekspedisi ini juga mengunjungi situs-situs bersejarah penting seperti makam Hamzah Fansuri, kompleks makam Kerajaan Kuta Baharu, serta empat pulau terdepan Singkil Utara. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dan peserta terhadap Sungai Singkil sebagai ruang peradaban, sumber pengetahuan lokal, dan modal sosial bagi pemajuan kebudayaan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumentasi budaya dan rekomendasi awal bagi pengembangan pendidikan sejarah lokal dan pariwisata budaya berbasis sungai. Program pengabdian ini diharapkan berkontribusi pada upaya pelestarian warisan budaya, penguatan identitas kultural masyarakat Singkil, serta pembangunan kebudayaan yang berkelanjutan.
Pengabdian Lapangan Mikro di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Kabupaten Aceh Barat Ruqayyah, Siti; Azizah, Azizah; Syah Putra, Bachrum; Ramli, Ramli
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i1.435

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bentuk praktik lapangan yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Kegiatan ini berlangsung pada bulan September 2025 di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat. Tujuan utama kegiatan adalah untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, pendampingan administrasi gampong, serta keterlibatan langsung dalam program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh DPMG. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tata kelola pemerintahan gampong, strategi pemberdayaan berbasis partisipasi, dan tantangan sosial ekonomi masyarakat pascakonflik dan pascatsunami. Kegiatan ini juga memperkuat peran dosen sebagai pendamping akademik dan fasilitator pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal.
Strategi Baitul Mal Wattamwil (BMT) Al-Hikmah Bandar Lampung dalam Meningkatkan Kemandirian dan Ketahanan Ekonomi Keluarga Masmuroh Masmuroh; Sukri Sukri; Ramli Ramli; Iin Meriza
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v8i1.11868

Abstract

Social development can be carried out in various fields of community life, one of which is economic growth that develops based on the independence of each person. The Islamic Boarding School through the Savings and Loans Cooperative and Sharia Financing (KSPPS) BMT Al-Hikmah is aware of these challenges and then moves to empower all opportunities that exist in society. This study aims to determine the strategy of Baitul Mal Wattamwil (BMT) Al-Hikmah Bandar Lampung in increasing family economic independence and resilience. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques of interviews, observation, and documentation. The results of the Baitul Mal Wattamwil (BMT) Al-Hikmah Bandar Lampung strategy research in increasing family economic independence and resilience through the potential of independent entrepreneurs in increasing family resilience. The strategy includes 4 empowerment programs such as 1) Development of Human Resources (HR); 2) Group Institutional Development; 3) Fostering Community Capital; and 4) Productive Business Development. The impact of the implemented strategy is the solution to various problems faced by the community to increase income and financial well-being as well as family resilience.
Sectarianism In Aceh: Religious Authorities And The Aswaja Contest Ramli; Romario
Insaniyat: Journal of Islam and Humanities Vol. 10 No. 2 (2026): Insaniyat: Journal of Islam and Humanities
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University (UIN) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/insaniyat.v10i2.51797

Abstract

This article investigates the sectarian tensions between the MPU (Ulama Consultative Assembly), the official forum of ulama in Aceh, and the MPTT (Tawhid Tasawuf Study Council), a Sufi community and tariqa (Islamic order). The study adopts a descriptive qualitative methodology, drawing upon news reports, publications, and relevant data pertaining to the conflict between the MPU and the MPTT prior to analysis. The research focuses on Abu Amran Waly, the MPTT, and the responses of the MPU of Aceh — notably several fatwas — concerning his Sufi teachings. The findings indicate that the conflict between the MPU and the MPTT is rooted in theological disputes and a contestation of religious authority. The MPU regards the MPTT as propagating erroneous doctrines, particularly as the influence of the MPTT extends to Java, Kalimantan, and Sulawesi, and even further to Malaysia, Singapore, and Thailand. It is evident that the theological and political-economic dimensions of the conflict are inextricably intertwined.