Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KEMAMPUAN NUMERASI LEVEL 3; SURVEI TERHADAP PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR DI KOTA KUPANG Adam Bol Nifu Benu; Paulina Riwu Ga; Taty Rosiana Koroh; Hiwa Wonda; Rista Aprilia Devi; Vera Bulu
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v9i2.13925

Abstract

Numeracy ability is one of the abilities that students need to have to be able to overcome problems related to mathematical logic. The results of the PISA survey stated that Indonesia is classified as a country with the numeracy ability of students that has not been maximized. Meanwhile, to be more specific, the numeracy ability of students in areas spread throughout Indonesia is not clearly known. This research method is quantitative research, with a survey type. The subjects in this study were 364 students from elementary schools spread across Kupang City. Data collection was carried out using test techniques with a total of 15 numeracy test questions. The collected data was analyzed using descriptive statistics so that the average and distribution of the frequency of numeracy skills of students in elementary schools in Kupang City was known based on the level of their levels. The results showed that as many as 157 students or 45.35% had numeracy skills at level 3, namely being able to choose and apply simple problem-solving strategies; 143 respondents or 41.33% have numeracy skills at level 2, namely being able to use formulas, carry out procedures or agreements in solving problems; and the remaining 46 respondents or 13.29% have numeracy skills in Level 1 is being able to identify information and complete routine procedures according to clear instructions for the situation
Penguatan Kompetensi Pedagogi Bagi Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Undana di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Parsa, I Made; Wonda, Hiwa; Dominikus, Wara Sabon; Taneo, Malkisedek; Messakh, Jacobis J.; Samo, Damianus D; Modok, Renold H.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.21150

Abstract

Kompetensi pedagogi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki seorang guru yang menjadikannya berbeda dengan profesi lainnya. Kompetensi ini menyangkut perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, penguasaan teori belajar, evaluasi pembelajaran serta pendidikan karakter. Penguatan kompetensi ini menjadi kunci bagi guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas, mengembangkan potensi siswa, dan mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Pentingnya kompetensi ini berdampak pada capaian hasil belajar siswa serta karakter siswa. Adapun masalah mitra ini adalah 1) keterbatasan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi, 2) kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, 3) kurangnya pemahaman dalam penerapan deep learning, 4) keterbatasan dalam manajemen kelas dan pendekatan personalisasi. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penguatan kompetensi pedagogi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan bagi guru profesional lulusan PPG yang berkarya di Kota SoE dan sekitarnya sebanyak 90 peserta pada tanggal 21 Maret 2025. Kegiatan pelatihan dalam bentuk ceramah dengan materi dibawakan oleh instruktur kemudian diskusi, dan kerja mandiri. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman tentang kurikulum merdeka, pembelajaran berdiferensiasi dan deep learning
Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Rangka Penguatan Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar Koroh, Taty R.; Wonda, Hiwa; Sampe, Markus; Ratu, Kurniayu Triastuti R. A.; Devi, Rista Apriliya; Ndolu, Sumardi W.
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1205

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru-guru Sekolah Dasar di Kota Kupang berkenaan dengan pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka penguatan pelaksanaan kurikulum merdeka. Pelatihan ini bertempat di SD Inpres Lasiana, Kota Kupang. Peserta pelatihan ini berjumlah 24 orang, yang merupakan perwakilan dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu, diskusi, tanya jawab, penugasan, simulasi dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan ini, yaitu guru-guru mampu menyusun rancangan pembelajaran berdiferensiasi (Modul Ajar Berdiferensiasi) dan mendemonstrasikan rancangan tersebut. Melalui kegiatan ini guru-guru mendapat pengalaman langsung terkait pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dalam menguatkan implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar.
Developing Contextual-Based Thematic Worksheets to Improve Critical Thinking Skill Wonda, Hiwa
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.3578

Abstract

This study aims to develop contextually based Student Worksheets that can improve students' critical thinking skills. In addition, this study also aims to meet the needs of students and teachers for contextual-based student worksheets so that they can more easily understand the material and have interesting worksheets to use. This research is development research involving 22 subjects: teachers and grade IV students of SD Inpres Naikoten Kupang. The object of this study is student worksheets based on contextual approaches to improve students' critical thinking skills. Data collection is done through observation, questionnaires, and documentation. The data were analyzed using qualitative and quantitative data analysis. Furthermore, this study applies the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The result of this research is a product in the form of contextual-based student worksheets that have been tested for feasibility by material experts, linguists, and media experts. In addition, through student and teacher response tests, it was found that these student worksheets were effective, interesting, and practical to use by research subjects. This research succeeded in developing contextual-based student worksheets to improve students' critical thinking skills. The results showed that these student worksheets were effective and practical to use by teachers and students. Thus, this approach can effectively meet contextual needs in learning and improve students' critical thinking skills.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS III SD IPRES HOLORIANG Lewang, Natalia; Wonda, Hiwa; Lala, Sofia G. Un
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/8cgjsv53

Abstract

Penelitian ini diadakan di SD Inpres Holoriang, Kabupaten Lembata, Kecamatan Ile Ape dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa jenis-jenis kesulitan belajar yang dihadapi murid yakni sulit untuk memahami materi pelajaran yang disampaikan, sulit memusatkan perhatian pada saat guru menjelaskan didepan kelas, dan sulit menjawab pertanyaan yang guru berikan. Dengan faktor-faktor yang mempengaruhi yakni faktor internal (faktor dari dalam diri) dan faktor eksternal (faktor dari luar diri), namun sebagian besar kesulitan belajar disebabkan oleh faktor eksternal yaitu keluarga dan sekolah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa yakni berupa posisi duduk siswa, diberi bimbingan, les tambahan, remedial, melakukan komunikasi dengan orang tua, suasana belajar yang menyenangkan, dan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas maka dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar yang dialami oleh murid SD Inpres Holoriang kesulitan belajar yang dihadapi murid yakni sulit untuk memahami materi pelajaran yang disampaikan, sulit memusatkan perhatian pada saat guru menjelaskan didepan kelas, dan sulit menjawab pertanyaan yang guru berikan. Dengan faktor-faktor yang mempengaruhi yakni faktor internal (faktor dari dalam diri) dan faktor eksternal (faktor dari luar diri), namun sebagian besar kesulitan belajar disebabkan oleh faktor eksternal yaitu keluarga dan sekolah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa yakni berupa posisi duduk siswa, diberi bimbingan, les tambahan, remedial, melakukan komunikasi dengan orang tua, suasana belajar yang menyenangkan, dan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif
Development of A Science Module Based on Local Culture of NTT to Enhance Critical Thinking Skills of Prospective Elementary School Teachers Lehan, Andriyani Afliyanti Dua; Wonda, Hiwa; Koro, Maxsel; Lala, Sofia Godeliva Un; Ratu, Kurniayu Triastuti R.A.; Adoe, Treesly Yumiardi Normin; Koten, Gaudensius; Nauk, Irna Mayangsari; Pada, Dimas Apolos
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.8629

Abstract

The research aims to develop a Science Module based on Local Culture to enhance the Critical Thinking Skills of prospective Elementary School Teachers. This type of research is development research, using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The subjects of this study were 30 fifth-semester students of the Elementary School Teacher Education Program, who acted as prospective teachers and used the Local Culture-Based Science Module in their coursework as part of a trial of the module's use. The data collection methods employed were questionnaires to gather information on validation, attractiveness, and practicality, as well as tests to assess effectiveness. The data analysis technique used was descriptive quantitative analysis, where total scores and values were calculated and then averaged to be interpreted according to predetermined criteria. The results obtained from the research process showed that the Local Culture-Based Science Module was valid with a validity score of 3.85, attractive with a score of 82.2, practical with a score of 80, and effective with an average final test score of 83.06. In conclusion, the Local Culture-Based Science Module is valid, attractive, practical, and effective for use as a teaching guide for prospective elementary school teachers
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Undana di Kabupaten Timor Tengah Utara Wonda, Hiwa; Parsa, I Made; Budiana, I Gusti Ngurah; Supu, Amirudin; Ande, Andreas; Taneo, Malkisedek; Messakh, Jakobis J.; Samo, Damianus D; Modok, Renold H.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.24909

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, penguatan karakter, serta pemberian ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan kebutuhan dan minatnya. Salah satu strategi utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi memiliki konsep teoritik yang baik namun dalam praktiknya tidak mudah yang ditemui dalam berbagai kondisi di lapangan termasuk guru-guru profesional di kabupaten TTU. Adapun masalah mitra ini adalah 1) keterbatasan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi, 2) kurangnya keterampilan guru dalam merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penguatan kompetensi pedagogi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Hotel Ariesta Kefa pada Sabtu, 12 April 2025. Peserta dalam kegiatan ini adalah guru-guru alumni PPG LPTK FKIP Undana sebanyak 90 orang. Hasil kegiatan menunjukan adanya perbedaan rata-rata peningkatan pemahaman guru sebelum dan setelah kegiatan pelatihan terkait pemahaman kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi
The development of iv grade thematic teaching materials based on local culture of east sumba Fembriani; Wonda, Hiwa; Taneo , Silvester; Bulu, Vera
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidkan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v8i2.18404

Abstract

This research was conducted based on the situation in the Social Studies (IPS) learning process which was not effective and efficient because problems were often encountered, that is verbalism in learning because teachers interpreted teaching materials as mere tools and availability of teaching materials was not relevant to the material being taught. This study aims to develop teaching materials based on the local culture of East Sumba that are relevant to Social Studies material in class IV that are valid, practical, and effective. This type of research used development research with the ADDIE Model, which consists of 5 stages, that are Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Collecting research data using questionnaires and tests. The research subjects for class IV SDK Santo Yosep 2 were 25 people. Data collected consisted of expert validation data, teacher and student response questionnaire data, as well as test result data. The results showed that development of teaching materials for IPS class IV SDK Santo Yosep 2 had very good qualifications with an achievement level of 90.41%. The achievement of this quality is obtained from the calculation of average media validity level of 90.83% with very valid qualifications, the practicality level of media is 96.40% with very practical qualifications, and the effectiveness level of media is 84% ​​with very high/effective qualifications. So it can be concluded that diorama media developed is valid, practical, and effective.