Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN MUTU DAN KEMASAN PRODUKSI URUTAN BALI HOME INDUSTRY KELOMPOK DISABILITAS BENGKALA, BULELENG, BALI Dian Rahmani Putri; I Ketut Putu Suniantara; I Gede Suardika; I Made Sujana
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol 5 No 2 (2019): November 2019
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.675 KB) | DOI: 10.31940/bp.v5i2.1476

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) telah dilaksanakan untuk Mitra Industri Rumah Tangga Kelompok Disabilitas di Desa Bengkala. Kelompok mitra, dengan Ketua Kelompok I Ketut Kanta, S.E., memiliki lima anggota inti yakni tiga orang penggerak PKK dan tiga warga difable berbakat memasak. Mitra memproduksi urutan Bali, terbuat dari daging dan lemak babi dicincang yang diberi bumbu khas Bali dan dimasukkan ke dalam usus babi sehingga menyerupai bentuk sosis, lalu diasapi di atas tungku atau bara api hingga matang. Rangkaian produksi dan pemasaran dilaksanakan secara manual. Industri rumah tangga ini juga belum memiliki manajemen keuangan maupun pemasaran, dan belum memiliki sistem pengolahan maupun pengemasan yang memungkinkan makanan lebih tahan lama. Tujuan PKM ini adalah memberikan pembinaan untuk peningkatan kualitas mutu produksi dan kemasan produk, serta pendampingan di bidang manajerial dan peningkatan strategi pemasaran. Metode PKM ini adalah metode pelatihan yang terimplementasi ke dalam tiga pokok: a) pemantapan manajemen produksi dan strategi pemasaran, b) pemantapan kualitas produk Urutan Bali dan variasinya, c) pelatihan dalam pengoperasian sistem atau peralatan. Luaran PKM ini adalah peningkatan pengetahuan di bidang pengolahan serta pengemasan produk Urutan Bali, di bidang manajemen dan strategi pemasaran. Metode evaluasi hasil pelaksanaan PKM menggunakan metode Context, Input, Process, Product (CIPP) oleh Stufflebeam (2007). PKM ini telah mampu memotivasi dan menggerakkan kemampuan produksi kelompok pembina disabilitas ini hingga menjadi usaha yang terkelola dengan baik. Kata kunci: mutu, kemasan, makanan tradisional. urutan Bali, industri rumah tangga Community Engagement (PKM) has been carried out for Home-Industry Partner for Disability Group in Bengkala Village. The partner, with the Leader of the Group I Ketut Kanta, S.E., has five core members namely three PKK officials and three disabled people who are talented for cooking. The partner produces a Balinese order, made from minced meat and lard which is given Balinese spices and put into a pig's cleaned-intestine so that it resembles the shape of a sausage, then smoked on a stove or embers until cooked. The production and marketing series are carried out manually. This home industry also does not have financial management or marketing, and does not yet have a processing or packaging system that allows food to last longer. The purpose of this PKM is to provide guidance for improving the quality of production and product packaging, as well as mentoring in managerial and marketing strategies. This PKM method is a training method that is implemented into three main points: a) stabilization of production management and marketing strategies, b) stabilizing the quality of Bali Order products and their variations, c) training in the operation of systems and equipment. The output of PKM is increasing knowledge in the field of processing and packaging of Bali Order products, in the fields of management and marketing strategies. The method of evaluating the results of the community engagement implementation uses Context, Input, Process, Product (CIPP) method by Stufflebeam (2007). This PKM has been able to motivate and drive the production capacity of this group of people with disabilities so that it could become a well managed business. Keywords: quality, packaging, traditional food, Balinese urutan, home industry
Database Click Stream of E-commerce Functional Evi Triandini; I Gede Suardika; I Ketut Putu Suniantara
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 21 No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.481 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v21i1.1446

Abstract

The availability of e-commerce functionality that suits for user needs in e-commerce applications will increase the sustainability of application usage and can provide benefits for its users. Many e-commerce applications have been developed, but based on the results of previous research, these e-commerce applications do not pay attention to the availability of functionality and its advantages in the application. A database design to store functional clickstream ecommerce is required to determine the number of features that users are accessing. Database application development is the activity of identifying real-world requirements, analyzing requirements, designing system data and functions, and then implementing operations in the system. The database life cycle method is used to build a database in this study. This research has produced a click stream database that has added functional attributes available in e-commerce, which are accessed by users. The results also show the addition of several tables that will facilitate the management of click stream data functionality from e-commerce applications.
Pengelolaan Pemasaran Online Produk Pertanian Desa Pelaga I G K G Puritan W A; I Gusti Agung Ngurah Indra Muliawan; I Putu Kusa Satrialandipa Putra; Ni Wayan Eka Puput Novianti; Ida Bagus Jatem Kamandalu; I Putu Wardhiana; Rai Dwiki Purwa Mahendra; Dewa Putu Adi Krisna Dewantara; Komang Nova Triana Cipta; Ni Made Damayanti; Tri Aditya Agustiawan; Ida Ayu Candra Pradnya Dewi; Ni Putu Ady Oka Anjani; I Gede Suardika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 1 (2020): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i1.226

Abstract

Desa Pelaga memiliki potensi alam yang baik. Pemanfaatan perkebunan sebagai agrowisata sangat berpotensi dalam perkembangan pariwisata desa tersebut. Konsep agrowisata yang menawarkan panorama perkebunan yang tertata rapi dan berbagai macam tanaman yang bernilai ekonomis tinggi. Ketika pembelian dari hotel dan restoran terhenti, pembelian dari konsumen lokal justru meningkat, terutama yang menggunakan aplikasi pasar daring (online market). Persoalannya masih belum banyak anggota komunitas tani yang mengetahui cara penggunaan pemasaran produk-produk taninya melalui online market terutama di Desa Pelaga Kecamatan Petang. Bersamaan dengan persoalan itu, penjualan online cukup berpengaruh terhadap pendapatan UMKM. Edukasi pengelolaan dalam pasar online diperlukan untuk produk mereka agar dikenal masyarakat luar daerah, konten digital terutama promosi melalui internet sangat berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk secara daring. Langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah tersebut adalah melalui kegiatan-kegiatan berupa penyediaan wadah pemasaran secara daring, pelatihan pembuatan konten digital produk-produk pertanian, dan pelatihan penjualan produk melalui e-commerce. Hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut berupa peningkatan 100% kemampuan para kelompok tani Green Fresh Pelaga dalam membuat konten-konten digital, peningkatan 100% kemampuan menjual produk secara daring dan komunitas tani desa Pelaga kini memiliki wadah penjualan secara daring melalui www.plagro.id.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Menggunakan Metode Jarimatika Di TK Mekar Kumara Desa Kesiut I Ketut Putu Suniantara; Ni Putu Nanik Hendayanti; Gede Suwardika; I Made Hendra M. Pramayasa; Luh Putu Safitri Pratiwi; Kadek Masakazu; I Made Rudita; I Gede Suardika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 1 (2021): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i1.288

Abstract

Mengenalkan matematika pada anak usia dini bertujuan supaya mereka mampu memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari – hari melalui Metode Jarimatika. Pada metode ini bagaimana anak – anak mengenal bilangan dan perhitungan matematika dengan menggunakan kesepuluh jari tangan. Dengan pengenalan metode Jarimatika diharapkan kemampuan berhitung anak – anak meningkat dan lebih mudah memahami konsep bilangan yang tidak membebani memori otak anak - anak. Konsep Jarimatika lebih menekankan pada penguasaan konsep daripada cara cepat dalam operasi perhitungan, sehingga kemampuan anak – anak lebih matang dalam penguasaan ilmu berhitung. Adapun lokasi tempat melaksankan pelatihan berhitung dengan metode Jarimatika ini adalah di TK Mekar Kumara Desa Kesiut. Hasil dari kegiatan ini dapat dilihat dari kemampuan berhitung anak – anak meningkat dalam menyebutkan bilangan melalui gambar mencapai benar 100% dan melakukan perhitungan penjumlahan dan pengurangan mencapai benar 93,33%. Serta anak-anak merasa senang dalam belajar berhitung dengan jarimatika, terlihat dari semangat dan atusias merekan menggerakan jari-jari mereka dalam menghitung. Para guru merasa terbantu dalam mengajari anak-anak berhitung dengan menggunakan jarimatika.
MEDIA PENGENALAN BARONG BANGKUNG NGELAWANG DENGAN GAME 3D BARONG BANGKUNG RUNNER BERBASIS ANDROID I Gede Suardika; I.G.P Ditha Satria Dana; I.G.N Wikranta Arsa
JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer) Vol 5 No 1 (2019): JITK Issue August 2019
Publisher : LPPM Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1300.056 KB) | DOI: 10.33480/jitk.v5i1.641

Abstract

Barong Bangkung adalah sebuah tradisi di Bali yang dipentaskan dengan berkeliling desa atau istilahnya (ngelawang) oleh dua orang penari pada hari-hari tertentu yang dianggap keramat atau saat terjadinya wabah penyakit menyerang desa tanpa membawakan sebuah lakon dan diiringi dengan gamelan batel atau tetamburan. Perkembangan Barong ngelawang kini mengalami perubahan. Semula Barong ngelawang yang sakral, tetapi dalam perkembangannya muncul kegiatan Barong ngelawang yang dilakukan anak-anak untuk menghibur dan mencari uang. Maka diperlukan untuk membuat sebuah media yang dapat mengenalkan tradisi barong bangkung ngelawang sesuai dengan tradisi aslinya yang religius. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperkenalkan tradisi asli dari Barong Bangkung ngelawang dalam bentuk sebuah game 3D berbasis Android. Dalam membangun Game 3D Barong Bangkung Runner Berbasis Android menggunakan metode pengembangan GDLC (Game Development Life Cycle) dengan bantuan perangkat lunak Unity 3D Game Engine dengan menggunakan bahasa pemrograman C# (C-Sharp)., Blender, Adobe Photoshop, dan Audition. Bahasa pemodelan yang digunakan adalah UML (Unified Modelling Language). Hasil dari penelitian ini berhasil menghasilkan Game 3D Barong Bangkung Runner Berbasis Android. Pengujian Game ini menggunakan metode Black Box dan hasilnya game dapat berjalan baik pada perangkat dengan RAM 3GB ke atas
Aplikasi Multimedia Interaktif Pengenalan Pura Bukit Indrakila Kabupaten Bangli Berbasis Android Anak Agung Ngurah Gede Surya Atmaja; I Gede Suardika; Ni Kadek Sukerti
Journal Automation Computer Information System (JACIS) Vol. 2 No. 1 (2022): Mei
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v2i1.24

Abstract

Pura Bukit Indrakila berada di Desa Dausa, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Pura ini terletak di sebuah bukit kecil yang berjarak 4 kilometer dari Puncak Penulisan. Namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang Pura Bukit Indrakila dari segi lokasi, sejarah berdirinya, dan bagaimana struktur bangunan yang ada di Pura Bukit Indrakila. Melihat dari permasalahan tersebut, maka diperlukannya suatu media informasi digital yaitu multimedia sebagai pendukung untuk memperkenalkan Pura Bukit Indrakila. Aplikasi Multimedia Interaktif Pengenalan Pura Bukit Indrakila Kabupaten Bangli Berbasis Android ini digunakan untuk memperkenalkan lebih lengkap tentang Pura Bukit Indrakila mulai dari sejarah, lokasi, struktur bangunan, serta keadaan pura yang disajikan dalam bentuk aplikasi. Aplikasi ini dapat dijalankan pada smartphone dengan sistem operasi android. Metode yang digunakan dalam aplikasi ini yaitu metode MDLC (Multimedia Development Live Cycle) yang terdiri dari tahapan konsep (concept), perancangan (design), pengumpulan bahan (material collecting), pembuatan aplikasi (assembly), pengujian aplikasi (testing) dan penyebarluasan (distribution). Pengujian aplikasi ini menggunakan metode Black Box dan SUS (System Usability Scale). Pengujian Kuesioner yang telah dilakukan terhadap 30 orang responden dengan perhitungan hasil pengujian aplikasi menggunakan instrumen SUS. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa aplikasi ini berada di Grade C atau bisa dikatakan Good (Baik) atau layak untuk digunakan
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK PEMASARAN DAN PENCATATAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PADA UKM TENUN ENDEK DESA GETASAN I Gede Suardika; Ni Nyoman Harini Puspita
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.787 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i1.110

Abstract

Perkembangan perekonomian saat ini mengarah ke wujud usaha masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan perekonomian masyarakat yang mandiri.  Salah satu contohnya adalah kelompok usaha tenun kain endek di daerah Badung utara tepatnya di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Provinsi Bali. Usaha ini bernama Fortuna Sari yang memiliki lima belas pengerajin. Usaha kelompok Tenun ini berdiri semenjak Mei 2014. Pangsa pasar yang saat ini dimiliki berjualan di sekitar lokasi usaha dan dari luar desa yang merupakan relasi dari pengurus, seperti Dinas, Desa, organisasi dan perorangan. Media pemasaran saat ini belum memanfaatkan media pemasaran online seperti media sosial dan website yang dimiliki memiliki domain yang tidak mencerminkan produk. Selain itu proses pencatatan pendapatan dan pengeluaran dari usaha ini menggunakan masih buku tulis. Berdasarkan hal tersebut maka, pengabdian ini akan dilaksanakan dalam dua aspek, yaitu mengajarkan penggunaan media online secara maksimal dan mengajarkan untuk menggunakan aplikasi Excel untuk pencatatan pengeluaran dan pendapatan. Dalam pelatihan ini juga akan dibantu membuatkan video yang menjelaskan kualitas tenun yang diproduksi. Situasi yang mendukung pengabdian ini akan terlaksana adalah pengurus memiliki kemampuan menggunakan komputer dan media sosial. Target dari diadakannya pengabdian ini adalah kelompok usaha tenun dapat menggunakan media online secara maksimal, memiliki video yang menjelaskan kualitas kain yang menjadi ciri khas dan keunggulan produk, dapat menggunakan aplikasi Excel untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran.
Analisis Usabilitas Aplikasi Mobile eTourism Objek Wisata di Bali Berbasis Location Based Services Bagus Made Sabda Nirmala; I Gede Suardika; I Wayan Ardiyasa
Jurnal Explore Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.372 KB) | DOI: 10.35200/explore.v9i1.275

Abstract

Pariwisata merupakan sektor ekonomi utama bagi masyarakat Bali. Dengan pengaruh perkembangan teknologi informasi (TI) yang semakin maju, ranah pengembangan digital untuk pariwisata wajib dilakukan. eTourism merupakan digitalisasi, shifting pariwisata konvensional ke bentuk digital, terutama yang belum tersentuh teknologi informasi pada proses bisnis, value chain dan consumer journey. Perkembangan etourism di Bali memiliki tantangan tersendiri khususnya daerah wisata alam dan cagar budaya di Bali. Tantangan ini mencakup perkembangan infrastruktur teknologi informasi yang belum merata, pengelolaan informasi terkait tempat wisata di Bali yang masih belum baik hingga promosi informasi wisata alternatif yang belum terpublikasi, terutama pada rural area yang susah dijangkau oleh sinyal telekomunikasi. Lokasi wisata yang berada di rural area ini jarang mendapatkan expose informasi sehingga sedikit wisatawan mengunjunginya. Selain itu, masih banyak wisatawan yang mengunjungi suatu tempat wisata tidak mengetahui terdapat tempat wisata alternatif lain yang ada di sekitarnya. Wisatawan perlu menanyakan ke masyarakat lokal untuk mengetahuinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis usabilitas pada aplikasi mobile localguide yang berbasis LBS. Aplikasi localguide berbasis android mampu memberikan informasi point-of-interest (PoI) berdasarkan lokasi user berada. Location based services (LBS) merupakan teknologi layanan berbasis lokasi memanfaatkan teknologi GPS yang mampu menentukan posisi perangkat tersebut. LBS dimanfaatkan untuk mengetahui lokasi wisatawan saat berkunjung di Bali. LBS mendukung pemanfaatan informasi lokasi user untuk menghadirkan value add informasi kepada user. Pemanfaatan LBS mampu menghadirkan informasi tempat wisata alternatif berdasarkan lokasi user. Analisis Usabilitas penelitian ini merupakan analisis tingkat kualitas sistem untuk kemudahan digunakan oleh user dengan mengukur aspek learnability, efficiency, memorability, errors dan  satisfaction. Hasil analisis usabilitas menunjukkan sebanyak 79,3 % pengguna mudah dalam menggunakan aplikasi mobile localguide ini.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF KELOMPOK SEKA WIRANG DALAM PEMBUATAN BUMBU SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KULINER MASAKAN KHAS BALI DESA BUKIT – KARANGASEM I Ketut Putu Suniantara; I Gede Suardika; I Made Ari Santosa; Ni Putu Nanik Hendayanti; Gede Suwardika; Kadek Masakazu
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3800

Abstract

Bumbu merupakan bagian dari pengolahan hidangan yang mampu mem-berikan rasa aroma dan warna yang dapat menimbulkan selera. Mitra pada pengabdian kali ini adalah Kelompok Seka Wirang yang menyediakan bumbu bali/rajang yang dijual sekitar pasar desa. Bumbu yang dijual di pasar memiliki tampilan yang sederhana hanya di bungkus dengan plastik, karena bumbu yang dihasilkan cukup sedikit dan pengolahannya cukup lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mitra diberikan solusi yaitu: memberikan hibah barang untuk mempecepat produksi, dan memberikan pelatihan pengemsan dan desain logo bagi produk mitra. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilaksanakan produksi mitra meningkat sebesar 35% dengan bantuan alat – alat produksi yang telah diberikan. Produk mitra sudah dikemas dengan menggunakan botol bumbu/kemasan yang diberikan label dengan nama bumbu bali “NePaon”. Produk ini mampu bertahan selama 7 minggu.
Game Clash of Klungkung Kingdom Sebagai Media Pengenalan Sejarah Kerta Gosa Berbasis Android Ayu Sukma Shintyaningsih; I Gede Suardika; Ketut Gus Oka Ciptahadi
JURNAL FASILKOM Vol 12 No 3 (2022): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v12i3.3739

Abstract

Klungkung merupakan sebuah kerajaan yang sangat terkenal di Bali dan merupakan pusat pemerintahan Bali kuno. Klungkung mengalami sebuah peristiwa besar yaitu peristiwa perang puputan. Kerajaan Klungkung di zaman dahulu meninggalkan warisan bangunan dengan benda bersejarah yang sekarang dikenal dengan Kerta Gosa. Berdasarkan periodisasinya, Situs Kerta Gosa tergolong dalam zaman Bali Baru yakni masa penjajahan Belanda (Kolonial), merupakan tempat peradilan warisan dari Keraton atau Puri Semarapura (1686-1908). Akan tetapi, di zaman sekarang warisan kerajaan Klungkung yaitu Kertagosa kurang diperhatikan dan banyak yang tidak tahu akan keberadaan Kerta Gosa. Agar generasi muda dapat mengenal sejarah pembangunan Kerta Gosa, dibuatlah “Game Clash of Klungkung Kingdom sebagai Media Pengenalan Sejarah Kerta Gosa Berbasis Android.” Tujuan dari game ini adalah memberikan pengenalan secara umum bangunan Kerta Gosa dan sejarah dari Kerta Gosa. Game ini dibangun dengan metode GDLC (Game Development Life Cycle). Berdasarkan hasil pengujian Black-box testing, dapat disimpulkan bahwa game dapat berjalan dengan lancar dan baik sesuai dengan rancangan. Berdasarkan jawaban 30 responden yang diberi kuesioner dengan 10 pertanyaan diolah dan didapatkan hasil skor System Usability Scale sebanyak 82,67 dengan predikat “Excellent ”.
Co-Authors Adh, IGKG Puritan Wijaya Affan Irfan Fauziawan Agus Sudarmawan Anak Agung Ayu Meitridwiastiti Anak Agung Ngurah Gede Surya Atmaja Ayu Sukma Shintyaningsih Bagus Made Sabda Nirmala Budhiarta, Dewa Gede Eka Candra Ahmadi, Candra Dadang Hermawan Daniel Oranova Siahaan Dermawan Waruwu Dewa Putu Adi Krisna Dewantara Dian Rahmani Putri Dian Rahmani Putri, Dian Rahmani Evi Triandini Gede Suwardika Gusti Ayu Made Arna Putri Gusti Ngurah Aditya Krisnawan Gusti Ngurah Mega Nata Hendayanti, Ni Putu Nanik Hendra Mahardika, Hendra I G K G Puritan W A I Gede Budi Artawan I Gede Darsana I Gede Nika Wirawan I Gede Putu Krisna Juliharta I Gusti Agung Ngurah Indra Muliawan I Gusti Bagus Agung Kusuma Atmaja I Gusti Made Budiarta I Gusti Made Murjana I Gusti Ngurah Ady Kusuma I Ketut Herry Saptiawan I Ketut Putu Suniantara I Komang Setia Buana, I Komang I Made Adi Purwantara I Made Agus Wirahadi Putra I Made Ari Santosa I Made Ari Santosa I Made Bagus Dwi Mahadita I Made Budi Adnyana I Made Budi Adnyana, I Made Budi I Made Hendra M. Pramayasa I Made Prabu Krisna Pradnya S. S. I Made Ramasvena, I Made I MADE RUDITA I Made Rudita I Made Sudibya I Made Sujana I Made Tresna Wardana I Nyn Suraja Antarajaya I Nyoman Kusuma Wardana I Nyoman Suraja Antarajaya I Putu Agus Suyasa I Putu Kusa Satrialandipa Putra I Putu Wardhiana I Wayan Ardiyasa I Wayan Ardiyasa, I Wayan I Wayan Budi Sentana, I Wayan I Wayan Gede Oksarya Ega Satrya I.G.N Wikranta Arsa I.G.P Ditha Satria Dana Ida Ayu Candra Pradnya Dewi Ida Bagus Jatem Kamandalu Joko Santoso Kadek Heri Budi Arsana Kadek Masakazu Kadek Masakazu Kadek Masakazu Karolita, Devi Ketut Gus Oka Ciptahadi Komang Nova Triana Cipta Lilis Yuningsih LUH PUTU SAFITRI PRATIWI Made Dewi Ayu Untari Muchammad Naseer Muhammad Mustofa Ni Kadek Sukerti Ni Kadek Sukerti Ni Made Damayanti Ni Nyoman Harini Puspita Ni Nyoman Muryatini Ni Nyoman Supuwiningsih Ni Putu Ady Oka Anjani Ni Putu Kristina Putri Ni Wayan Eka Puput Novianti Nyoman Ayu Nila Dewi Oka Aryananda, I Gusti Agung Pratami, Ni Wayan Cahya Ayu Putu Adi Wiryawan Putu Gede Ranendra Putra, Putu Gede Rai Dwiki Purwa Mahendra Reza Fauzan Rizky Zulkarnaen, Rizky Sintya Febriana, Sintya Siti Rochimah Subali, Made Agus Putra Suniantara, I Ketut Putu Tri Aditya Agustiawan Vony Purnama, I Gst Agung Yudha Adi Putra, Yudha Adi Yudiastra, Putu Pande Zara Rizq Azzindani Trisna Dewi, Zara Rizq Azzindani