Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Motivasi kerja, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Biro Umum Sekretariat Provinsi Sumatera Barat Satria, Fandri; Rinaldo, Jhon; Yanti, Novi
Jurnal Riset Manajemen Vol 2 No 4 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64620/jurma.v2i4.48

Abstract

Peningkatan kinerja pegawai akan membawa kemajuan bagi organisasi untuk dapat bertahan menjaga citra positif dari masyarakat. Oleh karen itu upaya- upaya untuk meningkatkan kinerja pegawai tantangan manajemen yang paling serius karena keberhasilan untuk mencapai tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada sumber daya manusia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, (2) Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, (3) Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dan (4) Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Metode pengumpulan data adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dan Penelitian Kepustakaan (Library Research). Jenis dan sumber data adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Biro Umum Sekretariat Provinsi Sumatera Barat yaitu sebanyak 75 orang. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 75 pegawai. Metode analisis adalah analisis regresi lienar berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis t dan F. Hasil penelitian ditemukan: (1) Motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. (2) Lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pegawai. (3) Disiplin kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pegawai, (4) Motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan bersama-sama terhadap kinerja Pegawai dan (5) Besarnya kontribusi motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja Pegawai Biro Umum Sekretariat Provinsi Sumatera Barat adalah 82,5% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti motivasi kerja, gaya kepemimpinan, kompensasi, lingkungan kerja dan lainnya.
Perbedaan Kepuasaan Kerja Antara Pegawai Laki-Laki Dan Perempuan Pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai Siritoitet, Nurul Izza; Yanti, Novi; Sunreni, Sunreni
Jurnal Riset Manajemen Vol 2 No 4 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64620/jurma.v2i4.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi perbedaan kepuasan kerja antara pegawai laki-laki dan perempuan pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai. 1.) Untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja pekerja laki-laki pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Kepulauan Mentawai. 2.) Untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja pekerja yang bekerja di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai. 3.) Untuk mengetahui perbedaan kepuasan kerja pekerja laki-laki dan perempuan pada dinas sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penelitian ini melibatkan 66 orang, 33 laki-laki dan 33 perempuan.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan komparatif. Uji Independent Sample T-test menggunakan wawancara dan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Dengan teknik sampling jenuh dimana kelompok utama dan sampelnya sama yaitu pegawai laki-laki 33 orang dan pegawai perempuan 33 orang sehingga berjumlah 66 orang. Kemudian data tersebut diuji dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil, rata-rata nilai kepuasan kerja pegawai laki-laki sebesar 3,07 dengan TCR sebesar 61,37%, lebih rendah dibandingkan rata-rata nilai kepuasan kerja pegawai perempuan sebesar 3,40 dengan TCR sebesar 67,98%. Hasil penelitian berdasarkan uji Independent Sample T-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,003 hingga 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kepuasan kerja antara karyawan laki-laki dan perempuan. Kepuasan laki-laki lebih rendah dibandingkan pegawai perempuan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI LUBANG BUAYA 03 JAKARTA TIMUR Nissa, Rahmatun; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Yanti, Novi
Afiat Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4320

Abstract

Diare merupakan penyakit yang dapat menyerang semua usia, tetapi diare pada bayi dan anak mempunyai risiko tinggi dalam menyebabkan kematian. Prevalensi diare di Indonesia menurut karakteristik berdasarkan Riskesdas 2018 tercatat sebanyak 18.225 (9%) anak dengan diare golongan umur < 1 tahun, 73.188 (11,5%) anak dengan diare golongan umur 1-4 tahun, 182.338 (6,2 %) anak dengan diare golongan umur 5-14 tahun, dan sebanyak 165.644 (6,7 %) anak dengan diare golongan umur 15-24 tahun. Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan dengan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian pada analisis univariat menggunakan persentase dan bivariat menggunakan paired sample test dengan level of significant (α) = 5%. Analisis univariat diperoleh bahwa tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun dalam kategori baik sebanyak 8 siswa (27%) dan kategori cukup sebanyak 22 siswa (73%), sedangkan tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa sesudah dilakukan pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun terjadi peningkatan dalam kategori baik menjadi 29 siswa (97%) dan kategori cukup menurun menjadi 1 siswa (3%), analisis bivariat diperoleh nilai p value = 0.000 <α = 0.05. Nilai Thitung = 13.683> Ttabel=1.699. Kesimpulan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun terhadap tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa Sekolah Dasar Negeri Lubang Buaya 03 Jakarta Timur. Saran untuk siswa meningkatkan pengetahuan pencegahan diare dengan menerapkan cuci tangan pakai sabun dalam kehidupan sehari – hari
Sosialisasi Perpajakan Pengembangan UMKM Untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar Di Kota Samarinda Firmansyah; Hutauruk, Martinus Robert; Yanti, Novi; Yunan, Nadiya; Oktawiranti; Layli, Meutia; Rahyu, Lia Novi Nur; Priyatin, Tika Dwi
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/1gh5zc16

Abstract

Pajak merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh individu maupun badan usaha kepada negara berdasarkan peraturan yang berlaku. Sifatnya yang memaksa membuat pembayaran pajak tidak memberikan keuntungan langsung bagi pembayar, tetapi hasilnya digunakan oleh pemerintah untuk membiayai berbagai kebutuhan negara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan diselenggarakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kewajiban perpajakan orang pribadi UMKM pada mahasiswa Universitas Widya Gama Mahakam samarinda. Peserta dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu mahasiswa yang diantaranya memiliki usaha UMKM. Adanya sosialisai diharapkan wajib pajak UMKM dapat mengetahui obyek pajaknya dapat melaporkan menghitung, membayar, dan melaporkan SPT Tahunannya dengan benar, lengkap, jelas, dan tepat waktu tanpa adanya sanksi administrasi oleh direktorat jendral pajak
Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai Fanita, Indri; Makkuradde, A Syahrum; Yanti, Novi
Ekasakti Matua Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): Ekasakti Matua Jurnal Manajemen (Januari 2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasaktii

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/emjm.v4i1.1361

Abstract

Kantor Bupati Kepulauan Mentawai untuk mencapai tujuan yang diharapkan organisasi melakukan pembinaan kepribadian pegawai dengan semaksimal mungkin dan menciptakan kepuasan kerja yang baik bagi pegawai . Rendahnya kinerja pegawai merupakan salah satu permasalahan yang banyak dijumpai di dalam organisasi. Rendahnya kinerja pegawai akan berdampak kurang baik bagi perkembangan organisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penilaian prestasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai. Metode pengumpulan data adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dan Penelitian Kepustakaan (Library Research). Jenis dan sumber data adalah data primer dan data sekunder. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai kantor Bupati Kepulauan Metawai sebanyak 85 orang dan sampel 85 orang dengan teknik pengambilan sampel accindental sampling. Teknik analisis data adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ditemukan: (1) Indikator paling dominan pada variabel kinerja pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai adalah kualitas kerja kategori sangat baik, (2) Indikator paling dominan pada variabel penilaian prestasi kerja pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai adalah ketangguhan kategori sangat baik, (3) Penilaian prestasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai (sig = 0,000< 0,05) dan (4) Koefisien determinasi kinerja pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai ditunjukan dengan nilai R Square sebesar 0,357 hal ini berarti besarnya kontribusi penilaian prestasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai adalah 35,7% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini seperti motivasi kerja, gaya kepemimpinan, pelatihan dan lainnya.
Pengaruh Pengalam Kerja, Motivasi Kerja Guru dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Guru SMA N 2 Lengayang Pesisir Selatan Maulana, Jeki; Haryati, Rice; Yanti, Novi; Begawati, Nova
Ekasakti Matua Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): Ekasakti Matua Jurnal Manajemen (Januari 2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasaktii

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/emjm.v4i1.1366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikasi mana yang dominan dalam pengalaman kerja, motivasi guru, gaya kepemimpinan, dan kinerja guru, serta pengaruh pengalaman kerja, motivasi guru, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru di SMA N 2 Lengayang, Pesisir Selatan, baik sebagian maupun simultan. Penelitian ini merupakan studi kuantitavive. Populasi penelitian ini terdiri dari 46 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, dengan ukuran sampel 46 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dengan uji coba dilakukan di lokasi penelitian lain. Analisis data menggunakan analisis kelipatan, linier, regresi, koefisien, penentuan, dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator dominan kinerja guru adalah proses pembelajaran, dengan nilai 93,20%. Indikator dominan pengalaman kerja adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan, dengan nilai ,91,40%. Indikator dominan motivasi kerja adalah pekerjaan itu sendiri, dengan nilai 93,20%. Indikator dominan gaya kepemimpinan adalah gaya kepemimpinan demokratis, dengan nilai 93,40%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa pengalaman kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai-t 5,115 > tabel-t 2,018 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Motivasi kerja memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai-t 0,094 < tabel-t 2,018 dan nilai signifikansi 0,926 > 0,05. Gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai-t 4,060 > taja-t 2,018 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji-F menunjukkan bahwa nilai F yang dihitung adalah 9,310 > tabel F sebesar 2,83, dengan nilai signifikansi 0,000, yaitu kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi kerja dan gaya kepemimpinan memiliki efek simultan yang signifikan terhadap kinerja guru di SMA Negeri 2 Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan
Pengaruh Remunerasi Dan Semangat Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kejaksaan Negeri Tanah Datar Julidi, Rivandi; Sutardjo, Agus; Yanti, Novi
Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi (Januari 2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/epja.v4i1.1374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi dan semangat kerja terhadap kinerja pegawai di Kejaksaan Negeri Tanah Datar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan metode pengumpulan data melalui riset lapangan dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner. Data yang digunakan bersifat kuantitatif dan berasal dari sumber primer. Populasi penelitian terdiri dari 56 pegawai ASN di Kantor Kejaksaan Negeri Tanah Datar, dengan sampel sebanyak 55 pegawai yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, remunerasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kejaksaan Negeri Tanah Datar. Begitu pula, semangat kerja secara parsial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, remunerasi dan semangat kerja bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kontribusi variabel independen, yaitu remunerasi dan semangat kerja, terhadap variabel dependen kinerja pegawai sebesar 0,50 atau 50%. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan setengah dari variasi kinerja pegawai, sementara 50% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, stres kerja, dan variabel lainnya
Sharia Governance Climate, Psychological Safety, and AuditorDiscretionary Disclosure Behavior Yanti, Novi; Syamsurizal; Mohammed Sultan Saif, Gehad
Journal Economic Business Innovation Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Inovasi Analisis Data

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69725/jebi.v2i4.339

Abstract

Purpose — This study examines how oversight leadership openness, management dominance pressure, governance transparency climate, and auditor moral courage influence auditor discretionary disclosure behavior within Sharia-governed financial institutions. Design/methodology/approach — Drawing on psychological safety theory, accountability and authority perspectives, and ethical leadership theory integrated with Islamic governance principles, this research employs a quantitative approach using survey data from governance and audit professionals in two emerging Islamic financial contexts. Findings — The findings indicate that leadership openness, transparency climate, and moral courage positively enhance discretionary disclosure, whereas management dominance pressure suppresses it. Crucially, psychological safety emerges as a central explanatory mechanism that translates governance conditions into disclosure behavior. The moderating role of Sharia governance ethical climate appears limited, suggesting that ethical norms function more as foundational governance values rather than as interactional amplifiers in this specific behavioral context. Originality/value — This study contributes to governance and auditing literature by integrating relational safety mechanisms with Sharia-based oversight principles. It offers a novel perspective by identifying psychological safety as the primary conduit through which governance structures and individual ethical capacities shape disclosure behavior, moving beyond purely structural or compliance-based views of Sharia auditing. Implications — The results offer practical implications for strengthening transparency, accountability, and ethical reporting in Islamic financial institutions. They suggest that to improve disclosure, organizations must prioritize cultivating a psychologically safe environment and reducing management dominance, rather than relying solely on formal ethical codes or structural compliance.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP), HARGA POKOK PENJUALAN (HPPJ), BREAK EVEN POINT (BEP) BAGI UMKM DI KOTA SAMARINDA Yanti, Novi; Yunan, Nadiya; Firmansyah, Firmansyah; Oktawiranti, Anggi; Layli, Meutia; Lagim, Novita Dewi; Alwan, Alwan
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, khususnya di Kota Samarinda. Namun, banyak pelaku UMKM yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), Harga Pokok Penjualan (HPPJ), dan Break Even Point (BEP). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan UMKM melalui pelatihan praktis dan teoritis mengenai ketiga konsep tersebut. Pelatihan melibatkan 10 UMKM dan dilaksanakan dengan pendekatan ceramah, simulasi perhitungan, serta diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman dalam menentukan harga jual yang kompetitif, mengelola laporan keuangan sederhana, serta merumuskan strategi penjualan berdasarkan analisis BEP. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM melalui pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat dan berbasis data.
The Effect of Regional Original Income, General Allocation Funds And Special Allocation Funds On Capital Expenditures Nagara, Patria; Putri, Divia Amanda Eka; Yanti, Novi; Hendri, Novi
International Journal of Management and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/ijmdb.v5i1.1249

Abstract

This study aims to determine: (1) The Effect of Regional Original Income on Capital Expenditures, (2) The Effect of General Allocation Funds on Capital Expenditures, (3) The Effect of Special Allocation Funds on Capital Expenditures, (4) The Effect of Regional Original Income, General Allocation Funds and the Special Allocation Fund for Capital Expenditures in Cities in the Province of West Sumatra. The type of data used in this research is quantitative research. The population used in this study is all PAD, DAU, DAK and Capital Expenditure. The sample used is a saturated sampling technique or a sampling technique based on all cities in West Sumatra Province with a total of 7 cities. Collecting data from the report on the realization of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of the city in West Sumatra Province and data processing techniques using Eviews 9. Based on the results of the study, it is shown that: (1) The results of the T test and the T table and T count test indicate that PAD has a significant effect on capital expenditure in cities in West Sumatra Province. (2) The results of the T-test and the T-table and T-value tests indicate that the DAU has a significant effect on capital expenditures in cities in the province of West Sumatra. (3) The results of the T-test and T-table and T-value tests indicate that DAK has a significant effect on capital expenditures in cities in West Sumatra Province. (4) The results of the F test and the Ftable and Fcount tests show that PAD, DAU, DAK have a significant effect on capital expenditures in cities in West Sumatra Province. And the coefficient of determination is known that the R-quare value is 0.941191 or 94%, meaning that capital expenditures can be explained by PAD, DAU, DAK by 94%. while the remaining 6% can be explained by other variables outside the study