Claim Missing Document
Check
Articles

Synthesis and Characterization of Hydroxyapatite Derived from Pleco Fish (Hypostomus Plecostomus) Bone Waste via Calcination and Ball Milling for Biomedical Applications Sari, Nurfitri Rahmi; Thoriq, Andika; Gunawarman; Nanda, Is Prima; Indra, Ade; Yetri, Yuli; Verdian, Riza
METAL: Jurnal Sistem Mekanik dan Termal Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Sistem Mekanik dan Termal (METAL)
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/metal.9.1.14-20.2025

Abstract

Hydroxyapatite (HA), a calcium phosphate-based bioceramic, is widely recognized for its excellent biocompatibility and bioactivity, making it suitable for biomedical applications. This study aims to synthesize HA from waste bones of the pleco fish (Hypostomus plecostomus), a natural source of calcium and phosphate that is underutilized in West Sumatera. The synthesis was conducted through calcination at 900 °C followed by mechanical refinement using ball milling for 3, 6, and 9 hours. X-ray diffraction (XRD) analysis confirmed the formation of crystalline HA with dominant peaks at 25.9°; 31.8°; and 32.9°, which remained stable across all milling durations.
Pengabdian Kepada Masyarakat Penyerahan Mesin Lemang Untuk Home Indutri Pada Usaha Lemang Tapai Barokah Sumiati, Ruzita; Adriansyah, Adriansyah; Leni, Desmarita; Yetri, Yuli; Haris, Haris; Nasirwan, Nasirwan; Mayana, Hendri Candra; Nasrullah, Nasrullah
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/japepam.v2i1.13

Abstract

Ciri khas makanan tradisional di minangkabau salah satunya adalah lemang tapai dengan proses pembuatan lemang tapai terbilang panjang dan rumit, sehingga sangat di perlukan sentuhan teknologi untuk mempercepat pengerjaan membakarannya. Usaha home indusri lemang tapai sudah berlangsung sejak lama dan bisnis keluarga bagi pengusaha barokah lemang tapai mereka mempunyai karakteristik tradisional. Untuk memulai pengabdian kepada masyarakat tim pelaksana terlebih dahulu mengadakan survey ke tempat mitra yang bersangkutan dan meninjau proses pembuatan lemang. Setelah mendapatkan gambaran tim pengabdian langsung membuat Mesin teknnologi tepat guna untuk membantu usaha lemang tapai barokah. Mesin pembakaran lemang ini diserahkan kepada mitra sebagai bentuk kepedulian tim untuk pengembangan usaha home industri lemang tapai barokah. Mesin lemang bekerja sebagai Mesin bantu pembakaran lemang dengan teknologi tepat guna memberikan peningkatan produktivitas dari produksi dalam pembuatan lemang tapai pada usaha home industri barokah.
Tim PKM Politeknik Negeri Padang Memotivasi Santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Tarbiyah Islamiyah Muaro Labuah Untuk Gemar Membaca Haris; Rosa , Yazmendra; Sambo, Nurmahriza; Mulyadi, Mulyadi; Yetri, Yuli
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/japepam.v2i2.22

Abstract

Tim pengabdian Politeknik Negeri Padang sudah selesai melaksana pengabdian masyarakat di pesantren Al–Hidayah Tarbiyah Islamiah Muara Labuh. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memotivasi anak-anak pesantren untuk gemar membaca, di samping itu untuk melaksanakan tri dharma ketiga perguruan tinggi. Hal ini dilatar belakangi karena rendahnya minat baca bangsa kita saat ini, sehingga tim pengadian kepada mayarakat Politeknik Negeri Padang merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu agar minat baca bangsa meningkat. Melihat budaya baca di negeri ini masih rendah sehingga perlu dimotivasi dengan memberikan penyuluhan berhubungan dengan masalah tersebut. Dengan dimotivasi, semoga cinta membaca anak-anak didik kita akhirnya dapat menciptakan komunitas masyarakat yang berbudaya dan beretika. Metode dalam tulisan ini menggunakan diskusi dan demosntrasi langsung dihadapan mereka saat kegiatan berlangsung. Budaya membaca merupakan syarat mutlak menuju masyarakat informasi yang merupakan ciri dari masyarakat modern. Suatu bangsa dapat memenangkan persaingan apabila mempunyai rakyat yang gemar membaca dan terus belajar di era globalisasi ini yang perkembangan iptek sangat cepat. Dapat disampaikan bahwa ilmu pengetahuan merupakan ikon dari terbentuknya peradaban yang tinggi, maju dan modern. Karena dengan ilmu pengetahuan akan menemukan temuan baru yang dapat membuat hidup manusia lebih enak, mudah dan sejahtera. Ilmu pengetahuan mempunyai peranan penting dalam mengubah peradaban suatu bangsa.
Modifikasi Polipropilena Sebagai Polimer Komposit Biodegradabel dengan Bahan Pengisi Pati Pisang dan Sorbitol Sebagai Platisizer Ningsih, Ely Sulistya; Mulyadi, Sri; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 1 No 1: Oktober 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.1.1.%p.2012

Abstract

Penelitian tentang modifikasi polipropilena sebagai polimer komposit biodegradabel dengan bahan pengisi pati pisang dan sorbitol sebagai plastisizer telah dilakukan. Untuk mengetahui kualitas komposit yang dihasilkan maka dilakukan analisis uji kuat tarik dan kuat lentur, uji FTIR dan uji biodegradasi. Hasil analisis uji menunjukkan bahwa dari 5 jenis komposit yang dirancang, komposit dengan penambahan pati 2 gram memiliki sifat mekanik yang terbaik dimana nilai kuat tarik : 2,11 MPa dengan nilai modulus elastis : 45,78 MPa,  dan nilai kuat lentur : 26,20 MPa. Hasil analisis uji biodegradasi menunjukkan  lama penguburan optimum yaitu selama 40 hari dimana nilai persen massa yaitu 29,44 % dan degradibilitas 0.007 mg/hari.  Dari hasil analisa FTIR terlihat gugus fungsi yang ditemukan yaitu O-H, C=C, C-C(O)-C, dan C-H. Setelah dilakukan penguburan tanpa penambahan pati pisang tidak ditemukan gugus baru, namun pada penambahan pati pisang ditemukan gugus baru yaitu C-O dari pemutusan ikatan pada gugus C-C(O)-C.
Pengaruh Penambahan Serbuk Gelatin Terhadap Sifat Mekanik Dan Biodegradabilitas Plastik Campuran Polietilen Tereftalat Bekas Dan Pati Sagu -, Resalina; Dt. Basa, Sri Mulyadi; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan serbuk gelatin terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas plastik campuran polietilen tereftalat bekas dan pati sagu. Pada penelitian ini dibuat sampel dengan 4 macam variasi penambahan serbuk gelatin yaitu 0 g, 5 g, 10 g dan 15 g. Sampel tersebut dikubur selama 10 hari, 20 hari, 30 hari dan 40 hari. Kemudian dilakukan pengujian sifat mekanik (kuat lentur dan kuat tarik) dan biodegradabilitas dari sampel. Hasil menunjukkan bahwa serbuk gelatin kurang mempengaruhi kekuatan lentur sampel, nilai kuat lentur tertinggi dimiliki sampel tanpa penambahan serbuk gelatin. Nilai kuat tarik tertinggi dimiliki sampel dengan penambahan serbuk gelatin sebanyak 5 g, yaitu sebesar 505,411 N/mm2. Sampel yang paling cepat terdegradasi adalah sampel dengan penambahan serbuk gelatin sebanyak 15 g.
PENGENDALIAN LAJU KOROSI BAJA ST-37 DALAM MEDIUM ASAM KLORIDA DAN NATRIUM KLORIDA MENGGUNAKAN INHIBITOR EKSTRAK DAUN TEH (CAMELIA SINENSIS) Sari, Desi Mitra; Handani, Sri; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 3: Juli 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.3.%p.2013

Abstract

Penelitian tentang pengendalian laju korosi baja St-37 dalam medium asam klorida dan natrium klorida menggunakan inhibitor ekstrak daun teh (Camelia sinensis) telah dilakukan. Metode yang digunakan adalah metode potensiodinamik untuk melihat nilai arus korosi, dan metode kehilangan berat untk melihat nilai laju korosi. Medium korosif yang digunakan adalah HCl 3 % dan NaCl 3 %.  Baja direndam di dalam medium korosif dengan penambahan dan tanpa penambahan inhibitor. Variasi konsentrasi inhibitor yang digunakan adalah dari 1 % hingga 10 % dengan lama perendaman selama empat hari. Semakin besar konsentrasi inhibitor yang ditambahkan maka nilai laju korosi akan semakin menurun dan nilai efisiensi inhibisi korosi semakin tinggi. Nilai efisiensi terbesar didapatkan pada penambahan konsentrasi inhibitor 10 % untuk medium korosif HCl mencapai 86,3 % dan untuk medium korosif NaCl mencapai 92 %. Hal ini menunjukan bahwa inhibitor ekstrak daun teh sangat efisien dalam mengendalikan laju korosi dalam medium korosif HCl dan NaCl. Dari analisis foto optik morfologi permukaan baja St-37 memperlihatkan permukaan baja dengan penambahan ekstrak daun teh  mengalami korosi  lebih sedikit.
PENGARUH KONSENTRASI INHIBITOR EKSTRAK DAUN KAKAO (Theobroma cacao) TERHADAP LAJU KOROSI BAJA HARDOX 450 Malfinora, Anike; Handani, Sri; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 4: Oktober 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.4.222-228.2014

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan serangkaian uji korosi dan analisis struktur mikro terhadap baja Hardox 450.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan medium korosif H2SO4 3% dan Na2SO4 3%.  Metode yang digunakan adalah metode weight loss untuk pengukuran laju korosi dan metode potensiodinamik untuk melihat nilai arus korosi beserta potensial korosi.  Baja direndam di dalam medium korosif dengan penambahan dan tanpa penambahan inhibitor.  Variasi konsentrasi inhibitor yang digunakan adalah dari 1% hingga 10% dengan lama perendaman lima hari.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variasi konsentrasi yang diberikan laju korosi terbesar terjadi pada baja tanpa penambahan inhibitor, sedangkan laju korosi berkurang dengan penambahan inhibitor, terlihat dari kurva Tafel yang menunjukkan penurunan Ikorosi.  Semakin besar konsentrasi inhibitor yang ditambahkan maka nilai laju korosi akan semakin menurun dan nilai efisiensi inhibisi korosi semakin tinggi.  Nilai efisiensi terbesar didapatkan pada penambahan konsentrasi inhibitor 10%, untuk medium korosif H2SO4 mencapai 63,89% dan untuk medium Na2SO4 mencapai 56,61%.  Hal ini menunjukkan bahwa inhibitor ekstrak daun kakao efisien dalam mengendalikan laju korosi dalam medium H2SO4 dan Na2SO4.  Dari analisis foto optik morfologi permukaan baja Hardox 450 memperlihatkan permukaan baja dengan penambahan ekstrak daun kakao mengalami korosi lebih sedikit.Kata kunci : laju korosi, inhibitor, efisiensi, weight loss, potensiodinamikAbstractThe corrosion test and microstructure analysis of Hardox 450 steel have been done.  This research was performed using H2SO4 3% and Na2SO4 3% corrosive mediums.  The method used were weight loss for measuring the corrosion rate and potentiodynamic method to see the value of corrosion current and corrosion potential.  Steel immersed in the corrosive medium with the addition and without addition of inhibitors.  Concentration variation of inhibitor used was from 1% to 10% with five days immersion time.  The result based from concentration variation was used showed that the corrosion rate occured in the steel without the addition of inhibitors, whereas the corrosion rate decreases with the addition of inhibitors, by the Tafel curves showed a decreases Icor.  The greater concentration of the inhibitor is added then the value of corrosion rate will lower and corrosion inhibition efficiency will increase.  Greatest efficiency values both for medium corrosive obtained at inhibitor concentration 10%, 63,89% in H2SO4 and 56,61% in Na2SO4.  It shows that the cocoa leaf extract inhibitor is efficient in controlling corrotion rate in H2SO4 and Na2SO4 medium corrosive.  From the optical photograph analysed on the surface morphology of Hardox 450 steel showed that the addition of cocoa leaves extract suffered less corrosion.Keywords: corrosion rate, inhibitor, efficiency, weight loss, potentiodynamic
Pengendalian Laju Korosi pada Baja API 5L Grade B N Menggunakan Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb) Murti, Eri Aidio; Handani, Sri; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.172-178.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengendalian laju korosi pada baja API 5L Grade B N menggunakan ekstrak daun gambir dengan konsentrasi 0; 0,5; 1,0; 1,5 dan 2,0%. Medium korosif yang digunakan adalah NaCl dan H2SO4 1 M. Empat sampel direndam dalam medium korosif tanpa inhibitor, 4 sampel direndam pada medium korosif dengan penambahan inhibitor dan 4 sampel direndam dalam larutan inhibitor selama 24 jam, kemudian direndam di dalam medium korosif. Lama perendaman bervariasi yaitu 1, 5, 10 dan 15 hari Metode yang digunakan adalah metode kehilangan berat untuk menentukan laju korosi dan nilai efisiensi. Laju korosi berkurang dengan kenaikan konsentrasi inhibitor. Nilai efisiensi tertinggi mencapai 94,65% pada medium korosif NaCl 1 M dan 89,79% pada medium korosif H2SO4 1 M dengan kenaikan konsentrasi inhibitor 2%. Hasil foto SEM permukaan baja memperlihatkan permukaan baja dengan penambahan ekstrak daun gambir mengalami korosi lebih sedikit.Kata kunci: baja API 5L Grade B N, efisiensi inhibisi, ekstrak daun gambir, inhibitor, laju korosi
Pengaruh Komposisi Kulit Buah Kakao, Ampas Tebu, dan Perekat terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel dari Campuran Limbah Kulit Buah Kakao dan Ampas Tebu Najihah, Yeni Fathatun; Puryanti, Dwi; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.8-14.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan bahan terbaik terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel. Dalam penelitian ini digunakan dua variasi perlakuan bahan, yaitu perbandingan komposisi bahan dan jumlah perekat. Variasi komposisi bahan yang digunakan antara kulit buah kakao dan  ampas tebu adalah 100:0%, 75:25%, 50:50%. Kadar perekat  isosianat  yang digunakan adalah 12%, 14%, dan 16%. Ukuran panjang serat ampas tebu yang digunakan adalah 3 cm. Parameter yang diukur adalah kadar air, kerapatan, daya serap air, keteguhan patah, kuat tekan sejajar permukaan dan kekuatan rekat internal. Didapatkan papan partikel terbaik adalah papan partikel dengan perbandingan komposisi bahan 50:50% dengan kadar perekat 16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sifat fisis yang dihasilkan memenuhi standar JIS A 5908 (2003), SNI 03-2105-2006, dan FAO (1996). Namun pada pengujian sifat mekanis terdapat beberapa nilai MOR papan partikel yang tidak memenuhi standar.  Berdasarkan persentase densitas papan partikel maka papan partikel yang dihasilkan termasuk jenis medium density particle board hingga high density particle board.Kata kunci: kulit buah kakao, ampas tebu, perekat isosianat, papan partikel
Pengaruh Variasi Panjang Serat Ampas Tebu dan Serbuk Kulit Buah Kakao Terhadap Sifat Fisis, Mekanis, dan Konduktivitas Termal Papan Partikel Suryani, Rahmi; Muldarisnur, Mulda; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.199-204.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah ampas tebu dan kulit kakao untuk pembuatan papan partikel dengan memvariasikan panjang serat tebu 1 sampai 5 cm dan serbuk kulit kakao yang lolos ayakan 60 mesh dengan perbandingan massa 50:50 menggunakan perekat isosianat sebanyak 16% dari massa sampel. Pengujian yang dilakukan yaitu uji fisis berupa densitas, kadar air, dan daya serap air. Uji mekanis berupa kuat lentur dan kuat patah serta uji konduktivitas termal. Hasil pengujian didapatkan nilai densitas berkisaran antara 0,95 - 1,3 g/cm3, nilai kadar air 0,100 - 0,135% dan nilai daya serap air 0,205 - 0,605%. Nilai kuat lentur berkisaran 6270 - 10800 kg/cm2, nilai kuat patah 17800  - 27500 kg/cm2, nilai konduktivitas termal berkisaran 0,00701  - 0,00924 W/mºC. Dari hasil dapat disimpulkan bahwa panjang serat ampas tebu mempengaruhi nilai uji fisis, mekanis, dan konduktivitas termal papan partikel. Papan partikel yang dihasilkan sudah memenuhi SNI 03-2105-2006, namun pada pengujian mekanis uji kuat lentur nilai yang dihasilkan belum memenuhi standar dan nilai densitas papan yang didapatkan lebih tinggi dari standar.Kata kunci: serbuk kakao, papan partikel, konduktivitas termal.
Co-Authors -, Nasrullah - Ade Indra Adriansyah Adriansyah Adriansyah Adriansyah Afza, Vikra Yudha Yolanda Agustion Jufri Ahmad Amdi Zamrud Kurnia Aidil Zamri Aidil Zamri Alfian Alfian Alifur Rahman Anike Malfinora Anike Malfinora, Anike Anissa Vivia Fidela Annisa Khairiyah Asmed Asmed Ayu Pitri Yeni Azzah Rosadi, Nabilla Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari S Bukhari S Candra Mayana, Hendri Chatarina Umbul Wahyuni Daddy Budiman Dahyunir Dahlan Dandi Ilham Danial - Darman Dapersal Dinar Desi Mita Sari Desi Mitra Sari Desmarita Leni Dunnas, Irsya Dwi Puryanti Elvis Adril Ely Sulistya Ningsih Emriadi - Eri Aidio Murti Eri Aidio Murti, Eri Aidio Exaudi Pratama Rajagukguk Fadhlulrahman, Zaki Fahri Reza Fanani Fardinal Fardinal Fathir Alqodri Faula Rahmi Feidihal Feidihal Firdaus Firdaus Firdaus G Gunawarman, G Gani Pratama Gunawarman Hamzah Putra Hanif Hanif Hanif Hanif Hargiani, Fransisca Xaveria Haris Haris Haris Haris Haris, Haris Harri Biora Putra Hersalniar Ichlas Nur Ichlas Nur Ikhwan Nofitra Ilham Handoko Ilham Saputra Intan Rahma Yuni Is Prima Nanda Isnanda Isnanda Jalal, Ramzi Januar Putra Jon Affi, Jon Jufri , Agustion Jumyetti Jumyetti Jumyetti Jumyetti Junaidi - - Junaidi Junaidi Laura Nisa Tilqadri Maimuzar Maimuzar Maimuzar Menhendry Menhendry Menhendry Muchtar, Ridwan Muh Anhar Muldarisnur, Mulda Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Munadi Munadi Najihah, Yeni Fathatun Nandi Pinto Nasirwan Nasirwan Nasution, Widi Mulia Nofriadi Nofriadi Nofriadi Nofriadi Nota Effiandi Nota Effiandi Novesar Jamarun Nurwijayanti Nusyirwan Okta Putra, Ilham Oktavianus Ganumba Oong Hanwar Putra, Syarif Abdian Rahma Fikri Nuradi Rahmadhani Rahmatia Ikhsani, Siska Rahmi Hidayati Rahmi Suryani Rahmi, Faula Rais, Wahmin Rajagukguk, Exaudi Pratama Rakiman Rakiman Rakiman Rakiman Rakiman Ramza, Robi Ravi Pratama Syael Resalina - Revaldy Maiman Rina Rina Rina Rina Rino Sukma Roni Kurniawan Putra Ruchiyat, Asep Ruzita Sumiati Saif Hadid Alkhairi Salamah, Ummi Sambo, Nurmahriza Sanny Ardhy Saputra, Ilham Sari, Nurfitri Rahmi Silva Azaria Mahaputri Silva Azaria Mahaputri Siska Angraini Rikosa Rikosa Solly Aryza Sri Handani Sri Handani Sri Mulyadi Sri Mulyadi Dt. Basa Suhelmidati, Etri Sukatik Suryani, Rahmi Syukri Syukri Teguh Yaman Telaumbanua Thoriq, Andika Tri Ego Wiranata Tri Wahyu Widodo Ulhafidzah, Annisa Ultra Marsedi Ummi Salamah Verdian, Riza Vikra Yudha Yolanda Afza Widi Mulia Nasution Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yanda, Hengki Ebitra Yasmendra Rosa Yazmendra Rosa Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuniati, Yuniati Yusri Mura Yusuf Yusuf Zahwa Azzahra, Gita Zaimahwati, Zaimahwati Zaini, Muhammad Fadhel Zhafiri, Syahman Zikri Hamdani Zulhendri Zulhendri