This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Intuisi Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Integratif Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental MEDIAPSI Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi Talenta Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL DIVERSITA Motiva: Jurnal Psikologi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Studia Insania Jurnal Ilmu Perilaku Journal of Urban Sociology Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Journal Psikogenesis Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set Psibernetika Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Psychocentrum Review Jurnal Ilmiah Psyche ANIMA Indonesian Psychological Journal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Journal of Health and Behavioral Science Psyche: Jurnal Psikologi Keluwih: Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Cahaya Mandalika Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal Social Library Psyche 165 Journal Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Psycho Idea Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Makara Human Behavior Studies in Asia JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Journal of Global Research in Public Health Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Psikologi Udayana
Claim Missing Document
Check
Articles

Stres dan Perilaku Koping Pada Remaja Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 1 Yanny Tanumidjojo; Lestari Basoeki S.; Ananta Yudiarso
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 19 No 4 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 4, 2004)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v19i4.8201

Abstract

-
The Effect of Internet-Based Psychoeducation on Decreasing Academic Cheating in High School Students Rohimatus Syahadah Muslimah; Ananta Yudiarso
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i2.9331

Abstract

Academic cheating is an educational problem in Indonesia today. Almost every student in every educational institution commits fraud in the form of cheating, taking small notes on exams, copying, and pasting from the internet, and other cheating practices either by themselves or by friends. Therefore, there is a need for serious handling of this problem. One effort that can be made is to provide psychoeducation to students. The purpose of this study was to determine whether the provision of Internet-based psychoeducation can reduce instances of academic cheating, the effectiveness of various teacher monitoring methods, and the causes that lead to cheating. 11 students from four different regions participated in this experiment aged around 16-18 years. An online survey of students served as the instrument. Descriptive statistics are used for the analytical method. This study shows that engaging in online conversations about academic cheating can change participants' perceptions of this practice, thereby reducing their tolerance for it. The results of the average decrease between the pre-test and post-test were 91,818 and after psychoeducational interventions were 90,273, indicating that after engaging in online discussions, students were better able to understand and defend the central idea of the discussion that academic cheating is an unethical activity. Participants gain a deeper understanding of why any kind of academic cheating is wrong and how to prevent it. Therefore, it is important for all educators and parents to prevent and overcome academic fraud committed by students at school.Kecurangan akademik menjadi masalah pendidikan di Indonesia saat ini. Hampir setiap siswa di setiap lembaga pendidikan melakukan kecurangan dalam bentuk menyontek, membuat catatan kecil saat ujian, menyalin dan menempel dari internet, dan praktik menyontek lainnya baik oleh diri sendiri maupun teman. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan yang serius mengenai permasalahan ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan psikoedukasi pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian psikoedukasi berbasis internet dapat mengurangi contoh kecurangan akademik, efektivitas berbagai metode pemantauan guru, dan penyebab yang mengarah pada kecurangan. 11 siswa dari empat daerah berbeda berpartisipasi dalam eksperimen ini usia sekitar 16-18 tahun. Sebuah survei online siswa berfungsi sebagai instrumen. Statistik deskriptif digunakan untuk metode analisis. Studi ini menunjukkan bahwa terlibat dalam percakapan online tentang kecurangan akademik dapat mengubah persepsi peserta tentang praktik ini, sehingga mengurangi toleransi mereka terhadapnya. Hasil penurunan rata-rata antara pre-test dan post-test sebesar 91.818 dan sesudah intervensi psikoedukasi sebesar 90.273, sehingga menunjukkan bahwa setelah terlibat dalam diskusi online, siswa lebih mampu memahami dan mempertahankan ide sentral diskusi bahwa menyontek akademik adalah kegiatan yang tidak etis. Para peserta memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang mengapa segala jenis kecurangan akademik itu salah dan bagaimana mencegahnya. Oleh karena itu, penting bagi seluruh tenaga pendidik dan orang tua untuk mencegah dan mengatasi adanya kecurangan akademik yang dilakukan oleh siswa di sekolah.
Application of Dance Movement Therapy to Stress Levels: A Meta-Analysis Study Eldiana Putri Auliya; Ananta Yudiarso
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.7273

Abstract

The Perceived Stress Scale, Self-Rating Depression Scale, Academic Stress Scale, and Distress CORE were used to determine the effectiveness of Dance Movement Therapy in lowering stress. A meta-analysis utilizing jamovi 1.6.6 was used as the approach. This research was conducted using a literature evaluation of 11 experimental journals on the effects of Dance Movement Therapy on stress (total n experimental group = 491 and total n control group = 454), for a total of 945 participants. Dance Movement Therapy was shown to be less effective in lowering stress levels (d=0,427), with a medium effect size. According to the findings, Dance Movement Therapy is less successful at reducing stress levels, hence it will be more effective if one type of dance/intervention is used in conjunction with other interventions. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari Dance Movement Therapy terhadap penurunan stres yang diukur dengan menggunakan Perceived Stress Scale, Self-Rating Depression scale, Academic stress scale dan Distress CORE. Metode yang digunakan adalah meta-analisis dengan jamovi 1.6.6. Penelitian melalui literatur review 11 jurnal eksperimen mengenai Dance Movement Therapy terhadap stres (total n experiment group = 491; total n control group = 454) sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 945. Hasil yang didapatkan ialah Dance Movement Therapy kurang efektif dalam menurunkan tingkat stres (d=0,427; medium effect size). Disimpulkan bahwa Dance Movement Therapy kurang efektif untuk menurunkan tingkat stres sehingga akan menjadi lebih efektif jika menggunakan satu jenis tari/ bentuk intervensi serta ada pendampingan dari intervensi lain.
Effectiveness of Mindfulness-Based Intervention (MBI) on Reducing Work Stress Auliya Diah Safitri; Ananta Yudiarso
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 3 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i3.11159

Abstract

Workplace stress is the result of an individual's interaction with their job tasks, which can create tension and imbalance both physically and psychologically. This impacts emotions, cognitive abilities, and the mental state of an employee. This study was conducted to determine the effectiveness of Mindfulness-Based Intervention in reducing workplace stress through a meta-analysis method by reviewing relevant literature from 10 international research journals related to the study variables. The total number of participants in this study was 1,119 individuals divided into two groups: the experimental group (n=560) and the control group (n=559). Based on statistical calculations using mean (M), standard deviation (SD), and the number of participants (n), the effect size value obtained from a random-effect model was determined. Thus, it was sought to establish whether Mindfulness-Based Intervention is an effective treatment for reducing workplace stress and to what extent this effectiveness is. The research results indicated a random effect model value of -0.536 (95% CI = (-0.8208 to -0.2506). The p-value was found to be <0.001 with an inconsistency value (I^2) of 80.6%. Based on the results of the meta-analysis, it can be concluded that Mindfulness-Based Intervention has a medium effect on workplace stress. This suggests that Mindfulness-Based Intervention is less successful in reducing workplace stress and would be more effective if used in conjunction with other types/methods of intervention.Stres kerja adalah hasil dari interaksi individu dengan tugas pekerjaannya, yang bisa menciptakan ketegangan dan ketidakseimbangan baik secara fisik maupun psikologis. Hal ini berdampak pada emosi, kemampuan berpikir, serta kondisi mental seorang pekerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas Mindfulness Based Intervention untuk menurunkan stres kerja dengan menggunakan metode meta-analisis melalui reviu literatur dari 10 jurnal penelitian international yang relevan dengan variabel penelitian. Jumlah partisipan pada penelitian ini 1.119 orang yang dibagi dalam dua kelompok yakni kelompok eksperimen (n=560 orang) dan kelompok kontrol (n=559 orang). Berdasarkan perhitungan statistik dengan menggunakan data mean (M), standar deviasi (SD), dan jumlah partisipan (n) akan menemukan nilai effect size yang diperoleh dari random effect. Dengan demikian, nantinya akan ditemukan bahwa apakah Mindfulness Based Intervention merupakan treatment yang memiliki efektifitas untuk menurunkan stres kerja dan seberapa besar nilai efektifitas yang diberikan. Hasil Penelitian menunjukkan nilai random effect model yaitu sebesar -0,536 (95% CI = (-0,8208 sampai -0,2506). Hasil dari nilai p Value = <0.001 dengan nilai inkonsitensi  (I^2) = 80,6 %. Berdasarkan hasil uji meta analisis dapat disimpulkan mindfulness-based intervention memiliki efek medium terhadap stres kerja. Hal ini menunjukkan bahwa, mindfulness-based intervention kurang berhasil dalam menurunkan stres kerja, sehingga akan lebih efektif jika salah satu jenis/ metode intervensi digunakan bersamaan dengan intervensi lain.
The Effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy for Reducing Social Anxiety Disorder: A Meta-Analysis Timothy Quinn Hartono Putra; Ananta Yudiarso
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 3 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i3.19909

Abstract

Social Anxiety Disorder (SAD) is an anxiety disorder characterized by excessive fear of social situations and can impair an individual's interpersonal functioning. The increasing prevalence of SAD in various countries, including Indonesia, has created an urgent need for effective interventions. Cognitive Behavioral Therapy (CBT), in both face-to-face and internet-based formats (Internet-based CBT/ICBT), has become a common approach to treating this disorder. This study aims to evaluate the effectiveness of CBT in reducing SAD symptoms through a meta-analytic method following the PRISMA-P 2020 guidelines. A total of 14 independent studies employing CBT and ICBT were analyzed. The results showed no significant difference in effectiveness between CBT and ICBT, with a small effect size. The modest effectiveness may be due to the use of control groups that received similar behavioral interventions. These findings suggest that both CBT and ICBT can serve as effective and flexible alternatives for addressing SAD, particularly for individuals with limited access to conventional therapy. This study highlights the importance of combining CBT with other therapeutic approaches and emphasizes the need to consider cultural context in the implementation of therapy.Social Anxiety Disorder (SAD) merupakan gangguan kecemasan yang ditandai dengan ketakutan berlebihan terhadap situasi sosial dan dapat menghambat fungsi interpersonal individu. Peningkatan prevalensi SAD di berbagai negara, termasuk Indonesia, menimbulkan kebutuhan mendesak akan intervensi yang efektif. Cognitive Behavior Therapy (CBT), baik dalam pendekatan tatap muka maupun berbasis internet (Internet-based CBT/ICBT), telah menjadi pendekatan umum untuk mengatasi gangguan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas CBT dalam menurunkan gejala SAD melalui metode meta-analisis yang mengikuti prosedur PRISMA-P 2020. Sebanyak 14 studi independen yang menggunakan CBT dan ICBT dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas antara CBT dan ICBT, dengan nilai effect size kecil (small effect size). Rendahnya efektivitas kemungkinan disebabkan oleh penggunaan kelompok kontrol dengan intervensi sejenis, seperti terapi perilaku lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa baik CBT maupun ICBT dapat menjadi alternatif intervensi yang efektif dan fleksibel dalam menangani SAD, terutama bagi individu dengan keterbatasan akses terhadap terapi konvensional. Penelitian ini menyarankan perlunya kombinasi CBT dengan pendekatan lainnya serta pentingnya mempertimbangkan konteks budaya dalam implementasi terapi.
A PSYCHOSOCIOCULTURAL PERSPECTIVE OF BURGLARY IN INDONESIA Amanda Beatrice Wuisan; Meyrichel Setiawan; Ananta Yudiarso
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v8i2.4777

Abstract

This study examines burglary as a multidimensional social phenomenon shaped by structural, environmental, and psychological factors in Indonesia. A sequential exploratory mixed-method design was employed, combining machine learning analysis of provincial socioeconomic data with qualitative interviews of burglary victims. Results showed that population density and unemployment were significant positive predictors of burglary rates, while tree-based machine learning models identified population size and poverty as key contributing factors. Qualitative findings revealed fear and insecurity, environmental disorder, distrust toward institutional protection, and adaptive coping following burglary incidents. By integrating predictive modeling with victim narratives, this study provides a more comprehensive understanding of burglary and highlights the importance of addressing both socioeconomic vulnerability and victim recovery in crime prevention.
Co-Authors Abigail Christine Novianti Adityo Rohman Hafid Supratikno Aguslina Kirtishanti Aguslina Kirtishanti Aisyah, Farras Fajrina Alicia ALISHA Alisha Rahmadaniar Ilahude Alvina Prameswari Alzouabi, Kousay Amanda Beatrice Wuisan Amelia Lorensia Anasta Putri, Ni Made Wulan Widyaswari Andika, Bryan Angelica, Karina Anggara Martha Pratama Anissa Cessarea Annisah Nurul Azizah Aprilianto, Khoifulloh Aprillia, Christine Ardhiani, Ista Wirya Ardiyanto, Farrel Arghita, Venya Alya Arisudana, Made Arviyenna, Sandra Astarini, Nadia Auliya Diah Safitri Auliya', Eldiana Putri Aurellya, Ciptari Dhienda Ayu, Desak Ulan Sukmaning Bakti, Aileen Belinda Herina Putri Benazir Moza Chanafi, Alfi Rossi Chrissamary Husodo Cindy Avia Rizqullah Citha Kusuma Anindhyta Clarissa Firanda Polii Cynthia Vivian Purwanto Dandachi, Abdulkader Dayangku Fanny Padillah Dedi Nasruddin Della Widasuari Dendy Maulana Rahman Desak Ulan Sukmaning Ayu Devano Ramadhan, Rendhika Devi Damar Lestari Dewi, Luh Putu Lidya Sofhya Dewi, Ni Putu Laksmi Diadiningrum, Jihan Rahma Dwi Hardani Oktawirawan Eka, Grace Eldiana Putri Auliya Elisabeth, Mary P. Evy Tjahjono Febiano, Rikardus Ebed Suhartantiyo Febrianthi, Adinda Nasha Ayu Febriswari, Desak Ayu Noordiandra Fernando M S, Manuel Gabriella, Evelyn Garren, Joel Gloryana, Gavrila Gunanto, Yovita S. Hadinata, Desyria Anggraini Harefa, Glory Vanni Tanida Hasanah, Mufidetul Hastuti, Fajar Ayu Inderasari, Annisa Puspita Islameidina, Amalia Ratri Jelite Prenggo Putri Jesseline, Anastasia Jessica, Alicia Jocelyn Faustina Santoso johana Junaid Ridha Akbar Kanzaki, Mami Katuuk, Fermanda Fransesca Stevani Kenzo Kristlyna, Eileen Kumowal, Redualita Christy Kurniawan, Alexander Bhirowo Putra Kusuma, Sylviana Putri Kusuma, Yushi Rachmita Larantukan, Agatha Maria Febriani Laurentia Verina Halim S. Lestari Basoeki S. Lestari, Devi Damar Lidia Junita Lidia Junita Linggani Linggani Linggani Linggani Lisuallo, Damayanti Litmantoro, Stefani Lusia M. FAIRUZ ABADI, M. FAIRUZ Made Juliana Suksma W. Mami, Kanzaki Maranatha, Daniel Marcel Aurelius Wirahadi Prasadhana Maria Leyn Blaong Karangora Maria, Hana Marsantia Julista Papilaya Marselius Sampe Tondok Marthy Meliana Ariyanti Jalmav Meidy Christianty Soesanto Meyrichel Setiawan Moza, Benazir Muhamad Latifun Nadzif Mustika, John Sebastian Nada Sherafim Latreia Krishi Nauraliefia, Dinda Nabila Novianti, Abigail Christine Nugroho, Marcellino Alvin Nur Fadillah Pau, Amalia Syafira Ludji Pertiwi, Lucia Citra Prastika Prima Nugraheni Pratama, Daniel Yoga Pratama, Petrick Prawira, Michelle Angela Prayudi, Satrio Dhiaputra Puput Makarti Purwanto, Cynthia Vivian Putri Purnamasari Putri, Erlavianda Tarita Putri, Grace Angeline Nikita Putri, Ni Putu Rahayu Eka Putri, Stefani Devina Arie Putu Ayu Onik Pratidina Putu Nitya Sarahdevina Rachmad Poedyo Armanto Rahim, Fatmawati Rahma, Lili Retalista, Nova Rizkha, Nabilla Aulia Rizki Sakinah Dewi Rizkia Arrahmah Rohimatus Syahadah Muslimah Sasmita, Jonathan Selvia Agustina Selvia Agustina Setiono, Daniel Silitonga, Bunga Meiuliwati Siti Yunia Mazdafiah Soesanto, Meidy Christianty Stefani Devina Arie Putri Stefany Livia Prajogo Sugiarto, Amanda Anyza Sugoto, Srisiuni Surya, Roy Sutjipto, Sari Dewi Teresna Anindhita, I Gusti Agung Istri Theodora, Evonne Timothy Quinn Hartono Putra Treshinta Putri Dhamayanti Tresna, I Dewa Ayu Ning Tunggawan, Ingrid Utami, Yasmin Adlina Heraputri Vecolitha, Olivia Watimena, Ferry Yohannes Widiana, Luh Bella Elistya Widodo Setya Budi, Fransiscus William, Kevin Wiratama, Michelle Joanne Yanny Tanumidjojo Yuliana Arisanti Yuniva Dwi Indah Lestari Yusof, Aminuddin Mohd. Yusti Probowati Rahayu Yuwono, Albertus Christian