p-Index From 2021 - 2026
14.222
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Intuisi Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Integratif Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Jurnal Sains Psikologi MEDIAPSI Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi Talenta Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL DIVERSITA Motiva: Jurnal Psikologi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Studia Insania Jurnal Ilmu Perilaku Journal of Urban Sociology Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Journal Psikogenesis Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set Psibernetika Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Psychocentrum Review Jurnal Ilmiah Psyche ANIMA Indonesian Psychological Journal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Bulletin of Counseling and Psychotherapy SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Journal of Health and Behavioral Science Psyche: Jurnal Psikologi Keluwih: Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Cahaya Mandalika Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal Social Library Psyche 165 Journal Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Psycho Idea Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Makara Human Behavior Studies in Asia JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Journal of Global Research in Public Health Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Psikologi Udayana
Claim Missing Document
Check
Articles

Endogenous Opioid and Receptors in Panic Disorder Dandachi, Abdulkader; Yudiarso, Ananta; Alzouabi, Kousay
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 22 No 3 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 3, 2007)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v22i3.4349

Abstract

The aim of this article is to explore the role of endogenous opioid thou@ their recqto~s p, 6, K, and o on respi- hen in panic disorder. An opioideqgc dysfunction as pathophysiological mechanism underlying panic disorda was proposed in some previous studies. In this mini review, we focused on (a) role of endogenous opioid as modulator for carbon dioxide dvity and (b) the effect of the opioid receptors on respiration in mtal studies using opioid antagonist Artikel ini bermaksud mengeksplomsi pemn endogenous opioid melalui qioid receptor p, 6, and o pada panapasan pada gangpan panik I>lsfimgsl opiodergic sebagai mekanisme patofisiologis telah dii dalam beberapa kajian sebelumnya. Dalam mini raiaY ini kami fokuskan bahasan pada kajian (a) pemn endogenous opioid sebagai modulator dvitas terhadap kahmdiosida dan (b) efek opioid receptor pada panapasan dalam kajian eksperimental yang menggunakan dmi&mi antagonist opioid
Divorce in East Java province Indonesia from Psychosocial and Cultural Analysis : A Mixed-Method Approach Using Machine Learning Kusuma, Sylviana Putri; Wiratama, Michelle Joanne; Yudiarso, Ananta
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v8i2.8834

Abstract

This study examines divorce in East Java through a psychosocial analysis using machine learning and artificial intelligence. This investigation seeks to uncover the determinants that frequently occur in divorce cases. The study utilizes a blended methodology, integrating a review of literature, secondary data analysis from Indonesia’s Central Bureau of Statistics (BPS), and qualitative interviews. To forecast divorce, machine learning approaches such as Support Vector Machine (SVM), Random Forest, Neural Network, and Decision Tree were implemented outcomes based on factors such as economic issues, infidelity, domestic violence, and gambling. The results indicate that continuous disputes and quarrels are the primary causes of divorce, with gambling identified as a significant predictor. The Neural Network model achieved the highest AUC (0.896), while SVM showed potential class bias issues. The study highlights the complex interplay of psychosocial factors in divorce and underscores the importance of addressing these issues through targeted interventions
Analisis Kualitas Aitem Organizational Learning Scale Menggunakan Generalized Partial Credit Model (GPCM) johana; Yudiarso, Ananta
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini, terjadi banyak perubahan baik perubahan lingkungan maupunperubahan budaya. Hal-hal tersebut tentunya juga memicu semakin cepatnya perubahan polakonsumen. Perubahan ini menyebabkan banyak perusahaan berlomba untuk berinovasi agar dapat memenangkan hati konsumen dan tetap bertahan. Saat ini dikarenakan penerapanteknologi informasi dan komunikasi sedang tumbuh berlebihan Hal ini juga berimbas kepadastasiun televisi untuk terus menghadirkan inovasi, baik dalam program tayangan maupun dalammedia penyiaran. Singkatnya, perusahaan perlu dapat menyesuaikan dan menciptakan strategi untuk mengikuti perubahan yang cepat ini (Hamdan, 2018). Penyesuaian ini tentu tidak terlepasdari kinerja para pegawai di dalam organisasi yang dapat mempengaruhi keberhasilanperusahaan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dari skala alat ukurorganizational learning. Sampel dalam penelitian ini merupakan para karyawan yang bekerja di perusahaan bidang jasa di Indonesia. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metodekuantitatif. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah, organizational learning dariAlavi et al. (2014). Analisis kualitas aitem nantinya akan dilakukan dengan menggunakanTeknik analisis data GPCM. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa aitemnomor CL5, SV6, OM2, dan OM5 memiliki index diskriminan (dibawah 0,2) dan ICC yang tidak dapat mengukur kemampuan para partisipan sehingga, aitem tersebut harus direvisi ataudigugurkan.
Studi Meta-Analisis Mindfulness kurang efektif untuk meningkatkan kepuasan hidup Stefani Devina Arie Putri; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i01.p05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur efektivitas dari pemberian intervensi mindfulness untuk meningkatkan kepuasan hidup. Pada penelitian ini digunakan 14 jurnal penelitian internasional tentang mindfulness dan kepuasan hidup, serta 1239 partisipan (485 kelompok intervensi dan 457 kelompok kontrol) yang digunakan sebagai sumber data meta-analisis ini. Berdasarkan pengolahan data jumlah partisipan (N), rata-rata (M) dan standar deviasi (SD) didapatkan nilai effect size hedges’g dengan menggunakan model fix effect adalah 0.25 ± 0.07 (95% Cl= 0.12 sampai 0.38) dan nilai inconsistency (I2) = 0%. Berdasarkan hasil meta-analisis dapat disimpulkan bahwa mindfulness memberikan efek yang kecil terhadap kepuasan hidup seseorang
Terapi musik sangat efektif untuk menurunkan perilaku atau gangguan kecemasan (anxiety disorder): Studi meta analisis Abigail Christine Novianti; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i01.p06

Abstract

Perilaku atau gangguan kecemasan merupakan salah satu gangguan kejiwaan, yang bila tidak diatasi dan ditangani dengan baik dapat menimbulkan berbagai efek negatif pada seseorang hingga berakibat kematian. Berbagai penelitian intervensi dilakukan untuk mengatasi perilaku atau gangguan kecemasan, salah satunya adalah terapi musik yang dapat diterapkan secara klasikal atau kelompok. Berbagai penelitian mengatakan bahwa terapi musik dapat mengurangi kecemasan individu. Meskipun begitu, terdapat berbagai teori dan hasil penelitian yang berbeda-beda mengenai pengaruhnya dalam menurunkan kecemasan individu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi meta-analisis dengan merevieu 14 jurnal penelitian internasional yang relevan dengan variabel penelitian dan melibatkan 1445 orang subjek. Hasil penelitian diperoleh adanya effect size (random effect) yang besar, dengan tidak ada bias. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa music therapy merupakan intervensi yang sangat efektif secara signifikan untuk menurunkan kecemasan individu.
Efektivitas Mindfulness Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup: Studi Meta-analisis Desak Ulan Sukmaning Ayu; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i02.p02

Abstract

Mindfulness is an intervention that has an influence on the quality of life of individuals. This study aims to measure and explain the effectiveness of providing mindfulness interventions to improve quality of life using a meta-analysis method through a literature review of 17 international research journals from 2008 to 2020 that are relevant to mindfulness and quality of life. Participants in the study was 1699 people divided into two groups: 871 people in the experimental group and 828 people in the control group. The results of data processing carried out by looking at the value of Mean (M), Standard Deviation (SD), and the number of samples (N) found on the effect size value from random effect model, which is equal to 0.161 (95% CI = 0.0 to 0.63, P = 0.049679) with I2 (inconsistency) = 89.0%. The meta-analysis test it can be concluded that mindfulness gives little effectiveness to the quality of life of individuals. This is because mindfulness interventions tend to affect psychological conditions related to quality of life.
Studi meta analisis: Emotion regulation training untuk menurunkan tingkat kecemasan Devi Damar Lestari; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2022.v09.i01.p05

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of emotion regulation training to reduce anxiety levels. The method used in this study is a meta-analysis by reviewing the previous literature of 14 journals published internationally. The number of participants in this study were 877 subjects consisting of 469 subjects in the experimental group and 408 subjects in the control group. Then processing the M, SD, N data in each group to find the effect size value. The result of the effect size of the random effect model is -0.295 (95% CI = -1.69 to 1.10), I2 (inconsistency) = 98.72%, and Egger value: bias = 0.212. Based on these data, training based on emotion regulation is not effective enough in reducing anxiety levels (small effect size).
A Efektifitas Cognitive Behaviour Therapy (CBT) Sebagai Intervensi Trauma Related Symptomps: Studi Meta Analisis Benazir Moza; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2023.v10.i02.p03

Abstract

Gejala trauma merupakan efek yang sangat umum dirasakan bagi orang-orang yang pernah mendapati diri menghadapi peristiwa yang negative bagi dirinya. Gejala trauma bentuk munculnya berbeda-beda dari mulai gejala ringan saja seperti yang dihadapi individu itu sendiri atau bahkan menunjukkan gejala yang dapat mengganggu kehidupan sosialnya seperti kecemasan berlebih (anxiety), gangguan trauma, hingga PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder yang merupakan gangguan psikologis dari trauma hebat atau berkepanjangan yang dirasakan seseorang. Perlu adanya intervensi untuk mengatasi gejala trauma yang dialami indivdu, salah satu metodenya adalah Cognitive Behavioural Therapy atau CBT namun banyak penelitian yang mengemukakan hasil berbeda terhada efektifitasnya. Maka dari itu peneltian ini menggunakan metode meta-analysis untuk meninjau 12 jurnal international yang bersifat eksperimen dan melibatkan kelompok eksperimen juga control secara random. Didapati hasil effect size medium to large dengan nilai -0,736 (95% CI= -1,827 hingga -0,355) dengan moderator jenis CBT yang digunakan dalam penelitian juga bias publikasi yang berasal dari perbedaan hasil efektifitas jurnal yang direview. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi CBT cukup mampu mengatasi trauma related symptomps namun harus dipertimbangkan jenis CBT apa yang
The Effect of Internet-Based Psychoeducation on Decreasing Academic Cheating in High School Students Muslimah, Rohimatus Syahadah; Yudiarso, Ananta
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i2.9331

Abstract

Academic cheating is an educational problem in Indonesia today. Almost every student in every educational institution commits fraud in the form of cheating, taking small notes on exams, copying, and pasting from the internet, and other cheating practices either by themselves or by friends. Therefore, there is a need for serious handling of this problem. One effort that can be made is to provide psychoeducation to students. The purpose of this study was to determine whether the provision of Internet-based psychoeducation can reduce instances of academic cheating, the effectiveness of various teacher monitoring methods, and the causes that lead to cheating. 11 students from four different regions participated in this experiment aged around 16-18 years. An online survey of students served as the instrument. Descriptive statistics are used for the analytical method. This study shows that engaging in online conversations about academic cheating can change participants' perceptions of this practice, thereby reducing their tolerance for it. The results of the average decrease between the pre-test and post-test were 91,818 and after psychoeducational interventions were 90,273, indicating that after engaging in online discussions, students were better able to understand and defend the central idea of the discussion that academic cheating is an unethical activity. Participants gain a deeper understanding of why any kind of academic cheating is wrong and how to prevent it. Therefore, it is important for all educators and parents to prevent and overcome academic fraud committed by students at school.Kecurangan akademik menjadi masalah pendidikan di Indonesia saat ini. Hampir setiap siswa di setiap lembaga pendidikan melakukan kecurangan dalam bentuk menyontek, membuat catatan kecil saat ujian, menyalin dan menempel dari internet, dan praktik menyontek lainnya baik oleh diri sendiri maupun teman. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan yang serius mengenai permasalahan ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan psikoedukasi pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian psikoedukasi berbasis internet dapat mengurangi contoh kecurangan akademik, efektivitas berbagai metode pemantauan guru, dan penyebab yang mengarah pada kecurangan. 11 siswa dari empat daerah berbeda berpartisipasi dalam eksperimen ini usia sekitar 16-18 tahun. Sebuah survei online siswa berfungsi sebagai instrumen. Statistik deskriptif digunakan untuk metode analisis. Studi ini menunjukkan bahwa terlibat dalam percakapan online tentang kecurangan akademik dapat mengubah persepsi peserta tentang praktik ini, sehingga mengurangi toleransi mereka terhadapnya. Hasil penurunan rata-rata antara pre-test dan post-test sebesar 91.818 dan sesudah intervensi psikoedukasi sebesar 90.273, sehingga menunjukkan bahwa setelah terlibat dalam diskusi online, siswa lebih mampu memahami dan mempertahankan ide sentral diskusi bahwa menyontek akademik adalah kegiatan yang tidak etis. Para peserta memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang mengapa segala jenis kecurangan akademik itu salah dan bagaimana mencegahnya. Oleh karena itu, penting bagi seluruh tenaga pendidik dan orang tua untuk mencegah dan mengatasi adanya kecurangan akademik yang dilakukan oleh siswa di sekolah.
Application of Dance Movement Therapy to Stress Levels: A Meta-Analysis Study Auliya, Eldiana Putri; Yudiarso, Ananta
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.7273

Abstract

The Perceived Stress Scale, Self-Rating Depression Scale, Academic Stress Scale, and Distress CORE were used to determine the effectiveness of Dance Movement Therapy in lowering stress. A meta-analysis utilizing jamovi 1.6.6 was used as the approach. This research was conducted using a literature evaluation of 11 experimental journals on the effects of Dance Movement Therapy on stress (total n experimental group = 491 and total n control group = 454), for a total of 945 participants. Dance Movement Therapy was shown to be less effective in lowering stress levels (d=0,427), with a medium effect size. According to the findings, Dance Movement Therapy is less successful at reducing stress levels, hence it will be more effective if one type of dance/intervention is used in conjunction with other interventions. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari Dance Movement Therapy terhadap penurunan stres yang diukur dengan menggunakan Perceived Stress Scale, Self-Rating Depression scale, Academic stress scale dan Distress CORE. Metode yang digunakan adalah meta-analisis dengan jamovi 1.6.6. Penelitian melalui literatur review 11 jurnal eksperimen mengenai Dance Movement Therapy terhadap stres (total n experiment group = 491; total n control group = 454) sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 945. Hasil yang didapatkan ialah Dance Movement Therapy kurang efektif dalam menurunkan tingkat stres (d=0,427; medium effect size). Disimpulkan bahwa Dance Movement Therapy kurang efektif untuk menurunkan tingkat stres sehingga akan menjadi lebih efektif jika menggunakan satu jenis tari/ bentuk intervensi serta ada pendampingan dari intervensi lain.
Co-Authors Abigail Christine Novianti Adityo Rohman Hafid Supratikno Aguslina Kirtishanti Aguslina Kirtishanti Aisyah, Farras Fajrina Alicia ALISHA Alisha Rahmadaniar Ilahude Alvina Prameswari Alzouabi, Kousay Amelia Lorensia Amiruddin, Jemmi Halil Anasta Putri, Ni Made Wulan Widyaswari Andika, Bryan Angelica, Karina Anggara Martha Pratama Anissa Cessarea Annisah Nurul Azizah Aprilianto, Khoifulloh Aprillia, Christine Ardhiani, Ista Wirya Ardiyanto, Farrel Arghita, Venya Alya Arisudana, Made Arviyenna, Sandra Astarini, Nadia Auliya', Eldiana Putri Auliya, Eldiana Putri Aurellya, Ciptari Dhienda Ayu, Desak Ulan Sukmaning Bakti, Aileen Belinda Herina Putri Benazir Moza Chanafi, Alfi Rossi Chrissamary Husodo Cindy Avia Rizqullah Citha Kusuma Anindhyta Clarissa Firanda Polii Cynthia Vivian Purwanto Dandachi, Abdulkader Dayangku Fanny Padillah Dedi Nasruddin Della Widasuari Dendy Maulana Rahman Desak Ulan Sukmaning Ayu Devano Ramadhan, Rendhika Devi Damar Lestari Dewi, Luh Putu Lidya Sofhya Dewi, Ni Putu Laksmi Diadiningrum, Jihan Rahma Dwi Hardani Oktawirawan Eka, Grace Elisabeth, Mary P. Evy Tjahjono Febiano, Rikardus Ebed Suhartantiyo Febrianthi, Adinda Nasha Ayu Febriswari, Desak Ayu Noordiandra Fernando M S, Manuel Gabriella, Evelyn Garren, Joel Gloryana, Gavrila Gunanto, Yovita S. Hadinata, Desyria Anggraini Harefa, Glory Vanni Tanida Hasanah, Mufidetul Hastuti, Fajar Ayu Inderasari, Annisa Puspita Islameidina, Amalia Ratri Jelite Prenggo Putri Jesseline, Anastasia Jessica, Alicia Jocelyn Faustina Santoso johana Junaid Ridha Akbar Kanzaki, Mami Katuuk, Fermanda Fransesca Stevani Kenzo Kristlyna, Eileen Kumowal, Redualita Christy Kurniawan, Alexander Bhirowo Putra Kusuma, Sylviana Putri Kusuma, Yushi Rachmita Larantukan, Agatha Maria Febriani Laurentia Verina Halim S. Lestari Basoeki S. Lestari, Devi Damar Lidia Junita Lidia Junita Linggani Linggani Linggani Linggani Lisuallo, Damayanti Litmantoro, Stefani Lusia M. FAIRUZ ABADI, M. FAIRUZ Made Juliana Suksma W. Mami, Kanzaki Maranatha, Daniel Marcel Aurelius Wirahadi Prasadhana Maria Leyn Blaong Karangora Maria, Hana Marsantia Julista Papilaya Marselius Sampe Tondok Marthy Meliana Ariyanti Jalmav Meidy Christianty Soesanto Moza, Benazir Mufidetul Hasanah Muhamad Latifun Nadzif Muslimah, Rohimatus Syahadah Mustika, John Sebastian Nada Sherafim Latreia Krishi Nauraliefia, Dinda Nabila Novianti, Abigail Christine Nugroho, Marcellino Alvin Nur Fadillah Pau, Amalia Syafira Ludji Pertiwi, Lucia Citra Prastika Prima Nugraheni Pratama, Daniel Yoga Pratama, Petrick Prawira, Michelle Angela Prayudi, Satrio Dhiaputra Puput Makarti Purwanto, Cynthia Vivian Putra, Timothy Quinn Hartono Putri Purnamasari Putri, Erlavianda Tarita Putri, Grace Angeline Nikita Putri, Ni Putu Rahayu Eka Putri, Stefani Devina Arie Putu Ayu Onik Pratidina Putu Nitya Sarahdevina Rachmad Poedyo Armanto Rahim, Fatmawati Rahma, Lili Retalista, Nova Rizkha, Nabilla Aulia Rizki Sakinah Dewi Rizkia Arrahmah Safitri, Auliya Diah Sasmita, Jonathan Selvia Agustina Selvia Agustina Setiono, Daniel Silitonga, Bunga Meiuliwati Siti Yunia Mazdafiah Soesanto, Meidy Christianty Stefani Devina Arie Putri Stefany Livia Prajogo Sugiarto, Amanda Anyza Sugoto, Srisiuni Surya, Roy Sutjipto, Sari Dewi Teresna Anindhita, I Gusti Agung Istri Theodora, Evonne Treshinta Putri Dhamayanti Tresna, I Dewa Ayu Ning Tunggawan, Ingrid Utami, Yasmin Adlina Heraputri Vecolitha, Olivia Watimena, Ferry Yohannes Widiana, Luh Bella Elistya Widodo Setya Budi, Fransiscus William, Kevin Wiratama, Michelle Joanne Yanny Tanumidjojo Yuliana Arisanti Yuniva Dwi Indah Lestari Yusof, Aminuddin Mohd. Yusti Probowati Rahayu Yuwono, Albertus Christian