Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kontribusi Kegiatan Mentoring dalam Pembinaan Karakter Jujur Peserta Didik Iqbal, Muhammad; Yulastri, Weni; Adison, Joni
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.68

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik yang rendahnya nilai kejujuran dalam belajar. Adanya peserta didik yang kurang bertanggung jawab atas tugas yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk :Mendeskripsikan kegiatan mentoring peserta didik kelas VIII di SMPIT Adzkia Padang, Mendeskripsikan karakter jujur peserta didik. Menguji seberapa besar kontribusi kegiatan mentoring terhadap pembentukan karakter jujur peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif analisis regresi linear sederhana. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik dikelas VIII berjumlah seratus dua puluh delapan orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan propotional random sampling yaitu sebanyak lima puluh enam orang. Data penelitian diperoleh melalui angket dan diolah menggunakan teknik persentase dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan  kegiatan mentoring peserta didik kelas VIII di SMPIT Adzkia Padang berada pada kategori cukup baik. karakter jujur peserta didik kelas VIII di SMPIT Adzkia Padang berada pada kategori tinggi. Besarnya kontribusi dalam pembentukan karakter jujur peserta didik sebesar tiga puluh delapan persen. Artinya enam puluh dua persen dipengaruhi oleh faktor lain. Untuk itu direkomendasikan kepada mentor untuk melakukan inovasi terhadap teknik atau metode dalam mengevaluasi program mentoring sehingga peserta didik mampu mengaplikasikan karakter jujur dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Konsep Diri Terhadap Motivasi Kerja Guru SD Yani, Yunia Tri; Yulastri, Weni; Kurniatun, Taufani, C.
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1554

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepaala sekolah dan konsep diri guru terhadap motivasi kerja guru SD di gugus V Kota solok. Pupolasi dalam penelitian ini adalah seluruh pendidik di Gugus V Kota Solok yang yang terdiri dari delapan Sekolah Dasar. Dalam menentukan jumlah sampel dalam peneliti ini menggunakan rumus Slovin yaitu sebuah rumus atau formula untuk menghitung jumlah sampel minimal apabila sebuah populasi diketahui jumlahnya. Variabel dalam penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah (X1), konsep diri guru (X2) sebagai variabel bebas, motivasi kerja guru (Y) sebagai variabel terikat. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket atau kuisioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 20.0. Hasil uji hipotesis dapat diambil kesimpulan: a) Konsep diri guru SD Gugus V Kota Solok sebagian atau seluruhnya dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini dapat dibuktikan sebagai berikut: thitung > ttabel atau 2,854 > 1,689 dan sig. Jika 0,007 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, b) secara parsial maupun terpisah konsep diri guru berpengaruh terhadap motivasi kerja guru di SD Gugus V Kota Sorok. Hal ini dapat dibuktikan sebagai berikut: thitung > ttabel atau 2,809 > 1,689 dan sig. Jika 0,008 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, c) secara simultan (gabungan), kepemimpinan kepala sekolah dan konsep diri guru berpengaruh terhadap motivasi kerja guru di SD Gugus V Kota Solok. Hal ini dapat dibuktikan sebagai berikut: Fhitung > Ftabel atau 40,276 > 3,28 dan sig. Jika 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima
The Challenge of Model A School Principal’s Performance Evaluation Using Comprehensive E-Penjelas Software Zulkifli, Zulkifli; Putri, Febrina Riska; Jaenam, Jaenam; Yulastri, Weni; Asril, Asril; Azwar, Azwar
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i2.6658

Abstract

The focus of this research is on the process of understanding comprehensive e-penjelas software as an application for evaluating the performance of school principals. This study analyzes lawsuits comprehensively using e-penjelas characteristics, namely the assessment team's characteristics, the assessment's scope, the stages of assessment, and the characteristics of the principal's performance appraisal application. This study used a quantitative approach using a Likert scale questionnaire which was distributed to the performance appraisal team for school principals in Padang City Middle School, West Sumatra Province, Indonesia, including school supervisors, school committees, MKKS (Principal Work Meeting), school principals, teachers, staffing and elements of students totaling 66 respondents. Data analysis was carried out through a descriptive statistical approach. The results of the characteristic study stated that the assessment team, the scope of the assessment, the stages of the assessment, and the characteristics of the school principal's performance assessment application in the comprehensive e-penjelas software were by user expectations in the excellent category with an ability score of 77.98%. The comprehensive use of e-penjelas software as an assessment platform for school principal performance requires infrastructure support through policy support and adequate internet access.
Inovasi Guru Kelas V Arafah 2 SDIT Marhamah dalam Mewujudkan Siswa Berakhlak Mulia dan Sehat Yulastri, Weni; Lolita, Syovia; Martaliza, Yelly; Vilmaisari; Putra, Rezki; Sari Angkat, Fitri; Nofrita, Husni
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian tujuan Pendidikan Nasional yang menekankan pembentukan akhlak mulia dan kesehatan peserta didik masih menghadapi tantangan dalam implementasi pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Guru dituntut untuk mampu menerjemahkan tujuan tersebut ke dalam praktik pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk inovasi pembelajaran serta menganalisis peran pembiasaan yang dilakukan oleh guru kelas V Arafah 2 SDIT Marhamah dalam mewujudkan siswa yang berakhlak mulia dan sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis. Partisipan penelitian adalah guru kelas V Arafah 2 sebagai agen inovasi, dengan objek penelitian berupa program inovasi pembelajaran dan pembiasaan di kelas. Data diperoleh melalui observasi dan telaah praktik baik (best practice), kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengintegrasikan inovasi pembelajaran melalui metode dan pembiasaan seperti Kotak Kejujuran, Jurnal Kebaikan Harian, Silent Corner, Jumat Sehat, dan Movement Breaks. Inovasi tersebut berdampak pada peningkatan kesadaran karakter, penurunan perilaku tidak jujur, serta perubahan pola hidup sehat siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi pembelajaran berbasis pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu mendukung pencapaian tujuan pendidikan non-akademik. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi sekolah dasar dalam merancang pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan pendidikan karakter dan kesehatan secara holistik.
SOSIALISASI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 2 SIPORA Azwar Azwar; Weni Yulastri
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2021): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v1i2.353

Abstract

Keberhasilan guru dan siswa dalam pembelajaran di kelas didukung oleh banyak faktor seperti kompetensi guru, kelengkapan bahan ajar, sarana prasarana dan yang tak kalah penting adalah model pembelajaran. Melalui model pembelajaran guru dan siswa memiliki kerangka konseptual dalam proses pembelajaran dari awal sampai akhir. Dari hasil penelitian selama dua tahun, model yang efektif dan efesien untuk tercapainya tujuan belajar dan hasil belajar yang tepat adalah model pembelajaran Contektual Teaching and Learning (CTL). Model CTL membantu guru dan siswa mengaitkan materi yang diajarkan dengan dunia nyata yang dihadapi siswa, dengan kata lain model CTL ini membangu jembatan antara pengetahuan siswa dengan kehidupan mereka sehari hari dalam keluarga dan masyarakat. Model pembelajaran CTL ini perlu disosialisasikan ke guru dan siswa sehingga layak dijadikan pengabdian pada masyarakat terutama ke sekolah. Setelah melalui beberapa pertimbangan maka sekolah yang dijadikan lokasi adalah SMA 2 Sipora Kab. Kepulauan Mentawai. SMA 2 Sipora berada dekat dengan Ibu Kota Kabupaten yaitu Tua Pejat di pulau Sipora salah satu tiga pulai besar di Kepulauan Mentawai. Dengan sosialisasi model pembelajaran CTL di SMA 2 Sipora dapat menjadi sekolah model untuk mutu pendidikan SMA di kepulauan Mentawai. Kita memahami mutu pembelajaran di SMA ini serta umumnya sekolah di Kepulauan Mentawai masih tertinggal dari daeerah lain di Sumatera Barat. Sosialisasi model pembelajaran CTL kepada siswa di SMA 2 Sipora berupa komponen model CTL yaitu konstuksivisme, inquiry, questioning, learning commbaby, modeling, reflection dan authentic assesment. Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan meriah dan menjadi pemicu semangat belajar bagi siswa SMA 2 Sipora untuk mengaitkan materi pelajaran dengan dunia nyata mereka, sehingga terasa sekali bagi mereka manfaat belajar di sekolah ketika meraka berada di rumah atau dalam lingkungan tempat tinggal mereka. Sosialisasi ini juga di sambut dengan senang hati oleh kepala sekolah dan guru SMA 2 Sipora, karena pengabdi dan tim datang dengan suka rela dan juga telah berjuang menerjang ombak Samudera Hindia untuk sampai di SMA 2 Sipora.