Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi Upaya Pencegahan Gangguan Kesehatan Mata di Rumah Sakit Harapan Bunda Kabupaten Lampung Tengah Yusran, Muhammad; Anggraini, Dwi Indria; Imanto, Mukhlis; Fauzi, Ahmad; Rodiani, Rodiani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3057

Abstract

Gangguan penglihatan dan kebutaan merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang besar diseluruh dunia.Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi gangguan penglihatan dan kebutaan yang cukup besar dibandingkan beberapa negara di ASEAN. Prevalensi kebutaan di Indonesia sebesar 3 % dan berkontribusi sebesar 13%terhadap angkan kebutaan di negara-negara ASEAN. Gangguan kesehatan mata dapat dicegah dengan melakukanupaya skrining kesehatan mata secara berkala, pembatasan penggunaan gawai dan penggunaan alat pelinduing diri ditempat kerja. Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah merupakan rumah sakit rujukan di kabupaten lampungtengah dengan populasi penduduk sebagian besar petani yang rentan terjadi penyakit akibat kerja. Evaluasi awaldidapatkan pengetahuan yang kurang dalam tindakan pencegahan dan deteksi dini. Penyuluhan tindakan pencegahangangguan kesehatan mata telah dilakukan dengan metode edukasi di Rumah Sakit Harapan Bunda pada tanggal 13Oktober 2022 dan diikuti oleh 50 orang keluarga pasien rawat jalan. Hasil evaluasi kegiatan didapatkan peningkatanpengetahuan peserta dalam upaya pencegahan gangguan kesehatan mata..Kata Kunci: Gangguan mata, Edukasi, Pencegahan
PEMBERDAYAAN SISWA SEKOLAH DASAR SEBAGAI KADER DBD “CERDIK” (CERDAS DAN TERDIDIK) DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE Suwandi, Jhons Fatriyadi; Apriliana, Ety; Kurniawan, Betta; Saftarina, Fitria; Anggraini, Dwi Indria; Yusran, Muhammad; Mutiara, Hanna; Kartika, Juspeni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3323

Abstract

Provinsi Lampung sebagai daerah endemis DBD, menunjukkan angka kasus dan kematian yang terus ada setiap tahunnya. Walaupun angka tersebut berfluktuasi namun jumlah kasus maupun kematian tetap ada dan terkadang cenderung meningkat. Penyakit ini berbasis pada lingkungan dan vektor maka peran serta masyarakat secara bersama-sama dalam upaya pencegahan penularan sangat penting. Peran serta masyarakat pada tatanan sekolah khususnya pendidikan dasar merupakan sasaran penting untuk pencegahan dan pengendalian. Warga sekolah, terutama siswa-siswa SD memiliki potensi untuk berperan pada pengubahan sikap dan perilaku keluarganya dan warga sekitar rumahnya dalam pencegahan penularan DBD. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini adalah memberdayakan siswa SD sebagai kader kesehatan untuk pencegahan penularan DBD dengan nama KADER DBD “CERDIK” (Cerdas dan Terdidik). Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan kelompok siswa calon KADER DBD CERDIK melalui kegiatan pelatihan pencegahan penularan infeksi DBD dan melatih cara memantau jentik nyamuk sebagai upaya deteksi dini penularan infeksi DBD di lingkungan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini dalam bentuk pelatihan bagi siswa calon KADER DBD CERDIK dengan materi pemantauan jentik nyamuk, mengidentifikasi ciri-ciri umum DBD dan pengelolaan lingkungan untuk mengurangi tempat perindukan potensial nyamuk DBD. Hasil evaluasi menunjukkan kemampuan menjawab pertanyaan pada sesi tanya jawab setelah penyuluhan mencapai 90-100% pertanyaan dapat dijawab oleh khalayak sasaran. Kesimpulan dari pengabdian ini didapatkannya peningkatan pengetahuan kelompok siswa calon KADER DBD CERDIK tentang pencegahan penularan DBD dan khalayak sasaran telah dapat melakukan pemantauan jentik nyamuk sebagai upaya deteksi dini penularan infeksi DBD di lingkungan sekolah. Kata kunci: DBD, jentik nyamuk, kader DBD CERDIK, sekolah
Household Clustering in West Java Based on Stunting Risk Factors Using K-Modes and K-Prototypes Algorithms Yusran, Muhammad; Nuradilla, Siti; Putri, Mega Ramatika; Fitrianto, Anwar; Yudhianto, Rachmat Bintang
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i6.11508

Abstract

Stunting remains one of Indonesia’s most persistent public health challenges, with West Java contributing the highest number of cases due to its large population and regional disparities in household welfare. Identifying household groups vulnerable to stunting is essential for designing targeted interventions that integrate nutrition, sanitation, and socio-economic development. This study introduces a data-driven clustering framework using the K-Modes and K-Prototypes algorithms to classify 22,161 households in West Java based on 26 indicators from the March 2024 National Socioeconomic Survey (SUSENAS), encompassing food security, sanitation, drinking water access, economic conditions, social assistance, and demographics. The K-Modes algorithm was applied to categorical data, while K-Prototypes integrated numerical and categorical variables, with parameter optimization performed using a grid search and the Elbow method. Clustering performance was evaluated through the Silhouette Score, Calinski–Harabasz Index, and Davies–Bouldin Index, followed by a bootstrapped stability analysis employing the Adjusted Rand Index (ARI) and Normalized Mutual Information (NMI). Results show that K-Prototypes outperformed K-Modes, yielding a higher Silhouette Score (0.6681 compared to 0.2922), higher CH Index (13,890.6 compared to 3,976.1), and lower DBI (0.4607 compared to 1.5274), indicating superior compactness and separation. Stability testing confirmed strong robustness, with mean ARI = 0.959 and mean NMI = 0.932 across 50 bootstrap replications. The optimal five-cluster structure identified distinct socioeconomic groups, with the highest stunting risk found among households with low income, limited housing space, inadequate sanitation, and more children under five. The findings highlight the effectiveness of K-Prototypes in modeling mixed-type data and support the design of evidence-based, regionally adaptive stunting reduction strategies aligned with Presidential Regulation No. 72/2021 on the Acceleration of Stunting Reduction.