Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Transformasi kompetensi Guru SMK dengan land development autodesk civil 3D Zarkasi, Ahmad; Efendy, Anwar; Fitrayudha, Adryan; Muttaqin, Aulia; Sasmito; Wahyudi, Mudji; Adiansyah, Joni Safaat; Winarti, Dwi; Novianti, Intan; Amelia, Dinda Risky
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.22139

Abstract

Tridharma Perguruan Tinggi meliputi pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan riset. Salah satu kewajiban utamanya adalah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), berupa gotong royong, pelatihan, pendampingan, advokasi, dan sosialisasi. Kurikulum 2013, yang terus diperbaiki, mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga mengalami penyempurnaan Kurikulum 2013, yang berimplikasi pada perubahan materi ajar. Dalam hal ini, kompetensi keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) membutuhkan penguasaan materi ajar baru. Teknologi Autodesk Civil 3D, yang digunakan untuk desain teknik, menjadi penting untuk diajarkan. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan Civil 3D kepada guru-guru SMKN 1 Gunungsari guna meningkatkan kompetensi mereka dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan dengan industri. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, partisipasi dan kolaborasi dengan mitra industri, pendekatan partisipatif dalam proyek nyata, serta pelatihan yang mencakup presentasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, dengan capaian rata-rata 82% meningkat 57% dari sebelumnya. Dengan mengintegrasikan pembelajaran Civil 3D ke dalam metode pembelajaran tefa memberikan penerapan yang lebih nyata dalam proses pembelajaran sehingga lulusan SMKN 1 Gunungsari memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Implementasi Scoreboard Digital untuk Pertandingan Bulutangkis pada Gedung Olahraga Fasilkom Unsri Berbasis Teknologi Wireless Exaudi, Kemahyanto; Sembiring, Sarmayanta; P.P Prasetyo, Aditya; Fadli Isnanto, Rahmat; Ubaya, Huda; Zarkasi, Ahmad; Hermansyah, Adi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Scoreboard pada lapangan bulutangkis sangat penting bagi para pemain maupun penonton didalam suatu pertandingan. Scoreboard memiliki peran penting dalam memberikan informasi angka yang diperoleh untuk menentukan yang menang dan kalah. Fasilkom Unsri memiliki gedung olahraga baru dengan fasilitas lapangan bulutangkis berstandar internasional. Namun perhitungan skor-nya masih menggunakan metode manual. Tujuan pengabdian ini dilakukan adalah untuk mewujudkan lapangan bulutangkis Fasilkom memiliki sistem perhitungan skor menggunakan Scoreboard digital berbasis wireless. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan langsung kepada para penggiat olahraga bulutangkis dalam menggunakan Scoreboard digital. Sistem Scoreboard digital ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu Scoreboard digital berbasis wireless sebagai informasi skor perolehan dan aplikasi skor yang diaplikasikan oleh wasit menggunakan smartphone. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Scoreboard digital ini berhasil diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap permainan bulutangkis di gedung olahraga fasilkom. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya pengguna lapangan bulutangkis di gedung fasilkom, sehingga dibutuhkan pembagian waktu penggunaan bagi yang ingin bermain bulutangkis.
PERILAKU STRUKTUR PORTAL BETON DENGAN PENGEKANG TALI KAWAT BAJATERHADAP GAYA LATERAL: Behavior of Concrete Frame Structure with Steel Wire Rope Bracing Toward Lateral Force Zarkasi, Ahmad; Hariyadi, Hariyadi; Kencanawati, Ni Nyoman
Spektrum Sipil Vol 4 No 1 (2017): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa memiliki potensi yang dapat merusak bangunan sekitar pusat gempa yang disebut sebagai risiko gempa. Untuk itu diperlukan inovasi perancangan struktur yang cukup optimal dalam meminimalkan risiko gempa. Penggunaan pengekang (bracing) tali kawat baja sebagai komponen struktur penahan gempa dapat menjadi alternatif struktur yang kuat, awet, ekonomis, dan praktis. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan tahanan beban lateral (v) dan simpangan (δ) pada puncak struktur. Grafik hubungan (v - δ) digunakan sebagai dasar untuk menentukan faktor modifikasi respon (R), amplikasi defleksi (Cd), dan kuat lebih system (Ω0). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Mataram dengan benda uji portal beton lebar 1.00 m x tinggi 1.50 m. Variasi portal terdiri dari Portal Kosongan (PK), Portal Dengan Bracing IWFC (PDBW), Portal Pengisi Bata Hebel dan Bracing Tali Baja (PPHBT), Portal Pengisi Bata Hebel dan Bracing IWFC (PPHBW), dan Portal Dengan Pengisi Bata Hebel (PDBH). Tali kawat baja biasa dan IWFC diameter 4 mm digunakan sebagai bracing pada portal beton dan bata Hebel digunakan sebagai dinding pengisi portal. Pelaksanaan pengujian laboratorium untuk mensimulasikan permodelan gempa dilakukan dengan pembebanan lateral statik secara bertahap sampai benda uji gagal. Hasil uji Laboratorium menunjukkan bahwa pemasangan bracing dan dinding bata Hebel dapat meningkatkan kapasitas tahanan beban (v) dan simpangan (δ) struktur portal. Peningkatan (v) dan (δ) yang didapat sebesar 1.00, 1.87, 2.80, 3.50, 3.70 dan 1.00, 1.19, 0.79, 1.28, 2.55 untuk masing-masing portal PK, PDBW, PDBH, PPHBW, dan PPHBT. Dari grafik hubungan (v - δ) secara berturut-turut didapat nilai faktor (R) sebesar 4.69, 5.03, 6.38, 6.97, 6.54, untuk nilai faktor (Cd) sebesar 3.29, 3.02, 5.17, 3.33, 4.76, dan nilai faktor (Ω0) sebesar 3.50, 2.84, 1.96, 1.63, 2.03.
Studi Keseragaman Kekuatan pada Beton SCC dengan Menggunakan Non-Destructive Test Hamdani, Hafiz; Zarkasi, Ahmad; Darayani, Dhiafah Hera
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13227

Abstract

SCC (Self Compacting Concrete) adalah inovasi pada beton yang memiliki kemampuan mangalir dengan sendirinya memenuhi bekisting dengan bantuan bahan aditif.  Kemampuan mengalir sendiri tersebut diakibatkan oleh flowability yang tinggi pada beton segar. Adapun pengujian yang diterapkan adalah spread test yang berfungsi unutk melihat daya sebar beton secara mandiri, sesuai dengan sifat flowability yang dimiliki. Pada penelitian ini dilakukan studi untuk memeriksa keseragaman kekuatan beton SCC. Adapun sampel yang digunakan adalah silinder beton dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. bahan aditif yang digunakan pada beton SCC adalah superplasticizer SIKA Viscocrete 3115n. Selanjutnya, pengujian keseragaman beton dilakukan dengan pengujian non-destructive test yaitu hammer test. Hammer test diaplikasikan pada permukaan tepi atas dan bawah beton silinder. Dari pengujian dengan hammer test didapatkan nilai pantul permukaan bawah dengan rerata nilai 27 dan nilai pantul permukaan atas dengan rerata nilai 31. Pada beton SCC, nilai pantul bagian atas lebih rendah dibandingkan bagian bawah. Hal ini dikarenakan karakteristik beton SCC yang dapat memadat sendiri. Pada proses pemadatan, bagian bawah beton SCC memadat dengan baik sedangkan bagian atas masih ada tersisa rongga udara yang diisi oleh sisa pemadatan bagian bawah dan kadar lumpur yang ikut naik mengakibatkan kekerasan permukaan bagian atas berbeda dengan bawah.
Studi Perbandingan Produktivitas Pemodelan Pondasi Bored Pile Menggunkan Tekla Structures Dan Software AutoCAD Suhendri, Suhendri; Hamdani, Hafiz; Zarkasi, Ahmad; Pujiastuti, Heni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21002

Abstract

Pemodelan struktur pondasi merupakan tahap penting dalam perencanaan konstruksi untuk memastikan akurasi dan efisiensi. Penelitian ini membandingkan produktivitas pemodelan pondasi bored pile menggunakan Tekla Structures 2025 dan AutoCAD 2021 pada proyek Gedung Layanan Pendidikan dan Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram. Metode melibatkan produktivitas pemodelan dengan kedua software, pengukuran waktu, pemilihan menu, penilaian kualitas gambar serta melalui skala Likert oleh 30 responden (ahli/mahasiswa pengguna Tekla Structures dan AutoCAD). Hasil penelitian menunjukkan Tekla Structures lebih efisien, menyelesaikan pemodelan 4 jam lebih cepat dari AutoCAD 10 jam. Menu Tekla structures lebih otomatis, AutoCAD memerlukan ketelitian manual. Tekla Struktures unggul dalam pemodelan 3D dan visualisasi realistis, AutoCAD lebih baik untuk gambar 2D dengan fleksibilitas manual tinggi. Hasil dari data kuesioner, Tekla Structures unggul dalam kecepatan dan kemudahan menu, sedangkan AutoCAD lebih unggul dalam kualitas gambar. Korelasi temuan penelitian selaras dengan penilaian responden pada aspek kecepatan dan kemudahan menu, namun berbeda dalam penilaian kualitas gambar.
Pelatihan Pembuatan Empek-Empek Sayuran sebagai Pengembangan Potensi Desa dan Pengentasan Stunting di Desa Trirahayu Pesawaran Zarkasi, Ahmad; Salim, Luthfi; Putra, Andi Eka
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17768

Abstract

ABSTRAK Pemerintah desa memiliki peranan penting dalam strategi pembangunan daerah dan nasiaonal, karna memiliki potensi desa pada sekor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan dll. Namun, masih terdapat permasalahan dalam pengembangan potensi desa karna, kurangnya aparat desa dan tenaga desa yang memiliki pengetahuan, wawasan dan ketrampilan dalam tata kelola pengelolaan dan pengembangan potensi desa. Untuk mengatasi permasalahan ini pengabdi memberikan pelatian dan pengembangan potensi desa melalui Tata kelola BUMDes dan UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan Metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan PKM sebagai bentuk pembelajaran dalam mengatasi masalah kesadaran akan pemanfaatan potensi desa. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen tentang upaya peningkatan tenaga ahli desa dalam mengelola BUMDes dan UMKM sebagai bentuk program kemintraan masyarakat sebagai dalam meningkatkan kemandirian dengan berwirausaha pembuatan empek-empek berbahan sayuran serta dapat mennaggulangi permasalahan stanting. lokasi dan partisipan kegiatan, bahan dan alat, metode pelaksanaan kegiatan, metode pengumpulan data, pengolahan, dan analisis data. Hasil Pengabdian  menunjukkan banyak manfaat salah satunya mengurangi penurunan angka stantig dan menambah lapangan pekerjaan serta menyadarkan masyarakat bahwa mengembangan potensi desa itu sangat penting agar menjadikan desa yang mandiri dan sejahtera. Kata kunci: Pelatihan, Potensi Desa dan Stunting  ABSTRACT The village government has an important role in regional and national development strategies, because it has village potential in the sectors of agriculture, plantations, fisheries, maritime affairs, etc. However, there are still problems in developing village potential due to the lack of village officials and village personnel who have knowledge, insight and skills in governance, management and development of village potential. To overcome this problem, the service provides training and development of village potential through BUMDes and MSME governance. Method implementation of activities This community service uses Method Participatory Action Research (PAR) with a PKM approach as a form of learning in overcoming the problem of awareness of utilizing village potential. This activity was carried out by lecturers regarding efforts to increase village experts in managing BUMDes and MSMEs as a form of community partnership program to increase independence through entrepreneurship in making empek-empek made from vegetables and to overcome the problem of stunting.location and activity participants, materials and tools, methods of carrying out activities, methods of data collection, processing and data analysis.The results of the service showThere are many benefits, one of which is reducing the decline in unemployment rates and increasing employment opportunities as well as making people aware that developing village potential is very important in order to make villages independent and prosperous. Keywords : Training, Village Potential and Stunting
PENDAMPINGAN SMKN 1 GUNUNGSARI JURUSAN DISAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN (DPIB) PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN Zarkasi, Ahmad; Hidayati, Nurul; Wahyuningsih, Titik; Fitrayudha, Adryan; Fariyadin, Adiman; Adiansyah, Joni Safaat; Winarti, Dwi; Aroby, Sudhan; Ain, Hurun; Hidayatullah, Syarif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31043

Abstract

Peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan tuntutan bagi tamatan SMK agar dapat bersaing di dunia kerja. Perkembangan teknologi yang cepat mendorong kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dan andal. Pemerintah melalui Dirjen Vokasi mendukung hal ini dengan program SMK Pusat Keunggulan, yang berfokus pada pengembangan holistik hasil belajar siswa untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas manajemen SMK, keselarasan dengan dunia kerja, dan menghasilkan lulusan yang siap kerja atau berwirausaha. Metode Pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Participatory Action Research (PAR), yang mana dalam program pendampingan pelatihan untuk meningkatkan kualitas manajemen SMK, keselarasan dengan dunia kerja, dan menghasilkan lulusan yang siap kerja atau berwirausaha melalui diskusi kelompok terfokus (focus group discussion, FGD). Pelaksanaan pendampingan di SMKN 1 Gunungsari oleh Fakultas teknik Program studi teknik sipil UMMAT. Hasil pengabdian ini menunjukkan hal yang signifikan meliputi penyelarasan kurikulum dengan industri, peningkatan data tracer study, dan pengembangan kerja sama industri. Dapat disimpulkan bawha program ini menunjukkan hasil positif dengan peningkatan kerja sama dengan dunia industri dan peningkatan tracer study. Upaya berkelanjutan untuk memperkuat kerja sama dengan industri dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi diharapkan terus dilakukan.
Self Regulated Learning Dan Manajemen Waktu Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Yang Bekerja Freelance Mita Amalia, Shaffina; Arief Setiawan, Nugroho; Hidayati, Ira; Zarkasi, Ahmad
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 9 No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v9i1.5192

Abstract

Final-year students face complex academic demands, such as completing their thesis, while some simultaneously engage in freelance work to meet economic needs and gain professional experience. This condition requires optimal self-management skills to maintain a balance between academic responsibilities and work commitments. This study aims to examine the implementation of Self-Regulated Learning (SRL) among final-year students who work freelance in Bandar Lampung, focusing on metacognitive, motivational, and behavioral aspects. This research employs a qualitative approach with a case study design and methodological triangulation through interviews and documentation involving three informants. Data were analyzed using NVivo 15 to identify patterns of SRL implementation. The findings indicate that students are able to apply planning, monitoring, and self-evaluation strategies in their learning process, although they still face challenges such as time constraints, fatigue, and inconsistency in managing their learning activities. The consistent application of SRL strategies helps students manage both academic and work responsibilities more effectively. Therefore, SRL plays a crucial role in supporting students in balancing academic demands and freelance work. Keywords: Self Regulated Learning, time management, freelance students, learning strategies, work and academic balance.
Cluster-Based Random Forest Regression for Internet of Things Bandwidth Prediction Using Leakage-Free Features Hutagalung, Naek Parulian; Tutuko, Bambang; Zarkasi, Ahmad
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 6 No. 3 (2026): MALCOM July 2026
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v6i3.2894

Abstract

Heterogeneous Internet of Things (IoT) deployments generate highly variable network traffic, yet most existing bandwidth management approaches rely on static provisioning or device-agnostic models that fail to capture per-device traffic heterogeneity. This study proposes a hybrid machine learning framework combining K-Means clustering and Random Forest regression to enable cluster-aware, leakage-free bandwidth consumption prediction for IoT environments. Using 994,145 flow records from the UNSW HomeNet dataset, the Log1p transformation was applied to address heavy-tailed traffic distributions, and direct bandwidth-derived features were strictly excluded to prevent data leakage. Devices were segmented into three traffic profiles (Low, Medium, and High), validated by a Silhouette Score of 0.4153 and a Davies–Bouldin Index of 1.0357. Within the structural constraints of this single-dataset, controlled setting, Random Forest regression achieved R² values above 0.99 across all clusters, with stable cross-validated performance, substantially outperforming Linear Regression, which achieved R² values as low as 0.0374 in the Medium cluster. Feature importance analysis revealed that Inter-Arrival Time is the primary driver of bandwidth consumption, superseding raw payload volume, with direct implications for temporally-driven feature design. These results indicate that cluster-aware, leakage-free models offer a viable architecture for IoT bandwidth management, with cross-domain generalization as a primary direction for future work.
Muakhi as a Relational Resource in House-of-Worship Disputes: Anjau Silau and FKUB Mediation in Bandar Lampung Zarkasi, Ahmad; Salim, Luthfi; Rosana, Ellya
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v7i2.9932

Abstract

Disputes over houses of worship in Indonesia are often treated as regulatory problems, although their development also reflects unequal majority–minority relations, contested building use, local opposition, and limited communication. This article examines how muakhi, a Lampung conception of brotherhood or socially constituted kinship, was interpreted and translated into anjau silau, a relational practice of visiting and dialogue, in the GKKD and GPIN disputes in Bandar Lampung. It also examines how the Forum for Religious Harmony (FKUB) connected these culturally grounded practices with formal mediation. The study employed a qualitative multiple-case design based on interviews with 11 purposively selected informants and relevant case documents. Within-case and cross-case thematic analyses were used to compare the disputes’ trajectories, cultural interpretations, communication practices, mediation processes, and immediate arrangements. The findings show that participants associated muakhi with brotherhood, mutual recognition, visiting, listening, and deliberation rather than with a single formal customary procedure. Its most observable enactment in the two cases was anjau silau. However, the documented visits occurred primarily after tensions had emerged and were perceived as helping reopen communication and limit further escalation rather than preventing the original disputes. FKUB connected these relational practices with multiparty meetings and administrative negotiations. Mediation produced a temporary worship arrangement in the GPIN case, whereas the available evidence does not establish a conclusive settlement in the GKKD case. The findings suggest that muakhi can provide a culturally intelligible relational resource for mediation when its application remains inclusive, consistent with religious rights, and connected to transparent institutional procedures.