Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Mechanical Characterization of Sumbawa Local Sisal Fiber Polyester Composite Sandwich Panel compared to Meranti Wood Panels Fitrayudha, Adryan; Hidayati, Nurul; Zarkasi, Ahmad
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 8, No 1 (2023): EDISI MARET 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v8i1.4493

Abstract

The development of composite material engineering is an effective solution for the development of green building-based materials that are being campaigned in various parts of the country today. The fundamental problem in composite engineering that is developing is the lack of use of environmentally friendly materials as the basic material for composite constituents. The use of natural fiber-based composite materials as reinforcement is one of the right solutions to answer the issue of green building in producing more environmentally friendly materials with much better mechanical resistance. The study aims to determine the flexural characteristics of sandwich panel beams of sengon (SPS) in comparison to Meranti beams. The material used as skin for SPS beams is a composite of sisal fiber polyester from Sumbawa Island. Test standard based on ASTM C393 (length 550 mm, width 50 mm, thickness 25 mm), with a total of 5 specimens each. The test results showed that the SPS beams had an average bending stress of 167.66 MPa, while the Meranti wood beams produced an average bending stress of 94.29 MPa. The amount of bending stress produced by SPS beams is 43.38% higher than meranti wood beams. The average deflection value of SPS beams is 20.34 mm, greater than the average deflection value of sengon wood of 15.42 mm. This shows that the use of sisal polyester composite skin on SPS beams can produce better mechanical characteristics compared to Meranti wood.ABSTRAKPerkembangan rekayasa material komposit merupakan solusi yang efektif bagi pengembangan material berbasis green building yang sedang dikampanyekan di berbagai belahan negara saat ini. Permasalahan mendasar dalam rekayasa komposit yang tengah berkembang adalah minimnya penggunaan material ramah lingkungan sebagai bahan dasar penyusun komposit. Penggunaan material komposit berbasis serat alam sebagai perkuatan (reinforcement) merupakan salah satu solusi yang tepat guna menjawab isu green building dalam menghasilkan material yang lebih ramah lingkungan dengan ketahanan mekanis yang jauh lebih baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lentur pada balok sandwich panel kayu sengon (SPS) dengan pembanding balok kayu meranti (kayu kelas II). Material yang digunakan sebagai skin pada balok SPS adalah komposit polyester serat sisal yang dibudidayakan di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Standar pengujian berdasarkan ASTM C393 (panjang 550 mm, lebar 50 mm, tebal 25 mm), dengan jumlah masing-masing 5 benda uji. Hasil pengujian menunjukkan balok SPS memiliki tegangan lentur rata-rata sebesar 167,660 MPa, sedangkan pada balok kayu meranti menghasilkan tegangan lentur rata-rata sebesar 94,292 MPa. Besarnya tegangan lentur yang dihasilkan balok SPS lebih tinggi 43,380% dibandingkan balok kayu meranti (kayu kelas II). Nilai lendutan rata-rata pada balok SPS sebesar 20,340 mm, lebih besar dibandingkan nilai lendtan rata-rata kayu sengon sebesar 15,420 mm. Hal tersbut menunjukkan bahwa penggunaan skin komposit polyester sisal Sumbawa pada sandwich panel kayu sengon mampu menghasilkan karakteristik mekanik yang lebih baik dibandingkan dengan kayu Meranti.
Transformasi kompetensi Guru SMK dengan land development autodesk civil 3D Zarkasi, Ahmad; Efendy, Anwar; Fitrayudha, Adryan; Muttaqin, Aulia; Sasmito; Wahyudi, Mudji; Adiansyah, Joni Safaat; Winarti, Dwi; Novianti, Intan; Amelia, Dinda Risky
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.22139

Abstract

Tridharma Perguruan Tinggi meliputi pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan riset. Salah satu kewajiban utamanya adalah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), berupa gotong royong, pelatihan, pendampingan, advokasi, dan sosialisasi. Kurikulum 2013, yang terus diperbaiki, mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga mengalami penyempurnaan Kurikulum 2013, yang berimplikasi pada perubahan materi ajar. Dalam hal ini, kompetensi keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) membutuhkan penguasaan materi ajar baru. Teknologi Autodesk Civil 3D, yang digunakan untuk desain teknik, menjadi penting untuk diajarkan. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan Civil 3D kepada guru-guru SMKN 1 Gunungsari guna meningkatkan kompetensi mereka dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan dengan industri. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, partisipasi dan kolaborasi dengan mitra industri, pendekatan partisipatif dalam proyek nyata, serta pelatihan yang mencakup presentasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, dengan capaian rata-rata 82% meningkat 57% dari sebelumnya. Dengan mengintegrasikan pembelajaran Civil 3D ke dalam metode pembelajaran tefa memberikan penerapan yang lebih nyata dalam proses pembelajaran sehingga lulusan SMKN 1 Gunungsari memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Implementasi Scoreboard Digital untuk Pertandingan Bulutangkis pada Gedung Olahraga Fasilkom Unsri Berbasis Teknologi Wireless Exaudi, Kemahyanto; Sembiring, Sarmayanta; P.P Prasetyo, Aditya; Fadli Isnanto, Rahmat; Ubaya, Huda; Zarkasi, Ahmad; Hermansyah, Adi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Scoreboard pada lapangan bulutangkis sangat penting bagi para pemain maupun penonton didalam suatu pertandingan. Scoreboard memiliki peran penting dalam memberikan informasi angka yang diperoleh untuk menentukan yang menang dan kalah. Fasilkom Unsri memiliki gedung olahraga baru dengan fasilitas lapangan bulutangkis berstandar internasional. Namun perhitungan skor-nya masih menggunakan metode manual. Tujuan pengabdian ini dilakukan adalah untuk mewujudkan lapangan bulutangkis Fasilkom memiliki sistem perhitungan skor menggunakan Scoreboard digital berbasis wireless. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan langsung kepada para penggiat olahraga bulutangkis dalam menggunakan Scoreboard digital. Sistem Scoreboard digital ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu Scoreboard digital berbasis wireless sebagai informasi skor perolehan dan aplikasi skor yang diaplikasikan oleh wasit menggunakan smartphone. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Scoreboard digital ini berhasil diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap permainan bulutangkis di gedung olahraga fasilkom. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya pengguna lapangan bulutangkis di gedung fasilkom, sehingga dibutuhkan pembagian waktu penggunaan bagi yang ingin bermain bulutangkis.
Implementation of Fisherface Algorithm for Eye and Mouth Recognition in Face-Tracking Mobile Robot Zarkasi, Ahmad; Ubaya, Huda; Exaudi, Kemahyanto; Duri, Ades Harafi
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v10i3.29266

Abstract

Facial recognition is an artificial intelligence algorithm that distinguishes one face from another by capturing facial patterns visually. This recognition specifically detects and identifies individuals based on facial features by scanning the entire face. Several methods are used for facial detection, including facial landmarks points, Local Binary Patterns Histograms (LBPH), and Fisherface. In the context of this research, Fisherface is used to reduce the dimensionality of facial space in order to obtain image features. The method is insensitive to changes in expression and lighting, leading to better pattern classification and making it suitable for implementation on mobile devices such as robot vision. Therefore, this research aimed to measure the response time speed and accuracy level of pattern recognition when implemented on mobile robot devices. The results obtained from the accuracy testing showed that the highest accuracy for face detection process was 90%, while the lowest was 78.3%. In addition, the average execution time (AET) for the fastest process was 1.63 seconds and the slowest was 1.72 seconds. For pattern recognition, the statistics showed 90% accuracy, 100% precision, 81.81% recall, and F-1 score of 89.5%. Meanwhile, the longest execution time was 0.084 seconds and the fastest was 0.064 seconds. In face tracking process, the mobile robot movement was based on real-time pixel sizes, determining x and y values to produce the center of face region.
PERILAKU STRUKTUR PORTAL BETON DENGAN PENGEKANG TALI KAWAT BAJATERHADAP GAYA LATERAL: Behavior of Concrete Frame Structure with Steel Wire Rope Bracing Toward Lateral Force Zarkasi, Ahmad; Hariyadi, Hariyadi; Kencanawati, Ni Nyoman
Spektrum Sipil Vol 4 No 1 (2017): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa memiliki potensi yang dapat merusak bangunan sekitar pusat gempa yang disebut sebagai risiko gempa. Untuk itu diperlukan inovasi perancangan struktur yang cukup optimal dalam meminimalkan risiko gempa. Penggunaan pengekang (bracing) tali kawat baja sebagai komponen struktur penahan gempa dapat menjadi alternatif struktur yang kuat, awet, ekonomis, dan praktis. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan tahanan beban lateral (v) dan simpangan (δ) pada puncak struktur. Grafik hubungan (v - δ) digunakan sebagai dasar untuk menentukan faktor modifikasi respon (R), amplikasi defleksi (Cd), dan kuat lebih system (Ω0). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Mataram dengan benda uji portal beton lebar 1.00 m x tinggi 1.50 m. Variasi portal terdiri dari Portal Kosongan (PK), Portal Dengan Bracing IWFC (PDBW), Portal Pengisi Bata Hebel dan Bracing Tali Baja (PPHBT), Portal Pengisi Bata Hebel dan Bracing IWFC (PPHBW), dan Portal Dengan Pengisi Bata Hebel (PDBH). Tali kawat baja biasa dan IWFC diameter 4 mm digunakan sebagai bracing pada portal beton dan bata Hebel digunakan sebagai dinding pengisi portal. Pelaksanaan pengujian laboratorium untuk mensimulasikan permodelan gempa dilakukan dengan pembebanan lateral statik secara bertahap sampai benda uji gagal. Hasil uji Laboratorium menunjukkan bahwa pemasangan bracing dan dinding bata Hebel dapat meningkatkan kapasitas tahanan beban (v) dan simpangan (δ) struktur portal. Peningkatan (v) dan (δ) yang didapat sebesar 1.00, 1.87, 2.80, 3.50, 3.70 dan 1.00, 1.19, 0.79, 1.28, 2.55 untuk masing-masing portal PK, PDBW, PDBH, PPHBW, dan PPHBT. Dari grafik hubungan (v - δ) secara berturut-turut didapat nilai faktor (R) sebesar 4.69, 5.03, 6.38, 6.97, 6.54, untuk nilai faktor (Cd) sebesar 3.29, 3.02, 5.17, 3.33, 4.76, dan nilai faktor (Ω0) sebesar 3.50, 2.84, 1.96, 1.63, 2.03.
Studi Keseragaman Kekuatan pada Beton SCC dengan Menggunakan Non-Destructive Test Hamdani, Hafiz; Zarkasi, Ahmad; Darayani, Dhiafah Hera
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13227

Abstract

SCC (Self Compacting Concrete) adalah inovasi pada beton yang memiliki kemampuan mangalir dengan sendirinya memenuhi bekisting dengan bantuan bahan aditif.  Kemampuan mengalir sendiri tersebut diakibatkan oleh flowability yang tinggi pada beton segar. Adapun pengujian yang diterapkan adalah spread test yang berfungsi unutk melihat daya sebar beton secara mandiri, sesuai dengan sifat flowability yang dimiliki. Pada penelitian ini dilakukan studi untuk memeriksa keseragaman kekuatan beton SCC. Adapun sampel yang digunakan adalah silinder beton dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. bahan aditif yang digunakan pada beton SCC adalah superplasticizer SIKA Viscocrete 3115n. Selanjutnya, pengujian keseragaman beton dilakukan dengan pengujian non-destructive test yaitu hammer test. Hammer test diaplikasikan pada permukaan tepi atas dan bawah beton silinder. Dari pengujian dengan hammer test didapatkan nilai pantul permukaan bawah dengan rerata nilai 27 dan nilai pantul permukaan atas dengan rerata nilai 31. Pada beton SCC, nilai pantul bagian atas lebih rendah dibandingkan bagian bawah. Hal ini dikarenakan karakteristik beton SCC yang dapat memadat sendiri. Pada proses pemadatan, bagian bawah beton SCC memadat dengan baik sedangkan bagian atas masih ada tersisa rongga udara yang diisi oleh sisa pemadatan bagian bawah dan kadar lumpur yang ikut naik mengakibatkan kekerasan permukaan bagian atas berbeda dengan bawah.
Studi Perbandingan Produktivitas Pemodelan Pondasi Bored Pile Menggunkan Tekla Structures Dan Software AutoCAD Suhendri, Suhendri; Hamdani, Hafiz; Zarkasi, Ahmad; Pujiastuti, Heni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21002

Abstract

Pemodelan struktur pondasi merupakan tahap penting dalam perencanaan konstruksi untuk memastikan akurasi dan efisiensi. Penelitian ini membandingkan produktivitas pemodelan pondasi bored pile menggunakan Tekla Structures 2025 dan AutoCAD 2021 pada proyek Gedung Layanan Pendidikan dan Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram. Metode melibatkan produktivitas pemodelan dengan kedua software, pengukuran waktu, pemilihan menu, penilaian kualitas gambar serta melalui skala Likert oleh 30 responden (ahli/mahasiswa pengguna Tekla Structures dan AutoCAD). Hasil penelitian menunjukkan Tekla Structures lebih efisien, menyelesaikan pemodelan 4 jam lebih cepat dari AutoCAD 10 jam. Menu Tekla structures lebih otomatis, AutoCAD memerlukan ketelitian manual. Tekla Struktures unggul dalam pemodelan 3D dan visualisasi realistis, AutoCAD lebih baik untuk gambar 2D dengan fleksibilitas manual tinggi. Hasil dari data kuesioner, Tekla Structures unggul dalam kecepatan dan kemudahan menu, sedangkan AutoCAD lebih unggul dalam kualitas gambar. Korelasi temuan penelitian selaras dengan penilaian responden pada aspek kecepatan dan kemudahan menu, namun berbeda dalam penilaian kualitas gambar.
MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK PADA BANK X DENGAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Suharjanti, Suharjanti; Taufik, Ghofar; Zarkasi, Ahmad; Susanti, Melan
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 2 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v2i2.568

Abstract

Untuk sistem pendukung keputusan, model menggunakan metode simple additive weighting (SAW). Dalam melakukan evaluasi terhadap pegawai terbaik Bank X akan dilakukan beberapa evaluasi berdasarkan kriteria yang digunakan sebagai bahan evaluasi. Dalam evaluasi ini, karyawan dibandingkan satu sama lain untuk memberikan nilai output yang valid antara setiap karyawan. Oleh karena itu, para pengelola Bank X dapat menggunakannya sebagai alat pengambilan keputusan yang efektif dan efisien, serta dapat membantu para pengelola Bank X untuk menentukan pemilihan pegawai terbaik melalui evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah suatu model sistem pendukung keputusan yang memilih pegawai terbaik melalui metode simple additive weighting (SAW) yang memberikan informasi dengan cara mengevaluasi pegawai terbaik. Memilih karyawan terbaik di sebuah perusahaan memang tidak mudah. Karena karyawan merupakan salah satu aset penting perusahaan, maka harus ada kriteria yang dijadikan parameter evaluasi dalam pemilihan karyawan terbaik. Bank X memiliki beberapa kriteria penilaian pegawai terbaik yaitu penampilan, kehandalan, rasa tanggung jawab, wawasan dan empati terhadap produk Bank X.
Pelatihan Pembuatan Empek-Empek Sayuran sebagai Pengembangan Potensi Desa dan Pengentasan Stunting di Desa Trirahayu Pesawaran Zarkasi, Ahmad; Salim, Luthfi; Putra, Andi Eka
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17768

Abstract

ABSTRAK Pemerintah desa memiliki peranan penting dalam strategi pembangunan daerah dan nasiaonal, karna memiliki potensi desa pada sekor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan dll. Namun, masih terdapat permasalahan dalam pengembangan potensi desa karna, kurangnya aparat desa dan tenaga desa yang memiliki pengetahuan, wawasan dan ketrampilan dalam tata kelola pengelolaan dan pengembangan potensi desa. Untuk mengatasi permasalahan ini pengabdi memberikan pelatian dan pengembangan potensi desa melalui Tata kelola BUMDes dan UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan Metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan PKM sebagai bentuk pembelajaran dalam mengatasi masalah kesadaran akan pemanfaatan potensi desa. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen tentang upaya peningkatan tenaga ahli desa dalam mengelola BUMDes dan UMKM sebagai bentuk program kemintraan masyarakat sebagai dalam meningkatkan kemandirian dengan berwirausaha pembuatan empek-empek berbahan sayuran serta dapat mennaggulangi permasalahan stanting. lokasi dan partisipan kegiatan, bahan dan alat, metode pelaksanaan kegiatan, metode pengumpulan data, pengolahan, dan analisis data. Hasil Pengabdian  menunjukkan banyak manfaat salah satunya mengurangi penurunan angka stantig dan menambah lapangan pekerjaan serta menyadarkan masyarakat bahwa mengembangan potensi desa itu sangat penting agar menjadikan desa yang mandiri dan sejahtera. Kata kunci: Pelatihan, Potensi Desa dan Stunting  ABSTRACT The village government has an important role in regional and national development strategies, because it has village potential in the sectors of agriculture, plantations, fisheries, maritime affairs, etc. However, there are still problems in developing village potential due to the lack of village officials and village personnel who have knowledge, insight and skills in governance, management and development of village potential. To overcome this problem, the service provides training and development of village potential through BUMDes and MSME governance. Method implementation of activities This community service uses Method Participatory Action Research (PAR) with a PKM approach as a form of learning in overcoming the problem of awareness of utilizing village potential. This activity was carried out by lecturers regarding efforts to increase village experts in managing BUMDes and MSMEs as a form of community partnership program to increase independence through entrepreneurship in making empek-empek made from vegetables and to overcome the problem of stunting.location and activity participants, materials and tools, methods of carrying out activities, methods of data collection, processing and data analysis.The results of the service showThere are many benefits, one of which is reducing the decline in unemployment rates and increasing employment opportunities as well as making people aware that developing village potential is very important in order to make villages independent and prosperous. Keywords : Training, Village Potential and Stunting
PENDAMPINGAN SMKN 1 GUNUNGSARI JURUSAN DISAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN (DPIB) PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN Zarkasi, Ahmad; Hidayati, Nurul; Wahyuningsih, Titik; Fitrayudha, Adryan; Fariyadin, Adiman; Adiansyah, Joni Safaat; Winarti, Dwi; Aroby, Sudhan; Ain, Hurun; Hidayatullah, Syarif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31043

Abstract

Peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan tuntutan bagi tamatan SMK agar dapat bersaing di dunia kerja. Perkembangan teknologi yang cepat mendorong kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dan andal. Pemerintah melalui Dirjen Vokasi mendukung hal ini dengan program SMK Pusat Keunggulan, yang berfokus pada pengembangan holistik hasil belajar siswa untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas manajemen SMK, keselarasan dengan dunia kerja, dan menghasilkan lulusan yang siap kerja atau berwirausaha. Metode Pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Participatory Action Research (PAR), yang mana dalam program pendampingan pelatihan untuk meningkatkan kualitas manajemen SMK, keselarasan dengan dunia kerja, dan menghasilkan lulusan yang siap kerja atau berwirausaha melalui diskusi kelompok terfokus (focus group discussion, FGD). Pelaksanaan pendampingan di SMKN 1 Gunungsari oleh Fakultas teknik Program studi teknik sipil UMMAT. Hasil pengabdian ini menunjukkan hal yang signifikan meliputi penyelarasan kurikulum dengan industri, peningkatan data tracer study, dan pengembangan kerja sama industri. Dapat disimpulkan bawha program ini menunjukkan hasil positif dengan peningkatan kerja sama dengan dunia industri dan peningkatan tracer study. Upaya berkelanjutan untuk memperkuat kerja sama dengan industri dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi diharapkan terus dilakukan.