Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Model supervisi klinis berfokus multikultural: supervisi hubungan interpersonal konselor dan staf kependidikan Rezki Hariko; Indriyana Rachmawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.13156

Abstract

Performance collaboration between counselor and teacher or staff is urgentlyneeded in providing guidance and counseling services for students. This collaboration needs to be supervised, one of them by using multi-cultural focused clinical supervision. This supervisory activity emphasizes the aspect of recognizing the cultural differences that can arise between supervisors and supervisors who can influence the supervision activities. A supervisor needs to be aware of the perception bias that may affect the supervision activities. Supervisors should be reactive to cultural diversity in carrying out supervisory activities demonstrated through recognition of cultural differences between supervisors and supervisors, understanding the power of differences and initiating discussions on diversity. Supervisors must also be aware of obstacles in multicultural supervision, such as: perception bias and lack of supervision training.
Analysis of the structural relationship emotional regulation, academic procrastination, and academic burnout Arbin Janu Setiyowati; Indriyana Rachmawati; Bambang Budi Wiyono; Henny Indreswari; Eko Pramudya Laksana
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 3: June 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i3.26778

Abstract

Academic burnout (AB) is a problem that many students are currently facing since the online learning policy was implemented. This research aims to analyze the structural relationship between emotional regulation (ER), academic procrastination (AP), and student AB. This research used ex post facto causal relationship explanatory design. The research subjects were 417 high school students in East Java. The sampling was cluster random sampling technique. The data analysis technique used the Rasch model and structural equation modelling (SEM). The results showed that there was a significant relationship between ER and AP and AB. The implication of findings on the school guidance and counselling program is that the counsellors must pay attention to the factors that contribute to student AB so that counselling services can be designed to prevent student AB.
Peningkatan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Naratif Bagi Guru Bimbingan dan Konseling Widya Multisari; Ella Faridati Zen; Diniy Hidayaturrahman; Indriyana Rachmawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1337

Abstract

Pelatihan ini dilakukan untuk memabntu guru BK SMA Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan Kompetensi sebagai konselor melalui pelatihan konseling naratif. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan tahapan SLA (Structure Learning Approach) yang terdiri dari 5 tahapan yakni instruksi, modelling, role playing, balikan ,dan pemberian tugas. Hasilnya dapat dilihat dai perubahan rata-rata pretest-posttes yang dilaksanakan mengalami peningkatan sebesar 3.01 point.  Saran untuk pelatihan selanjutnya dapat dikembangkan dalam bantuan layanan konseling naratif secara offline.
Analisis Profil Perilaku Bullying Pada Siswa Tingkat Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Bantul Frizka Erkurnia; Tsania Natasya Putri; Yunita Nur Dianningsih; Indriyana Rachmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5059

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenali dan menemukan indikasi perilaku bullying pada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Bantul lebih awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SD negeri di Bantul dengan sampel penelitian adalah sebanyak 127 siswa SD. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan skala bullying yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dan divalidasi oleh uji ahli dari Bimbingan dan Konseling serta uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku lebih sering melakukan bullying fisik sebesar 40% dan bullying verbal sebesar 41%, dengan persentase korban bullying fisik sebesar 31% dan bullying verbal sebesar 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bullying fisik dan bullying verbal mempunyai intensitas yang lebih sering dilakukan oleh siswa daripada bullying sosial. Kata kunci: bullying, sekolah dasar, kabupaten bantul
Penyuluhan pada Guru Sekolah Dasar tentang Keberadaan Bimbingan dan Konseling Basuki, Agus; Farozin, Moh; Indriyana Rachmawati
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v4i2.136

Abstract

Guidance and counseling in elementary schools is an important foundation for the formation of students' identity towards optimal development. However, currently guidance and counseling is still limited to secondary school level, not yet reaching elementary school. Ideas for guidance and counseling in elementary schools at the cluster level have not been implemented optimally. Therefore, it is necessary to understand the importance of guidance and counseling in elementary schools to understand its existence in helping to overcome students' problems. This service method is carried out synchronously online and offline or face to face. Synchronous online implementation is to identify student problems in elementary schools, while offline or face-to-face implementation consists of providing instructions in the form of materials, modeling and exercises. The results of the service show that class teachers or subject teachers understand the importance of guidance and counseling in elementary schools, shown by an increase in pretest and posttest scores to 92% of teachers understand the need for guidance and counseling in elementary schools.
Pelatihan Layanan BK Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru BK SMP Magelang Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Kurnasari, Mitta; Mumpuni, Sesya Dias
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.189

Abstract

Abstrak Pelatihan Layanan BK Berdiferensiasi bagi Guru BK SMP Magelang adalah inisiatif penting yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Fokus utamanya adalah mendukung pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka secara berdiferensiasi. Para guru BK akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mengidentifikasi kebutuhan unik siswa, mengelola keragaman dalam kelas, dan menerapkan teknik konseling yang responsif. Pelatihan ini juga menekankan pendampingan agar guru BK dapat merancang strategi berdiferensiasi yang relevan dengan karakteristik setiap siswa. Harapannya, pelatihan ini akan menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang memastikan setiap siswa mendapatkan dukungan sesuai dengan potensi dan keberagamannya, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa di SMP Magelang. Luaran yang ditargetkan berupa luaran wajib dan tambahan yaitu Surat Keterangan yang dikeluarkan pihak mitra yang menerangkan, dosen sebagai pendamping, Publikasi jurnal ilmiah, HKI, Naskah Kerjasama/IA dengan Dinas Pendidikan Kota  dan Kabupaten Magelang, Jurnal Nasional Terindeks SINTA, Tindak lanjut kerjasama (Naskah MoA antara Fakultas dan Mitra) dan Publikasi Media Sosial/Media Cetak.
Pelatihan Digital Marketing bagi Sumber Daya Manusia di Objek Wisata Kalibiru Purwanta, Edi; Tina Lidyasari, Aprilia; Baroroh, Kiromim; Rachmawati, Indriyana
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.193

Abstract

Sektor wisata menjadi salah satu sumber pendapatan negara Indonesia yang dapat digunakan untuk meningkatkan kehidupan sosial ekonomi warga, salah satunya objek wisata Kalibiru, Kulonprogo, Yogyakarta. Objek wisata berlatar belakang Waduk Sermo ini mulai sedikit dikunjungi oleh wisatawan sejak kehadiran covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kembali volume pengunjung, salah satunya melalui pengiklanan di website maupun media sosial. Namun hal tersebut dirasa belum cukup karena membutuhkan upaya re-branding menggunakan video, disertani transisi, music, dan teks. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan digital marketing bagi sumber daya manusia di Objek Wisata Kalibiru. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang pelaku usaha di sekitar objek wisata. Tahapan pelatihan meliputi identifikasi kebutuhan, mendesain program pelatihan, melaksanakan program pelatihan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaku usaha mampu membuat video konten yang menarik untuk re-branding objek wisata Kalibiru dengan memanfaatkan aplikasi tertentu. Video konten ini sebagai digital marketing untuk objek wisata Kalibiru yang dapat diunggah di media sosial, sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata.
Bagaimana Hubungan Antara Self-Awareness Dengan Self-Concealment Generasi Z? Studi Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Mumpuni, Sesya Dias
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6900

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kesadaran diri dan penyembunyian diri di kalangan mahasiswa Generasi Z. Dengan menggunakan metodologi penelitian korelasional, studi ini meneliti data dari 156 peserta menggunakan analisis korelasi bivariat. Korelasi positif yang kuat antara kesadaran diri dan penyembunyian diri terlihat jelas dalam data, seperti yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi Pearson sebesar 0,360 (p <0,01). Hal ini mengimplikasikan bahwa terdapat korelasi positif antara kesadaran diri dan penyembunyian diri, serta korelasi negatif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang dinamika psikologis Generasi Z, menyoroti interaksi yang kompleks antara kedua variabel ini dan menunjukkan implikasi potensial untuk kesehatan mental dan program pendidikan yang ditargetkan untuk demografi ini. Kata kunci: self-concealment, self-awareness, convenience, mahasiswa
Psychological Well-being of the Elderly in Yogyakarta City: Descriptive Study Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Kurniasari, Mitta; Juwita Sari, Widya; Lestari, Rizqi
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061103000

Abstract

Elderly people are a population that receives attention worldwide because when individuals enter the elderly period, life changes automatically occur, from productive to non-productive, even reduced physical abilities. This condition can undoubtedly affect the psychological well-being of the elderly because it requires them to adapt to new situations that have never been experienced before. This study aimed to determine the psychological well-being of the elderly through descriptive analysis and difference tests to find the results of differences in the psychological well-being of male and female elderly people. Three hundred twenty elderly people, both men and women, were involved in this study. These elderly people were selected using purposive sampling techniques in the Yogyakarta area. Data collection used a psychological well-being scale with six indicators, namely (1) self-acceptance, (2) life goals, (3) environmental mastery, (4) personal growth, (5) autonomy, and (6) positive relationships with others. The data that had been collected were then analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon test. The study results showed that the psychological well-being of male elderly people was 54.45, lower than that of female elderly people, who obtained a score of 54.51. In terms of age, the psychological well-being of elderly people was lower than that of elderly people. However, the overall results showed no difference in the psychological well-being of the male and female elderly with a p-value of 0,076>0,05. The psychological well-being of the elderly is better because it emphasizes the spiritual dimension in building a better meaning of life.
Resiliensi Akademik Mahasiswa Pesantren Hanik Mufaridah; Indriyana Rachmawati
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 1 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i1.611

Abstract

Resiliensi akademik merupakan ketahanan akademik individu dalam menghadapi tekanan akademik. Di era industri 5.0 ketahanan sangat dibutuhkan oleh individu untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Penelitian ini menentukan prevalensi resiliensi akademik mahasiswa pesantren dalam menghadapi era industri 5.0. Penelitian ini menggunakan desain survey. Sampel penelitian ini adalah 116 mahasiswa pesantren yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket resiliensi akademik. Diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai KMO dan Bartlett's Test sebesar 0,741. Data dianalisis secara deskriptif. Resiliensi akademik mahasiswa ditunjukkan dengan memiliki kompetensi, kepercayaan diri, karakter, komitmen, minat, dan pengendalian diri untuk mengatasi situasi sulit yang dihadapi. Komitmen merupakan aspek penting bagi individu untuk tegar dalam situasi akademik.