Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Academic Procrastination of High School Students in East Java Setiyowati, Arbin Janu; Triyono, Triyono; Rachmawati, Indriyana; Hidayati, Nurul
Psikopedagogia Vol. 9 No. 1: June 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v9i1.17907

Abstract

This study aims to obtain a comprehensive view of academic procrastination carried out by students in terms of cognitive, affective, and behavior. This study used a survey research method. The population of this research is high school students in East Java and the research sample is 200 students spread over Malang, Blitar, Bangkalan, and Lamongan. The sampling technique used cluster random sampling and the data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that the cognitive, affective, and psychomotor descriptions of students' academic procrastination were found. Counselors can use the findings of this study as the basis for developing BK services, especially in designing intervention strategies to reduce academic procrastination of high school students.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK ANALISIS TRANSAKSIONAL DALAM DUNIA PENDIDIKAN Pratiwi, Awalya Siska; Muslihati, Muslihati; Rachmawati, Indriyana
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v8i1.7753

Abstract

The purpose of this paper is to describe the application of transactional analysis group counseling in the world of education. Literature review is the method used in this writing. The implementation of Transactional Analysis counseling has been implemented in schools from the elementary school to the tertiary level. In implementing the Transactional Analysis approach, it can be used for individual counseling, but it is more appropriate if it is carried out in group counseling. The basic concepts of Transactional Analysis include Injunction, Stroke, Life Script, Ego State, Life Position, Games and Redecesions. In Transactional Analysis counseling, individuals are said to be healthy and win when they are in the position of I'm OK, you're OK. There are 3 stages of transactional analysis in group counseling, namely the first is the initial stage, the second is the work stage, and the third is the final stage.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Otoriter Terhadap Penerimaan Diri Siswa SMP Faidatul Aulia Ratna Furi; Rachmawati, Indriyana
Teaching, Learning, and Development Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/telad.v3i1.41

Abstract

Pola asuh orang tua otoriter merupakan pola pengasuhan dengan cara mengontrol penuh anak dengan sangat kuat. Anak yang memperoleh pola pengasuhan tersebut kesulitan dalam mengembangkan penerimaan diri yang sehat karena kurangnya dukungan emosional dan kontrol yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey dan populasinya adalah siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 3 Tempel sebanyak 159 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 127 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Uji validitas instrument menggunakan validitas konstruk dengan uji expert judgement dan uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach dengan nilai koefisien skala pola asuh otoriter 0,919 dan nilai koefisien skala penerimaan diri sebesar 0,921. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan dari pola asuh orang tua otoriter dan penerimaan diri pada siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 3 Tempel. Hasil tersebut ditunjukkan dengan konstanta yang bernilai negatif dengan tingkat signifikansi 0,000 (Sig. < 0,05), dengan besar pengaruh yang diberikan sebesar 44,6%. Artinya apabila pola asuh orang tua otoriter tinggi maka penerimaan diri akan rendah, begitu juga sebaliknya jika pola asuh orang tua otoriter rendah makan penerimaan diri akan tinggi.
Analysis of evaluation and exploratory studies on student’s resilience of online learning during pandemic of covid-19 Dewantoro, Adi; Rachmawati, Indriyana
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 7 No 2 (2020): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v7i2.7422

Abstract

The Covid-19 pandemic has changed all systems of life, including those in the field of education. Online learning during a pandemic requires lecturers and students to learn new things that were never thought of before. Mastering technology and managing self-defence against various pressures during a pandemic are important for everyone to master. This study aims to measure the level of student resilience to online learning during the Covid-19 pandemic. This survey was conducted by distributing resilience instruments in the form of google form to students throughout the island of Java, with a total of 483 students as respondents. As many as 483 respondents who filled out the student resilience questionnaire against the Covid-19 outbreak showed that 112 respondents responded positively to online learning during the Covid-19 pandemic. Meanwhile, 371 respondents stated a negative response to online learning during the Covid-19 pandemic. Although the use of online learning models will continue with the times, it is hoped that the management of technology, pedagogy, and content in online learning can work together and provide students comfort in learning.
Pelatihan Preventif Intervention bagi Guru BK SMA untuk Mencegah Keinginan Bunuh Diri pada Siswa SMA di Karanganyar Mumpuni, Sesya Dias; Kurniasari, Mitta; Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Lestari, Rizqi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1287

Abstract

Kegiatan Pelatihan Preventif Intervention bagi Guru BK SMA untuk Mencegah Keinginan Bunuh Diri pada Siswa SMA di Karanganyar diselenggarakan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, pada tanggal 23 Juli–7 Agustus 2025. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan guru BK dalam melakukan deteksi dini, memberikan Psychological First Aid (PFA), serta merancang program preventif untuk mencegah keinginan bunuh diri pada siswa. Metode pelatihan mengombinasikan sesi daring dan luring, dengan bentuk kegiatan berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, penugasan mandiri, dan presentasi karya. Materi yang diberikan mencakup pemahaman suicidal thought, faktor risiko, dukungan sosial, konflik teman sebaya, resiliensi, hingga strategi kampanye pencegahan. Peserta menghasilkan produk nyata berupa RPP/modul ajar bimbingan klasikal serta media kampanye kreatif yang dapat langsung diimplementasikan di sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pemahaman konseptual, keterampilan preventif, dan sikap proaktif peserta. Tingkat kehadiran dan partisipasi peserta rata-rata di atas 85%, dengan antusiasme tinggi baik pada tahap daring maupun luring. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu praktik, perbedaan kemampuan teknologi, dan gangguan jaringan internet. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil membekali guru BK dengan kompetensi preventif yang relevan terhadap kebutuhan nyata di sekolah. Ke depan, kegiatan serupa direkomendasikan untuk diperluas cakupannya ke guru mata pelajaran, wali kelas, dan orang tua, sehingga tercipta ekosistem sekolah yang lebih suportif terhadap kesehatan mental remaja.
Penyuluhan soft skill pencegahan bullying bagi Guru Bimbingan dan Konseling SMP untuk menciptakan sekolah damai Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Mumpuni, Sesya Dias; Kurniasari, Mitta
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i2.17993

Abstract

Perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi merupakan tiga dosa besar pendidikan yang sangat memprihatinkan akhir-akhir ini. Kondisi ini dapat berpengaruh pada pembentukan sekolah damai bagi peserta didik. Konsep sekolah damai yang diharapkan yaitu mampu memberikan tempat yang nyaman, aman, dan damai bagi siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. Guru bimbingan dan konseling perlu mengambil bagian penting dalam pembentukan sekolah damai dengan mencegah perilaku bullying di sekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan soft-skill pencegahan bullying bagi guru bimbingan dan konseling SMP untuk meningkatkan sekolah damai. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu sosialisasi, pemberian materi konseptual, dan praktik pembuatan media pencegahan bullying. Pengabdian ini dilakukan secara virtual sinkronus menggunakan zoom meeting dan offline di Dinas Pendidikan Kota Magelang. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah guru bimbingan dan konseling di Kota dan Kabupaten Magelang, sebanyak 50 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru bimbingan dan konseling mampu mempraktikkan pembuatan media layanan bimbingan dan konseling dalam bentuk poster untuk mencegah bullying, sehingga dapat meningkatkan sekolah damai di SMP.   Soft skill counseling on bullying prevention for junior high school guidance and counseling teachers to create peaceful schools   Abstract: Bullying, sexual violence, and intolerance are three major sins of education that are very concerning lately. This condition can affect the formation of peaceful schools for students. The concept of a peaceful school is expected to provide a comfortable, safe, and peaceful place for students to take part in learning activities at school. Guidance and counseling teachers need to take an important part in forming peaceful schools by preventing bullying behavior. The purpose of this community service is to provide soft-skill counseling on bullying prevention for junior high school guidance and counseling teachers to improve peaceful schools. The activity method is carried out through three stages, namely socialization, providing conceptual material, and practicing making bullying prevention media. This service is carried out virtually synchronously using Zoom meetings and offline at the Magelang City Education Office. The target of this service activity is guidance and counseling teachers in Magelang City and Regency, with as many as 50 students. The results of the activity show that guidance and counseling teachers can practice making guidance and counseling service media in the form of posters to prevent bullying so that they can improve peaceful schools in junior high schools.
Resiliensi Akademik Mahasiswa Pesantren Mufaridah, Hanik; Rachmawati, Indriyana
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 4 No. 1 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i1.611

Abstract

Resiliensi akademik merupakan ketahanan akademik individu dalam menghadapi tekanan akademik. Di era industri 5.0 ketahanan sangat dibutuhkan oleh individu untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Penelitian ini menentukan prevalensi resiliensi akademik mahasiswa pesantren dalam menghadapi era industri 5.0. Penelitian ini menggunakan desain survey. Sampel penelitian ini adalah 116 mahasiswa pesantren yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket resiliensi akademik. Diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai KMO dan Bartlett's Test sebesar 0,741. Data dianalisis secara deskriptif. Resiliensi akademik mahasiswa ditunjukkan dengan memiliki kompetensi, kepercayaan diri, karakter, komitmen, minat, dan pengendalian diri untuk mengatasi situasi sulit yang dihadapi. Komitmen merupakan aspek penting bagi individu untuk tegar dalam situasi akademik.
Investigating the need for achievement among junior high school students da Costa, Augusto; Rachmawati, Indriyana; Laksana, Eko Pramudya
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 3 No. 2 (2022): ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v3i2.53822

Abstract

Need for achievement is the encouragement, both within and outside the individual, to perform certain behaviors. This encouragement is needed by individuals to achieve academic achievement in school. The purpose of this study was to determine the percentage of motivation for achieving adolescents in Malang, Indonesia. The research method used is quantitative with a descriptive type of research. The population of this study was 7183 junior high school students. The study led 315 students and sampled using proportional stratified random sampling. The data collection technique uses an achievement motivation scale developed by the researcher himself based on theory and data analysis using frequency in descriptive statistics. The results showed that 69% of adolescents were motivated to perform at a moderate level, 21% at a high level, and 10% at a low level.  This means that the level of motivation for achieving students at a moderate level needs to be improved through the support of parents and teachers, so that students can achieve the expected academic success.
Job stress of university employees: The role of guidance and counseling Purnama, Diana Septi; Rachmawati, Indriyana; Kurniasari, Mitta; Millenia, Putri; Rahmadania, Alyoriek; Dewanti, Septinda Rima
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 5 No. 1 (2024): ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v5i1.70517

Abstract

Work stress appears as an interesting topic in the era of society 5.0, this condition can even arise among university workers. The emergence of work stress among workers in higher education can be caused by involvement in work. This lack of involvement triggers low performance and low welfare. The aim of this research is to obtain a representation of the work stress of university employees in Yogyakarta and the factors that influence it. The research sample was 329 workers at Yogyakarta City Universities who were selected using proportional random sampling techniques. Limitations for determining the research sample using the Krejcie Table for sample size. The data collection technique uses the Job Stress Scale adopted from Vic Catano's Stressors and Stress Outcomes, consisting of 8 aspects, namely competence, workload, work schedule, role conflict, role ambiguity, routine, rewards, life balance, and policy making. The data analysis technique used in this research is descriptive. The research results showed that 72% of workers said they were not experiencing work stress in terms of workload, routine, rewards and life balance. Meanwhile, health factors show a high percentage compared to the environment, meaning that health describes the work stress experienced by workers. University guidance and counseling service units can at least play a role in providing the training, counseling and therapy programs needed to overcome work stress.
Analisis Profil Perilaku Bullying Pada Siswa Tingkat Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Bantul Erkurnia, Frizka; Putri, Tsania Natasya; Dianningsih, Yunita Nur; Rachmawati, Indriyana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5059

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenali dan menemukan indikasi perilaku bullying pada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Bantul lebih awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SD negeri di Bantul dengan sampel penelitian adalah sebanyak 127 siswa SD. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan skala bullying yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dan divalidasi oleh uji ahli dari Bimbingan dan Konseling serta uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku lebih sering melakukan bullying fisik sebesar 40% dan bullying verbal sebesar 41%, dengan persentase korban bullying fisik sebesar 31% dan bullying verbal sebesar 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bullying fisik dan bullying verbal mempunyai intensitas yang lebih sering dilakukan oleh siswa daripada bullying sosial. Kata kunci: bullying, sekolah dasar, kabupaten bantul