p-Index From 2021 - 2026
8.555
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Sport and Fitness Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Jurnal Sport Science Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian Inovatif Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Jurnal Pengabdian Mandiri Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Journal Physical Therapy UNISA Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Physical Therapy Journal of Indonesia Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kesehatan Health Care : Journal of Community Service Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat FISIO MU: Physiotherapy Evidences Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Holistik Jurnal Kesehatan DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POSISI WRIST SAAT MENGGENGGAM SMARTPHONE TERHADAP TINGKAT NYERI PADA MAHASISWA DENGAN RISIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME Kurnia Putri Utami; Alfi Dian Nika Latifatul Toriq; Atika Yulianti
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal KeFis - Juli 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the use of smartphones in an inappropriate position with the risk of carpal tunnel syndrome. The use of smartphones has integrated into people's social life as if they cannot be separated from their gadgets. So in this study see how a person uses his smartphone and in what position. The purpose of this study was to identify the position of the wrist when holding a smartphone, the association between the risk of carpal tunnel syndrome, and to analyze the relationship between the position of the wrist when holding a smartphone and the level of pain in students at risk of carpal tunnel syndrome. The method used is a cross sectional study, a sample of 131 people and using a two-proportion hypothesis test. Sampling by looking at the inclusion criteria and by random sampling. The data collection tool used a physical examination with a provocation test and a questionnaire, then data analysis was carried out using univariate and bivariate methods using Kolmogro-Smirnov and Spearmen.The results of the study are based on bivariate analysis where the normality test is in the position of holding a smartphone with a physical examination of CTS. In positions A and B the p-value is 0.000, then in position C the p-value is 0.001, in position D with a p-value of 0.000, and in position F the p-value is 0.006. Then the results of the 0.059 correlation show that there is a relationship between the position of the wrist when holding a smartphone and the level of pain in students at risk of carpal tunnel syndrome. In conclusion, the position with the physical examination of CTS obtained data <0.005, so H0 was rejected and H1 was accepted. Suggestions for students who have indicated symptoms of TS are expected to reduce smartphone use in a bad position so that it doesn't get worse. Keywords: Wrist Position, Physical Examination, Pain, Carpal Tunnel Syndrome, and smartphone
GAMBARAN KARAKTERISTIK LANSIA DENGAN RISIKO OSTEOARTHRITIS LUTUT DI DESA POLEHAN KOTA MALANG Fadhail, Maulana Ahsan; Yulianti, Atika
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v17i2.2818

Abstract

Latar Belakang : Osteoarthritis (OA) didefinisikan sebagi suatu bentuk perubahan sendi lutut akibat dari peradangan dan penipisan kartilago karena faktor degenerasi seringkali terjadi pada sendi lutut akibat yang mengakibatkan keluhan seperti nyeri, kaku sendi, hingga gangguan fungsi, dari 100.000 orang terdapat 240 kasus OA lutut yang telah dilaporkan dalam kurun waktu satu tahun. Tujuan : memberikan gambaran berupa karakteristik lansia  dengan risiko OA lutut berupa usia, jenis kelamin, IMT, dan distribusi kasus. Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif cross sectional dengan mengamati data-data karakteristik dari sampel risiko OA lutut, populasi masyarakat desa polehan dengan total sampel 33 responden dengan metode consecutive sampling. Hasil : Gambaran karakteristik lansia dengan risiko OA terbanyak yakni lansia dengan usia diatas 61 tahun (58%), jenis kelamin perempuan (91%) lalu dengan IMT overweight (42%)  disertai letak distribusi OA lutut bilateral (58%). Kesimpulan : Prevalensi OA pada usia memang terlihat diatas 50 tahun karena faktor degenerasi. Wanita juga sering ditemui pada masa menopause. Beban mekanik akibat berat badan berlebih juga menjadi faktor pencetus OA semakin parah, serta distribusi OA bisa terjadi pada semua lutut baik kanan dan kiri, namun pada kedua lutut telah banyak dilaporkan.Kata Kunci : Lansia, Osteoarthritis Lutut, Sendi
Penyuluhan mengenai Low Back Pain pada staff Balai Desa Tawang Argo Nurul Fauziah Salsabila Putri; Atika Yulianti; Dian Diagusti
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap hari, manusia melakukan kegiatan yang tidak jauh dengan penggunaan anggota gerak. Ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan Low Back Pain yaitu faktor individu, lingkungan kerja dan pekerjaan. Di antara orang-orang dengan sakit punggung yang mencari perawatan, sebagian besar peningkatan rasa sakit terjadi dalam tiga bulan pertama setelah diagnosis, dengan sedikit perbaikan setelahnya. Bermacam – macam pengobatan yang bisa digunakan dalam mengatasi nyeri pada punggung berupa medikamentosa serta fisioterapi. Metode yang digunakan yaitu membagikan leaflet di penyuluhan mengenai Low Back Pain pada staff serta memberikan edukasi terapi latihan serta pencegahan munculnya low back pain. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keefektifan dari terapi latihan, dan TENS pada low back pain. Materi yang diberikan menarik karena didukung dengan leaflet dan pemberian intervensi saat setelah melakukan penjelasan materi. Pada latihan ini pasien diminta melakukan sebanyak 2x8 pengulangan setiap hari. Kegiatan penyuluhan bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat akan low back pain ini dan bagaimana cara pencegahan munculnya low back pain serta mengetahui terapi latihan yang diberikan.
Peran fisioterapi untuk mencegah gangguan kognitif pada lansia di Posyandu Ngijo Karangploso Jawa Timur Ni Putu Desy Purnama Sari; Atika Yulianti; Dian Diagusti
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan fungsi kognitif berhubungan dengan fungsi otak, karena kemampuan lansia untuk berpikir akan dipengaruhi dengan keadaan otak yang mengalami penuaan dengan bertambahnya usia. Fisioterapi berperan penting dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan cara promotive, preventif, kuratif, dan rehabilitative. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada lansia tentang gangguan kognitif serta melakukan latihan brain gym untuk mencegah dan mengurangi gangguan kognitif pada lansia. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan pengabdian masyarakat di posyandu lansia Ngijo Karangploso Jawa Timur dengan memberikan penyuluhan materi tentang “Gangguan Kognitif” menggunakan media leaflet, setelah itu dilakukan pengukuran Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui tingkatan gangguan kognitif serta pre-test dan post-test menilai tingkat pengetahuan lansia dan keberhasilan dalam pelaksanaan penyuluhan. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan promotif dan preventif di poyandu Ngijo seluruh lansia yang mengikuti kegiatan dengan antusias dan meningkatkan pengetahuan lansia. Para lansia paling banyak mengalami gangguan kognitif ringan.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMANDIRIAN PADA LANSIA DI GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH Mahiya Lintang Sahasika; Nungki Marlian Yuliadarwati; Atika Yulianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21389

Abstract

Usia lanjut merupakan seseorang yang memasuki fase mulai menurun dan terganggunya fungsi tubuh sehingga juga akan memengaruhi kemandiriannya. Kemandirian pada lansia dapat terganggu atau mengalami penurunan karena adanya kemunduran pada sel yang berakibat pada kelemahan organ dan sistem organ. Faktor dari kemandirian lansia ini terdiri dari usia, kesehatan fisiologis, menurunnya fungsi kognitif, dan fungsi psikososial yang terganggu misalnya kecemasan. Tingkat kecemasan yang tinggi akan suatu hal yang terjadi memungkinkan menjadi faktor dari lansia menglami kemunduran dalam kemandiriannya. Tujuan penelitiannya yaitu untuk menganalisa hubungan antara tingkat kecemasan dengan kemandirian pada lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik yang menggunakan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini yaitu sejumlah 102 lansia yang menempati Griya Lansia Husnul Khatimah. Besar sampel yang digunakan yaitu 42 responden yang diambil dengan metode sampling berupa purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel dependen (kemandirian), dan variabel independen (tingkat kecemasan). Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner, yaitu kuesioner GAS untuk kecemasan dan kuesioner indeks katz. Metode analisis data menggunakan analisis Chi Square. Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisis statistik Chi Square dihasilkan Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,000 sehingga kurang dari 0,05. Maka dari hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kemandirian pada lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah.
HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KOGNITIF DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DI GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH Suryani, Dhea Armelia; Yuliadarwati, Nungki Marlian; Yulianti, Atika
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i3.13446

Abstract

Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh pasti akan menurun. Hal ini menyebabkan masalah pada tingkat kognitif, sosial, dan tingkat emosional. Penurunan kemampuan kognitif dapat menyebabkan gangguan pada memori/ingatan, komunikasi, pemecahan masalah, serta suasana hati. Oleh karena itu, hal ini mempengaruhi kemandirian lansia dan menyebabkan mereka mengalami ketergantungan terhadap orang lain. Peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menguji hubungan fungsi kognitif dengan kemandirian pada orang dewasa lanjut usia (lansia). Menggunakan desain Cross-Sectional Study dimana sampel diambil dari Griya Lansia Husnul Khatimah sebanyak 40 orang lansia. Menggunakan teknik purposive sampling saat pengambilan sampel dengan mewawancarai lansia dengan menggunakan kuesioner Mini-Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui nilai fungsi kognitif serta Katz Index untuk mengetahui nilai kemandirian pada lansia. Hasil penelitian diuji dengan menggunakan korelasi Spearman-Rho dan diperoleh hasil mengenai hubungan antara fungsi kognitif dengan kemandirian yaitu (P-Value = 0,002) yang menunjukkan adanya hubungan antara fungsi kognitif dengan kemandirian pada lansia.
Balance bike activity is better at optimizing motor components compared to bicycle and tricycle in early childhood Yulianti, Atika; Aprilia, Dewi Nur; Prasanti , Cyrilla; Mustafidah, Lina
Jurnal Keperawatan Vol. 15 No. 02 (2024): July
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v15i02.35272

Abstract

Introduction: Riding a bicycle has become a common way for preschoolers to practice their motor skills. The purpose of this study is to evaluate how well push bikes and two- and three-wheeled pedal bicycles improve preschoolers' motor skills, including balance, agility, and leg muscle strength. Objectives: To determine how different push bikes and pedal bicycles—both two- and three-wheeled—affect preschoolers' ability to develop their motor skills. Methods: Preschoolers who participated in this study were split into three groups according to the kind of bicycle they rode: push bikes, two-wheeled pedal bicycles, and three-wheeled pedal bicycles. The study used an observational method. For a predetermined amount of time, each group used their individual bicycles for activities. Direct observation, balance, agility, and leg muscle strength assessments were all used to gather data. Results: Compared to children who rode two- and three-wheeled pedal bicycles, children who rode push bikes exhibited significantly improved balance, agility, and leg muscular strength. It has been demonstrated that push bikes are more successful in helping preschoolers develop their motor skills. Conclusions: Push bikes are more effective at improving motor components (balance, agility, and leg muscle strength) in preschool children bicycle and tricycle. As a result, push bikes are a superior option for helping preschoolers develop their motor skills.
ANALISA KOMPONEN FISIK PADA ANAK DENGAN CEREBRAL PALSY SPASTIK Yulianti, Atika; Elita Hafi Dhiyah; Kurnia Izza Habiba Peluw; NUR AZIZAH FARAH BELLADEWANTI Y.A
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 6 No. 2 (2023): Physiotherapy & Health Science (PhysioHS) - Edisi Desember 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/physiohs.v6i2.31454

Abstract

Latar Belakang: Cerebral Palsy (CP) merupakan sekelompok gangguan perkembangan gerak dan postur yang bersifat permanen, menyebabkan keterbatasan aktivitas yang dikaitkan dengan gangguan non-progresif yang terjadi di otak janin atau bayi yang berkembang. Peningkatan tonus otot pada pasien dengan CP dapat mempengaruhi postur dan pola jalan yang dapat membatasi aktivitas dan mobilitas anak. Spastisitas, abnormalitas postur, serta gangguan jalan menyebabkan deformitas pada tungkai bawah. Kelaianan otot dan skeletal tersebut berdampak pada kemampuan mobilitas dan fungsional anak dengan Cerebral palsy. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisa perbedaan komponen kemampuan motoric berupa selektif motor control; kemampuan gross motor ; dan control postur pada anak dengan CP Spastik dengan 3 kelompok (Hemiplegi, Diplegi, dan Quadriplegi). Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study pada anak dengan cerebral palsy spastik diplegi usia 3 sampai 13 tahun, Penilaian selektive motor control dilakukan dnegan alat ukur SCALE, penilaian kontrol tubung dengan TCMS, dan penilaian motorik kasar dengan GMFCS. Hasil : Hasil diapatkan ada pebedaan signifikan pada untuk pengukuran kontrol postural, dan tidak ada perbedaan yang signifikan pada penilaian selektive motor kontrol dan motorik kasar Kata kunci: cerebral palsy, spastik, selective motor control, kontrol postural, motorik kasar
The effect of deep breathing exercise on chest pain in tuberculosis patients Rahmawati, Nurul Aini; Refilda, Erfil; Atika Yulianti
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v4i2.133

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) is a disease transmitted by Mycobacterium tuberculosis. One of the clinical manifestations of this disease is the presence of chest pain that is felt. Chest pain in TB patients can be reduced by practising deep breathing exercises. Methods: This quantitative research with a quasi-experimental design used the one-group pre-test and post-test method with 25 samples. Breathing exercises in the intervention were given four times a week for one month. The numeric rating scale (NRS) measures the value of chest pain. Results: Based on the Wilcoxon statistical test, the effect of breathing exercise significantly reduced the chest pain with p=0.000, α= 0.050. Conclusion: There is an effect of deep breathing exercises on chest pain in TB patients in the Dau district.
Hubungan Resiko Posisi Kerja Duduk Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSD) Pada Pegawai Pemerintah Kabupaten Malang Lubis, Zidni Imanurrohmah; Yulianti, Atika; Nisa, Fiqih Khoirun; Ayulianda, Sielma Ajeng
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 7 No 1 (2021): Volume 7 N0 1 June 2021
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2021.v07.i01.p08

Abstract

In the work process, the work position is maintained for a long time and complaints of pain due to this position often appear in the soft tissues of the body and joints, from mild to severe due to prolonged loading. This condition is called Musculoskeletal Disorder (MSD). The prevalence of MSD disorders is reported to continue to increase in young productive age. Therefore, the risk factors need to be known so that the relationship between the risk of a sitting position with MSD complaints on office employees, namely Malang Regency government employees can also be known. This study had an observational analytic design with cross sectional method. A total of 71 respondents were obtained using random and purposive sampling. The results of the data normality test showed that the data were not normally distributed. From the results of the correlation test, the value of p> 0.05 (p = 0.644) was obtained, so that H0 was accepted. So the conclusion of this study is that there is no relationship between sitting work position and complaints of musculoskeletal disorders (MSD) in Malang Regency Government officials and the factors that affect MSD need to be further investigated.
Co-Authors Adila, Yunita Afif Zainuri Wafiq Afif Zainuri Wafiq Afkan, Indah Aulia Ainun Ma'rufa, Siti Alfi Dian Nika Latifatul Toriq Ali Multazam Anita Faradilla Rahim Aprilia, Dewi Nur Aprilla Tanazza, Syiar Ardi Aziz Anhar Ayulianda, Sielma Ajeng Daniya Nur Fadhilah Dara Pramudita Pratiwi Desinta Tria Ningrum Dewi Sawitri Dheya Pratnya Kusuma Diagusti, Dian Dian Diagusti Dianda Rizky Ayu Susanti Elita Hafi Dhiyah Elita Hafi Dhiyah Era Pujianti Fadhail, Maulana Ahsan Faradina Nuraini Farah Bella Gamar Binti Non Shamdas Halief Rahmadillah Akbar Harianto, Tantia Dewi Haryanti, Ajeng Hendrawan T. Hyasintha, Nadya Fawwaz Imanurrohmah Lubis, Zidni Itamala Sari Ketut Tirtayasa Khaerunnisa, Fadhilah Kurnia Izza Habiba Peluw Kurnia Putri Utami Mahiya Lintang Sahasika Maryono Melisa Cindy Simbolon Merianti, Nisfah Meutia Siti Zahara Mualifah, Alif Andini Mustafidah, Lina Nanik Zainiyah Nastiti, Zakiah Ni Putu Desy Purnama Sari Nisa, Fiqih Khoirun Norman, Annisa Lutfiyah Nungki Marlian Yuliadarwati NUR AZIZAH FARAH BELLADEWANTI Y.A Nur Hamidah Nur Safitri Hazanah Nur Safitri Hazanah Nuraini, Faradina Nurhayati, Rina Nurhayati, Rini Nurlaili Ramdani Nurul Aini Rahmawati Nurul Fauziah Salsabila Putri Okti Umi Widhayati Pramudita Pratiwi, Dara Prasanti , Cyrilla Pratiwi, Baiq Reza Hariyati Pujianti, Era Purnama Sari, Ni Putu Desy Putri Kusumaningtyas Putri Nadzifatun Tri Maghfuroh Putri Sukma Rahayu Putri, Titik Mardhiah Helmalia Putri, Yulian Pristanti Sani Rahayu, Putri Sukma Rahmi, Maulida Refilda, Erfil Ristia Dwi Syafitri Rosidatussholikhah, Rosidatussholikhah Rozamala Ma'arij Safun Rahmanto Salsabila Putri, Nurul Fauziah Salsabila, Salma Radya Saputri, Triasti Bintang Sari Oktaviani, Dea Saskia Meidi Siti Ainun Marufa Siti Ainun Marufa Siti Ainun Marufa Siti Nur Rahimatus Shifa Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sugijanto - Suryani, Dhea Armelia Susanti, Dianda Rizky Ayu Syiar Aprilla Tanazza Tantia Dewi Harianto Ummah , Salma Nurul Untoro, Sophya Fadila Nisa Urbaningrum, Renalda Anggil Vika Khoiruna’im Wahyudi SW, M. Ricky Wiedyaningtyas, Chintya Kartika Putry Yasenda, Dhimas Radian Yulian Pristanti Sani Putri Yunita Adila Zainiyah, Nani Zainiyah, Nanik Zidni Imanurrohmah Lubis