p-Index From 2021 - 2026
3.386
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Masalah-Masalah Hukum Journal of English Language Teaching JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN ILMU USHULUDDIN Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Jurnal Dinamika Hukum Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Biota AlphaMath: Journal of Mathematics Education MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Kelautan Tropis BERITA BIOLOGI RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Business Studies BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) JaManKu : Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Mediastima Journal of Creative Student Research Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Lontar Physics Today Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan International Journal of Economic Research and Financial Accounting Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Jurnal Peradaban (Filsafat, Etika, dan Agama)
Claim Missing Document
Check
Articles

Morfometri dan Perkembangan Gonad untuk Pendugaan Ukuran Kematangan Seksual pada Rajungan (Portunus pelagicus) Ali Djunaedi; Sunaryo Sunaryo; Dyah Rahmawati
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 13, No 1 (2008): Jurnal Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.407 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.13.1.31-36

Abstract

Dalam rangka pengelolaan sumberdaya rajungan, penelitian tentang morfometri dan perkembangan gonad telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pendugaan kematangan seksual rajungan (Portunus pelagicus). Pengukuran karakteristik morfblogi, seperti: lebar karapas, lebar capit, panjang capit, dan panjang daktilus yang dapat bergerak dan lebar abdomen serta pengamatan perkembangan gonad telah dilakukan. Estimasiukuran kematangan morfometri dilakukan dengan metode smooth spline. Sedangkan, estimasi ukuran kematangan fisiologi dilakukan dengan memplotkan data perkembangan gonad pada fungsi logistik. Hasil penelitian menunjukkan kematangan seksual morfometri dan fisiologi pada rajungan jantan maupun betina dicapai secara bersamaan yaitu pada rajungan jantan masing-masing pada ukuran lebar karapas 81 mm dan 86,36 mm dan pada rajungan betina masing-masing dicapai pada ukuran karapas 87 mm dan 91,25 mmKata kunci: Portunus pelagicus, morfometri, perkembangan Gonad, kematangan seksual
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Sunaryo Sunaryo
Masalah-Masalah Hukum Vol 44, No 1 (2015): MASALAH-MASALAH HUKUM
Publisher : Faculty of Law, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5121.124 KB) | DOI: 10.14710/mmh.44.1.2015.26-33

Abstract

The mandatory Corporate Social Responsibility (CSR) which has regulated under the law requires company to have CSR programs which oriented to sustainable development. The obligation to implement the CSR has arranged in a variety of laws and regulations, both in the  Constitution and in other sectoral legislation, such as about the company and the environment. Therefore, companies that want to corporate sustainability, in making CSR programs in addition have to pay attention to the socioeconomi aspects, should also pay attention to environmental aspects. In otherwords, CSR programs need to be aligned with the  of  development as mandated bythe Constitution.Diwajibkannya Corporate Social Responsibility (CSR oleh undang-undang, menuntut perusahaan untuk memiliki program-program CSR yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Kewajiban melaksanakan CSR tersebut diatur dalam berbagai peraturan perundangan, baik dalam UUD 1945 maupun dalam undang-undang sektoral lainnya, seperti tentang perusahaan maupun tentang lingkungan. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin mencapai usahanya berkelanjutan, maka di dalammembuat program CSR di samping harus memperhatikan aspek sosial ekonomi, juga harus memperhatikan aspek lingkungan. Dengan kata lain, program-program CSR perlu diselaraskan dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945.
Keragaman dan Penyebaran Benalu pada Tanaman Koleksi di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat Tahan Uji; Sunaryo Sunaryo
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 13, No 3 (2008): October 2008
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v13i3.2566

Abstract

A study on mistletoe has been carried out in Cibodas Botanical Garden,West Java. The aim of the study were to know mistletoe diversity which have attacked many collection plants species in the area. Result of the study indicated that there were 5 species mistletoe (i.e. Dendrophthoe pentandra, Scurrula oortiana, Macrosolen cochinchinensis, Lepeostegeres gemmiflorus and Viscum articulatum) and they attacked 91 collection plants species in Cibodas Botanical Garden. D. pentandra was reported as the most abudance mistletoe. Collection plants species of familes Moraceae and Myrtaceae were also reported as the highest of collection plants species have been parasited by mistletoe.
MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF MAHASISWA PADA MATA KULIAH ANALISIS KURIKULUM DAN MATERI PEMBELAJARAN MATEMATIKA I DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAM-ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) Anggit Prabowo; Sunaryo Sunaryo
AlphaMath : Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/alphamath.v1i1.202

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa pada mata kuliah Analisis Kurikulum dan Materi Pembelajaran Matematika I dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe StudentsTeam-Achievement Division (STAD). STAD adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif dengan langkah-langkah meliputi Presentasi kelas, pembagian tim/kelompok, kuis, menentukan skor kemajuan siswa, dan rekognisi tim. Penelitian ini merupaka penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Ahmad Dahlan tahun ajaran 2014/2015 yang menempuh mata kuliah Analisis Kurikulum dan Materi Pembelajaran Matematika I. Objek penelitian meliputi seluruh proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan partisipasi aktif mahasiswa pada mata kuliah Analisis Kurikulum dan Materi Pembelajaran Matematika I. Instumen penelitian meliputi peneliti, lembar observasi, dokumentasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam mata kuliah Analisis Kurikulum dan Materi Pembelajaran Matematika I. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor keaktifan mahasiswa dari 36,81 pada siklus I menjadi 44,38 pada siklus II dari skor maksimal 50. Kata kunci: Students Team-Achievement Division (STAD), partisipasi aktif, analisis kurikulum dan materi pembelajaran matematika I
BRAND SATISFACTION MEMEDIASI PENGARUH SELF CONGRUITY TERHADAP BRAND LOYALTY Nurkholish Majid; Sunaryo Sunaryo; Ananda Sabil Husein
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol 8, No 2 (2018): MIX: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.808 KB) | DOI: 10.22441/mix.2018.v8i2.003

Abstract

Abstract. Research aim to analyze 1) influence of actual, ideal, social and social ideal self-congruity on Iphone brand satisfaction. 2) Influence of actual, ideal, social and social ideal self-congruity self-congruity on Iphone brand loyalty. 3) Influence of brand satisfaction on Iphone brand loyalty. 4) The role mediation of brand satisfaction within influence of actual self-congruity, ideal self-congruity, social self-congruity, social ideal self-congruity on Iphone brand loyalty. Sample has taken by using non probabilty sampling with purposive sampling technique. Respondents are Iphone user in Malang City who made personally purchase decision with has used Iphone about 1 year. Research’s samples are 140. The hypothesis tested by Partial Least Square analysis. The research results actual, ideal and social ideal self-congruity influence on brand satisfaction then brand satisfaction influence on brand loyalty. Brand satisfaction had mediation within influence of actual, ideal dan social ideal self congruity on brand loyalty.
Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata Forsskål, 1775) dengan Ukuran Pakan Berbeda pada Budidaya dengan Sistem Baterai Ali Djunaedi; Sunaryo Sunaryo; Bagus Pitra Aditya
Jurnal Kelautan Tropis Vol 18, No 1 (2015): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.503 KB) | DOI: 10.14710/jkt.v18i1.513

Abstract

Kepiting bakau (S. serrata Forsskål, 1775) merupakan salah satu sumber daya perikanan bernilai ekonomis tinggi dan potensial untuk dibudidayakan. Pakan adalah faktor produksi yang penting dalam budidaya kepiting bakau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pelet yang berbeda ukuran bagi pertumbuhan kepiting bakau (S. serrata Forsskål, 1775). Metode penelitian ini menggunakkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 10 kali ulangan pada masing-masing perlakuan, yaitu: perlakuan A (diameter pelet + 10 mm), perlakuan B (diameter pelet + 5 mm) dan perlakuan C (diameter pelet + 1 mm). Data laju pertumbuhan spesifik (SGR) dianalisis dengan Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pelet yang berbeda ukuran berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap Laju Pertumbuhan Spesifik (SGR), Rasio Konversi Pakan (FCR) dan Rasio Efisiensi Protein (PER). Hal tersebut menunjukkan bahwa ukuran pellet sangat menentukan pertumbuhan Kepiting Bakau (S. serrata Forsskål, 1775).Kata Kunci : Ukuran Pelet, Kepiting Bakau (S. serrata Forsskål, 1775), Laju Pertumbuhan Spesifik (SGR) Mud crab (S. serrata Forsskål, 1775) is one of the fisheries resources that has high economic value and potential to be cultivated. Feed is one of important production factors on the mud crab farming. The purpose of this study is investigated the effect of different sizes pellets on the growth of mud crab (S. serrata Forsskål, 1775). The research method in this study was used experimental laboratory with completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 10 replications in each treatment. Specific growthrate (SGR) data was analyzed with anova. These results indicate that administration of treatment different size pellets effect is very significant (p<0,01) on Specifik Growthrate (SGR), Feed Conversion Ratio (FCR) and Protein Efiecient Ratio (PER). Its that suggest that pellet size affect on the growthrate of the mud crab (S. serrata Forsskål, 1775).Keywords: Pellet Size, Mud crab (S. serrata Forsskål, 1775), Specific growth rate (SGR)
Studi Tentang Perbedaan Metode Budidaya Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Caulerpa Sunaryo Sunaryo; Raden Ario; M. Fachrul AS
Jurnal Kelautan Tropis Vol 18, No 1 (2015): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.63 KB) | DOI: 10.14710/jkt.v18i1.507

Abstract

Caulerpa sp. dikenal oleh masyarakat dengan nama Latoh merupakan salah satu rumput laut hijau dan dalam pemanfaatannya hanya mengandalkan pengambilan dari alam. Umumnya sumberdaya yang masih mengandalkan hasil dari alam banyak mengalami kendala, antara lain rendahnya produksi karena ketergantungan pada musim. Hal ini berakibat tidak adanya produksi yang berkelanjutan dan sangat membahayakan kelestarian Caulerpa sp. di alam. Caulerpa tumbuh berkelompok dan dapat dijumpai di kedalaman hingga 200 m. Tumbuhan ini hidup menempel di substrat dasar perairan seperti: pecahan karang, pasir dan lumpur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode budidaya terhadap pertumbuhan berat Caulerpa sp. pada media pemeliharaan. Perlakuan yang diujikan adalah penanaman dengan metode budidaya di permukaan perairan, kolom perairan dan dasar perairan dengan masing-masing berat awal 50 g/rumpun. Tempat uji yang digunakan kantong plastik berdiameter 50 cm dengan tinggi 100 cm sebanyak 9 buah dan bak perendaman berukuran 150x80x120 cm sebanyak 1 buah. Parameter utama dari penelitian adalah laju pertumbuhan berat rumput laut. Parameter pendukungnya adalah parameter fisika kimia, meliputi : suhu, salinitas, pencahayaan, derajat keasaman, karbon dioksida dan oksigen terlarut. Hasil penelitian ini menunjukkan pencapaian berat akhir Caulerpa sp. pada metode budidaya di permukaan sebesar 62,65 ± 0,48 g dengan laju pertumbuhan spesifik 0,54 ± 0,02 % berat/hari, metode budidaya di kolom air sebesar 53,77 ± 1,13 g dengan laju pertumbuhan spesifik 0,17 ± 0,05 % berat/hari dan metode budidaya di dasar sebesar 50,59 ± 0,46 g dengan laju pertumbuhan spesifik 0,03 ± 0,01 % berat/hari. Berdasarkan hasil yang diperoleh penanaman di permukaan media pemeliharaan menunjukkan pencapaian berat akhir dan laju pertumbuhan spesifik yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode budidaya yang lainnya, yaitu di kolom air media pemeliharaan dan metode budidaya di dasar media pemeliharaan. Hal ini disebabkan karena penerimaan cahaya pada metode penanaman di permukaan lebih efektif untuk proses fotosintesis yang selanjutnya dipergunakan di dalam proses metabolisme untuk memproduksi cadangan makanan di dalam rumput laut.Kata Kunci : Caulerpa sp., Metode Budidaya, Pertumbuhan Caulerpa sp. known as latoh is one of many kind of green seaweeds, and its usage only depends by taking from nature. Usually its resource from nature is having many constrains, for example low production rate because of depending on weather condition. This makes no sustainable production and really harming Caulerpa sp. preservation in nature. Caulerpa sp. grows in colony and can be found on depth until 200 m. This plant live by attaching itself on substrate in seabed like rubble, sand, and mud. The purpose of this study was to determine the effect of different cultivation methods on the growth rate Caulerpa sp. in the cultivation media. The plant that used in this study was Caulerpa sp. taken from Jepara waters. Initial weight of seaweed that used for every treatment was 50 g/clump. This study used 9 plastic bags which 50 cm diameters and 100 cm height, a soaking tub which size are 150x80x120 cm. Main parameter in this study was growth rate of Caulerpa sp.. Additional parameters are physical and chemical like temperature, salinity, lighting, pH, CO2 and dissolved oxygen. The weight gain of Caulerpa sp. in surface cultivation method was 62.65 ± 0.48 g with specific growth rate 0.54 ± 0.02 % weight/day, water column cultivation method was 53.77 ± 1.13 g with specific growth rate 0.03 ± 0.01 % weight/day, and water bottom cultivation method was 50.59 ± 0.46 g with specific growth rate 0.03 ± 0.01 % weight/day. According to the result, cultivation surface showed growth rate higher than water column and bottom methods because of surface cultivation method got more light, photosynthesis was more effective, and it can be used to produce food stock in the seaweed.Keywords : Caulerpa sp., Cultivation Methods, Growth
HAPTOTROPISME PADA POLA SERANG PARASIT TALIPUTRI {Cuscuta campestris Yunck.) [Haptotropism on the Attack Patterns of Dodder {Cuscuta campestris Yunck.)] Sunaryo Sunaryo
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 2 (2000)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i2.1155

Abstract

Field dodder fCuscuta campestris Yunck.)is an obligate parasite plant (holoparasit) with twining stems that coil and fasten to host plants.The qualitative and quantitative studies were tested to 20 twining stems pieces, that infected on host plants (Durantha sp.).The results showed that the twining stems are very sensitive and responsive to the contact of host canopy, but it is not for grasses (Poaceae).A single piece has been found to grow at rate of more than 1 centimetres per day. The ability and speed of reaction of the twining stems by the contact stimulating to their host (haptotropism) were discussed.
SEBUAH TINJAUAN TENTANG PARASIT TALI PUTRI (Cuscuta spp.) DAN PENGENDALIANNYA Sunaryo Sunaryo
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 6 (2003)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i6.1208

Abstract

Cuscuta species are parasitic seed plants with twining stems, that coil and fasten to host plants with attachments called haustoria.The Cuscuta stem forms the haustorial coil around the host.Several species of Cuscuta are troublesome parasites on numerous dicotyledonous plants and make eradication and control most difficult. Overall control of Cuscuta is based on mechanical, cultural,chemical and biological methods. Resistant varieties of susceptible crops and biological control are presently of limited importance.Chlorpropham, DCPA, Dichlobenil, and CDEC are soil-applied herbicides that have been used to control Cuscuta in various crops for many years. Nevertheless, integrated control of Cuscula is still considered to be more important.
KARAKTER MORFOLOGI DAN POLA PERKECAMBAHAN BIJI Strombosia javanica Bl. (Olacaceae) DALAM KAITANNYA DENGAN SIFAT-SIFAT PARASITISME Erlin Rachman; Sunaryo Sunaryo
BERITA BIOLOGI Vol 4, No 5 (1999)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v4i5.1241

Abstract

A study on seed germinations of Strombosia javanica BL. was conducted to observe morphological character and germination pattern of the seedling. As many as 134 seeds of the species, originally collected in Bogor Botanical Gardens, were germinated on medium contain soil, sands and compost in same quantity. Germination aspects such as germination patterns and developmental changes were monitored everyday until the first leaves appear. The seed germinations was typically hypogeal and totally spent 160-170 days, and consisted at least six stages: hypocotyl growth, radix primordial formatton, seedling root growth, seed ball lifting, seed ball removal and first leaves appearance. Rather intact seed ball remain exist at the end of hypocotyl vigorously mtil its removal, pmsumably one of special phenomena of the species germination associated to plant parasitism. Functionally, development of the cotyledons were abnormally suppressed by the existence of the seed ball. The cotyledon praphotosynthetic function seems to be replaced by greeny hypocotyl. First leaves development were never occurred before the seed ball removal. Seed coat elimination was able to increase germination initiation in a given time but facilitated damaging bacteria or fungi to contaminate the endosperm.
Co-Authors Achmad Prayoga Adi Suryanto Agus Raharjo Ahmad Ilham Baihaqi Ali Djunaedi Ali Ridlo Alvin Fahlevi Ambariyanto Ambariyanto Ananda Sabil Hussein Anggit Prabowo Arif Mansurrudin Asep Purwo Yudi Utomo Asnandi Nurfakih Aulia Aisa Aulia Arief Nasution Bagus handoko Bagus Pitra Aditya Bambang Yulianto Bambang Yunianto Bina Ikawati Bondan Fajar Wahyudi Cendana Mulya Chrisna Adi Suryono Dedi Suryanto Dedy Suryanto Dewi Puspita Ningsih Dian Indra Dewi Dinda Puspita Rini Doni Ambar Putra Dwi Lindah Permatasari Dyah Rahmawati Dyah Widiastuti Eka Fatmawati Tihurua El Syam, Robingun Suyud Erlin Rachman Erlin Rachman Erma Nurmalitasari Eva Eri Dia Eva Runi Khristiani, Eva Runi Faizal Noer Winda Farid Wadjdi Firdaus Firdaus Firman Catur Wibowo Gunawan Widi Santosa Hari Ismanto Harmono Harmono Hartanto Sunardi Hartono Hermawan Hermawan Hery Syahrial I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Igami Safitri Ikhwan Abdul Aziz Intan Masruroh Swastika Isa Sidharta Jarohman Raharjo Jauharul Fadli Juliadi Azhar Kurniawan Kalai Wanen Khajar Imaniar Kholifatun Nisya Kiki Farida Ferine Kristianto, Sonny La Ode Musa Rachmat M. Fachrul AS Margianto Margianto Marius Agung Sasmita Jati Marmi Marmi Mei Kartina Miftahuddin Miftahuddin Miftahul Jannah Minan Nur Rochman Mudinillah, Adam Muhammad Farchan Muntaha Mukhamad Rizqi Hamdilah Mutia Basinu Nova Pramestuti Nurkholish Majid NURUL HIDAYAT Nurul Humaidah Puji Wiratmo Raden Ario Rahmatiyah Rahmatiyah Ria Azizah Risnita Tri Utami Rizqi Aji Wirastomo Rossi Galih Kesuma Rr.Anggun Paramita Djati Saefudin Saefudin Sri Sedjati Sri Untari Syamsuddin Syamsuddin Syamsul Arifin Tahan Uji Tri Aji Pamungkas Tri Ramadhani U R Fitri Umi Kalsum Usman Ali Usman Ali Wahyu Hari Winarno Wandha Stephani Widari Widari Widodo Hs. Yulius Basuki Adi Wibowo