This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pekommas Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Ilmu Komunikasi Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora Channel : Jurnal Komunikasi AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Komunikator Nomosleca Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Asia-Pacific Management and Business Application Jurnal Studi Komunikasi ARISTO Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komunikasi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Journal of Applied Studies in Language Jurnal Representamen Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL HERITAGE SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Profetik Sospol : Jurnal Sosial Politik MEDIAKOM: Jurnal Ilmu Komunikasi Communicare : Journal of Communication Studies Communication Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Bulletin of Counseling and Psychotherapy Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Belantika Pendidikan INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL, POLICY AND LAW (IJOSPL) Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Brawijaya Journal of Social Science Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Profetik

QAULAN SADIDAN PRINCIPLES AND FACTUALITY IN PUBLIC BROADCASTING INSTITUTION NEWS Kriyantono, Rachmat
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 12 No. 2 (2019)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v12i2.1680

Abstract

Abstract. This study aims to test the hypothesis that, as a public broadcasting institution that serves the public interest, non-commercial, and the majority of audiences are Muslim, the principle of qaulan sadidan has been widely adopted in TVRI news. Islam has provided a grand-theory for the study of communication and journalistic, namely qaulan sadidan. This principle was later recognized in the Western academic world as factuality, which is part of the news objectivity. By using the content analysis method on 146 news items from September 23, 2018 to March 29, 2019, this study found that the principle of qaulan sadidan has dominated the TVRI news although there are still news that do not yet contain elements of factuality. Many TVRI news articles are written containing 5W and 1H. This study also used interviews with senior journalist to confirm the data from the content analysis. The interviews found that management had not periodically socialized the relevance of Islamic values to journalistic practices, the element of the "when" was often not delivered in the news because of the editorial oversupply of news, not because of the lack of understanding on journalistic theory. This study offers some propositions that TVRI news includes factual and non-factual news, although it is dominated by factual news, experience as a journalist helps the adoption of qaulan sadidan values, and the completeness of the news is also determined by the news availability. This research is expected to contribute to the development of communication studies in an Islamic perspective.Abstrak. Penelitian ini bertujuan menguji hipotesis bahwa sebagai lembaga penyiaran public yang melayani kepentingan public, bersifat tidak komersial, dan mayoritas audience beragama Islam maka prinsip qaulan sadidan telah banyak diadopsi dalam berita TVRI. Islam telah memberikan grand-theory bagi kajian ilmu komunikasi dan jurnalistik, yakni qaulan sadidan. Prinsip ini yang kemudian dikenal di dunia akademik Barat sebagai faktualitas, yang merupakan bagian objektivitas berita. Dengan menggunakan metode analisis isi terhadap  146 berita selama 23 September 2018 hingga 29 Maret 2019, penelitian ini menemukan bahwa prinsip qaulan sadidan telah mendominasi berita TVRI meski masih terdapat berita yang belum mengandung unsur faktualitas. Berita TVRI juga banyak yang ditulis dengan mengandung 5H dan 1H. Penelitian ini juga menggunakan wawancara terhadap jurnalis senior untuk melakukan konfirmasi data hasil analisis isi. Hasil wawancara menemukan bahwa manajemen belum secara berkala mensosialisasikan keterkaitan nilai-nilai Islam dan praktek jurnalistik, unsur berita “when” sering tidak disampaikan dalam berita karena redaksi kelebihan persediaan berita, bukan karena ketidakpahaman jurnalis pada teori jurnalistik. Pada akhirnya, penelitian ini menawarkan proposisi bahwa berita TVRI mencakup berita yang factual dan yang tidak factual, meskipun didominasi berita yang factual; pengalaman sebagai jurnalis membantu adopsi nilai-nilai qaulan sadidan; dan kelengkapan berita juga ditentukan banyak tidaknya ketersediaan berita di ruang redaksi. Penelitian ini diharapkan berkontribusi untuk pengembangan kajian komunikasi dalam perspektif Islam.
Co-Authors Airlangga, Muhammad Hafidz Daros Alfira, Nisa Ameliyah, Arini Amrullah, Muhammad Adil An Toni Anang Sujoko Angela Ervina Ari, Dessanti Putri Sekti Arini Ameliyah Atma Amanda Putri Avicenna, Fitria Azahar Kasim Azhary, Syaiful Azizun Kurnia Illahi Bambang Dwi Prasetyo Bayu Indra Pratama Budiantari, I Dewa Ayu Diah Chandra Sari, Rohmah Nia Choiria Anggraini Daros Airlangga, Muhammad Hafidz Darsono Wisadirana Deka, Feiza Salsabila Desi Dwi Prianti Destrity, Nia Asthon Dwi Anisa Febrianti Dyan Rahmiati Ermadela, Benedicta Ika Ervina, Angela Estu Widiyowati Farikha Rachmawati Farouq, Mgs. Muhammad Febiola, Intri Febrianti, Dwi Anisa Fiaji, Noveria Anggraeni Fitri Avicenna Fitria Ayuningtyas Hairudin Hairudin Hakim , Muhammad Lukman Halimatus Sa’diyah Handayani, Sri Hanindita Basmatulhana Imon Dwi Budi Ajianto Imon Dwi Budi Ajianto, Imon Dwi Budi Intan Septiana Tanjung Kasim, Azahar Kuswanto Kuswanto Laturrakhmi, Yun Fitrahyati Lisda Veronika Majid, Abdul Mashuri , Ali Maulina Pia Wulandari Maya Diah Nirwana Mgs. Muhammad Farouq Mohammad Annur Tri Putra Monica Trivena Nainggolan Muhammad Hafidz Daros Airlangga Muhammad Lukman Hakim Muhammad Lukman Hakim, Muhammad Lukman Muhammad Syukron Anshori Murbinami, Raswitha Nainggolan, Monica Trivena Nanang Krisdinanto Ningraty Natasya Picasso Ninik Tri Wahyuvi Nisa Alfira Nisrin Husna Noor Aziah Abdullah Normahfuzah Ahmad Noveria Anggraeni Fiaji Novita Anggraini Nugraha, Lalu Muhammad Rifqi Oktaviani, Fitri Hariana Prabowo, Ayudita Farrahsasti Kusuma Putri Prantama, Muhammad Barqah Putra, Mohammad Annur Tri Putri, Atma Amanda Reza Nugraha, Reza Reza Safitri Reza Safitri Riza Nur Rizqiyah Rizky Ika Safitri Rohmah Nia Chandra Sari Rohmah Nia Chandra Sari Sa’diyah, Halimatus Safitri, Rizky Ika Sahiruddin Sahiruddin, S Said, Moch Fauzie Saleh, Ahmad Muwafik Sanggar Kanto Sari, Rohmania Chandra Sheehan, Aurezza Bryna Sinta Swastikawara Sri Wahyunie Sudarsono, Meryana Deasy Karina Sujoko, Anang Susanto, Amin Heri Syahirul Alim Syaiful Azhary Syaiful Azhary Tamitiadini, Dian Tanjung, Intan Septiana Tantri Dwi Rahmawati Wahyuni, Silvia Santi Widiyowati, Estu Wijanarko, Wisnu Wisnu Widjanarko Yun Fitrahyati Laturrakhmi Yuyun Agus Riani Yuyun Agus Riani Zulkarnaen