Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Relevansi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Naskah Masjid Agung Surakarta dalam Membentuk Karakter Masyarakat Muslim di Indonesia Abdurrohim, Abdurrohim; Agus Hidayatullah; Abidin Nasyar; Iwan Irwandi; Mukhriji Mukhriji; Eva Syarifah Wardah; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam naskah-naskah Masjid Agung Surakarta serta menjelaskan peranannya dalam pendidikan keagamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Sumber data terdiri atas naskah-naskah keislaman Masjid Agung Surakarta sebagai data primer dan literatur ilmiah yang relevan sebagai data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dengan mengklasifikasikan nilai-nilai pendidikan Islam ke dalam kategori akidah, ibadah, akhlak, sosial, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah-naskah Masjid Agung Surakarta mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang bersifat komprehensif dan holistik. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara kontekstual melalui bahasa dan budaya Jawa, sehingga mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa naskah-naskah Masjid Agung Surakarta memiliki peran strategis sebagai media pendidikan Islam tradisional serta sumber pembelajaran yang relevan dalam pembentukan karakter, spiritualitas, dan kehidupan sosial masyarakat Muslim Indonesia.
Peran Instagram sebagai Alat Public Relation dalam Menjalin Kerja Sama Liputan di Organisasi Rafa TV UIN Raden Fatah Palembang R. Ajeng Effina Tri Wulandari; Devi Melani Putri; Abdurrahman Abdurrahman
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial adalah bagian penting dari PR di era internet untuk membangun hubungan dengan publik dan membangun branding. Penelitian ini menyelidiki peran Instagram Rafa TV UIN Raden Fatah Palembang sebagai alat PR untuk membangun kerja sama liputan dengan pihak eksternal. Dengan menggunakan metode interpretif kualitatif melalui wawancara dan observasi melalui Instagram Rafa TV, penelitian ini menyelidiki peran Instagram sebagai alat PR. Studi menunjukkan bahwa Instagram adalah alat penting bagi Rafa TV untuk meningkatkan citra, memperluas audiens, dan meningkatkan kredibilitas sebagai media kampus. Ini dilakukan melalui strategi PR seperti konsistensi identitas visual, penyajian konten yang relevan, dan interaksi digital dua arah. Meskipun masih ada kendala seperti kekurangan sumber daya manusia, sarana produksi, jangkauan audiens, dan evaluasi digital yang buruk, legitimasi dan kepercayaan publik diperkuat oleh dukungan institusional dari fakultas. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS NILAI AL-QURAN DAN HADITS UNTUK PENDIDIKAN ISLAM MODERN Nadia Nabila; Zainal Mustofa; Hubir Hubir; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Al-Fatih Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2, Juli-Desember 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i2.613

Abstract

The educational paradigm has been profoundly transformed by technological advancement, including Islamic education. One of the greatest challenges is how to adapt learning media to align with technological progress while preserving the moral values that form the foundation of Islamic education. The purpose of this study is to develop ideas for learning media based on the values of the Qur’an and Hadith that can integrate the moral, spiritual, and cognitive elements of students. Using a descriptive qualitative approach, this research focuses on the values and concepts derived from the Qur’an and Hadith, as well as their relationship to the design of contemporary learning media. Data were collected through literature review and relevant journal research. The results of the study show that Islamic educational values such as knowledge (Iqra’), compassion (Rahmah), patience (Sabr), the exemplary behavior of the Prophet Muhammad (Uswah Hasanah), and effective communication have a significant influence on shaping Islamic-based learning media. The stages of media development—including needs analysis, design, development, implementation, and evaluation — systematically ensure the integration between academic information and religious principles. To make learning not only informative but also transformative, media design must integrate cognitive and spiritual values. Comprehensive Islamic education aims to enlighten the mind and nurture noble character by balancing intellectual and moral aspects. Therefore, the development of learning media based on the values of the Qur’an and Hadith is expected to become an innovative solution for contemporary Islamic education. It will harmonize technological progress with spirituality, making learning a means of attaining blessings and devotion to Allah SWT.
INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA DAN SAINS DALAM AL-QUR’AN DAN HADIST: MODEL HOLISTIK MENUJU PEMBENTUKAN ULUL ALBAB DI ERA DIGITAL Rasti Astuti Laisaan; Hittotun Nahdiyah; Alfin Nuris Sa’adah; Saida Munawaroh; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Al-Fatih Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2, Juli-Desember 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i2.639

Abstract

This study examines the integration of Islamic religious education and science from the perspective of the Qur'an and Hadith. The separation between these two fields of knowledge has led to an epistemological crisis that has weakened the spiritual dimension amidst modern technological advances. Using a library research approach and content analysis, this study explores the philosophical, theological, and practical foundations of this integration effort. The findings indicate that the Qur'an and Hadith consistently encourage humans to think critically, observe the universe, and connect empirical phenomena with the values ​​of monotheism. Therefore, the integration of religious education and science is imperative to realize a learning system that harmonizes intellectual and spiritual intelligence. The results of this study emphasize the urgency of developing a monotheism-based Islamic science curriculum as a response to the moral, ethical, and technological challenges of the contemporary era.
Sosialisasi Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis ICT Bagi Guru di Era Digital Astri Wahyuni; Abdurrahman Abdurrahman; Tri Yuliawan; Kusuma, Andi Wira; Iwa Puspita; Zafrullah Zafrullah
Community Education Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v6i2.19948

Abstract

SMPN 35 Pekanbaru belum menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) secara maksimal dalam proses pembelajaran, sehingga banyak guru yang masih mengandalkan metode pengajaran tradisional. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMPN 35 Pekanbaru dalam penggunaan media pembelajaran berbantuan ICT, khususnya melalui aplikasi PowerPoint dan Adobe Animate, yang dapat membantu guru menyusun materi ajar yang lebih menarik dan dinamis. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Desember 2024 dan terdiri dari beberapa sesi pelatihan yang melibatkan paparan materi, demonstrasi, serta sesi praktik langsung. Alur kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh mahasiswa, dilanjutkan dengan pembacaan doa, kata sambutan dari kepala SMPN 35 Pekanbaru dan perwakilan dosen Universitas Islam Riau, serta materi dari beberapa dosen yang membahas topik-topik seperti pentingnya penggunaan ICT dalam pembelajaran, penerapan teknologi dalam kelas, pembuatan media ajar menggunakan Adobe Animate, dan berpikir komputasi dalam media ajar digital. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Kesimpulan dari PkM ini adalah bahwa kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan berhasil memberikan pemahaman baru kepada para guru tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi peserta, dengan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, serta memotivasi mereka untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.
Solusi Tawaf Wanita Haid: Studi Pemikiran Al-Barizi, As-Subki, Ibn Taymiyyah dan Ibn Qayyim Abdurrahman Abdurrahman; Ali Muhammad Abrori; Damanhuri Damanhuri
AHKAM Vol 5 No 1 (2026): MARET
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v5i1.8740

Abstract

Studies on the legal ruling of tawaf for menstruating women have been widely conducted, yet research that comprehensively synthesizes the thought of Al-Barizi, As-Subki, Ibn Taymiyyah, and Ibn al-Qayyim within a single applicative framework remains unavailable. This study aimed to explore in depth the contributions of these four scholars through a literature-based method using decontextualization and recontextualization approaches to their primary works. The findings indicated that Al-Barizi pioneered a mapping of four factual conditions experienced by female pilgrims, whereas As-Subki provided a specific recommendation for the third condition by adopting the legal solution proposed by Ibn Taymiyyah and Ibn al-Qayyim. The study concludes that Al-Barizi’s classification is highly relevant to the challenges faced by Indonesian Hajj and Umrah pilgrims, while As-Subki’s recommendation, as a Shafi‘i scholar, to apply the opinions of Ibn Taymiyyah and Ibn al-Qayyim offers a significant legal solution for menstruating female pilgrims. This study has implications for strengthening contemporary fiqh literature and provides practical guidance for the government and Hajj/Umrah organizers in mitigating obstacles to women’s worship practices in the field.