Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Sikap Primordialisme Terhadap Upaya Pembentukan Proses Harmonisasi Masyarakat Multikultur Prayit Prayit; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Purpose of this research is to explain the influence of primodialsm to figuration of harmonization efforts inside multicutural society in village Restu Baru kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. The Method used in this research is descriptive quantitative method. Subject of this research are people of village Restu Baru kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah has head of family status amount to 1027 head of the family with 100 samplehead of the family. Data collecting technique used questionnaire with likert scale measuring and then it be analyzed with Chi Kuadrat formula. Based on this research, there is influence of primodialsm to figuration of harmonization efforts inside Multicutural society in Restu Baru kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Its means that the more people apply primodialsm to themselves the more difficult to execute figuration of harmonization process in multicultural society.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh sikap primordialisme terhadap upaya pembentukan proses harmonisasi masyarakat multikultur di Desa Restu Baru Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Desa Restu Baru Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah yang berstatus sebagai kepala keluarga berjumlah 1027 kepala keluarga dengan sampel sebanyak 100 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan pengukuran skala likert dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan adanya pengaruh antara sikap primordialisme terhadap upaya pembentukan harmonisasi masyarakat multikultur di Desa Restu Baru Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Artinya, semakin erat seseorang menerapkan sikap primordialisme pada dirinya maka akan semakin susah pula untuk melaksanakan pembentukan proses harmonisasi masyarakat multikultur.Kata kunci: harmonisasi, multikultur, sikap primordialisme.
PERANAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DALAM MELAKSANAKAN PEMBINAAN DI SEKOLAH PELAKSANA KURIKULUM Nanda Amalia Mirza; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study to describe the role of education quality assurance agency in implementing the guidance at school which has been implementing the 2013 curriculum for high school level in the port Bandar Lampung academic year 2014/2015. The aim is the role of education quality assurance agency for socialization, supervision, and evaluation of curriculum in 2013. The research method used in this research was descriptive quantitafive research subject is the high school principal in Bandar Lampung which has been implementy the 2013 curriculum. To collect research data using technical questionnaires and documentation. Reliability testing using percentages. The results of this study indicate education quality assurance agency was instrumental in fostering the implementation of the curriculum 2013.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan dalam melaksanakan pembinaan di sekolah pelaksana kurikulum 2013 tingkat SMA di Kota Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015. Tujuan dan maksud adalah peranan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan terhadap sosialisasi, pengawasan, dan evaluasi kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah SMA Bandar Lampung yang menggunakan kurikulum 2013. Untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan teknik angket, dan dokumentasi. Uji reliabilitas menggunakan persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan lembaga penjaminan mutu pendidikan sangat berperan dalam pembinaan pelaksanaan kurikulum 2013.Kata kunci : pelaksanaan kurikulum 2013, pembinaan di sekolah, peranan lembaga penjaminan mutu pendidikan
PERSEPSI MASYARAKAT BATAK TOBA TENTANG PERNIKAHAN MANGAIN (MENGANGKAT) MARGA Yudista Meli Henani; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 6 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to explain how the public perception was Batak Toba about the wedding mangain (raised) marga in marriage was Batak Toba in Mesuji. The method used in research is descriptive method with a qualitative approach. The subject of the research is the was Batak Toba in the village margojadi, to collect data this research technique the use of the survey, supporting technique the interview, observation and documentation; technique data analysis using formulas percentage. The results showed that the understanding, response and expectations of society was Batak Toba about the wedding mangain (raised) marga demonstrate the attitude is a good enough.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana persepsi masyarakat batak toba tentang pernikahan mangain (mengangkat) marga dalam pernikahan batak toba di Mesuji. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Batak Toba di Desa Margojadi, untuk mengumpulkan data penelitian ini mengunakan teknik pokok yaitu angket, teknik penunjang yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi;tehnik analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator pemahaman, tanggapan dan harapan masyarakat Batak Toba tentang pernikahan mangain (mengangkat) marga menunjukkan sikap yang cukup baik.Kata kunci: adat, masyarakat batak toba, pernikahan mangain
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENGIKUTI PELAKSANAAN BELAJAR TUNTAS Minarti Minarti; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research is to analyze and explained the factors causing student learning difficulties in following the implementation of Mastery Learning. This research using methods descriptive qualitative with a population of 155 respondents so samples taken as many as 20% of respondents namely 31. Based on the results show that the research: (1) Indicators motivation as many as 45,16% of respondents is categorized as a motivation was. (2) Indicators teachers as many as 48,39% of respondents is categorized as a very influential. (3) Indicators of facilities and infrastructure as many as 70,97% of respondents is categorized as a little influence. (4) Indicators speed learn as much as 58,06% of respondents is categorized as a learning was speed. (5) Indicators as much time as 48,39% of respondent is categorized as a very influential. So it can be concluded that the implementation of work completed in still learning to be optimized to a learning disability students be handled.Fokus penelitian ini adalah untuk mengalisis dan menjelaskan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam mengikuti pelaksanaan belajar tuntas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatip dengan jumlah populasi 155 responden, sehingga sampel yang diambil sebanyak 20% yaitu 31 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) indikator motivasi sebanyak 45,16% responden masuk kategori motivasi sedang. (2) Indikator guru sebanyak 48,39% responden masuk kategori sangat berpengaruh. (3) Indikator sarana dan prasarana sebanyak 70,97% responden masuk kategori kurang berpengaruh. (4) Indikator kecepatan belajar sebanyak 58,06% responden masuk kategori kecepatan belajar sedang. (5) Indikator waktu sebanyak 48,39% reponden masuk kategori sangat berpengaruh. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan belajar tuntas masih perlu dimaksimalkan agar kesulitan belajar siswa dapat teratasi.Kata kunci : belajar tuntas, kesulitan belajar, siswa.
STUDI TENTANG PEMAHAMAN GURU TERHADAP KONSEP EMPAT PILAR KEBANGSAAN PADA KURIKULUM 2013 Sonia Elisya Febriana; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, No. 2 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze and know the teachers understanding against four pillars of nationality concept in civics lesson based on 2013 curriculum in SMP Negeri 1 Bandar Lampung year 2014. This research uses descriptive method. This research population are all teachers of Civics lesson at SMP Negeri 1 Bandar Lampung. The result of this research shows: teachers understanding against four pillars of nationality concept (X), with indicators of teacher’s ability to explain the concept, teacher's ability to actualize the concept, teacher’s ability to classify the concepts into value and comprehension test with indicator (Y) Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika that included in the category of understanding as much as 2 respondents or 50% of the 4 respondents.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui sejauh mana pemahaman guru terhadap konsep empat pilar kebangsaan dalam mata pelajaran PPKN pada kurikulum 2013 di SMP Negeri 1 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru PPKN SMP Negeri 1 Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pemahaman guru terhadap konsep empat pilar kebangsaan (X), dengan indikatornya kemampuan guru menjelaskan konsep, kemampuan guru memfaktualisasikan konsep, kemampuan mengklarifikasikan konsep menjadi nilai, serta test pemahaman dengan indikator (Y) Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, yaitu termasuk dalam ketegori memahami sebanyak 2 responden atau 50% dari 4 responden.Kata kunci : empat pilar kebangsaan, guru, pemahaman
Pengaruh Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XII Julian Pranata; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 7 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this studywas to find out the effect of computer-based national examination toward students learning motivation at SMA N 9 Bandar Lampung of 2016/2017 academic year. The method of this research was quantitative descriptive. The subjects of this research were the third grade students of SMA N 9 Bandar Lampung of 2016/2017 Academic Year. For the data collection instrument, questionnaires were administered. The data were analyzed by using CheKuadrat. The result showed that there was significant effect of the implementation of computer-based national examination toward students learning motivation at SMA N 9 Bandar Lampung of 2016/2017 Academic Year.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer terhadap motivasi belajar siswa kelas XII di SMA N 9 Bandar Lampung Tahun ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XII SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun ajaran 2016/2017. Untuk mengumpulkan data menggunakan teknik angket. Data analisis menggunakan CheKuadrat. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun ajaran 2016-2017.Kata kunci:motivasi belajar, siswa, UNBK
PENGARUH KEBIJAKAN PROGRAM BEASISWA D3 PERKEBUNAN TERHADAP MOTIVASI UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN Sri Lestari; Hermi Yanzi; Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 3 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was purposing to find whether there is any impact to student motivation for continuing studying to college grade. Using quantitative descriptive research method, the students class XII of high school 1 Bumi Agung. With sampling population for about 77 respondents becomes subject to surveyed. Based on the analysis of research, show there are influences between to therefore scholarship policy D3 Plantation program against motivation continuing education to the next grade, therefore this scholarship policy for D3 plantation program is very needed for upgrading the education level of Way Kanan societyTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan adanya program D3 Perkebunan ini berpengaruh terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XII di SMAN 1 Bumi Agung. Teknik pokok yang digunakan adalah angket. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 responden. Berdasarkan analisis hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara kebijakan program Beasiswa D3 perkebunan terhadap motivasi untuk melanjutkan pendidikan. Sehingga adanya program Beasiswa D3 Perkebunan ini sangat baik demi kemajuan pendidikan masyarakat Way Kanan.Kata kunci: beasiswa D3 perkebunan, kebijakan, motivasi belajar, pendidikan.
Pengaruh Jalur SNMPTN Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017 Eva Rodiyanti; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 6 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to determine how is the effect of student acceptance path through SNMPTN to motivate learners in SMA Negeri 9 Bandar Lampung academic year 2016/2017.The research method used in this research was a quantitative descriptive method with the subject of the students of class XI SMA Negeri 9 Bandar Lampung academic Year 2016-2017. It used questionnaire techniques to colletct the data. Data analysis used Che kuadrat.There was significant influencee to the result of this research between new student acceptance through SNMPTN to the motivation of the learners in SMA Negeri 9 Bandar Lampung for academic year 2016-2017.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui begaimana pengaruh jalur penerimaan mahasiswa beru melalui SNMPTN terhadap motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016-2017. Untuk mengumpulkan data menggunakan teknik angket. Data analisis menggunakan CheKuadrat. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antarapeneri maan mahasiswa baru melalui SNMPTN terhadap motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016-2017.Kata kunci: motivasi belajar, siswa, SNMPTN.
Peranan Guru Dalam Pelaksanaan Program Gerkan Literasi Sebagai Upaya Pembentukan Civic Knowledge Nurlaila Hafizd Hakiki; Berchah Pitoewas; Abdul Halim
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to explain the teacher’s roles in the literacy movement program as a forming efforts of civic knowledge in SMP Negeri 2 Metro academic year 2018/2019. This study used a descriptive method with a quantitative approach. The populations is 737 students. The sample in this study was taken a smuchas 10% thus the total number of 74 students. Data collection techniques applied are questionnaires and documentation. Data analysis techniques applied are the percentage formula and chi squared. The result of this study shows that teacher’s roles in the implementation of literacy movement program as a forming efforts of Civic Knowledge in SMP Negeri 2 Metro academic year 2018/2019 included as a good category the teachers have done their roles in the implementation of literacy at school, So that through Civic Knowledge literacy students can be well formed. Thus, the teacher’s roles in the implementation of literacy movement program in SMP Negeri 2 Metro can be said goes well.Tujuan Penelitian ini untuk menjelaskan peranan guru dalam pelaksanaan program gerakan literasi sebagai upaya pembentukan civic knowledge di SMP Negeri 2 Metro Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 737 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 10% dengan demikian jumlah keseluruhan 74 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisi data menggunakan rumus persentase dan Chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan guru dalam pelaksanaan program gerakan literasi sebagai upaya pembentukan civic knowledge di SMP Negeri 2 Metro Tahun Pelajaran 2018/2019 masuk dalam kategori baik, guru telah menjalankan peranannya dalam pelaksanaan literasi di sekolah sehingga melalui literasi civic knowledge  peserta didik dapat terbentuk dengan baik. Artinya peran guru dalam pelaksanaan program gerakan literasi di SMP Negeri 2 Metro dapat dikatakan berperan dengan baik.Kata Kunci: peran guru, literasi, civic knowledge 
STUDI TENTANG PEMAHAMAN GURU TERHADAP PENILAIAN AUTENTIK JENIS PORTOFOLIO PADA KURIKULUM 2013 Nina Widiyanti; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 8 (2014): Volume 2, No.8 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has the purpose to know how the teacher's understanding on authentic scoring at 2013 curriculum. The method of this research is descriptive with four PPKN teachers as subject who’s made as the sample of this research. Main technique which is used is poll, while interview and documentation are used as supporting technique. Based on the result of research which had been done, it can be known that there are two among four respondents who have limited understanding about authentic scoring in the form of portfolio.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pemahaman guru terhadap penilaian autentik jenis portofolio pada kurikulum 2013. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan subjek penelitian guru PPKN yang berjumlah 4 orang yang akan dijadikan sebagai sampel dalam penelitian. Teknik pokok yang digunakan adalah angket, sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat 2 responden dari 4 responden kurang memahami terhadap penilaian autentik jenis portofolio.Kata kunci: pemahaman guru, penilaian autentik, portofolio.
Co-Authors A Halim Aan Suardi Abdul Halim Ade Irma Kusuma Wardhani Adelina Hasyim Adinda Armilia Putri Agus Firdaus Ahman Tosy Hartino Ana Mentari Anisa Rosdiana Annisa Salsabila Azzahra Anugerah Hisam Safa'at Bagus Permana Beni Pratama Damisma Budi Setio Nugroho Cahyo Wibowo citra abdi negari Dara Hayfa Dita Desi Safitri Desika Fitriana Devi Sutrisno Putri Devi, Sandriana Devita Puspa Sari Dewi Rahayu Diah Ambar Sari Dian Ayu Mukti Dian Naharani Dian Permata Sari Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elza Zeriana Endang Lestari Eric Adi karya Manurung Eva Rodiyanti Evi Meriani evi novia ikasari Evi Yunita Sari Fakih Ragaman Fatimatuz Zahrah Febi Purnama Sari Febi Putri Nuri Feni Desna Sari Ferba Linda Ferdiansyah Ferdiansyah Feri Aprian Fitri Atika Candra Gangsar Juhanggito Hadi Hartono Haris Fajrin Hendra Mawan Hermi Yanzi Hikmah Fito'ah Tyas Utami Imelda Imelda Imelda Mauly Jevita Indah Fitriyana Indah Purwoningsih Indah Septia Lestari Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Irawan Suntoro Jayawarsa, A.A. Ketut Julian Pranata Kadek Diarsih Kayla Zahara Salsabila Kesuma Wardani Kurnia Nurkaromah Latifa Linda Aryanti Laura Gayatri Lia Septika Linda Wati Lulu Rintan Apriliyani M Anas Fanani M Mona Adha M. Efendi M. Fathurrozak M. Mona Adha M.Mona Adha Maelinda Destriana Mardianti, Elsa Marelita Devisa Marlina, Elisa Martines Sabiliun Muttaqina Mia Juliati Muhammad Haris Septiawan Muhammad Mona Adha Nadia Sabila Nanda Amalia Mirza nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Niluh Gede Yuliyani Nina Widiyanti Noordiana Sari Novi Liani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Sidik Nurhayati Nurhayati Nurlaila Hafizd Hakiki Okta Setiawan Pantiana Eli Lestari Pluto Wurdiman Prayit Prayit Putri Cahya Negara Randi Setia Nugraha Ratna Wulandari Rejeki Charistias Siregar Reni Anggraini Renna Oktavia Sari Resta Melisa Benanza Retno Maya Sari Ria Rahmanisa Rian Kusumawati Ridho Hidayat RIDWAN SANTOSO Rifdah Assyifa Rika Emilda Ririn Izzati Pangestuti Risdiyanto Prayoga Riska Ardilla Riskiya Dina Paramita Riyo Nur Buana Rizki Fajar Abidin Rohman Rohman Rohman Rosilayati Rosilayati Roy Kembar Habibi S Vianita Zulyan Salsabila Mutiyah Sandika Putra Selvia Oktaria Septa Febriani Septa Polentari Septilia Septilia Serly Pramudita Shabrina Niwanda Shelvy Oktavia S Sirun Atora Siska Yanti Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Lindriati Siti Musaroh Maydiana Alpa Sonia Elisya Febriana SRI LESTARI Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Tsalitsa Fadilatu Rahmania Viki Septian Wahyu Lestari Yuliana Yesi Suryanti Yudista Meli Henani Yunida Nurlina Yunisca Nurmalisa Yunischa Nurmalisa Zulfikar Zulfikar