p-Index From 2021 - 2026
6.028
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Agrikultura Ruang Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Penelitian Hasil Hutan Jurnal Penelitian Politik Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Mimbar Ilmu Jambura Journal of Sports Coaching Jurnal Artefak Saliha : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Jurnal Manajemen dan Bisnis Baja (JUMANIS BAJA) Jurnal Penelitian Hasil Hutan BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Jurnal Ilmiah Spirit Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer ( J-ICOM) Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE) Proceeding International Seminar of Islamic Studies QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Journal of Islamic and Law Studies (JILS) Industrial Research Workshop and National Seminar Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) JURNAL TEKNIK INDUSTRI The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Global Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Innovative: Journal Of Social Science Research IJED Jurnal Kebijakan Pembangunan Abdimas Terapan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan Journal of Humanities and Social Studies Journal of Civic Education Research Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Mujahada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Journal of Cultural Relativism (JCR) International Journal of Language and Culture Journal of New Trends in Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Ruang

IDENTIFIKASI KEUTUHAN MORFOLOGI KAMPUNG PECINAN PARAKAN Syarif Hidayat; Nurini .
Ruang Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ruang
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.107 KB)

Abstract

Abstrak: Kota Parakan mempunyai kampung yang dapat menunjukkan karakteristik kota Parakan yaitu kampung pecinan dimana di dalamnya terdapat beberapa bangunan berarsitektur tradisional Tionghoa dan penduduk mayoritas keturunan etnis Tionghoa. Keberadaan kampung pecinan Parakan semakin lama semakin tersingkir dengan keberadaan arsitektur modern yang saat ini berkembang. Fenomena diatas mengarahkan pada suatu pertanyaan penelitian yaitu Bagaimana kondisi keutuhan morfologi Kampung Pecinan Parakan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keutuhan morfologi di kampung pecinan kota Parakan. Dengan tujuan tersebut maka analisis yang dilakukan adalah analisis kondisi fisik kawasan Kampung Pecinan Parakan, meliputi aspek struktural (bentuk figure ground dan pola jaringan jalan), fungsional (sistem linkage kawasan), dan visual (langgam arsitektur kawasan); analisis kondisi non fisik kawasan meliputi aspek kehidupan (sosial budaya, keagamaan dan perekonomian masyarakat Kampung Pecinan Parakan); lalu dilanjutkan merumuskan kondisi keutuhan kampung pecinan di Kota Parakan. Hasil dari analisis menunjukkan kampung Pecinan Parakan telah mengalami banyak perubaha. Parakan tumbuh menjadi kota perdagangan dengan dilewatinya jalur Wonosobo dan Kendal sehingga aktifitas kampung pecinan Parakan berkembang menjadi kawasan pertokoan modern; jumlah persentase bangunan kuno tradisional Tionghoa di Pecinan Parakan hanya tinggal 20%; karena pengaruh perkembangan zaman masyarakat Tionghoa Parakan mulai meninggalkan budaya Tionghoa, semua budaya dan kegiatan keagamaan hanya dipusatkan di Klenteng Hok Tek Tong. Walaupun kondisi keutuhan Pecinan Parakan sudah mengalami perubahan namun ciri khas Kampung Pecinan Parakan masih dapat terlihat dan dirasakan, karena masih terdapatnya laggam bentuk arsitektur Tionghoa yang masih bertahan serta aktifitas budaya Tionghoa yang masih rutin diadakan di Klenteng Hok Tek Tong Parakan. Kunci  : Morfologi, Kampung Pecinan, Keutuhan. Abstract: The town of Parakan has a kampong/village that potentially can show/represent the characteristics of the town. That is the Chinatown kampong, where people can find several Chinese traditional buildings and the majority population of Chinese ethnic descend. The existence of Chinese kampong in Parakan is progressively eliminated by the presence of modern architecture that is currently growing. This phenomenon leads to a research question, “How is the condition of the Chinese Kampong’s morphological integrity? The purpose of this study is to identify the morphological integrity Parakan’s Chinatown. With the mentioned purpose, so the research/analysis can be conducted is the physical condition analysis of Chinatown in Parakan. it covers the structural aspects (form of figure ground and road network patterns), functional (regional linkage system), and visual (regional architectural style); analysis covering the region of non-physical conditions aspects of life (social, cultural, religious and community economic Parakan village Chinatown), and then proceed to formulate the conditions on the integrity of the village Chinatown Parakan City.The results of the analysis show that the village/kampong has undergone many changes. Parakan has grown into a commercial town where the routes to Wonosobo and Kendal are passing by and it leads the economic activities in Parakan’s Chinatown are developing progressively into a modern commercial area; the percentage of traditional Chinese buildings in Chinatown Parakan are only 20%, due to the influence of the times Parakan Chinese community began to leave the Chinese culture, all cultures and religious activity is concentrated in the temple Hok Tek Tong. Keywords: Morphology, Chinatown, Integrity
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Malik Gismar Abdul Syahid Adyatama, Aqil Ahmad Najiyullah Ahmad Saddam Husein Ajeng Putri Anis Lathifudin Anisa Dwi Charisa Annida Annida Annida Arib B. Usman Arik Ariadi Arrum Fathia Sari Asdianur Hadi Azzah Ulia Rona Azzizir Rohim Bagus Ali Akbar Budi Aribowo Budi Hairani Budiman Cahyo Pono Sasmito Ceppy Nasahi Christrio Fernando Sitepu Chudahman Manan Cut Firda Lutfia Danar Dono Deddy Ardiansyah Deni Fakhrizal Deni Fakhrizal Devi Utami Agustini Dharmika Djojoningrat Diantari, Retno Aita Dyah Ayu Suliandari Edy Dharma Putra Duhe Ema Srimulyani Emelda Anggraini Engel Christian Tomasowa Erli Hariyati Erlina Erlina Faisal Kamal Fitri Hani Zahrani Haryanti Kartini Mulyaningrum Hermiten Dulanimo Herwinsyah Hesty Widiastuty I Gede Suwiwa Imam Miftahul Jannah Indri Julianti Irwandi Ansori Iwan Joko Supeno Josilia Puspito Rahayu Jumiarni, Dewi Jumiati Jumiati Luh Putu Tuti Ariani Made Agus Dharmadi Marcellus Simadibrata Meuthia Putri Mico Rahmat Wibowo Muhamad Ario Setiawan Muhamad Noor Fauzan Muhammad Dzaki Arkaan Nasir Muhammad Hafidh Al Fathoni Muhammad Haris Mustafiyanti Mutiara Aura Nathasya Nanang Sukmana Nunung Nurhasanah Nurini . Nurul Akbar Nurul Mubin pengelola, pengelola Putri Sulastri Permata Sari Refi Komariah Rizki Novia Darma Sabarinah Prasetyo Saeful Rohim Saputra, Erwin Rahayu Sima Mulyadi, Sima Siregar, Wahyu Putri Sita Ayu Astrellita Soetjipto Suwono Sofwandi Noor Sri Irawati SRI RAHAYU Suheri Suparman Karnasudirdja Suprianto Kadir Suprih Hidayat Suryo Saputro Perdana Tasdik Darmana Tepi Peirisal Titi Ratnasari Trisma Jaya Saputra Wasti Danardani Yanti Sundari Yayan Muhamad Ginanjar Zaitun Qamariah