Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Guru Kimia Dalam Mengidentifikasi Sain Ilmiah dari Budaya Masyarakat Sasak, Samawa dan Mbojo (Etnosasambo) Andayani, Yayuk; Purwoko, Agus Abhi; Muntari; Haris, Mukhtar; Adiguna, Sya’ban Putra; Lestari, Eka Netia; Hurairah, Baiq Endah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5949

Abstract

The ability of chemistry teachers to identify scientific science contained in the culture of the Sasak, Samawa and Mbojo (Ethnosasambo) peoples varies. Most teachers find it difficult to connect science concepts with existing cultures, so socialization and training activities are carried out which aim to improve teachers' ability to identify science concepts in ethnosasambo. The socialization activity was attended by 30 teachers from 10 high schools and vocational schools in West Lombok Regency. Data on teacher ability before and after socialization activities were measured using evaluation questionnaires, and the results were analyzed and described to describe changes in teacher abilities after the activity. The results show that teachers' ability to identify the concept of science in ethnosasambo is increasing. It is hoped that this good experience motivates teachers to integrate ethnosasambo culture into learning activities so that classroom learning becomes more meaningful.
Sosialisasi Media Pembelajaran ChemMag Bertema Etnokimia Lokal Lombok: Proses Pembuatan Tahu sebagai Bahan Bacaan Tambahan untuk Siswa SMA Idrus, Syarifa Wahidah Al; Rahmawati; Haris, Mukhtar; Firmansyah, Dodiy; Adiguna, Sya’ban Putra; Ariani, Sunniarti; Sari, Karmila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8055

Abstract

Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi yang membutuhkan media, sehingga media pembelajaran menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan pelaksanaannya. Berdasarkan survei awal di sekolah didapatkan bahwa media pembelajaran yang digunakan kurang variatif dan monoton hanya buku paket dan LKS. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan media pembelajaran ChemMag bertema etnokimia lokal Lombok: proses pembuatan tahu sebagai bahan bacaan tambahan untuk siswa SMA. Responden dari kegiatan ini adalah guru kimia dan siswa SMAN 2 Mataram. Kegiatan ini terdiri dari tahap observasi awal, perencanaan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan menggunakan angket untuk menilai kepraktisan media ChemMag dan respon peserta terhadap media tersebut. Kepraktisan untuk semua komponen ChemMag dengan nilai 85%, yang menunjukkan bahwa ChemMag sangat praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Sebanyak 70% responden menyatakan media tersebut menarik dan 26% menganggap sangat menarik. Untuk kemudahan penggunaan ChemMag terdapat 72% responden mengatakan mudah dan 25% responden mengatakan sangat mudah digunakan. Ada 69% dan 27% responden yang mengatakan setuju dan sangat setuju dengan isi ChemMag. Aspek penilaian terakhir yaitu manfaat ChemMag dengan 88% responden mengatakan ChemMag bermanfaat bagi mereka. Respon peserta setelah kegiatan ini sangat positif. Responden berpendapat bahwa media ChemMag sangat relevan dengan pembelajaran kimia di masa sekarang yang menerapkan kurikulum merdeka dan responden antusias untuk mempelajari bahan bacaan ChemMag bertema etnokimia lokal Lombok.
Sosialisasi Bahaya Mikroplastik Terhadap Kesehatan Masyarakat Untuk Keberlanjutan Lingkungan Laut yang Sehat Siahaan, Jeckson; Hakim, Aliefman; Haris, Mukhtar; Sofia, Baiq Fara Dwirani; Juddin, Sura; Tamimi, Sakinatut; Supriadi
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak laporan penelitian mengungkapkan bahwa mikrolastik sudah menjadi ancaman bagi kehidupan karena dapat memberikan dampak ekotoksikologi bagi biota laut yang kemudian bisa berdampak buruk kepada manusia. Bahaya ini berasal dari zat aditif (yang bersifat toksik) yang mengalami leaching-out di dalam sistem pencernaan mahluk hidup yang tanpa sadar mengkonsumsi mikroplastik. Salah satu bahaya yang nyata adalah mikroplastik dapat mengurangi kesuburan pria dan bisa menyebabkan demaskulinisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan di SMAN 2 Mataram pada Augustus 2024 telah selesai dilaksanakan dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman kepada guru-guru di SMAN 2 Mataram akan bahaya mikroplastik terhadap biota laut dan manusia. Pemilihan target sasaran berdasarkan posisi guru yang sangat strategis sebagai agen perubahan. Bentuk kegiatan adalah berupa Sosialisasi Bahaya Mikroplastik terhadap Kesehatan Masyarakat untuk Keberlanjutan Lingkungan Laut yang Sehat yang dirancang dalam beberapa langkah pemaparan yang dimulai dari pretest-posttes, pemberian materi secara ekspositori diikuti dengan diskusi dan kuesioner untuk memeperoleh feed-back dari peserta. Pemaparan difokuskan pada ancaman bahaya mikroplastik terhadap biota laut dan kesehatan manusia. Selanjutnya diskusi dan tanya jawab yang konstruktif. Selama interaksi di ruang kelas, peserta terus riuh aktif mengikuti dan bertanya jawab dengan sesama mereka dan terutama dengan pemateri. Hasil dari kegiatan ini antara lain terjadi peningkatan pemahaman akan ancaman bahaya mikroplastik terhadap biota laut dan manusia dan pemahaman akan cara mereduksi ancaman tersebut. Rerata skor pretest ialah 25 – 45 dan rerata skor posttest ialah 55 -75 dari 32 responden. Diperoleh feedback yang positif dari peserta terhadap kegiatan yang disajikan. Selanjutnya, peserta juga mengungkapkan bahwa materi yang dipaparkan dapat memperkaya pembelajaran di kelas. Guru, sebagai agen perubahan juga berkomitmen menyebar luaskan pemahaman ini kepada murid dan masyarakat di sekitarnya dan komitmen paling menggembirakan adalah peserta akan berusaha ikut aktif mengurangi pelepasan limbah mikroplastik ke lingkungan.
Analysis of Relevancy of Local Culture Wisdom in Salt Production with Analytical Chemistry Subject in Order to Develop Instruments for Integrated Etnochemistry Lecture Muti'ah, Muti'ah; Siahaan, Jackson; Andayani , Yayuk; Haris, Mukhtar; Supriadi, Supriadi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.5097

Abstract

Characteristic of Chemistry learning which is integrated with etnochemistry is the existing of local culture wisdom aspects as a learning media, as a learning source, or as a learning method to comprehend chemistry concepts. This descriptive research aims to analyse the relevance of local culture wisdom with Analytical Chemistry subject which is integrated with etnochemistry in production of salt in order to develop learning instruments based on Problem Based Learning (PBL) learning method. The objects of the research are local culture wisdom in production of table salt (in Pijot village, Sub-district of Keruak, Distric of East Lombok, West Nusa Tenggara Province, Indonesia) and Analytical Chemistry subject. Data is collected from documents and interview and then being analysed descriptively. The results showed that (1) There is a relevancy of local culture wisdom element in production of salt with any topic in Analytical Chemistry subject, (2) Lecture instruments of Analytical Chemistry subject which is integrated with etnochemistry could be developed by including sea water, salt, and bittern water as learning media in class lecture and in practical work in laboratory, and salt crystallization process as learning source, (3) Lecture instruments of Analytical Chemistry subject which is integrated with etnochemistry based on PBL method could be developed by including real problem in society as a way to improve quality of salt so it appropriate with SNI standard. (SNI = Standar Nasional Indonesia: Indonesia National Standard).
Pengaruh Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Phet Simulation Terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Asam Basa Pada Siswa Kelas XI F SMA Negeri 1 Alas Vidia, Nila Vidia Ekayanti; Haris, Mukhtar; Sofia, Baiq Fara Dwirani
Chemistry Education Practice Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v8i2.9782

Abstract

This study aims to analyze the effect of guided inquiry learning method based on PhET simulation on the learning outcomes of chemistry on acid-base material in class XI F students of SMA Negeri 1 Alas. The type of experimental research is pre-experimental with one group pretest-posttest research design. The population is 165 students with a sampling technique using purposive sampling, namely class XI F4 which consists of 33 students. Class determination is based on the number of students who do not meet the Learning Objective Completion Criteria (KKTP). Data collection techniques use test instruments, active observation, and questionnaires. The average pretest score is 21.5152 and the average posttest score is 79.3333. The results show that the average N-gain score is 0.71 with a high category. The t-test results obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 <0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. Meanwhile, the percentage of student activity was 74.02% with a good category and student responses to learning were included in the very interested category with an average interest of 84.02%. The results of this study can be concluded that the use of guided inquiry learning methods based on PhET simulation on acid-base material can improve the chemistry learning outcomes of class XI F students of SMAN 1 Alas.
The Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict, Observe, Explain) Terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Asam Basa Pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Langgudu Lia, Nurkamaliah; Siahaan, Jeckson; Haris, Mukhtar
Chemistry Education Practice Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v8i2.10146

Abstract

This study aims to determine the effect of POE (Predict, Observe, Explain) learning model on chemical learning outcomes of acid-base material in class XI IPA SMAN 1 Langgudu. This type of research is a quasi experimental design. The population is all students of class XI IPA SMAN 1 Langgudu which amounted to 50 people. The sampling technique used saturated sampling. Determination of control and experimental classes is based on the average value of the midterm assessment, students of class XI IPA 1 obtained a greater average value of 78.76 than class XI IPA 2 which is 70.16 so that class XI IPA 1 is designated as the control class and XI IPA 2 as the experimental class. Data collection techniques using test instruments. The average value of the experimental class pretests (49.12) was lower than the control class (52.28). While the average value of the experimental class posttest (84.4) is higher than the control class (76.92). The N-Gain test results show that the increase in learning outcomes of experimental class students is more in the high category than the control class. The t-test results obtained tcount of 2.4091> ttable 2.0106 then H0 is rejected and Ha is accepted. While the results of the percentage of student activeness of the experimental class at each meeting were higher than the control class, so that experimental class students were more active than the control class. The results of this study can be concluded that the POE learning model (Predict, Observe, Explain, and Explain) is an effective learning model.
Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Chemcollective pada Materi Larutan Penyangga Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMAN 1 Narmada Febrianti, Nia; Andayani, Yayuk; Haris, Mukhtar
Chemistry Education Practice Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v8i2.10748

Abstract

This study aims to explain the effect of media-assisted problem-based learning using ChemCollective on buffer solution material on the critical thinking skills of 11th grade students at SMAN 1 Narmada. This quasi-experimental study used a nonequivalent control group design and was conducted in classes XI F5 and XI F6 with a total of 72 students. Cluster sampling was used as the sampling technique. The determination of the experimental class and control class was based on the lower average pretest score as the experimental class and the higher score as the control class. The pretest results obtained in class XI F5 were 53.44 and class XI F6 were 59.69, so class XI F5 was the experimental class and class XI F6 was the control class. The data collection technique used a two-tier multiple-choice test instrument. The results showed that the average N-Gain score was 0.6 in the experimental class and 0.34 in the control class, both of which were in the moderate category. The t-test result obtained was tcount (4.25) > ttable (1.994), so Ho was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that the use of media-assisted problem-based learning chemcollective on buffer solution material had an effect on improving the critical thinking skills of grade XI students at SMAN 1 Narmada.
Sosialisasi E-Panduan Praktikum Berbasis Etnokimia Sasambo Pada Guru Kimia SMA di Lombok Timur Ningthias, Dyah Puspitasari; Loka, I Nyoman; Haris, Mukhtar; Ariani, Sunniarti; Fatia, Anisa Ismira
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rs2pmy49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru kimia SMA di Lombok Timur dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal suku Sasambo (Sasak, Samawa, dan Mbojo) ke dalam praktikum kimia. Panduan praktikum memanfaatkan teknologi digital sehingga disajikan dalam E-Panduan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengetahuan dan kompetensi guru dalam merancang praktikum berbasis budaya lokal dan minimnya panduan praktikum yang menggunakan kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran. Adapun tahapan dalam pengabdian ini yaitu, tahapan persiapan (observasi, koordinasi dengan Tim MGMP Kimia Lombok Timur, penyusunan instrumen); tahapan pelaksanaan (sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penyusunan e-panduan praktikum); tahapan evaluasi (pretest dan postest). Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada empat aspek utama, yaitu pengetahuan guru mengenai etnokimia Sasambo, pengalaman penerapan etnokimia sasambo, penguasaan teknologi e-panduan praktikum berbasis etnokimia, serta sikap dan minat dalam mengembangkan e-panduan praktikum kimia terintegrasi etnokimia sasambo.