Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Guru Kimia Dalam Mengidentifikasi Sain Ilmiah dari Budaya Masyarakat Sasak, Samawa dan Mbojo (Etnosasambo) Andayani, Yayuk; Purwoko, Agus Abhi; Muntari; Haris, Mukhtar; Adiguna, Sya’ban Putra; Lestari, Eka Netia; Hurairah, Baiq Endah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5949

Abstract

The ability of chemistry teachers to identify scientific science contained in the culture of the Sasak, Samawa and Mbojo (Ethnosasambo) peoples varies. Most teachers find it difficult to connect science concepts with existing cultures, so socialization and training activities are carried out which aim to improve teachers' ability to identify science concepts in ethnosasambo. The socialization activity was attended by 30 teachers from 10 high schools and vocational schools in West Lombok Regency. Data on teacher ability before and after socialization activities were measured using evaluation questionnaires, and the results were analyzed and described to describe changes in teacher abilities after the activity. The results show that teachers' ability to identify the concept of science in ethnosasambo is increasing. It is hoped that this good experience motivates teachers to integrate ethnosasambo culture into learning activities so that classroom learning becomes more meaningful.
Sosialisasi Media Pembelajaran ChemMag Bertema Etnokimia Lokal Lombok: Proses Pembuatan Tahu sebagai Bahan Bacaan Tambahan untuk Siswa SMA Idrus, Syarifa Wahidah Al; Rahmawati; Haris, Mukhtar; Firmansyah, Dodiy; Adiguna, Sya’ban Putra; Ariani, Sunniarti; Sari, Karmila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8055

Abstract

Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi yang membutuhkan media, sehingga media pembelajaran menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan pelaksanaannya. Berdasarkan survei awal di sekolah didapatkan bahwa media pembelajaran yang digunakan kurang variatif dan monoton hanya buku paket dan LKS. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan media pembelajaran ChemMag bertema etnokimia lokal Lombok: proses pembuatan tahu sebagai bahan bacaan tambahan untuk siswa SMA. Responden dari kegiatan ini adalah guru kimia dan siswa SMAN 2 Mataram. Kegiatan ini terdiri dari tahap observasi awal, perencanaan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan menggunakan angket untuk menilai kepraktisan media ChemMag dan respon peserta terhadap media tersebut. Kepraktisan untuk semua komponen ChemMag dengan nilai 85%, yang menunjukkan bahwa ChemMag sangat praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Sebanyak 70% responden menyatakan media tersebut menarik dan 26% menganggap sangat menarik. Untuk kemudahan penggunaan ChemMag terdapat 72% responden mengatakan mudah dan 25% responden mengatakan sangat mudah digunakan. Ada 69% dan 27% responden yang mengatakan setuju dan sangat setuju dengan isi ChemMag. Aspek penilaian terakhir yaitu manfaat ChemMag dengan 88% responden mengatakan ChemMag bermanfaat bagi mereka. Respon peserta setelah kegiatan ini sangat positif. Responden berpendapat bahwa media ChemMag sangat relevan dengan pembelajaran kimia di masa sekarang yang menerapkan kurikulum merdeka dan responden antusias untuk mempelajari bahan bacaan ChemMag bertema etnokimia lokal Lombok.
Sosialisasi Bahaya Mikroplastik Terhadap Kesehatan Masyarakat Untuk Keberlanjutan Lingkungan Laut yang Sehat Siahaan, Jeckson; Hakim, Aliefman; Haris, Mukhtar; Sofia, Baiq Fara Dwirani; Juddin, Sura; Tamimi, Sakinatut; Supriadi
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak laporan penelitian mengungkapkan bahwa mikrolastik sudah menjadi ancaman bagi kehidupan karena dapat memberikan dampak ekotoksikologi bagi biota laut yang kemudian bisa berdampak buruk kepada manusia. Bahaya ini berasal dari zat aditif (yang bersifat toksik) yang mengalami leaching-out di dalam sistem pencernaan mahluk hidup yang tanpa sadar mengkonsumsi mikroplastik. Salah satu bahaya yang nyata adalah mikroplastik dapat mengurangi kesuburan pria dan bisa menyebabkan demaskulinisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan di SMAN 2 Mataram pada Augustus 2024 telah selesai dilaksanakan dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman kepada guru-guru di SMAN 2 Mataram akan bahaya mikroplastik terhadap biota laut dan manusia. Pemilihan target sasaran berdasarkan posisi guru yang sangat strategis sebagai agen perubahan. Bentuk kegiatan adalah berupa Sosialisasi Bahaya Mikroplastik terhadap Kesehatan Masyarakat untuk Keberlanjutan Lingkungan Laut yang Sehat yang dirancang dalam beberapa langkah pemaparan yang dimulai dari pretest-posttes, pemberian materi secara ekspositori diikuti dengan diskusi dan kuesioner untuk memeperoleh feed-back dari peserta. Pemaparan difokuskan pada ancaman bahaya mikroplastik terhadap biota laut dan kesehatan manusia. Selanjutnya diskusi dan tanya jawab yang konstruktif. Selama interaksi di ruang kelas, peserta terus riuh aktif mengikuti dan bertanya jawab dengan sesama mereka dan terutama dengan pemateri. Hasil dari kegiatan ini antara lain terjadi peningkatan pemahaman akan ancaman bahaya mikroplastik terhadap biota laut dan manusia dan pemahaman akan cara mereduksi ancaman tersebut. Rerata skor pretest ialah 25 – 45 dan rerata skor posttest ialah 55 -75 dari 32 responden. Diperoleh feedback yang positif dari peserta terhadap kegiatan yang disajikan. Selanjutnya, peserta juga mengungkapkan bahwa materi yang dipaparkan dapat memperkaya pembelajaran di kelas. Guru, sebagai agen perubahan juga berkomitmen menyebar luaskan pemahaman ini kepada murid dan masyarakat di sekitarnya dan komitmen paling menggembirakan adalah peserta akan berusaha ikut aktif mengurangi pelepasan limbah mikroplastik ke lingkungan.
Sosialisasi E-Panduan Praktikum Berbasis Etnokimia Sasambo Pada Guru Kimia SMA di Lombok Timur Ningthias, Dyah Puspitasari; Loka, I Nyoman; Haris, Mukhtar; Ariani, Sunniarti; Fatia, Anisa Ismira
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rs2pmy49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru kimia SMA di Lombok Timur dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal suku Sasambo (Sasak, Samawa, dan Mbojo) ke dalam praktikum kimia. Panduan praktikum memanfaatkan teknologi digital sehingga disajikan dalam E-Panduan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengetahuan dan kompetensi guru dalam merancang praktikum berbasis budaya lokal dan minimnya panduan praktikum yang menggunakan kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran. Adapun tahapan dalam pengabdian ini yaitu, tahapan persiapan (observasi, koordinasi dengan Tim MGMP Kimia Lombok Timur, penyusunan instrumen); tahapan pelaksanaan (sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penyusunan e-panduan praktikum); tahapan evaluasi (pretest dan postest). Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada empat aspek utama, yaitu pengetahuan guru mengenai etnokimia Sasambo, pengalaman penerapan etnokimia sasambo, penguasaan teknologi e-panduan praktikum berbasis etnokimia, serta sikap dan minat dalam mengembangkan e-panduan praktikum kimia terintegrasi etnokimia sasambo.
Analisis Pemahaman Konsep Kimia Materi Larutan Penyangga pada Siswa Kelas XI Kelompok A SMAN 7 Mataram Irma Fitri Cahyati; I Nyoman Loka; Mukhtar Haris
Chemistry Education Practice Vol. 9 No. 1 (2026): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v9i1.11058

Abstract

This study aims to determine the level of conceptual understanding and analyze the difficulties faced by class XI Group A students of SMAN 7 Mataram in understanding the concept of buffer solutions. The type of research used is descriptive quantitative. The study was conducted in class XI A3 and XI A4 with a total of 65 students. Data were collected using a Two Tier Multiple Choice (TTMC) test instrument with 17 valid questions. The results of this study are the level of understanding of the chemical concept of buffer solutions of class XI students of SMAN 7 Mataram is 61.1% which is classified as moderate, with the distribution of conceptual understanding being quite a lot of students who understand the concept (43.6%), a few students who have misconceptions (35.0%) and do not understand the concept (21.4%). The conceptual understanding of class XI A3 students in each sub-material of buffer solutions with the highest category being quite a lot of students who understand the concept (58.1%) in the material of the definition of buffer solutions, quite a lot of students who have misconceptions (52.4%) in the material of types and components of buffer solutions, and quite a lot of students who do not understand the concept (45.7%) in the material of differences in buffer solutions. The conceptual understanding of class XI A4 students in each sub-material of buffer solutions with the highest category is quite a lot of students who understand the concept (51.1%) in the material on the definition of buffer solutions, quite a lot of students have misconceptions (43.4%) in the material on the working principles of buffer solutions, and a few students who do not understand the concept (23.5%) in the material on the role of buffer solutions in the human body.