This Author published in this journals
All Journal The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam BAHASA DAN SASTRA LOKABASA International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Arabi : Journal of Arabic Studies JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Informatika SIMANTIK KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Al-Ittijah : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab ALSUNIYAT: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab PROGRES PENDIDIKAN Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education INCARE Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Naskhi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Loghat Arabi: Jurnal Bahasa Arab & Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab Indonesia Auditing Research Journal AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Talimi Cendikia Pendidikan Ad-Dhuha: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam Journal of Innovative and Creativity Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Wali Pikir: Journal of Education Qismul Arab: Journal of Arabic Education Naskhi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab Dzihni: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Linguistik dan Kajian Literatur Arab EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Aplikasi Memrise dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Strategi Efektif untuk Meningkatkan Kosakata dan Penguasaan Bahasa Fadilah, Wafa Nazli Nur; Tatang, Tatang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pemanfaatan aplikasi Memrise dalam pembelajaran bahasa Arab. Memrise adalah aplikasi pembelajaran bahasa yang inovatif dan interaktif, menggunakan teknik seperti asosiasi visual, cerita mnemonic, dan pengulangan spaced repetition untuk membantu penguasaan kosakata dan tata bahasa. Keuntungan utama menggunakan Memrise dalam mengajar bahasa Arab meliputi peningkatan penguasaan kosakata, pemahaman tata bahasa yang lebih baik, dan lingkungan belajar yang menyenangkan. Metode pembelajaran efektif dengan Memrise mencakup pembuatan kursus mandiri, penyesuaian pengaturan aplikasi, dan penggabungan dengan sumber belajar lainnya. Studi kasus menunjukkan peningkatan kinerja, retensi jangka panjang, dan motivasi siswa dalam belajar bahasa Arab menggunakan Memrise. Namun, tantangan seperti kualitas kursus yang bervariasi dan kebutuhan akses teknologi harus diatasi.
Pemanfaatan Aplikasi Wordwall Sebagai Media Evaluasi dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Manfaat, Tantangan, dan Strategi Optimalisasi Khairunnisa, Aghnia; Tatang, Tatang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Wordwall merupakan alat evaluasi digital yang semakin populer digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat dan tantangan dalam menggunakan Wordwall sebagai media evaluasi dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wordwall memberikan beberapa manfaat, seperti meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, menyediakan umpan balik langsung, dan memfasilitasi penilaian formatif. Namun, terdapat pula tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kemampuan digital yang bervariasi, dan kebutuhan untuk mengintegrasikan evaluasi digital dengan praktik pengajaran tradisional. Studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana Wordwall dapat dimanfaatkan secara efektif dalam pembelajaran bahasa Arab serta strategi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Temuan ini bermanfaat bagi guru, instruktur, dan pemangku kepentingan dalam merancang dan mengimplementasikan evaluasi digital yang bermakna dan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Arab.
Efektivitas Aplikasi Capcut dalam Pembuatan Content Pembelajaran Bahasa Arab Burhan, Rengganis Attiya Layla; Tatang, Tatang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Capcut telah menjadi populer dalam pembuatan konten multimedia, termasuk pembelajaran bahasa. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi Capcut dalam konteks pembuatan konten pembelajaran Bahasa Arab. Melalui tinjauan pustaka, penelitian terdahulu mengenai penggunaan aplikasi serupa dan strategi pembelajaran bahasa telah dieksplorasi. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi Capcut menawarkan fitur-fitur yang mendukung pembuatan konten pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pengguna dapat memanfaatkan fitur-fitur seperti editing video, efek khusus, dan musik untuk meningkatkan pengalaman belajar. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Namun, perlu diingat bahwa efektivitas aplikasi ini juga tergantung pada kemampuan pengguna dalam memanfaatkannya secara optimal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak langsung penggunaan Capcut dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab. Kesimpulannya, aplikasi Capcut memiliki potensi besar dalam pembuatan konten pembelajaran Bahasa Arab yang menarik dan efektif, namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendukung klaim ini.
Analisis Validitas, Reliabilitas, dan Tingkat Kesukaran Soal Bahasa Arab Tingkat SMP Berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui Platform QuestionWell Zuhri, Najwa Zalfa; Syihabuddin, Syihabuddin; Tatang, Tatang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran soal yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) dengan menggunakan platfrom QuestionWell. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran soal secara empirik. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas 8 SMP Bina Insan Mandiri. Soal yang diujikan sebanyak 20 butir soal berbentuk pilihan ganda sesuai dengan materi yang dipelajari siswa. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Point Biserial untuk validitas butir soal, KR-20 untuk reliabilitas, dan uji proporsi untuk tingkat kesukaran soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 60% soal yang dihasilkan oleh AI terbukti valid. Tingkat reliabilitas soal mencapai angka 0,743, menunjukkan konsistensi yang dapat diandalkan dalam pengukuran. Seluruh soal dikategorikan sebagai soal dengan tingkat kesukaran yang mudah. Berdasarkan pemeringkatan kompetensi membaca, seluruh butir soal termasuk pada tingkat dasar. Kelebihan pada pembuat soal ini adalah penggunaannya berpotensi dalam meningkatkan efisiensi dan membantu guru dalam membuat soal secara otomatis. Namun kekurangannya yaitu, guru perlu memastikan kembali soal yang akan diujikan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan soal yang dihasilkan belum variatif dalam mengukur kompetensi membaca siswa. Dengan demikian, peneliti merekomendasikan untuk memandang AI sebagai sarana pendukung dalam penyusunan instrumen tes. Soal yang dihasilkan AI hanya sebagai bahan masukan bagi guru, bukan sebagai instrumen final. Peran guru dalam hal ini adalah berkolaborasi dengan AI untuk mengoptimalisasi peran AI dalam ranah pendidikan.
Dogma Hukum Indonesia terhadap Perkawinan Lintas Keyakinan Tatang, Tatang; Yunio, Muhammad Yunus
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v3i8.3057

Abstract

Perkawinan lintas keyakinan semakin sering terjadi di Indonesia yang memiliki keragaman etnis, ras, dan agama. Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 yang telah diperbarui oleh Undang-Undang No. 16 Tahun 2019, perkawinan lintas keyakinan dilarang jika agama yang dianut oleh kedua calon mempelai melarangnya. Penelitian ini meneliti pengaturan hukum perkawinan lintas keyakinan di Indonesia, dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan perkawinan lintas keyakinan, dan dampak hukum dari dikabulkannya perkawinan lintas keyakinan menurut Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 155/Pdt.P/2023/PN.Jkt.Pst. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan tipe penelitian deskriptif. Data sekunder dari studi kepustakaan dan dokumentasi digunakan, dan data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan lintas keyakinan tidak diatur secara tegas dalam Undang-Undang Perkawinan. Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan bahwa perbedaan agama bukan merupakan larangan untuk menikah. Berdasarkan Pasal 8 huruf (f) Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 35 huruf (a) Undang-Undang Administrasi Kependudukan, sahnya perkawinan lintas keyakinan bukan wewenang pengadilan negeri. Perkawinan lintas keyakinan yang dikabulkan dianggap tidak sah menurut hukum dan tidak dapat dicatatkan.
IMPLIKASI HUKUM DAN EKONOMI GERAKAN BOIKOT PRODUK PRO-ISRAEL TERHADAP PERINDUSTRIAN DI INDONESIA Antoni, Herli; Sebina, Natasya; Tatang, Tatang; Rakha, Mahardika; Ipanda, Nessa
PALAR (Pakuan Law review) Vol 10, No 4 (2024): Volume 10, Nomor 4 Oktober-Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/palar.v10i4.10850

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini ialah untuk mejelaskan secara eksplisit bahwa sejak dahulu Israel menyerang dan mengusir paksa penduduk Palestina dari tanah  mereka sendiri. Namun, pada Oktober 2023 hingga Januari 2024 Palestina mengalami hari-hari terburuknya, ketika 1.460 orang di Gaza tewas dalam 48 jam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif di dukung dengan kajian empiris yang menggunakan fakta-fakta atau keadaan yang sebenarnya yang diambil dari perilaku masyarakat yang terjadi di media sosial maupun kehidupan nyata. Adapun masalah dalam kasus ini bagaimana dampak dari boikot produk pro Israel pada beberapa industri, yang berpengeratuh terhadap ekonomi di indonesia. Dengan demikian adanya aksi boikot ini menyebabkan penurunan pendapatan yang dialami oleh para pelaku industri yang berdampak terhadap pekerja hingga terjadinya resiko pemutusan hubungan kerja dan meningkatkan pengangguran. Beberapa orang berpendapat bahwa aksi boikot tersebut tidak efisien untuk memberikan dampak penekanan ekonomi terhadap Israel melainkan aksi tersebut dapat berdampak terhadap pelaku industri hingga penurunan ekonomi di Indonesia. Kata Kunci: Palestina, boikot, BDS, industri. AbstractThe aim of this research is to explain explicitly that Israel has long attacked and forcibly evicted the Palestinian population from their own land. However, from October 2023 to January 2024 Palestine experienced its worst days, when 1,460 people in Gaza were killed in 48 hours. This research uses normative legal research methods supported by empirical studies that use actual facts or situations taken from people's behavior that occurs on social media and in real life. The problem in this case is what the impact of the boycott of pro-Israel products will be on several industries, which will have an impact on the Indonesian economy. Thus, this boycott action causes a decrease in income experienced by industry players which has an impact on workers, causing the risk of layoffs and increasing unemployment. Some people argue that the boycott action is not efficient in having an economic impact on Israel, but rather that this action can have an impact on industrial players and cause an economic decline in Indonesia. Keywords: Palestine, boycott, BDS, industry.
THE ANALYSIS OF SEMANTIC GRAMMATICAL ERRORS IN VARIOUS ARABIC TRANSLATIONS Khalid, Shofa Musthofa; Sanusi, Anwar; Maulana, Deni; Tatang, Tatang; Al Farisi, Mohamad Zaka
Arabi : Journal of Arabic Studies Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : IMLA (Arabic Teacher and Lecturer Association of Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24865/ajas.v6i1.315

Abstract

This study aimed to reveal the semantic grammatical errors in the translation of various Arabic sentences into Indonesian. This study used a qualitative descriptive method with a content analysis model. The data sources in this study were five different Arabic sentences translated by the teacher who taught the heritage book in Islamic boarding schools, namely: jumlah muṡbatah (positive sentences), jumlah manfiyah (negative sentences), jumlah istifhamiyah (interrogative sentences), jumlah syarṭiyah (conditional sentence), and jumlah al-qasam (sentence of oath). After analyzing and discussing the data obtained, the researcher found that there were 70% morphological errors in the translated text results consisting of 51% noun errors (isim) and 19% verb errors (fi'il). Additionally, the researcher found 76% syntactic errors from the translated text, consisting of 10% word errors, 9% phrase errors, 29% clause errors, and 28% sentence errors.
Analisis Tuturan Direktif dan Nilai Budaya pada Buku Al’arabiyah Bayna Yadayka Tatang, Tatang; Syihabuddin, Syihabuddin
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 16, No 1 (2014): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v16i1.2772

Abstract

This article examines the types of directive speech act in the book Al’arabiyah Bayna Yadayka, and its values of Arabic culture. This study was motivated by the lack of students’ understanding of Arabic culture, whereas they are prospecting to be Arabic teachers. To examine this issue we used a descriptive method with critical discourse analysis, comparative analysis, and pragmatic analysis which is based on Grice’s and Leech’s theories. The data analysis found that in the Al’Arabiyyah Yadayka Baina there are 93 types of questions using directive speech, 8 of solicitation, 9 of petition, 9 of offers, 2 of rejection, and 1 of prohibition.  The directive speech contains the traditions and values of Arab and Islamic cultures, i.e the Arabic speech system which is directive, assertive, and straightforward, the use of insya Allah phrase, the holiday traditions, the worships, the tradition of similar speech opponents, the factual topics, and the topics in the Islamic laws. This tradition constitutes the principle of cooperation and politeness. This Arabic communication and the Islamic values must be taught to the Arabic students to improve their multicultural competence and the Islamic values. Artikel ini menelaah jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam buku Al’arabiyah Bayna Yadayka, serta nilai kebudayaan yang terkandung di dalamnya. Telaah ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman budaya mahasiswa akan nilai budaya Arab, padahal mereka merupakan calon guru bahasa Arab. Untuk menelaah persoalan ini digunakan metode deskriptif dengan teknik analisis wacana kritis, analisis komparatif, dan analisis pragmatik yang didasarkan pada teori Grice dan Leech. Dari analisis data disimpulkan bahwa dalam buku Al ‘Arabiyyah Baina Yadayka terdapat jenis tuturan direktif pertanyaan 93 buah, ajakan 8 buah, permohonan 9 buah, penawaran 9 buah, penolakan 2 buah, dan larangan 1 buah. Di dalam tuturan direktif terkandung tradisi dan nilai-nilai budaya Arab dan Islam, yaitu cara bertutur orang Arab yang langsung, tegas, dan lugas, penggunaan ungkapan insya Allah, tradisi hari raya, peribadatan, tradisi lawan tutur yang sejenis, topik yang faktual, dan topik yang sejalan dengan syariat. Tradisi ini memenuhi prinsip kerjasama dan kesantunan berbahasa. Cara berkomunikasi orang Arab seperti ini serta nilai keislaman yang terkandung di dalamnya perlu diajarkan kepada pembelajar bahasa Arab agar mereka memiliki kompetensi multikultural dan nilai-nilai keislaman.
Analisis Sosiolinguistik dalam Campur Kode Bahasa Arab: Studi Konten terhadap Penggunaan Campur Kode Bahasa Arab dalam Media Sosial (Grup WhatsApp): Sociolinguistic Analysis in Arabic Code Mixing: Content Study on the Use of Arabic Code Mixing in Social Media (WhatsApp Group) Siti Maesaroh; Tatang, Tatang; Yunadi, Yunadi
AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Vol. 4 No. 6 (2025): AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/al-qiblah.v4i6.1913

Abstract

This study investigates the phenomenon of Arabic–Indonesian code-mixing within a Muslim community WhatsApp group through a sociolinguistic and critical discourse analysis (CDA) perspective. It aims to describe the forms of code-mixing, explore their social functions, and analyze the ideological meanings underlying the use of Arabic in online communication. Employing a qualitative approach with a case study design, the research focuses on one WhatsApp group consisting of 87 active participants. Data were collected through participant observation, documentation of group conversations, and semi-structured interviews to obtain in-depth and contextual information. Data analysis was conducted in two stages: typological analysis of code-mixing (Muysken, 2000) and critical discourse analysis based on Fairclough (2013). The findings show that insertion  is the dominant form of code-mixing, followed by alternation  and congruent lexicalization. The use of Arabic serves expressive, interactive, and symbolic functions, reinforcing religious identity, solidarity, and community cohesion. This phenomenon reflects the adaptation of classical diglossia into the digital context termed “digital diglossia” while simultaneously strengthening Islamic social, moral, and ideological values. The study contributes to the advancement of digital sociolinguistic research in Indonesia, deepens the understanding of Arabic as an index of identity, and provides practical implications for Arabic language learning based on social and digital cultural contexts.
Phonological Errors In Arabic Pronunciation Among Islamic Speech Contest Participants Siti Maesaroh; Tatang Tatang; Nalahuddin Saleh
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v10i1.4512

Abstract

This study explores phonological errors in the pronunciation of Arabic scriptural references by participants in the Islamic Fest 2024 speech contest, analyzing underlying psycholinguistic factors. Employing a descriptive qualitative approach with phonetic and psycholinguistic perspectives, data were collected from two purposively selected participants' speech videos. Analysis involved an observe-and-note technique complemented by Praat software to examine acoustic features. Findings reveal two primary categories of phonological errors: linguistic errors, stemming from inadequate mastery of letter articulation points (makhraj) and vowel length (mad), and performative errors, driven by psychological pressures like nervousness and cognitive load within the competitive context. Both error types influence the conveyed meaning of scriptural references, potentially leading to semantic ambiguity. This study recommends developing da'wah (Islamic preaching) training programs that integrate phonetic, psycholinguistic, and semantic approaches to enhance pronunciation accuracy and semantic clarity in religious communication.