This Author published in this journals
All Journal Jurnal Nalar Pendidikan BAHASTRA Lingua Cultura KEMBARA ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Mimbar Pendidikan: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan SOSIOHUMANIKA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Budaya Nusantara Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Education and Human Development Journal INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of English Language Teaching and Learning (JETLE) Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Didaktika: Jurnal Kependidikan Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Buletin Poltanesa Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Jurnal Kependidikan Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin JS (Jurnal Sekolah) Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Jurnal KALANDRA Kanigara Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Magister Scientiae ABDINE :Jurnal Pengabdian Masyarakat At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Kata Vulgar Dalam Podcast Nikita Mirzani Dwi Intan Setiawati; Agung Pramujiono
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini pemakaian bahasa vulgar mulai marak di kalangan masyarakat. Bahasa vulgar turut mewarnai aktivitas berbahasa yang dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa vulgar dapat dengan mudah ditemukan dalam kegiatan berkomunikasi dan penutur seolah-olah tidak menghiraukan kaidah berkomunikasi yang benar. Masalah dalam penelitian ini yakni bagaimana jenis kata vulgar dan fungsis kata vulgar dalam podcast Nikita Mirzani. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kata vulgar dan fungsis kata vulgar dalam podcast Nikita Mirzani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini yakni kata atau kalimat yang terdapat dalam dialog. Sumber data dalam penelitian ini yakni Podcast Nikita Mirzani. Adapun tektik pengumpulan data menggunakan teknik simak, baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya bentuk hanya ditemukan bentuk bahasa vulgar yakni berupa bentuk 1) keadaan, 2) benda-benda, 3) bagian tubuh, 4) aktivitas yang mengarah pada pembahasan mengenai seksualitas. Sedangka temuan fungsi bahasa vurgal mengarah pada fungsi personal, intrapersonal, dan refrensi.
Ketidaksantunan Berbahasa Dalam Acara ILC Episode di Balik Tragedi Polisi Tembak Polisi Dilla Ovielia; Agung Pramujiono; Tri Tri Indrayanti
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan strategi ketidaksantunan pada tayangan youtube ILC episode di balik tragedi polisi tembak polisi. Sumber data dan objek dalam penelitian ini adalah tuturan tidak santun dalam tayangan youtube ILC episode di balik tragedi polisi tembak polisi yang diunggah pada 22 Juli 2022 dengan durasi 1jam 41menit. Dalam tuturan tidak santun tersebut akan dianalisi menggunakan metode penelitian kualitatif dokumentasi dengan teknik simak, bebas, libat dan cakap sehingga dapat menghasilkan gambaran wujud dan strategi ketidaksantunan tuturan tersebut. Setelah data terkumpul, data akan dianalisis menggunakan teori wujud dan strategi ketidaksantunan. Wujud ketidaksantunan dalam penelitian ini menggunakan tindak tutur ilokusi diantaranya asertif, direktif, interogatif. Setelah mengetahui wujud ketidaksantunan, selanjutnya data dianalisis kedalam strategi ketidaksantunan milik Rahardi dkk yang terdiri dari 1.) Kesembronoan, 2.) Main-main muka, 3.) Melecehkan muka, 4.) Mengancam muka dan 5.) Menghilangkan muka.
Ketidaksantunan Berbahasa Indonesia Dalam ILC Episode: “Brigadir Yosua Sudah Diautopsi Ulang” Bayu Dewa Ramdhani; Agung Pramujiono; Tri Indrayanti
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pragmatik merupakan bahasa yang mempelajari hubungan antara bahasa dengan konteks atau situasi ujar. Makna bahasa tersebut dapat dimengerti bila mitra tutur mengetahaui konteksnya. Oleh karena itu, penelitian ini dibuat dengan tujuan mendeskripsikan wujud dan strategi ketidaksantunan yang ada pada acara ILC atau Indonesia Lawyers Club. Ketidaksantunan disini adalah penggunaan bahasa yang cenderung untuk menyerang kepada mitra tuturnya. Ketidaksantunan yang ada pada acara ILC ini psti lekat pada beberapa kalangan sebagai upaya untuk mempertahankan pendapatnya kepada mitra tuturnya. Sumber data disini yaitu video yang berasal dari sosial media youtube dengan channel Indonesia Lawyers Club yang berdurasi 1 jam 51 menit. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif yang mana pendekatan ini bersifat deskriptif sehingga cenderung menganalisis. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, sebagai teknik pengumpulan yang tidak langsung. Prosedur pengumpulan data yaitu metode simak bebas libat cakap. Berdasarkan hasil analisis data pada program acara Indonesia Lawyers Club menemukan satu strategi dan dua wujud ketidaksantunan. Seperti pada wujud ada (1) Asertif dan (2) Direktif. Sedangkan strategi ada (1) Memain-mainkan muka.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA TEKS EKSPLANASI METODE DISKUSI KELOMPOK KELAS XI SMA AL-ISLAM KRIAN Noviya Laila R.M.; Agung Pramujiono; Tri Indrayanti
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks eksplanasi melalui diskusi kelompok dan hasil keterampilan menulis teks eksplanasi. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena terdapat peserta didik yang masih kurang aktif dalam berpendapat saat pembelajaran, maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti kemampuan dalam keterampilan berbicara. Dilakukan pada peserta didik kelas XI di SMA Al-Islam Krian setelah pembelajaran menggunakan metode diskusi kelompok menggunakan model pembelajaran PjBL dalam tindakan kelas yang terdiri dari empat komponen, yaitu rancangan tindakan, pelaksanaan, observasi dan refleksi melalui dua siklus. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 3 di SMA Al-Islam Krian. Berdasarkan hasil observasi prasiklus terlihat siswa kurang begitu aktif saat pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan 2 (dua) siklus. Pada siklus 1 memiliki angka 71% terkait aktivitas peserta didik atau hanya 102 aktivitas yang terlaksana. Terlihat saat unjuk kerja peserta didik memperoleh70% dan 6 peserta didik yang belum mencukupi KKM. Pada tahap siklus 2 jumlah peserta didik aktif menjadi 90% atau 18 peserta didik yang sudah aktif saat pembelajaran. Nilai tersebut sudah mencapai KKM yang ditetapkan di sekolah yaitu 82. Pada siklus 2 (dua) di aktivitas peserta didik mencapai 95% dan unjuk kerja memperoleh 90%. Kata Kunci: keterampilan berbicara, PjBL, teks eksplanasi
Pelatihan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru UPT SMPN 10 Gresik Tri Indrayanti; Agung Pramujiono; Sri Budi Astuti; Indayani; Nur Rohma
Kanigara Vol 1 No 1 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i1.3237

Abstract

Penulisan karya tulis ilmiah menjadi persoalan tersendiri dalam dunia pendidikan baik di jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, maupun pendidikan tinggi. Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan salah satu bentuk karya ilmiah yang harus ditulis oleh guru. Masalah yang muncul dalam penulisan PTK diantaranya yaitu merefleksikan lemahnya berpikir logis dan belum mampu berpikir kitis. Karakteristik masalah intelektual tersebut diantaranya tulisan ilmiah yang tidak merefleksikan proses kajian kritis terhadap teori atau fenomena yang muncul dalam dinamika masyarakat, teknis dan cara penulisan ilmiah dalam per bab menggambarkan modus display theory tanpa dilandasi struktur berpikir logis (logical frame work) yang jelas. Fenomena seperti ini memang banyak ditemukan dalam penulisan KTI dalam hal ini PTK dan ujungnya mengarah pada tindak plagiarisme. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu mengadakan pelatihan secara intensif bagi guru UPT SMP N 10 Gresik. Pelatihan dan pendampingan secara intensif diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru dalam menulis PTK. Keefektifan pelatihan bisa dilihat dari hasil penulisan PTK oleh guru dan hasil angket yang diisi oleh peserta pengabdian kepada masyarakat.
Perlatihan Menulis Best Practice Guru SMPN 2 Sukodono Kabupaten Sidoarjo Agung Pramujiono; Mimas Ardhianti; Nur Rohmah
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.4624

Abstract

Perlatihan penulisan best practice ini bertujuan untuk memberi wawasan tentang penulisan best practice dan memberikan perlatihan penulisan best practice. Berdasarkan hasil studi lapangan dan diskusi dengan Kepala Sekolah dan Waka SMPN 2 Sukodono Sidoarjo, mereka masih kesulitan dalam menyusun Penelitian Tindakan Kelas dan memilih aktivitas yang bisa ditulis sebagai Best Practice. Oleh sebab itu, diperlukan perlatihan bagi pendidik dalam pelatihan penulisan best practice dalam bentuk Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dilaksanakan oleh Tim Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia pada 16 Agustus 2021 sampai dengan 16 September 2021 dengan tema “Optimalisasi Pembudayaan Literasi Sekolah di SMPN 2 Sukodono Sidoarjo” dengan Subtema “Penyusunan Best Practices di Sekolah”, direncanakan selama satu bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Ganjil Kegiatan PPM yang diselenggrakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pelatihan yang dilaksanakan bahwa semua peserta dapat menyusun Best Practice. Direncanakan selama 1 bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Genap UNIPA Surabaya. Kegiatan PPM yang diselenggarakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perlatihan yang telah dilaksanakan, bahwa semua peserta dapat menyusun Best Practice, serta hampir semua peserta (52 orang) memberikan respon positif terkait dengan pelatihan yang dilaksanakan karena peserta mendapat banyak wawasan Best Practice, melalui pelatihan Best Practice diharapakan dapat digunakan sebagai formula baru untuk merancang penelitian yang lebih efektif serta efisien.
PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA RAGAM ILMIAH PADA KARYA TULIS BEST PRACTICE GURU SMPN SE-KABUPATEN SIDOARJO Pujiastuti, Rahayu; Ardhianti, Mimas; Pramujiono, Agung; Catur Budiyono, Sunu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan publikasi ilmiah merupakan wujud profesionalitas guru. Keberhasilan guru memecahkan masalah dengan melaksanakan pembelajaran yang inovatif merupakan best practice yang harus ditindaklanjuti dengan mengembangkan menjadi karya tulis, baik berbentuk laporan maupun artikel untuk publikasi ilmiah. Sebagai karya ilmiah, best practice wajib ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah. Namun, berdasarkan observasi awal pada best practice yang dihasilkan para guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo diperoleh informasi bahwa karya ilmiah para guru masih banyak yang belum menggunakan ragam bahasa ilmiah. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya pretes. Oleh karena itu, tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu meningkatkan kemampuan guru menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada karya tulis best practice. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan memberi sosialisasi dan pendampingan. Program diikuti 12 dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sebagai narasumber dan pendamping serta 100 guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo sebagai sasaran program. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pelatihan, yaitu peningkatan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut diketahui dari hasil pretes dan postes. Selain itu, hasil penilaian diri tentang peningkatan pemahaman para guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo setelah pelatihan tentang penggunaan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada karya tulis best practice.
Pelatihan Penulisan Artikel Penelitian Tindakan Kelas Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SMKN 1 Sepulu Bangkalan Pujiastuti, Rahayu; Pramujiono, Agung; Indayani; Prawoto, Eko Cahyo
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i4.409

Abstract

-
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Konten Rachmadtullah, Reza; Rusminati, Susi Hermin; Retnosari, Ira Eko; Azmy, Bahauddin; Pramujiono, Agung
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i1.177

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi perlu disusun oleh guru karena pembelajaran berdiferensiasi disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik peserta didik. Pentingnya pelatihan penyusunan pembelajaran berdiferensiasi ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru. Kegiatan Pk Mini dilaksanakan di SDN. 163 Gresik yang dihadiri oleh 58 peserta yang berasal dari perwakilan guru di gugus 2 Gresik. Metode pelaksanaan PkM yaitu observasi, penyampaian materi oleh narasumber, studi kasus, diskusi dan tanya jawab, serta workshop dan pendampingan. Capaian dari kegiatan ini yaitu guru dapat merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berbasis konten. Setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan, diperoleh 25 orang memperoleh pemahaman yang sangat baik, 27 orang memperoleh pemahaman baik, dan 6 orang memperoleh pemahaman yang cukup, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini perlu dilaksanakan agar guru dapat memperoleh tambahan pengetahuan dan kompetensi terutama yang berkaitan dengan pembelajaran berdiferensiasi
Indonesian Netizens' Emotive Language in Responding to YouTube Posts: Cyberpragmatics Study Pramujiono, Agung; Rohmah, Nur; Hanindita, Amelia Widya; Ardhianti, Mimas
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i2.23827

Abstract

Indonesian internet users (Netizens) are considered uncivilized in using the internet. The Digital Civility Index (DCI) states that the politeness of Indonesian netizens was ranked 29th out of 32 countries and the worst in Southeast Asia. The uncivility of netizens is closely related to the use of emotive language, so it is necessary to study the use of emotive language by netizens. The emotive language of Indonesian netizens in responding to YouTube posts is very interesting to study from a cyberpragmatic perspective. Cyberpragmatic studies are the use of language and communication in a digital environment or in cyberspace. The problems studied in this study are formulated: (1) How is the lingual form of the emotive language of Indonesian netizens realized in responding to YouTube posts in a cyberpramatic perspective? And (2) How is the emotive language function of Indonesian netizens realized in responding to YouTube posts in a cyberpramatic perspective? The purpose of this study is to describe and explain the realization of the form of Indonesian netizen emotive language and the function of netizen emotive language in responding on YouTube posts. This research is a descriptive qualitative research. The research data is in the form of netizens' verbal responses to internet-mediated YouTube posts as a field for cyberpragmatic studies. Data was collected using the Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) technique. Data analysis was carried out using descriptive techniques using the interactive model Miles and Huberman (1992) with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and verification/drawing conclusions. Based on the results of data analysis, it was concluded that the lingual form of emotive language is stated in utterances in declarative, interrogative, and directive modes, while the function of emotive language is stated in delarative speech acts with the function of stating, informing, confirming, giving advice, and praying; in expressive speech acts with functions of praising, expressing pleasure, expressing pride, thanking, apologizing, satirizing, mocking, and insulting; in imperative speech acts with functions of ordering, prohibiting, inviting, and asking. The conclusion of this study is that the lingual form of emotive language is realized in speech in declarative, interrogative, and directive modes.
Co-Authors Abd Ghofur Abidatul Azizah Achmad Noor Fatirul Adel Oktaviani Adi Bandono Amelia Wahyuni, Windy Amelia Widya Hanindita Anggarini, Lusi Anggarini, Lusi Ardhianti, Mimas Ardianti, Mimas Arieska Rahma, Wanda Azis Farkhan Azmy, Bahauddin Bayu Dewa Ramdhani Dewi Kania Izmayanti Diana Chitra Hasan Dilla Ovielia Dwi Intan Setiawati Dwi Setia Ningrum Dwi Seviyanti, Ristina Dyah Rochmawati Elis Dwi Purwaningsih Elis Dwi Purwaningsih Endah Yulia Rahayu F, Fadhilah Fadhilah F Farikhah, Nia Febilantin Riadi, Rina Fera Afrianti Gaudensia Ratna Sari Gaudensia Ratna Sari Hanindita, Amelia Widya Hasiana Naulita Siahaan, Henricus Supriyanto Hermince Natalia Kondokamop Ignasius Randun Inamilchatul Fauziyah Indah Nurmia Kusuma Indayani Ira Eko Retnosari Ira Eko Retnosasi Irma Andini Irma Irma Isah Duapadang Itauningsih, Itauningsih Jamlean, Agustin Clarita Kadyaningsih, Rina Linda Agustina, Florentine Loreana, Yurike Risa M. Faisal Rochmans M. Shoim Anwar, M. Shoim Malendra Pradana, Tio Mardiansyah, Sisca Mohammad Asikin Muchofatus Sholichah Mufida, Laila Naulita Siahaan, , Hasiana Nesy Indiasty Nia Farikhah Nico Irawan Novia Vernawati Novia Vernawati Noviya Laila R.M. Nunung Nurjati Nur Hayati Nur Hayati Nur Rohma Nur Rohmah Nur Rohmah Nurjati, Nunung Nurmida Catherine Sitompul Pana Pramulia Poppy Handayani, Rosarina Prawoto, Eko Cahyo pujiastuti, rahayu Rachmadtullah, Reza Randun, Ignasius Rasyid, Faridha Reza Rachmadtullah Rheny Puspita Ratih Ria Nuryanti Priyanto Rika Addiniyah Rahma, Fida Rizky Maulana, Achmad Rusminati, Susi Hermin Sahrofi, Dani Saputra, Dudu Suhandi Sholichah, Muchofatus Sri Budi Astuti Sri Budi Astuti, Sri Budi Sri Wahyuni Suhari Sunu Catur Budiyono Syahria, Nukmatus Temmy Thamrin Tri Indrayanti Umul Maulifah Umul Maulifah Via Yustitia wilyam Yuliana Rahmawati Yusrita Yanti