Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Litera

VITALITAS BAHASA SUNDA DI KABUPATEN BANDUNG Wagiati Wagiati; Wahya Wahya; Sugeng Riyanto
LITERA Vol 16, No 2: LITERA OKTOBER 2017
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v16i2.14357

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan vitalitas (daya hidup, tingkat kesehatan) bahasa Sunda menghadapi bahasa Indonesia. Penelitian itu berancangan kuantitatif dengan menggunakan dua variabel bebas, yakni penggunaan bahasa Sunda yang dihadapkan dengan bahasa Indonesia dan kelompok pengguna bahasa Sunda sebagai bahasa pertama, yakni keluarga asli Sunda yang bermukim di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Variabel terikatnya adalah pilihan bahasa, yakni bahasa Sunda atau bahasa Indonesia. Hasil penelitian membuktikan bahwa vitalitas bahasa Sunda kuat pada ranah kekeluargaan, transaksional, dan kekariban; tetapi lemah pada ranah kedinasan dan orang tidak dikenal. Dari segi kesepakatan, ranah keluarga, transaksional, dan kekariban juga menduduki tempat yang tinggi dibandingkan ranah kedinasan dan orang tidak dikenal. Penggunaan terbanyak bahasa Sunda ada pada ranah kekeluargaan, terutama pada saat informan berbicara dengan kakek/nenek dan ayah/ibu. Bahasa Sunda berkurang vitalitasnya pada ranah kedinasan dan ranah orang tidak dikenal.Kata kunci: vitalitas bahasa, bahasa pertama, bahasa Sunda THE VITALITY OF THE SUNDANESE LANGUAGE IN BANDUNG REGENCYAbstractThis study aims to prove the vitality of the Sundanese language to face the Indonesian language. This was a quantitative study involving two independent variables, namely the use of the Sundanese language to confront the Indonesian language and groups of users of the Sundanese language as the first language, namely the native Sundanese families living in Bandung Regency, West Java. The dependent variable was the choice of language, i.e. the Sundanese or Indonesian language. The results prove that the vitality of the Sundanese language is strong in the family, transaction, and closeness domains; but it is weak in the official domain and that related to strangers. In terms of agreement, the family, transaction, and closeness domains also occupy a high position compared to the official domain and that related to strangers. The use of the Sundanese language with the highest frequency is in the family domain, especially when the informants talk with grandparents and fathers/mothers. The vitality of the Sundanese language lessens in the official domain and that related to strangers.Keywords: language vitality, first language, Sundanese language
Co-Authors Abdullah, Fandi Achmad Abdul Aziz Bakhtiar Adhi Widyakto adila zaidayanti Adinyamas, Sabgiar Agung Endro Nugroho Agung Hendro Nugroho AGUNG SETIAWAN Agus Sugiarto Agustin Dita Lestari Akhmad Mahyuni Akhmad Suryadi Alfia Rahma Alumni STIKES Husada Borneo Amir Firmansyah Angela Meike Kawer Anggara Mahatma Wicaksono Anisa Aprilliyanti Araz Meilin Ardiyati, Novita Mania Arifani Siswidiasari Armin Naibaho Ashari, Faridudin Atika Dwi Nor Aini Awang Yudha Sastra Ayu Fadilatul Miladiah Azzam Syachfiarnsyah Bagio Azzam, Fariz Hikmatyar Bobby Asukmajaya Bramastyo Bayu Aji Yohana Budiono Budiono Citra Rizkiana Dadang Suganda Dandung Novianto Denny Ardiansyah Destiana Utarindasari Dica Hermawan Setiaji Edwin, Alief Maulid Efendi, Medi Elfrida Hasna Ermas Estiyana Fachry Abda El Rahman Fadjar Purnomo Febridiansyah, Febridiansyah Fitriah Fitriah Haruki Uemura Inova Nurhaliza Jan Setiawan Jibrani Hisbullah Johanes Asdhi Poerwanto Joko Setiono Joko Trijanto Kamalina Din Jannah Kazutaka Maeyama Lia Septiliana M Hamizan Najib Arwani M. Noor Mareta Windia Prahesti Maulana, Ahmad Rozy Moch. Khamim Moch. Sholeh Mochammad Yudha Nur Fawaid Mohd. Aspollah Hj. Sukari Muhhalimah Muhhalimah Mutiara Kusuma Wardani Nani Darmayanti Nasamsir Nasamsir Nastalia, Rimadian Nawir Rasidi Neni Probosiwi Novita Hendrawati Nur Fahma Laili Nurul Nurhanisah Pamungkas, Alfin Putra Prasetia, Frendy Anjas Puskesmas Gambut Putra Akhmad Rizki Tri Adinda Qomariah Qurrata, Avicenna Rahimah Embong Rahmat Rahmat Rahmi Noerdiana Hidayati Riki Nasrullah Rusman Efendi Saputra, Richo Siti Ulfi Sri Galuh Banawa Sriwijayanti Sulistyawati STIKES Husada Borneo SUGIHARTI Sukmawati Basuki Sunarto Suryanto Suryawardana, Edy SUSANTO Suselo Utoyo Syafik Safira Febrianti Taufiq Rochman Thoriq Amrulloh Wagiati Wahiddin Wahya Wahya Widyakto, Adhi Yance Anas Yoes P Dachlan Yogha Sary Ariefiantho J Zulfachmi, Zulfachmi