p-Index From 2021 - 2026
8.975
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Farmasi Jurnal Farmasi Udayana Jurnal Ilmu Lingkungan Guru Membangun Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Quagga Prosiding Seminar Biologi AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan AGRIMOR E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat BIOMA BIOMA : Jurnal Biologi Makassar Celebes Biodiversitas : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan BIOEDUSCIENCE Jurnal SOLMA Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Media Agribisnis (MeA) Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Bio-Lectura PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat BUANA SAINS Jurnal Biotek Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Quimica : Jurnal Kimia Sains dan Terapan Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI PKM Jurnal Kesehatan Tambusai Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Abdiraja Jurnal Abdimas Bina Bangsa Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi BIOEDUPAT: Pattimura Journal of Biology and Learning Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Natural Sciences Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT ZOOTEC KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Jurnal Media Analis Kesehatan KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Aktivitas Antibakteri, Hemolisis Darah dan Identifikasi Molekuler Isolat DTP1 Alang, Hasria; Utami, Anggraini Putri; Jagad, Nur Jati; Novita, Ninda; Ningsih, Dwi Febriani
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian antibiotik untuk mengatasi infeksi mikroba telah menyebabkan terjadinya kasus resistensi. Oleh sebab itu, diperlukan suatu senyawa antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan patogen, namun bersifat lebih aman. Telah diperoleh isolat dari pangan fermentasi melayu yaitu Isolat DTP1. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji aktivitas antimikroba isolat DTP1, aktivitas hemolisis dan identifikasi molekuler isolat tersebut. Metode yang digunakan yaitu eskperimental, yang diawali dengan isolasi mikroba dari sampel, uji antimikroba, uji hemolisis agar darah dan identifikasi molekuler. Data yang ditemukan selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dan gambar, lalu dianalis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat DTP1 mampu menghambat pertumbuhan E.coli (10,06 mm) dan S.aureus (10,63 mm). Isolat DTP1 berdasarkan uji hemolisis darah bersifat non hemolitik atau bersifat aman. Hasil identifikasi molekuler menggunakan sekuens 16S rDNA ditemukan bahwa isolat ini memiliki panjang berkisar 1550 bp dan  99,1% similar dengan B.subtilis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa isolat DTP1 yang ditemukan pada penelitian ini yaitu Bacillus subtilis. Bakteri tersebut memiliki aktivitas antimikroba terhadap S. aureus dan E. coli dan bersifat gamma hemolitik atau non patogen.
Inventarisasi tumbuhan obat tradisional sebagai upaya swamedikasi oleh Suku Dayak di Mandor Alang, Hasria
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i1.73

Abstract

Inventarisasi tumbuhan  obat  tradisional  merupakan tahap  skrining awal untuk membantu menemukan tumbuhan yang potensial digunakan sebagai obat dimasa mendatang sekaligus sebagai upaya konservasi terhadap suatu jenis sumber daya alam. Salah satu suku yang masih menggunakan tumbuhan sebagai obat yaitu Suku Dayak di Mandor Kalimantan Barat. Akan tetapi, penelitian mengenai tumbuhan obat tradisional Suku Dayak yang ada di Desa Mandor Kecamatan Mandor Kalimantan Barat belum pernah diteliti dan dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisi jenis dan bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai obat tradisional oleh Suku Dayak Mandor. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara dan observasi pada responden. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 26 jenis tumbuhan obat tradisional yang digunakan oleh Suku Dayak di lokasi penelitian, antara lain bajakah, bawang dayak, sirih merah, pinang merah, serai wangi, sambung nyawa, jahe merah, jeringau merah, kencur, kelor, kumis kucing, ciplukan, meniran, ketepeng, jambu biji, tanaman jarak, miyana, pepaya, sirsak, mengkudu, krokot, kunyit, bandotan, boborongan, pegagan, dan tembelekan. Bagian tanaman yang paling banyak digunakan yaitu daun. Pengetahuan penggunaan tumbuhan obat oleh Suku Dayak telah banyak yang sesuai dengan etik atau data sains berdasarkan kajian literatur penelitian fitofarmaka.
Karakterisasi Proksimat Tepung Colocasia esculenta Sebagai Pangan Lokal Alternatif di Kabupaten Kubu Raya Alang, Hasria
Journal of Natural Sciences Vol 6, No 3 (2025): Journal of Natural Sciences November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jonas.v6i3.1016

Abstract

Taro flour is a form of diversification of taro tubers, and can be used as an alternative to replace the use of wheat flour. The purpose of this study was to determine the proximate characteristics of taro flour that has been processed simply as a basis for information for handling processed taro flour products. This study was conducted at the Fisheries Cultivation Laboratory of Pontianak State Polytechnic. The method used was the simple production of taro flour. The resulting flour was then analyzed for its proximate content. Determination of protein content was carried out using the kjeldahl method, determination of ash and water content was carried out using the thermogravimetric method, determination of fat content using a Soxhlet apparatus, and determination of carbohydrate content using the by difference method. The results of the study showed that the ash content in taro tubers was 2.57%, water content 11.90%, fat 1.95%, carbohydrate 77.58%, and protein 4.5%. Based on the research results, it was concluded that the high carbohydrate content indicates that this flour can be used as a substitute for wheat flour, the low water content indicates that processed products made from this flour can last a long time, the lowfat content indicates that processed products made from this flour are very suitable for a low-fat diet.
Focus Group Discussion Penerapan Bioteknologi dalam Budidaya Ikan sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Perikanan di Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah: Focus Group Discussion Application of Biotechnology in Fish Cultivation as a Way to Increase Fishery Productivity in Anjongan District, Mempawah Regency Pratama, Sandi Fransisco; Khairillah, Yuyun Nisaul; Pasmawati, Pasmawati; Fitriagustiani, Fitriagustiani; Alang, Hasria; Pratama, Kharisma
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2023): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v8i6.5171

Abstract

BPS data for Mempawah Regency shows that aquaculture production in the Anjongan District is 163 tons/year. This production result is still lower compared to other sub-districts. One of the factors causing the not-yet-optimal effects of aquaculture production in the Anjongan District is the limited mastery of aquaculture technology. Biotechnology in the field of fisheries offers sustainable technology to increase fishery resources. This Community Service aims to conduct a Focus Group Discussion on plans to apply biotechnology in fish farming. In this activity, several applications of biotechnology in aquaculture were presented. The results of the discussion activities revealed several problems, including limited sources of clean water for fish farming, high costs for feed, and limited resources for implementation in the field of biotechnology. Feed is a top priority and an essential factor because fish can grow in a healthy, optimal, and quality manner.
Pelatihan Pembuatan Tepung Talas untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Bagi Kelompok Tani di Desa Sungai Malaya Kalimantan Barat Syamsuri, Syamsuri; Alang, Hasria; Mashudi, Mashudi; Safira, Pretty; Wulandari, Rizty
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 3 (2025): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i3.17126

Abstract

This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of the 'Usaha Maju Bersama' farmer group in Sungai Malaya Village, West Kalimantan, in producing taro flour as a healthy food commodity based on the creative economy. The methods employed include community education, science and technology diffusion, training, and the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. Data analysis was conducted by comparing pretest and posttest results given before and after the training. The activity resulted in a significant increase in partners' knowledge and skills in making taro flour, from 56% to 87%. The implication of this activity is that partners now possess flouring machines, enabling them to produce taro flour.
Isolation and Identification of Bacteria Producing Antibiotic Compounds from The Rhizosphere of Avicennia Marina Against Pathogenic Bacteria in The Mangrove Ecosystem Area of West Kalimantan Khairillah, Yuyun Nisaul; Alang, Hasria; Haryanto, Haryanto; Fitriagustiani, Fitriagustiani; Erwhani, Indri; Purnamawati, Ditha Astuti; Rahmawati, Annisa; Surtikanti, Surtikanti; Triwahyuni, Adelia
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.12527

Abstract

Antibiotic resistance is a global problem in the health sector. The level of antibiotic resistance that occurs can be caused by several influencing factors, including 6 isolates of rhizosphere bacteria that were successfully isolated from the rhizosphere of the Avicenia marina plant. The purpose of this study was to isolate and determine the best minimum inhibitory concentration of rhizosphere bacteria of the A. marina plant and its effectiveness in inhibiting pathogenic bacteria S. aureus. This study is a quantitative research method using the isolation and characterization of rhizosphere bacteria, antagonistic test of rhizosphere bacteria and test of the results of the extraction of filtrate of rhizosphere bacteria culture of A. marina plants. The results of this study were (1) five of the isolates of bacteria that were successfully isolated were included in the Bacilus type and 1 isolate of bacteria included in the Cocobasil type; (2) there were 3 of the 6 isolates that could inhibit the growth of pathogenic bacteria S. aureus with an inhibition range of 10.04-4.42 mm; (3) Rhizosphere bacterial isolate (TN 1) is an isolate with the best inhibition diameter and is categorized as strong, namely 10.04 mm; (4) ethyl acetate extract of Rhizosphere bacterial isolate culture filtrate (TN 1), has a minimum inhibitory concentration of 0.50% against pathogenic bacteria S.aureus with an inhibition diameter of 7.18 mm which is better when compared to the positive control using chloramphenicol.
Diversifikasi Produk Nutrisi Berbahan Dasar Ikan Lele pada Kelompok Nelayan Wanita Kab. Mempawah sebagai Salah Satu Upaya Penanganan Stunting Fitriagustiani, Fitriagustiani; Pasmawati, Pasmawati; Khairillah, Yuyun Nisaul; Pratama, Sandi Fransisco; Alang, Hasria
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i4.2051

Abstract

Poor nutritional status of the community leads to weak human development index (HDI) values. Increasing interest in fish consumption, which is rich in diverse nutritional sources, can be a solution to improved people nutritional status in coastal communities whose livelihood marine-dependent. Fish is known as a good source of a high quality protein. This nutritional source plays an important role to provide the nutrition of pregnant women and the development of toddlers. Food diversification by using aquaculture products is expected to be one solution to increased public interest in consuming fish and also could be away to increase the selling value of fishery products. This social service aims to provide information in utilizing the fishery products (i.e Catfish) as a food diversification materials to prevent stunting in the Pak Bulu village community, Anjongan sub-district, Mempawah Regency. The stages of this activity include 1) Survey and analysis of community conditions, 2) Stunting education and introduction to the process of food diversification fish based. This community Service activities are expected to increase knowledge and skills in processing fishery products. Therefore, it can increase fish consumption in the community and become one of the solution to prevent stunting and also could be a way to improve the community's economy.
Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Merajut bagi Ibu PKK di Kecamatan Campalagiant Polewali Mandar Sulawesi Barat Syamsuri, Syamsuri; Hafsah, Hafsah; Hastuti, Hastuti; Yusal, Muh. Sri; Alang, Hasria
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 2 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i2.16147

Abstract

Merajut adalah salah satu keterampilan yang dapat dilakukan oleh kaum wanita, kapan dan di manapun. Kegiatan ini tidak membutuhkan dana yang besar dan bahannya pun mudah diperoleh. Hasil rajutan dapat bervariatif seperti tas, sepatu dan berbagai asesoris. Adanya permasalahan tentang kurangnya keterampilan pada ibu-ibu rumah tangga menjadi faktor pendorong tim dosen melakukan kegiatan ini. Kegiatan pelatihan ini adalah implementasi dari pengabdian masyarakat. Mitra kegiatan ini yaitu ibu-ibu rumah tangga dan PKK Desa Kenje. Tujuan kegiatan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran melalui kegiatan merajut. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan yaitu ceramah dan praktik serta pendampingan. Ceramah meliputi wawasan dan manajemen wirausaha dan dilanjutkan dengan pengenalan rajutan dan praktik merajut serta pendampingan untuk melihat progres hasil kreativitas para peserta. Pendampingan dilakukan melalui Whatsapp untuk mengevaluasi perkembangan hasil rajutan para peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Umumnya peserta lebih tertarik membuat tas dibanding produk lainnya. Peserta berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala.
Ethnoeconomics of Plants as Traditional Medicine (Ethnomedicine) and Food (Ethnoculinary) of the Bastem Indigenous Community in Luwu Regency Syamsuri, Syamsuri; Alang, Hasria; Yusal, Muh. Sri; Hastuti, Hastuti; Adriani, Adriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4302

Abstract

Ethnoeconomics is the study of the economic value or use of biological resources by an ethnic group and becomes wisdom. The aim of the research is to inventory the types of plants used as traditional medicine and food by the Bastem indigenous people. The methods used in the research were observation, interviews, focus group discussions (FGD), and literature study, while the sample collection technique used purpose sampling. This type of exploratory research uses a PRR (Participatory Rural Appraisal) approach. The sample criteria used were community leaders and traditional healers. The research data, which is respondents' emic data, is presented in tabular form, then analyzed descriptively and compared with scientific data based on Google Scholar, Sinta, and Research Gate sources. The results of the research show that the types of plants with the economic value used by the Bastem indigenous people as traditional medicine (ethnomedicine) are bangle, galangal, aromatic ginger, white turmeric, coffee leaves, avocado leaves, castor leaves, banana shoots, cat's whiskers, bitter gourd, guava leaves, papaya leaves, lemongrass and ciplukan, while the plants used as food by indigenous communities (ethnoculinary) are grouped into staple foods, vegetables and side dishes, traditional cakes and my day's food. Staple foods include sokko, limestone, corn porridge, sweet potato rice, banana rice and banana sokko. Vegetables and side dishes include green vegetables, burak, and nasu kadundung. Traditional cakes include putu pesse, tori cake, and baruasa. My daily food includes baurasa, gogos, and tumbu'.
UJI IN SILICO SENYAWA FITOKIMIA BIJI MAHONI (Switenia macrophylla) Pada Reseptor α-amylase SEBAGAI ANTI HIPERGLIKEMIK Jagad, Nur Jati; Utami, Anggraini Putri; Alang, Hasria; Ramanda, Galih Dwiki; Khairillah, Yuyun Nisaul
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.428

Abstract

Penelitian ini mengkaji mekanisme senyawa metabolit dari biji mahoni (Swietenia macrophylla) yang berperan sebagai antihiperglikemik, meskipun studi in vivo sebelumnya telah menunjukkan efektivitasnya dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus (Rattus novergicus). Analisis ini dilakukan secara komputasi (in silico) melalui metode penambatan molekuler untuk melihat bagaimana senyawa-senyawa tersebut berinteraksi dengan enzim α-amilase. Penelitian ini menggunakan basis data PDB (ID: 1OSE) untuk mendapatkan reseptor enzim, sementara ligan uji yang digunakan adalah eriodictyol dan dihidropiridin. Sebagai pembanding, digunakan akarbosa. Sebelum penambatan, sifat farmakokinetik ligan diprediksi menggunakan aturan Lipinski. Proses penambatan molekuler dilakukan dengan perangkat lunak Autodock Vina. Hasilnya dianalisis berdasarkan energi ikatan (ΔG), konstanta inhibisi, dan jenis ikatan kimia yang terbentuk. Hasil studi menunjukkan bahwa semua ligan uji berpotensi sebagai agen antihiperglikemik. Secara khusus, ligan uji eriodictyol menunjukkan aktivitas penghambatan enzim α-amilase yang lebih baik daripada akarbosa, berdasarkan nilai ΔG dan %BSS.
Co-Authors . Hastuti Abdul Rahim Adelia Adelia, Adelia Adelia Triwahyuni ADRIANI ADRIANI Ahmad Hasyim Aldri Frinaldi Anastasia Susanti Jimin Annisa Nasywa Fahira Annisa Rahmawati Astuti, Nuning Azzahra, Fasya Baihaqi, M. Fiqri Baihaqi, Muh. Fiqri Baihaqi, Muhammad Fiqri Basso, Siska Bin Cau Kim Jiu Dagonala, Ube Dinar, Yuliana Dwi Febrianty Ningsih Eka Apriyanti Ester Ayu Fahira, Annisa Nasywa Fitr Fitri Fitri , Fitriagustiani, Fitriagustiani Hafsah Hafsah Hafsah Hafsah Hamdani, Ibnu Mansyur Hartini Hartini Hartini, Hartini - Hartini, Hartini - Haryanto Haryanto Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hasyim, Ahmad Ikramullah, Muh. Chaeril Indri Erwhani Islamawati, Islamawati Jagad, Nur Jati Jagad, Nurul Jati Jamhari Jamhari Joni Kusnadi Khaidarsyah Khaidarsyah Khairillah, Yuyun Khairillah, Yuyun Nisaul Marpani, Marpani Mas'ati Mas'ati Mashudi Mashudi Merlis Nirmala Putri Muh. Yunus Muhammad Yunus Nabila, Faika Naima Haruna Nasir, Agung Ninda Novita Ningsih, Dwi Febriani Ningsih, Dwi Febrianty Novita, Ninda Nur Alifah Nur Amaliah Akhmad Amaliah Akhmad Nur Indah Sari Nurul Fuady Adhalia H Nuruniyah, Nuruniyah Pasmawati, Pasmawati Pratama, Kharisma Pratama, Sandi Fransisco Prayoga, Garlan Purnamawati, Ditha Astuti Putri, Sartika Gunawan Rafika Rafika Rafika Rafika Ramanda, Galih Dwiki Ravi Aulia Febrianty Rezeki Amaliah Safira, Pretty Saparina, Saparina Selvi Rosalia Sitaba, Niska E St. Rahmadani Suharjono Suharjono Suharjono Suharjono, Suharjono Sultan Adi Pratama Surahman Nur Surtikanti Surtikanti Sutrisno Syamsiara Nur Syamsuri Syamsuri Syamsuri Tekla Ganul Tri Ardyati Tri Ardyati Triwahyuni, Adelia Try Ardyati Utami, Anggraini Putri Wiwik Wiji Astuti Wulandari, Rizty Yusal, Muh Sri Yuyun Nisaul Khairillah