Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP USK terhadap Efektivitas Metode SQ3R dalam Kegiatan Membaca Kritis A'yunin, Qurrata; Munthe, Sediken Tara; Tanjung, Dessi Chairani; Nurrahmah, Nurrahmah; Afrodita, Meli
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, USK, terhadap efektivitas metode SQ3R dalam kegiatan membaca kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, USK yang telah mengikuti mata kuliah keterampilan membaca dan menggunakan metode SQ3R dalam kegiatan membaca berjumlah 35 orang. Sedangkan, data dalam penelitian ini adalah catatan hasil penerapan teknik membaca SQ3R dan tanggapan mahasiswa terhadap penerapan teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan menggunakan google form untuk menggali persepsi, pendapat, dan pengalaman mereka terhadap metode SQ3R. Selanjutnya, observasi dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran membaca menggunakan SQ3R, baik dalam aktivitas kelas maupun diskusi kelompok. Terakhir, dokumentasi berupa tugas mahasiswa yang relevan untuk memperkuat temuan dari wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa yang menjadi responden memiliki persepsi positif terhadap penerapan metode SQ3R dalam kegiatan membaca kritis. Secara umum, mahasiswa memahami langkah-langkah SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, dan Review) dengan baik dan dapat mendeskripsikan tahapan tersebut dengan rinci
Penggunaan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Bidang Studi IPS Nurrahmah, Nurrahmah; Turmuzi, Ahmad; Deni, Sutra; Yakin, Nurul; Anam, M Chairul
TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora
Publisher : Yayasan Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/tamaddun.v2i3.313

Abstract

This study aims to examine the use of learning media in enhancing student motivation in the subject of Social Studies Geography at MA Darul Ijtimak Lombok Tengah for the academic year 2020/2021. The data collection methods used were observation, interviews, and documentation. The data analysis technique employed was qualitative analysis. The findings indicate that the use of learning media, especially maps, can enhance student motivation. The application of map media in Social Studies Geography lessons makes students more enthusiastic and prevents them from becoming bored or uninterested, thus making the teaching and learning process more engaging and effective.
Model Penguatan Literasi Dasar Siswa Kelas Awal melalui Pendekatan Teaching at the Ringht Level (TaRL) Syarifudin , Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): July - December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pembelajaran literasi dasar siswa kelas awal melalui model pembelajaran Teaching at the Right Level (TaRL) pada 21 SD dan 4 MI yang Kabupaten Bima. Instrumen tes berupa tes diagnosis awal dan tes progres selama pelaksanaan pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes lisan dan dilakukan dua kali tes yaitu tes awal dan tes progres untuk mengetahui perkembangan literasi membaca peserta didik. Pengelompokkan siswa di dasarkan pada level kemampuan membaca siswa, untuk level pemula dan huruf diberi nama kelompok A, level kata dan paragraph diberi nama kelompok B, dan level cerita diberi nama kelompok C. Setiap kelompok siswa dibimbing oleh masing-masing 2 orang guru. Setiap kelompok dibekali dengan modul pembelajaran TaRL yang terdiri dari beberapa paket kegiatan literasi. Pada kelompok A terdiri dari 12 paket, kelompok B sebanyak 11 paket, dan kelompok C sebanyak 10 paket kegiatan literasi. Pada akhir bulan kedua, maka dilakukan penilaian tengah (middle) untuk mengetahui perkembangan siswa dan pada akhir bulan ketiga dilakukan penilaian akhir (endline). Instrumen penilaian menggunakan instrument asesmen diagnostik dan dapat guru juga menggunakan instrument lain yang sejenis atau yang dikembangkan sendiri.
Pengembangan Ular Tangga Numerasi Dasar sebagai Media Pembelajaran Matematika Siswa Kelas III SDN Sie Muktakin, Islahul; Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah; Haris, Abd.; Ahyar, Ahyar; Hakim, Arif Rahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ular tangga numerasi dasar sebagai media pembelajaran matematika siswa kelas III SDN Sie. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Uji kelayakan produk dilakukan dengan validasi pada 3 Ahli Media dan 3 Ahli Materi. Hasil penelitian menunjukkan media ular tangga numerasi dasar yang dikembangkan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) terbukti layak, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman numerasi dasar siswa kelas III SDN Sie. Validasi ahli materi memperoleh skor 92% dan ahli media 88% (kategori sangat layak). Penggunaan media ular tangga numerasi dasar mampu meningkatkan rata-rata nilai siswa dari 43,5 pada pretest menjadi 78,5 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 35 poin (80,5%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Pemahaman Konsep Pecahan melalui Model KoNGSi di Sekolah Dasar: Perspektif Siswa dan Guru Rahman, Fathin; Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i3.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman konsep pecahan siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran KoNGSi (Konkrit–Gambar–Abstrak–Aplikasi), serta menelaah pandangan guru terhadap implementasi model tersebut. Masalah kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan menjadi perhatian utama, mengingat pecahan merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan kompleks bagi siswa usia dini. Model KoNGSi menawarkan pendekatan bertahap dan kontekstual untuk membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang lebih kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas IV dan dua orang guru matematika di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami pecahan ketika proses pembelajaran diawali dengan objek konkret, dilanjutkan dengan representasi visual, simbolisasi matematis, dan penerapan dalam konteks nyata. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pemahaman konseptual, kemampuan merepresentasi, serta keberanian menyampaikan penalaran matematis. Guru juga menyatakan bahwa model KoNGSi mempermudah mereka dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih sistematis dan bermakna.
Sosialisasi Kebersihan Lingkungan Aspek Penting dalam Peningkatan Kesehatan Warga di Perumahan Griya Punduan Permai Wafizra, Ryokuji; Nurazizah, Naeila; Yanti, Olpy Nopy; Nurrahmah, Nurrahmah; Sobirin, Sobirin
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 2 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i2.6581

Abstract

Health and environmental cleanliness are two things that are interconnected and contribute to the quality of our life. A clean environment can prevent oneself and the environment from disease and keep the physical and mental well-being of residents. On the other hand, a polluted and dirty environment can be a source of disease, such as dengue fever, diarrhea, cholera, ARI (Acute Respiratory Infection), and many other diseases. This PKM aims to remind residents of the importance of environmental cleanliness on the quality of residents' health, as well as providing suggestions on actions that can be taken to improve environmental quality of environmental cleanliness and health. The PKM carried out found that poor waste management, lack of adequate sanitation facilities, and low public awareness of the importance of cleanliness had a significant impact on environmental health. Therefore, collaboration is needed between the government, citizen awareness, and private sector concern in creating a healthy environment, through educating the public, developing supporting infrastructure, and implementing policies that support sustainable environmental health.
Level Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar di Kelas Rendah Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i2.465

Abstract

Membaca merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh siswa, dengan memiliki level kemampuan membaca yang tinggi, siswa akan mampu menggapai keberhasilan dalam belajar. Rendahnya kemampuan membaca sering ditemui di lingkungan sekolah dasar, baik di kelas rendah maupun di kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level kemampuan membaca siswa kelas rendah di SDN Impres Karumbu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dominan berada pada level cerita yaitu sebanyak 27 dari 29 siswa pada kelas IV dengan persentasi sebesar 93,1%, 21 dari 37 siswa pada kelas V dengan persentase sebesar 56,7% dan 42 dari 43 siswa pada kelas VI dengan persentase sebesar 97,7%. Sehingga kemampuan membaca siswa dapat dikatakan sudah sangat baik. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa yaitu faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor intelektual, faktor proses pembelajaran di kelas dan faktor bimbingan orang tua.
Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Emosional Pada Remaja di Pasar Minggu Jakarta Selatan Nurrahmah, Nurrahmah; Sukamti, Nita; Fajariyah, Nur
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13690

Abstract

ABSTRACT Gadgets are small electronic devices designed with various practical functions to assist human work. Unfortunately, there is often a misuse of gadgets by teenagers, leading to an increase in the number of gadget-dependent teenagers. This has the potential to cause emotional and behavioral disorders in them. What is meant by emotional disturbance is a condition that arises due to certain situations related to approach or avoidance behavior towards something. The purpose of this study was to determine the relationship of gadget use to emotional development in adolescents. This study used Cross sectional method. The population is teenagers in Pejaten Barat, South Jakarta. The sampling technique used Random Sampling with a total sample of 112. The instruments used were a gadget questionnaire with a Likert scale and questionnaire Strenghth Diffuculties Questionnaire SDQ using Chi-Square analysis used to identify the relationship between variables. The results showed that there was a relationship between gadget use and emotional development (P Value = 0.001). The conclusion of this study is that there is a relationship between gadget use and emotional development in adolescents (P Value = 0.001). It is hoped that the results of this study can make teenagers wiser in using gadgets. Keywords: Gadget, Emotional Development, Adolescents.  ABSTRAK Gadget adalah perangkat elektronik kecil yang dirancang dengan berbagai fungsi praktis untuk membantu pekerjaan manusia. Namun disayangkan, sering kali terjadi penyalahgunaan gadget oleh remaja, yang menyebabkan peningkatan jumlah remaja yang ketergantungan terhadap gadget. Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan emosi dan perilaku pada mereka. Yang dimaksud dengan gangguan emosi adalah suatu kondisi yang muncul akibat situasi tertentu yang berkaitan dengan perilaku pendekatan atau penghindaran terhadap sesuatu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode Cross sectional. Populasinya adalah remaja di Pejaten Barat Jakarta Selatan. Teknik penggambilan sampel menggunakan Random Sampling dengan total sampel 112. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner gadget dengan skala likert dan kuesioner Strenghth Diffuculties Questionnaire SDQ dengan menggunakan analisis Chi-Square digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan emosional (P Value = 0,001). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada remaja (P Value = 0,001). Diharapkan  hasil penelitian ini remaja dapat lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget. Kata Kunci: Gadget, Perkembangan Emosional, Remaja
Pengembangan Media Pembelajaran Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Sekolah Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dian Islamiah; Nurrahmah, Nurrahmah; Muh. Rijalul Akbar; Hairunisa, Hairunisa
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa dalam memilih kata, mengembangkan kalimat, dan menggunakan ejaan dalam mengarang masih sangat kurang. Hal ini ditunjukkan dengan ketercapaian KKM dari 26 siswa yang bisa mencapai KKM hanya 22% dalam menulis karangan berupa narasi, sedangkan yang belum mencapai KKM 78%. Salah satu penyebabnya adalah guru belum menggunakan media pembelajaran sehingga siswa kurang semangat dalam belajar dan terlihat pasif karena pembelajaran terlihat monoton. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk memperbaiki pembelajaran menulis narasi di kelas, digunakan media gambar berseri sebagai upaya merangsang siswa aktif dan semangat dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media gambar berseri serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa. Jenis penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D), dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini adalah: 1) Pengembangan media pembelajaran gambar berseri menghasilkan bagian cover, pendahuluan dan petunjuk penggunaan media, data individu, contoh gambar berseri, gambar berseri, lembar jawaban, dan profil penulis, dengan ukuran kertas A5 dan 8 halaman 2) Hasil analisis angket respon siswa menunjukan skor rata-rata 88% sehingga media pembelajaran gambar berseri yang dikembangkan mendapat respon positif dan dapat digunakan sebagai salah satu bahan ajar siswa kelas IV SD.
Students' Verbal Thinking Structure in Solving Geometry Problems: Interaction Analysis on Procedural, Disputational, and Exploratory Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v12i2.84535

Abstract

This study aims to describe students' verbal thinking structure in solving geometry problems through interaction analysis in procedural, disputational, and exploratory activities. This research used a qualitative approach with a case study method, involving five grade VIII students who were selected based on their verbal communication and academic abilities. Data were collected through video recordings of group discussions, which were then transcribed and analyzed based on students' verbal interaction patterns. The results showed that in procedural activities, students tend to follow the solution steps without in-depth analysis and only exchange information instructionally. In disputational activities, there are differences of opinion and defense of arguments, which encourage students to be more critical in evaluating solutions. Meanwhile, exploratory activities allow students to ask questions, test hypotheses, and reflect more deeply on solutions. This pattern of interaction development supports Vygotsky's Zone of Proximal Development (ZPD) theory, where social interaction plays a role in promoting students' cognitive development. This finding indicates that verbal interaction in geometry learning not only helps students understand concepts, but also improves critical thinking and problem solving skills.