Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Sosialisasi Kebersihan Lingkungan Aspek Penting dalam Peningkatan Kesehatan Warga di Perumahan Griya Punduan Permai Wafizra, Ryokuji; Nurazizah, Naeila; Yanti, Olpy Nopy; Nurrahmah, Nurrahmah; Sobirin, Sobirin
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 2 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i2.6581

Abstract

Health and environmental cleanliness are two things that are interconnected and contribute to the quality of our life. A clean environment can prevent oneself and the environment from disease and keep the physical and mental well-being of residents. On the other hand, a polluted and dirty environment can be a source of disease, such as dengue fever, diarrhea, cholera, ARI (Acute Respiratory Infection), and many other diseases. This PKM aims to remind residents of the importance of environmental cleanliness on the quality of residents' health, as well as providing suggestions on actions that can be taken to improve environmental quality of environmental cleanliness and health. The PKM carried out found that poor waste management, lack of adequate sanitation facilities, and low public awareness of the importance of cleanliness had a significant impact on environmental health. Therefore, collaboration is needed between the government, citizen awareness, and private sector concern in creating a healthy environment, through educating the public, developing supporting infrastructure, and implementing policies that support sustainable environmental health.
Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Emosional Pada Remaja di Pasar Minggu Jakarta Selatan Nurrahmah, Nurrahmah; Sukamti, Nita; Fajariyah, Nur
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13690

Abstract

ABSTRACT Gadgets are small electronic devices designed with various practical functions to assist human work. Unfortunately, there is often a misuse of gadgets by teenagers, leading to an increase in the number of gadget-dependent teenagers. This has the potential to cause emotional and behavioral disorders in them. What is meant by emotional disturbance is a condition that arises due to certain situations related to approach or avoidance behavior towards something. The purpose of this study was to determine the relationship of gadget use to emotional development in adolescents. This study used Cross sectional method. The population is teenagers in Pejaten Barat, South Jakarta. The sampling technique used Random Sampling with a total sample of 112. The instruments used were a gadget questionnaire with a Likert scale and questionnaire Strenghth Diffuculties Questionnaire SDQ using Chi-Square analysis used to identify the relationship between variables. The results showed that there was a relationship between gadget use and emotional development (P Value = 0.001). The conclusion of this study is that there is a relationship between gadget use and emotional development in adolescents (P Value = 0.001). It is hoped that the results of this study can make teenagers wiser in using gadgets. Keywords: Gadget, Emotional Development, Adolescents.  ABSTRAK Gadget adalah perangkat elektronik kecil yang dirancang dengan berbagai fungsi praktis untuk membantu pekerjaan manusia. Namun disayangkan, sering kali terjadi penyalahgunaan gadget oleh remaja, yang menyebabkan peningkatan jumlah remaja yang ketergantungan terhadap gadget. Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan emosi dan perilaku pada mereka. Yang dimaksud dengan gangguan emosi adalah suatu kondisi yang muncul akibat situasi tertentu yang berkaitan dengan perilaku pendekatan atau penghindaran terhadap sesuatu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode Cross sectional. Populasinya adalah remaja di Pejaten Barat Jakarta Selatan. Teknik penggambilan sampel menggunakan Random Sampling dengan total sampel 112. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner gadget dengan skala likert dan kuesioner Strenghth Diffuculties Questionnaire SDQ dengan menggunakan analisis Chi-Square digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan emosional (P Value = 0,001). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada remaja (P Value = 0,001). Diharapkan  hasil penelitian ini remaja dapat lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget. Kata Kunci: Gadget, Perkembangan Emosional, Remaja
Pengembangan Media Pembelajaran Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Sekolah Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dian Islamiah; Nurrahmah, Nurrahmah; Muh. Rijalul Akbar; Hairunisa, Hairunisa
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa dalam memilih kata, mengembangkan kalimat, dan menggunakan ejaan dalam mengarang masih sangat kurang. Hal ini ditunjukkan dengan ketercapaian KKM dari 26 siswa yang bisa mencapai KKM hanya 22% dalam menulis karangan berupa narasi, sedangkan yang belum mencapai KKM 78%. Salah satu penyebabnya adalah guru belum menggunakan media pembelajaran sehingga siswa kurang semangat dalam belajar dan terlihat pasif karena pembelajaran terlihat monoton. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk memperbaiki pembelajaran menulis narasi di kelas, digunakan media gambar berseri sebagai upaya merangsang siswa aktif dan semangat dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media gambar berseri serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa. Jenis penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D), dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini adalah: 1) Pengembangan media pembelajaran gambar berseri menghasilkan bagian cover, pendahuluan dan petunjuk penggunaan media, data individu, contoh gambar berseri, gambar berseri, lembar jawaban, dan profil penulis, dengan ukuran kertas A5 dan 8 halaman 2) Hasil analisis angket respon siswa menunjukan skor rata-rata 88% sehingga media pembelajaran gambar berseri yang dikembangkan mendapat respon positif dan dapat digunakan sebagai salah satu bahan ajar siswa kelas IV SD.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI TURUNAN SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 1 BOLO Nurrahmah, Nurrahmah
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1850

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class Room Action Research) yang direncanakan dalam beberapa siklus dan dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Bolo dengan jumlah siswa 30 orang. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika pada materi turunan siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Bolo .Teknik pengumpulan data dalam peneltian ini adalah: (1) data tentang hasil observasi siswa dan guru diambil pada saat proses belajar mengajar berlangsung, (2) hasil belajar siswa dikumpulkan dengan memberikan tes pada setiap akhir siklus. Aktivitas belajar siswa minimal berkategori aktif, ketuntasan klasikal, bila mencapai nilai 85% yaitu siswa yang memperoleh nilai ≥ 60 merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui peningkatan yang terjadi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: Siklus I; nilai rata-rata hasil belajar siswa 70,57 dengan porsentase ketuntasan belajarnya sebesar 83,33% dan rata-rata aktivitas siswa petemuan I dan II sebesar 2,92 dan 3,00 yang tergolong pada kategori cukup aktif. Dan terjadi peningkatan pada siklus II;  nilai rata-rata hasil belajar siswa naik 9,73 poin menjadi 79,94 dengan porsentase ketuntasan belajarnya sebesar 96,67% dan rata-rata aktivitas siswa sebesar 3,16 yang tergolong pada kategori aktif. Hasil tersebut menunjukan sudah tercapainya indikator penelitian yang ditetapkan sehingga dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Turunan  Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Bolo.
PENGUATAN KAPASITAS FASILITATOR DAERAH (FASDA) DALAM GERAKAN LITERASI-NUMERASI DASAR BERBASIS KARAKTER DAN INKLUSI SOSIAL Taufikurrahman, Taufikurrahman; Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah; Mulyadi, Mulyadi; Haris, Abd.
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6308

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi dasar merupakan fondasi penting dalam membangun kecakapan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembentukan karakter peserta didik. Namun, hasil asesmen nasional dan temuan lapangan menunjukkan bahwa capaian literasi–numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bima masih tergolong rendah, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas Fasilitator Daerah (Fasda) dalam mengimplementasikan pembelajaran literasi–numerasi dasar berbasis karakter dan inklusi sosial melalui Program GEMAR Literasi Kabupaten Bima. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan capacity building dengan tiga tahapan utama, yaitu pelatihan konseptual dan praktis, pendampingan dan refleksi lapangan di sekolah mitra, serta lokakarya berbagi praktik baik. Kegiatan ini melibatkan 14 Fasda dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bima. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi, dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi Fasda pada aspek literasi–numerasi dasar, fasilitasi pembelajaran berbasis karakter, dan penerapan prinsip inklusi sosial. Selain itu, Fasda mampu mengembangkan praktik literasi kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bima. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas Fasda berbasis karakter dan inklusi sosial efektif dalam membangun ekosistem literasi–numerasi yang adaptif dan berkelanjutan.