Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Comparison of Anxiety Levels in MDR-TB Patients with Individual and Short-term Regimens at Dr. Soebandi Regional General Hospital, Jember, Indonesia Widodo, Muhammad Rifqy Alvy; Astuti, Ida Srisurani Wiji; Kusumastuti, Inke; Raharjo, Angga Mardro; Supangat, Supangat; Tyaswati, Justina Evy; Zulkifli, Noor Fadzilah binti
Jurnal Respirasi Vol. 10 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jr.v10-I.2.2024.107-113

Abstract

Introduction: Multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB) is a form of TB that shows resistance to both isoniazid and rifampicin. Globally, the number of new MRD-TB cases has continued to rise since 2020. Indonesia is positioned among the top ten countries with the highest incidence of MDR-TB worldwide. Specifically, Jember ranked second in the number of MDR-TB cases in East Java. This study aimed to assess the comparison between the administration of individual MDR-TB regimens and short-term regimens concerning anxiety levels in MDR-TB patients at Dr. Soebandi Regional General Hospital, Jember. Methods: This was an analytical observational study with a cross-sectional design. It was conducted at Dr. Soebandi Regional General Hospital, Jember, using interviews and medical record data from August to September 2023. The sample size was 69 participants, who were obtained through consecutive sampling. Analysis was performed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) and the Chi-Square test for group comparisons. Results: This study found that 64% of subjects received individual regimens. In the individual regimen group, 80% of subjects reported anxiety. Among the short-term regimen group, 60% of subjects showed no anxiety. The significance value of this study was 0.007 in the Chi-Square test for group differences. Conclusion:  There was a difference in anxiety levels between individual and short-term regimens among MDR-TB patients at Dr. Soebandi Regional General Hospital, Jember. Patients with anxiety were more common in individual regimens compared to short-term regimens.
PERSPEKTIF TATALAKSANA HIPERTENSI YANG DIALAMI PASIEN DI AREA AGRIKULTUR KABUPATEN JEMBER Hakiim, Arsyzilma; Sudarmanto, Yohanes; Nurmaida, Eny; Astuti, Ida Srisurani Wiji; Raharjo, Angga Mardro; Aryadina R, Dwita; Marchianti, Ancah Caesarina Novi; Kusuma, Irawan Fajar; Prastyo, Teguh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56378

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara kualitatif pengalaman pasien terkait hipertensi, pengendalian tatalaksana farmakologi dan nonfarmakologi hipertensi serta lifestyle terkait hipertensi. Studi kualitatif ini melibatkan responden usia ≥35 tahun yang aktif menjalankan terapi kronis hipertensi minimal 2 tahun dan aktif kontrol pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama. Penelitian ini melibatkan 6 responden yang didapatkan dengan teknik snowball sampling untuk mengikuti wawancara mendalam secara tatap muka menggunakan pertanyaan semi terstruktur dari panduan wawancara yang dikembangkan oleh peneliti berdasarkan hasil tinjauan pustaka yang diperoleh. Data dianalisis menggunakan analisis isi secara manual, yang meliputi tahapan persiapan data, pengkodean awal, hingga penyajian temuan penelitian. Temuan dalam penelitian ini sebagian besar responden mendefinisikan hipertensi adalah sebuah gejala yang dialami berdasarkan pengalaman responden seperti pusing berputar seperti vertigo, kaku pada leher dan pundak. Responden tidak memiliki pemahaman dengan jelas mengenai batas nilai tekanan darah, mereka rata-rata mengetahui hipertensi secara kebetulan dari edukasi petugas kesehatan. Sebagian besar responden melaporkan bahwa diagnosis hipertensi mereka ditemukan secara tidak sengaja saat akan melakukan skrining ke Faskes/ FKTP. Dalam pengendalian farmakologi hipertensi, responden sebagian besar patuh dan rutin mengkonsumsi obat hingga dapat menyebutkan macam dan waktu mengkonsumsi obat. Selain itu pada intervensi non-farmakologis, sebagian besar responden mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang diolah menjadi jus, sebagai alternatif tambahan dalam mengendalikan hipertensi.
Co-Authors Adhang Isdyarsa Ahmad Haryono Ahmad Nafi' Aisya, Meutia Citra Al Munawir Alief Ilman Zaelany Ancah Caesarina Novi Marchianti Angga Mardro Raharjo Angga Mardro Raharjo, Angga Mardro Ardyansyah, Rizky Robeth Ari Natalia Probandari Ari Natalia Probandari Aris Prasetyo Arista Nur Isnaini Arsyzilma Hakiim Aryadina R, Dwita Aziz, Ayu Munawaroh Bagus Hermansyah Bhisma Murti Cholis Abrori, Cholis Cicih Komariah Dasarina Rizqi Amalia Desie Dwi Wisudanti Devita Luthfia Fitrianasari Dissa Yulianita Suryani Dita Diana Parti Drajad, Rahadinda Mutia Dhamar Dwita Aryadina Rachmawati Erma Sulistyaningsih Farida Wahyu Ningtyias, Farida Wahyu Fevi Meyta Kusumaning Rahenie Hendiadi, Bagus Sedya Heni Fatmawati Hirdes Harlan Yuanto Ika Rahmawati Sutejo Ika Sriwinarti Iken Nafikadini Inke Kusumastuti Irawan Fajar Kusuma Irma Prasetyowati Irmayanti, Selvi Jauhar Firdaus Justina Evy Tyaswati Justina Evy Tyaswati Justina Evy Tyaswati, Justina Evy Karimah, Rumman Kristianningrum Dian Sofiana Kunthi Kencana Makayasa Putri Kunthi Kencana Makayasa Putri, Kunthi Kencana Kusumastuti, Inke Luh Putu Ratna Sundari M. Ali Shodikin M. Ihwan Narwanto Madha Qoyyulledy Tursina Muhammad Faizal Akbar Nurmaida, Eny Olyvia Yulyani Khaerul Putri Pranika, Hafidh Restu Prastyo, Teguh Putri, Elvia Rahmi Marga Rena Normasari Rony Prasetyo Rudiyanto Rudiyanto Sheilla Rachmania, Sheilla SHOFI IQDA ISLAMI Siti Muslicha Sudarmanto, Yohanes Sugiyanta Sugiyanta sulihah, nurfaizah titisari Supangat Supangat Tursina, Madha Qoyyulledy Utari, Nita Aprilia Widodo, Muhammad Rifqy Alvy Widya Ayu Putri Maharani Wiwien Sugih Utami Yudha Nurdian Yuli Hermansyah Yunita Armiyanti Zulfa Mazida Zulkifli, Noor Fadzilah binti