Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektifitas Media untuk Peningkatan Pengetahuan dan Sikap pada Perilaku Hidup Bersih-Sehat Siswa Sekolah Dasar saat Adaptasi Kebiasaan Baru Era COVID-19 Niruri, Rasmaya; Rakhmawati, Rita; Saputri, Rani Nurindah; Farida, Yeni
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i2.56862

Abstract

Adaptasi kebiasaan baru pada era COVID19 dalam upaya persiapan tatap muka (PTM) untuk siswa sekolah dasar adalah perlu dilakukan, maka perlu dilakukan edukasi dalam peningkatan pengetahuan dan sikap terkait perilaku hidup bersih-sehat (PHBS). Media edukasi terdapat variasi yang digunakan untuk pendidikan jarak jauh pada pandemi COVID-19. Media yang tepat dalam pembelajaran berperan penting dalam capaian hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan pengetahuan dan sikap terkait PHBS sebelum dan sesudah edukasi pada siswa SD dengan media video pembelajaran, video kartun animasi, dan elektronik poster (e-poster), serta mengidentifikasi perbedaan antar ketiga media edukasi dalam peningkatan skor pengetahuan dan sikap. Metode pretest-posttest design digunakan dalam mengevaluasi efektifitas media edukasi pada siswa SD di Kabupaten Pati yang bersedia turut serta dalam penelitian ini. Tiap siswa diberikan satu jenis media yang berbeda yang dipilih secara acak. Pada penelitian ini diperoleh 207 siswa. Ketiga media edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa secara signifikan (p<0,05), serta terdapat pula peningkatan jumlah siswa yang termasuk kategori baik dan tidak ditemukannya kembali siswa dalam kategori kurang pada aspek pengetahuan dan sikap setelah pemberian edukasi. Peningkatan pengetahuan dan sikap paling tinggi adalah pada media video pembelajaran, dan berturut turut diikuti media video animasi dan media poster elektronik, namun keefektifitasan ketiga jenis media edukasi tersebut dalam peningkatan skor pengetahuan dan sikap tidak berbeda bermakna. Ketiga media tersebut dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi PHBS pada siswa SD.
Usaha Peningkatan Standar Mutu UMKM Jamu Herbal Ratu Botani Solo di Surakarta Azhari, Fauziyah; Rakhmawati, Rita; Mudyantini, Widya; Marliyana, Soerya Dewi; Handayani, Nestri; Wahyuni, Titi; Suryani, Esti; Handayani, Desi Suci; Islah, Siti Baroroh Zakiyatul; Zikri, Fahrul; Ermaningsih, Yeni; Lestari, Witri Wahyu
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.105220

Abstract

 Industri jamu Indonesia memiliki potensi ekonomi besar dengan pasar domestik Rp 20 triliun, ekspor Rp 16 triliun. Namun, UMKM jamu masih menghadapi tantangan signifikan terkait standarisasi mutu, keamanan produk, dan kepatuhan terhadap regulasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Jamu Ratu Botani Solo (RBS), Surakarta melalui penguatan standar mutu produk, khususnya dalam aspek uji mutu produk dan pengemasan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) Pra-kegiatan dilakukan dengan FGD untuk identifikasi kebutuhan dan tantangan mitra; (2) Pelatihan penyuluhan empat materi yaitu pemilihan bahan herbal, metode ekstraksi, implementasi teknik ekstraksi skala industri, penandaan obat bahan alam. Kegiatan ini disertai pemberian bantuan alat pengemasan dan analisis mutu produk di laboratorium (3) Evaluasi keberlanjutan untuk mengukur dampak dan keberlanjutan implementasi oleh mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta (80–100%) pada seluruh materi pelatihan, terutama terkait penandaan produk sesuai ketentuan BPOM. Mitra kini mampu mengimplementasikan teknik ekstraksi yang sesuai standar, seperti remaserasi dan digesti, dalam proses produksi jamu. Mitra juga telah memiliki akses terhadap layanan uji mutu (logam berat, kadar air, dan mikrobiologi) di laboratorium UPT UNS. Kegiatan ini berhasil memberdayakan RBS dalam memproduksi jamu berstandar nasional, meningkatkan daya saing, dan mendukung keberlanjutan usaha berbasis herbal. 
Diversifikasi Pemanfaatan Minyak Biji Nyamplung sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Tambah Produksi di CV Plantanesia Setyawardhani, Dwi Ardiana; Rakhmawati, Rita; Kaavessina, Mujtahid; Danarto, Y. Calasanctius
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.55835

Abstract

Minyak biji nyamplung telah diproduksi di industri kecil maupun menengah dengan cara pengepresan bijinya. Minyak yang belum dimurnikan dijual sebagai bahan baku kosmetik untuk produk skin care dan obat tradisional seperti minyak urut maupun obat gatal. Namun, pengetahuan bahwa minyak ini dapat diolah lebih lanjut untuk produk farmasi belum diketahui pelaku usaha. Komponen utama minyak biji nyamplung berpotensi untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif biodiesel sedangkan komponen minornya memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escheria coli. Minyak nyamplung juga merupakan sumber senyawa bioaktif. Salah satu konstituen utama dari biji nyamplung, calophyllolide, memiliki aktivitas anti-inflamasi, anti-koagulan, antibakteri dan antikanker. Mengingat manfaat minyak nyamplung yang beragam, maka perlu diberikan penyuluhan pada industri penghasil minyak nyamplung untuk mengembangkan produktivitasnya melalui diversifikasi pemanfaatan minyak nyamplung. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan wawasan kemanfaatan minyak nyamplung, sehingga UMKM yang bersangkutan dapat menghasilkan produk turunan lainnya selain dijual dalam bentuk unrefined oil. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di CV. Plantanesia. Pelatihan diberikan dalam bentuk sharing pengetahuan dan perkembangan teknologi terkini mengenai pemurnian minyak biji nyamplung serta ekstraksi komponen-komponen mayor dan minor. Penyampaian materi dilakukan melalui kunjungan ke lokasi dan penyuluhan secara daring pada pelaku usaha.