Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi dan Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas XI IPA SMA Negeri 17 Gowa Irwan, Irwan; Saprin, Saprin; Syamsuddin, Syamsuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5372

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa dengan tujuan: 1) untuk mengetahui deskripsi Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 2) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 3) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 4) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI Ipa Sma Negeri 17 Gowa sebanyak 35 peserta didik dengan  sampel sebanyak 35 peserta didik berdasarkan pedoman penentuan ukuran sampel menurut Isaac Michael dengan taraf kesalahan 5%, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple stratified random. Instrumen penelitian meliputi angket pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, skala motivasi belajar, dan angket Prestasi belajar. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis path. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw peserta didik berada pada kategori sedang, motivasi belajar  peserta didik berada pada kategori sedang, dan Prestasi belajar peserta didik berada pada kategori Sangat Tinggi; 2) terdapat pengaruh secara positif pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi belajar ditunjukkan dengan nilai P = 0,000; 3) terdapat pengaruh secara positif pembelajaran kooperatif terhadap prestasi belajar dengan nilai P = 0,001; 4) terdapat pengaruh positif pembelajaran berbasis multimedia terhadap perilaku belajar melalui motivasi belajar dengan nilai P = 0,002. Implikasi penelitian ini antara lain: 1) Para guru PAI dan Budi Pekerti diharapkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran hendaknya menyadari bahwa setiap aspek Penggunaan Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dimiliki peserta didik mempengaruhi prestasi belajar; 2) Sehubungan dengan adanya pengaruh dari Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan Motivasi belajar maka disarankan kepada pihak sekolah terutama guru-guru/ pengajar agar memasukkan unsur-unsur Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam menyampaikan materi serta melibatkan Motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran; 3) Guru harus senantiasa mengajarkan kepada peserta didiknya tentang nilai-nilai kehidupan dan juga memberikan nasehat atau motivasi yang dapat mendorong peserta didik lebih semangat lagi untuk belaja4) Peserta didik diharapkan dapat memaksimalkan peralatan teknologi disekitarnya dalam rangka menunjang proses belajar mereka.
Kedudukan Guru Sebagai Pendidik Mutakhir, Nur Said; Abdullah, Subhan; Saprin, Saprin; Yuspiani, Yuspiani
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6707

Abstract

Guru profesional harus memenuhi persyaratan sebagai manusia yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan dan dalam waktu yang sama dia juga mengembang sejumlah tanggung jawab dalam bidang pendidikan. Guru sebagai pendidik bertanggung jawab mewariskan nilai-nilai dan norma-norma kepada generasi muda sehingga terjadi proses pelestarian dan penerusan nilai. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder adalah data yang diambil dari berbagai sumber yang telah ada sebelumnya. Data sekunder yang diperlukan berupa data dokumen tambahan, dimana data ini berguna untuk memberikan informasi penelitian. Hasil menunjukkan bahwa Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru profesional hendaknya mampu memikul dan melaksanakan tanggung jawab sebagai guru kepada peserta didik, orang tua, masyarakat, bangsa, negara, dan agamanya. Tugas dan tanggung jawab guru adalah mengajar atau menyampaikan kewajiban kepada peserta didik. Professional teachers must meet the requirements as responsible human beings in the field of education and at the same time they also develop a number of responsibilities in the field of education. Teachers as educators are responsible for passing on values and norms to the younger generation so that the process of preserving and continuing values occurs. The data used is secondary data. Secondary data is data taken from various sources that already exist. The secondary data required is in the form of additional document data, where this data is useful for providing research information. The results show that teachers are professional educators with the main task of educating, teaching, guiding, directing, training, assessing, and evaluating students in early childhood education through formal education, basic education, and secondary education. Professional teachers should be able to shoulder and carry out responsibilities as teachers to students, parents, society, nation, state, and religion. The duties and responsibilities of teachers are to teach or convey obligations to students.
Methods in Learning: An Introduction and Conceptual Review Alias, Hamzah; Basri, Hasan; Saprin, Saprin; Yuspiani, Yuspiani
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.3484

Abstract

Effective learning in elementary education is key to creating a generation capable of competing in the global era. Various methods, including student-centered learning, the use of technology in learning, project-based learning, and differentiated learning approaches, have been shown to increase student engagement, critical thinking skills, and problem-solving. Therefore, this study aims to analyze various effective learning methods through a conceptual literature review. Using a literature review or library research approach, this study collects and analyzes various relevant sources to understand the concepts and applications of learning methods. This research finding demonstrates that effective learning methods are crucial for improving the quality of learning and achieving educational goals. This research identifies various learning methods in education: lecture method, discussion method, demonstration method, experimental method, field trip method, practice method, simulation method, debate method, mind mapping method, discovery method, and problem-solving method. This research demonstrates that each learning method has advantages and disadvantages, and therefore, it is important to select and use them appropriately according to the context and learning objectives. Many aspects related to learning methods still require further research, such as the development of more effective and contextual learning methods. However, challenges such as unequal access to technology and teacher readiness need to be addressed to ensure that every student has optimal learning opportunities. The results of this study are expected to contribute to the development of more effective and innovative learning practices.
Eksplorasi Ragam Penelitian dalam Pengembangan Ilmu Pendidikan Agama Islam Usmiati, Nevianti Dewi Suyanlis; Aprilia, Siska; Amir, Muh Ikraam Sayyid; Saprin, Saprin; Majid, Jamaluddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6714

Abstract

This article discusses various research approaches in Islamic Religious Education (PAI), including qualitative, quantitative, mixed methods, and research and development (RD) approaches. The purpose of this study is to analyze the contribution of each approach to the development of Islamic education theory and practice. This research was conducted using a literature review method based on relevant national and international journals. The findings indicate that each approach has a unique role, ranging from exploring spiritual values to developing applicable learning media. This study recommends strengthening methodological capacity in PAI research to enhance its relevance and impact on current and future Islamic education.
Peran SPSS dalam Meningkatkan Akurasi Analisis Data Musdalifah, Musdalifah; Faizah, Siti Nur; Gasali, Muhammad; HS, Muh Nur Ihsan; Saprin, Saprin; Majid, Jamaluddin
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6330

Abstract

Akurasi analisis data menjadi krusial dalam penelitian modern, namun masih terdapat kesenjangan pemahaman mengenai kontribusi spesifik SPSS terhadap peningkatan akurasi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran SPSS dalam meningkatkan akurasi analisis data melalui evaluasi fitur-fitur utama dan mekanisme validasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis kepustakaan. Data dikumpulkan melalui telaah komprehensif terhadap buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik tahun 2021-2025 yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan SPSS berperan signifikan dalam meningkatkan akurasi melalui kemampuan validasi dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha, penanganan analisis statistik kompleks, serta integrasi dengan metodologi penelitian modern. SPSS terbukti tidak hanya sebagai software analisis statistik tetapi juga instrumen quality assurance yang memastikan reproducibility dan kredibilitas penelitian dengan interface user-friendly namun tetap mempertahankan kedalaman analisis.
Pengaruh Penerapan Model Interaksi Sosial Berbasis Distance Learning terhadap Aktivitas Belajar SKI di MTs Negeri 1 Enrekang Saprin, Saprin; Syamsuddin, Syamsuddin; Thulfitrah B., Nurlathifah; Haeril, Haeril; Nur Saprin, Rafiqah
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.36352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model interaksi sosial berbasis distance learning terhadap aktivitas belajar Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Negeri 1 Enrekang. Penelitian Ex Post Facto menggunakan angket dan pedoman observasi sebagai instrumen penelitian pada populasi sebesar 554 orang peserta didik yang disampel dengan teknik proportionate stratifield random sampling sebesar 15% yang berjumlah 83 orang peserta didik untuk memperoleh data yang diolah dan dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model interaksi sosial berbasis distance learning berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar SKI di MTs Negeri 1 Enrekang dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dan nilai thitung 9,937 > ttabel 1,993.
Pengaruh Kompetensi Guru Dan Penggunaan Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Sd Di Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep Tahir, Muh Yusuf; Fajeriany, Fajeriany; Saprin, Saprin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.983 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru; (2) mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran; (3) mendeskripsikan hasil belajar peserta didik pada bidang studi PAI; (4) menguji pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar peserta didik pada bidang studi PAI; (5) menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik pada bidang studi PAI; dan (6) menguji pengaruh kompetensi pedagogik guru secara bersama-sama penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar PAI peserta didik pada SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV dan V yang berjumlah 380 orang pada 13 SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep. Adapun sampel dalam penelitian ini yakni 13,7% (0,137 x 380) = 52,1 = 52 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket tentang kompetensi pedagogic guru, angket penggunaan media pembelajaran, dan dokumentasi nilai rapor. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian diperoleh: 1) rerata kompetensi pedagogik guru pada SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep yaitu 72,87 berada pada kategori sedang .2) Rerata Penggunaan media pembelajaran pada SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep yaitu 74,54 berada pada kategori sedang. 3) Rerata hasil belajar PAI peserta didik pada SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep yaitu 77,17 berada pada kategori sedang. 4) Hasil uji hipotesis diperoleh , (3, sehingga H0 ditolakdan H1 diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar peserta didik pada bidang studi PAI pada SD di Kec. Balocci Kab.Pangkep. 5) Hasil uji hipotesis diperoleh , ( sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik pada bidang studi PAI pada SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep. 6) Hasil uji hipotesis diperoleh , 14 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru dan penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik pada bidang studi PAI pada SD di Kec. Balocci Kab. Pangkep. Kata kunci: Kompetensi, Penggunaan Media Pembelajaran dan Hasil Belajar.
Influence Kompetensi Tenaga Pendidik (Guru) pada Profesionalisme serta Keterampilan dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Tsanawiyah As’adiyah Itterung Kab. Bone Sabri, Sabri; Ibrahim, Misykat Malik; Saprin, Saprin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.845 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran kompetensi professional dan keterampilan mengajar guru terhadap prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI di Madrasah Tsanawiyah As’Adiyah Itterung Kab. Bone. Jenis penelitian ini didesain dengan metode penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di Madrasah tsanawiyah As’Adiyah Itterung Kab. Bone yang berjumlah 64 orang, Teknik pengumpulan data yaitu kuesioner (angket), observasi dan dokumentasi, dengan teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriktif dan analisis inferensial regresi ganda dengan bantuan SPSS versi 21. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif bahwa kompetensi profesional guru berada pada kategori tinggi dengan jumlah persentase 90,62% dan keterampilan mengajar guru berada pada kategori tinggi dengan jumlah persentase 89,06%, sedangkan prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI berada pada kategori rendah dengan jumlah persentase 65,62%. Dari hasil jumlah persentase tersebut didasarkan pada hasil pengujian olah data yang didapatkan dari responden. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial bahwa kompetensi profesional secara langsung berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik ditunjukkan dengan perolehan hasil t-hitung=2.137 dan Sig. (0.037<0.05), maka dapat dikatakan signifikan. Keterampilan mengajar guru berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik ditunjukkan dengan perolehan hasil t-hitung=2.011 dan Sig. (0.049<0.05), maka dapat dikatakan bahwa keterampilan mengajar berpengaruh signifikan. Kompetensi profesional dan keterampilan mengajar guru berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik ditunjukkan dengan perolehan hasil f-hitung=3.588 dengan P-value atau Sig. (0.034<0.05), maka dapat dikatakan bahwa kompetensi profesional dan keterampilan mengajar guru secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI di Madrasah Tsanawiyah As’Adiyah Itterung Kab. Bone. Kata Kunci: Kompetensi Profesional, Keterampilan Mengajar Guru, Prestasi Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran PAI.
MANUSIA SEBAGAI KONSELOR DAN SASARAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM Aminuddin , Aminuddin; Syarifuddin Ondeng; Saprin, Saprin
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): Februari
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The human being as a counselor and the target of counseling in Islamic education is an important topic in the context of moral and spiritual edification in Muslim society. Islamic educational counselling is a process aimed at helping individuals to understand, overcome, and develop themselves holistically, based on Islamic values and principles. As counselors, humans have a key role in guiding individuals to spiritual and psychological harmony. They must have a good understanding of Islamic teachings, ethics, and morality in order to provide appropriate guidance to clients. Counselors also need to have empathy, sensitivity, and good listening skills to help clients cope with problems and challenges in their lives. On the other hand, humans are also the target of counseling in Islamic education. Individuals in Muslim societies often face high moral, ethical, and spiritual pressures. Therefore, they need guidance and counseling to maintain balance in their lives, to understand Islam's teachings better, and to deal with the various conflicts and dilemmas that may arise in everyday life. In conclusion, in the context of Islamic education, humans play a dual role as counselors and counseling targets. They must understand Islamic values and have good guidance skills to help individuals overcome problems and spiritual harmony. Islamic education based on these principles can make a positive contribution to shaping strong character and morality in Muslim society.
PERGESERAN NILAI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA DAN PENDIDIKAN Muh. Yusuf; Saprin, Saprin; Syarifuddin Ondeng
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): Februari
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The shift in values in social, cultural, and educational life is a phenomenon that has become the focus of attention in modern society. This article examines the significant changes in values that lead to cultural and educational transformation. The study uses a descriptive-analytical approach to describe the impact of value shifts in different contexts. In social life, the shift in values is reflected in changes in the attitudes and behavior of society related to norms, ethics, and morality. Globalization, increasingly sophisticated technology, and communication have affected how values are adopted and interpreted by individuals and groups. These changes can create imbalances in social relationships, create conflicts of values, and change the dynamics of interpersonal interactions. In a cultural context, the shift in values also affects the identity and tradition of a group. Traditional values often compete with more individualistic and consumerist modern values. It could threaten the sustainability of local cultures and stimulate the search for new identities that reflect changes in the patterns of society's values. In education, value shifts have a significant impact on curricula, teaching methods, and educational goals. Modern education tends to emphasize technical capabilities and global understanding, while moral and character aspects are often overlooked. This can lead to a generation that may have extensive knowledge, but a lack of strong values. Therefore, the shift in values in social, cultural, and educational life poses a serious challenge inining valuable values within societies. Intelligent change efforts in curriculum development, the promotion of positive values, and intercultural dialogue can help overcome conflicts of values and promote better understanding between different generations. Awareness of this shift in values is vital to ensuring that societies can maintain valuable cultural and educational sustainability in the face of changing times.