Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sayuran di Hiros Farm Kota Bengkulu Afrianti, Lusiani; Reswita, Reswita
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1383

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian sayuran di Hiros Farm kota Bengkulu. Sebanyak 72 orang yang akan menjadi sampel. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis sem-pls. Hasil dari penelitian ini yaitu pada tahap pengenalan kebutuhan, motivasi konsumen membeli yaitu karena sayuran merupakan kebutuhan sehari-hari dan mengetahui manfaat sayuran. Pada tahap pencarian informasi, sumber informasi berasal dari teman dan media sosial. Pada tahap evaluasi alternatif, konsumen akan mempertimbangkan kembali jika terdapat marketplace lain yang menjual produk yang sama. Apabila produk yang dicari tidak tersedia maka konsumen tidak jadi membeli. Pada tahap keputusan pembelian, konsumen melakukan keputusan pembelian dengan sangat terencana. Pada tahap evaluasi pasca pembelian, sebagian besar konsumen merasa sangat puas setelah membeli sayuran di Hiros Farm. Konsumen juga bersedia merekomendasikan kepada orang lain untuk membeli sayuran di Hiros Farm. Terdapat empat faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sayuran di Hiros Farm yaitu harga, kualitas produk dan promosi. Sementara gaya hidup tidak berpengaruh signifikan.
Edukasi Kewirausahaan bagi Siswa SDIT Insan Intani Kota Bengkulu Reswita, Reswita
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v2i4.1369

Abstract

Pendidikan adalah pondasi penting dalam kehidupan siswa, bertujuan untuk mengembangkan potensi dan mencerdaskan siswa agar siap menghadapi masa depan. Pendidikan dimulai dari usia PAUD hingga Perguruan Tinggi. Pendidikan di tingkat SD menanamkan kecerdasan dasar, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan keterampilan untuk hidup mandiri serta melanjutkan pendidikan. Selain mata pelajaran wajib, pendidikan juga mengajarkan kewirausahaan melalui muatan lokal dan seni budaya. Edukasi kewirausahaan dimulai sejak dini agar membentuk semangat kewirausahaan karena hal ini tidak dapat dibangun secara langsung saat dewasa, melainkan perlu ditanamkan sejak kecil. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah memberikan edukasi kewirausahaan melalui pelatihan pembuatan produk dan pelatihan pemasaran produk kepada siswa SDIT Insan Intani di Kota Bengkulu. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan praktik langsung pembuatan produk dan praktik langsung kegiatan pemasaran pada acara Market Day. Hasil dari kegiatan adalah menumbuhkan motivasi untuk berwirausaha, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan, terbentuk karakter entrepreneur yang kuat pada diri siswa, yakni mandiri, percaya diri, berani mengambil risiko, tidak mudah menyerah, dan memiliki jiwa kepemimpinan, tertanamnya nilai-nilai kewirausahaan bagi siswa, seperti kerjasama, kejujuran, kedisiplinan, dan kreativitas, tumbuhnya sikap positif, etis, dan bertanggung jawab. Dari kegiatan pemasaran, siswa mulai memahami cara menghasilkan uang untuk diri mereka, memperoleh pengetahuan bagaimana teknik berkomunikasi, bernegosiasi, dan mempromosikan produk kepada pelanggan.
PENGABDIAN PUSAT INOVASI BENGKULU MELALUI PROGRAM ABDI MUDA RAFFLESIA DALAM UPAYA MENCAPAI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PULAU ENGGANO Maulana, Fahrul Rozi; Reswita, Reswita; Faris, Ahmad; Sanjaya, Fero; Rahman, Ramadhan Nur Fathur; Al Faqih, M. Zaidan ‘Alim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22886

Abstract

Abstrak: Tujuan dilaksanakannya program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memberikan teladan yang baik kepada siswa, meningkatkan kemauan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meningkatkan pelayanan kesehatan gratis, dan meningkatkan angka kecukupan gizi. Metode yang digunakan terdiri dari dua bagian, yaitu seminar motivasi pendidikan, dan penyuluhan kesehatan serta pembagian daging gratis kepada mitra kegiatan atau kelompok sasarannya yaitu 10 orang guru dan 130 siswa SMA N 6 Bengkulu Utara, serta 50 anggota masyarakat dan 50 Kepala Keluarga di Dusun Tran Malakoni, Kecamatan Enggano. Evaluasi dari pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian yang berisikan pertanyaan berkenaan motivasi guru dan siswa serta kepuasan masyarakat Hasil yang dicapai adalah meningkatnya jumlah guru yang siap menjadi guru teladan sebanyak 100%, motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sebesar 85%, dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gratis sekitar 80%, dan 100% kepala keluarga mendapatkan daging sapi dan kambing gratis untuk meningkatkan angka kecukupan gizi.Abstract: The aim of implementing this service program is to improve teachers' ability to provide good examples to students, increase students' willingness to continue their education to college, improve free health services, and increase nutritional adequacy rates. The method used consists of two parts, namely educational motivation seminars, and health education as well as distribution of free meat to activity partners or target groups, namely 10 teachers and 130 students of SMA N 6 North Bengkulu, as well as 50 community members and 50 heads of families in Tran Hamlet, Malakoni Enggano District. Evaluation of the implementation of this activity is by filling out a questionnaire before and after the service activity which contains questions regarding the motivation of teachers and students as well as community satisfaction. The results achieved are an increase in the number of teachers who are ready to become exemplary teachers by 100%, the motivation of students to continue their education to college is 100%. 85%, and community satisfaction with free health services is around 80%, and 100% of family heads receive free beef and goat to increase nutritional adequacy rates.