Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Lestari, Suci; Bakhtiar
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2024): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v3i1.765

Abstract

Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan ikan yang hidup di air tawar, yang masuk ke Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas tahu terhadap pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 25 Mei sampai 30 Juni selama 35 hari di Pembudidaya Ikan Lele  di desa Tente Kec Woha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dengan satu sebagai control. Analisis data yang digunakan Sidik Ragam ANSIRA dengan perhitungan Konversi Pakan (FCR), Laju Pertumbuhan Panjang Mutlak, Tingkat kelulusanhidup (SR) dan kualitas air. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh perbedaan yang nyata pada pemberian pakan yang ditambah dengan pemberian ampas tahu terhadap pertumbuhan berat maupun panjang badan ikan lele dumbo. Pakan terbaik terdapat pada perlakuan P3 dengan dosis 20% dengan bobot berat badan 40 gram panjang mutlak yaitu 6,66 cm dan memperoleh nilai konversi terendah diantara perlakuan lainnya yaitu 274.
Bantuan Teknis Penyusunan Justifikasi Rehabilitasi Sun Shading pada Gedung KANWIL DJP Bengkulu-Lampung di Bandar Lampung Lestari, Suci; Putri, Tiya Suryadi; Faris, Muhammad Faisal; Megawati, Puan Jati
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.144

Abstract

The response to a request from the Bengkulu-Lampung Regional Office of the Directorate General of Taxes (Kanwil DJP) regarding technical justification for the condition of sun shading in the tax service building, this is an effort to be directly involved in implementing the Tri Dharma of Higher Education tasks. The existing problems are related to damage and decreased efficiency of the sun shading system installed on the building facade. This damage is caused by material degradation, non-optimal installation, and exposure to extreme environmental conditions. The proposed rehabilitation plan aims to improve and optimize the sun shading function so that it can function optimally again. Rehabilitation measures include replacement of damaged panel materials, reinstallation with stronger fastenings, and increased protection against extreme environmental influences. This rehabilitation is expected to not only increase energy efficiency and comfort for building users, but also improve the visual image of the building as a representative public facility
ANALISIS NILAI RELIGIUS DALAM HIKAYAT BAYAN BUDIMAN SERTA REKOMENDASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Lestari, Suci; Sahlan Mujtaba; Huri, Daman
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 10 No. 2 (2025): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v10i2.5925

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur intrinsik dan nilai religius dalam Hikayat Bayan Budiman saduran Ekawati (2016) serta merumuskan rekomendasi pemanfaatannya sebagai bahan ajar sastra pada jenjang SMA. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya fenomena perselingkuhan dan KDRT di Indonesia yang berdampak pada krisis moral dan perlunya pendidikan karakter melalui sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, mengacu pada teori struktur sastra Nurgiyantoro dan konsep nilai religius menurut Jauhari. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat terhadap delapan cerita dalam hikayat, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap episode hikayat memuat unsur intrinsik yang kuat, seperti tema moralitas dan kebijaksanaan, alur maju, tokoh yang merepresentasikan keteladanan dan konflik, latar sosial-budaya Melayu klasik, sudut pandang orang ketiga, serta gaya bahasa hiperbola, personifikasi, dan metafora. Nilai religius yang ditemukan meliputi aspek keimanan, ketakwaan, penghindaran maksiat, amar ma’ruf nahi munkar, syukur, kejujuran, dan pengendalian diri yang tergambar melalui nasihat Burung Bayan serta perilaku tokoh lain. Temuan menunjukkan bahwa hikayat tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis tetapi juga sebagai media edukatif yang kuat dalam membentuk karakter. Berdasarkan analisis Kurikulum Merdeka, hikayat ini relevan untuk dijadikan bahan ajar melalui e-modul karena sesuai dengan capaian pembelajaran terkait analisis teks naratif, nilai kehidupan, dan pengembangan kreativitas siswa. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Hikayat Bayan Budiman layak diintegrasikan ke dalam pembelajaran sastra modern sebagai sarana penguatan nilai moral dan religius peserta didik.
Strategi Guru Menghidupkan Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam di Kelas Ghifar, Muhammad Hafidz; Fahmi, Faiz Fikri AL; Aysi, Malya Rihhadatul; Yulianti, Anis; Bavana, Saif Ali; Lestari, Suci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36558

Abstract

Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam sering dianggap kurang menarik karena penyajian materi yang bersifat naratif dan menuntut hafalan, sehingga minat belajar siswa cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam menghidupkan pembelajaran melalui pendekatan aktif, kontekstual, dan pemanfaatan teknologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode partisipatif, penggunaan media digital, serta integrasi nilai karakter mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Kesimpulannya, strategi pembelajaran yang variatif dan interaktif dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam mempelajari sejarah peradaban Islam.
Pengaruh Strategi Marketing terhadap Impulsif Buying pada Platform Media Sosial Tiktok Rahayu, Putri Sri; Arawi, Salsabilla; Prasela, Priti; Pratiwi, Andini Wahyu; Lestari, Suci
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6110

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya platform TikTok, telah menjadi salah satu faktor penting dalam transformasi strategi pemasaran digital yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen. TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana pemasaran interaktif melalui berbagai fitur yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi pemasaran digital yang diterapkan melalui TikTok dengan perilaku pembelian impulsif (impulsive buying) pada konsumen. Strategi pemasaran yang dianalisis meliputi iklan visual, influencer marketing, program flash sale, serta pemanfaatan fitur live shopping TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang aktif menggunakan TikTok sebagai media konsumsi konten dan belanja daring. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1 sampai 5 untuk mengukur persepsi responden terhadap efektivitas strategi pemasaran TikTok dan kecenderungan perilaku pembelian impulsif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk melihat pola hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan melalui TikTok mampu meningkatkan ketertarikan dan minat konsumen terhadap suatu produk, terutama melalui konten visual yang menarik dan rekomendasi dari influencer. Meskipun demikian, mayoritas responden menunjukkan sikap netral hingga setuju terhadap pernyataan yang mengaitkan strategi pemasaran TikTok secara langsung dengan perilaku pembelian impulsif. Temuan ini mengindikasikan bahwa impulsive buying tidak hanya dipengaruhi oleh stimulus pemasaran digital, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor internal konsumen, seperti kontrol diri, kebutuhan pribadi, dan kondisi emosional. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran media sosial TikTok dalam membentuk perilaku konsumen secara lebih komprehensif.
Implementation of Net Zero Energy Building (NZEB) Principles in High-Rise Buildings in Tropical Climates: A Case Study of TechnoPark Tower, Hanoi LESTARI, SUCI
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2026): EDISI BULAN MEI
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v25i1.277

Abstract

The need to reduce the impact of climate change has pushed the development of buildings that use less energy, including the idea of Net Zero Energy Building (NZEB). NZEB means a building can produce as much energy as it uses in a year, usually from renewable sources. This study looks at how NZEB is applied in TechnoPark Tower, Hanoi, as an example of a tall building in a tropical climate. The method used is descriptive-analytical, based on literature review, observation of design strategies, and evaluation of the building’s energy performance. The results show that the biggest challenge in tropical high-rise buildings is the high need for cooling, because of strong sunlight and high humidity. To deal with this, the building uses passive design strategies such as proper orientation, double-layer façades, and shading elements to reduce heat from the sun. These are supported by active systems like efficient air conditioning, smart energy control, and the use of renewable energy such as solar panels. Because the roof area is limited, additional solar systems are also used outside the main building area. In conclusion, applying NZEB in high-rise buildings needs a good mix between design and technology. TechnoPark Tower shows that even in tropical conditions, energy efficiency can still be achieved, and it can be a useful example for future building design.
IMPLEMENTASI METODE READING ALOUD UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI KELAS B TK NEGERI 2 MANDASTANA Lestari, Suci; Nisa, Uswatun; Zulkarnaen, Muhammad; Baiti, Noor
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63813

Abstract

This study is motivated by the importance of developing early childhood language skills as a foundation for communication development and learning readiness. A preliminary study in Class B at TK Negeri 2 Mandastana revealed that some children lacked focus while listening to stories, hesitated to express their opinions, and faced difficulties in retelling story content. This study aims to describe the implementation of the "read-aloud" method in developing the language skills of children aged 5–6 years in Class B at TK Negeri 2 Mandastana. A qualitative approach with a descriptive design was employed. The research subjects consisted of one homeroom teacher and eleven children from Group B. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis utilized the Miles and Huberman model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the read-aloud method was implemented through planning, execution, and evaluation stages integrated into learning activities. This method effectively fostered the children's language skills, evidenced by their ability to answer questions, retell stories, express opinions, use new vocabulary, communicate with teachers and peers, and speak confidently in front of the class. Factors supporting implementation included the teacher's competence, the children's enthusiasm, and the use of media and play-based activities; conversely, inhibiting factors included the children's limited attention spans, varying language abilities, and a lack of sufficient learning media