Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Laju Assimilasi Bersih dan Laju Tumbuh Relatif Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Akibat Aplikasi Bakteri Rhizobium Simatupang, Nurhayati; Nazirah, Laila; Nurdin, Muhammad Yusuf; Jamidi, Jamidi; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Vol 2, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i4.18315

Abstract

Kedelai adalah salah satu komoditas penting di Indonesia yang memiliki peranan yang sangat penting bagi pemenuhan pangan nasional dalam rangka perbaikan gizi masyarakat karena merupakan sumber protein nabati yang relatif murah bila dibandingkan sumber protein lainnya seperti daging, susu, dan ikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh varietas dan pemberian rhizobium terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok terdiri dari 2 faktor yaitu faktor varietas kedelai yang terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian bakteri rhizobium terdiri dari 3 taraf. Peubah yang diamati luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan varietas kedelai memberi pengaruh terhadap luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif pada setiap umur pengamatan.
Analisis Cedera Sprain Ankle pada Cabang Olahraga Wushu Terhadap Kinerja dan Kualitas Hidup Atlet Berdasarkan Kajian Literatur Simatupang, Nurhayati; Gaol, Yosepin Emeliani Lumban; Abelia, Dwi; Rajagukguk, Bryan Gracio; Maduwu, Sadarman
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6209

Abstract

Cedera sprain ankle merupakan salah satu jenis cedera yang sering terjadi dalam cabang olahraga wushu akibat gerakan eksplosif seperti tendangan dan pendaratan yang tidak sempurna. Cedera ini dapat berdampak signifikan terhadap kinerja dan kualitas hidup atlet, baik dari segi fisik, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak cedera sprain ankle terhadap atlet wushu berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan meninjau berbagai sumber relevan terkait cedera pergelangan kaki dalam olahraga wushu. Hasil kajian menunjukkan bahwa sprain ankle dapat menyebabkan ketidakstabilan sendi, gangguan propriosepsi, serta penurunan performa atlet. Selain itu, cedera ini juga berpotensi menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan, stres, hingga depresi akibat keterbatasan dalam berlatih dan bertanding. Untuk mengurangi risiko cedera, diperlukan strategi pencegahan melalui pemanasan yang tepat, penggunaan perlindungan pergelangan kaki, serta latihan keseimbangan dan propriosepsi. Selain itu, program rehabilitasi yang sistematis sangat penting dalam mempercepat pemulihan dan mencegah cedera berulang. Dengan pendekatan yang tepat, atlet wushu dapat kembali mencapai performa optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka setelah mengalami cedera.
VARIASI LATIHAN KESEIMBANGAN DENGAN ALAT BANTU TONGKAT KESEIMBANGAN UNTUK ANAK USIA DINI Saragih, Unggul; Simatupang, Nurhayati
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 7 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v7i2.51607

Abstract

Seorang anak dengan mobilitas gerak yang tidak terarah akan mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam bergerak. Permasalahan perkembangan motorik demikian disebabkan oleh ketidakmampuan untuk mengatur keseimbangan yang dapat mengakibatkan terganggunya aktivitas fungsional sehari-hari yang membuat anak lebih mudah terjatuh dan cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan variasi latihan keseimbangan  dan produk alat tongkat keseimbangan yang sesuai dengan anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah, yakni: identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi produk, uji coba produk, revisi produk, dan uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan adalah angket berupa lembar validasi media dan materi oleh seorang validator. Uji coba dilakukan pada anak usia dini atlet senam ritmik berjumlah 7 orang yang dibagi menjadi dua kelompok uji coba, yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.Hasil penelitian pengembangan variasi latihan dantongkat keseimbangan untuk anak usia dinimenunjukkan bahwa kelayakan melalui ahli materi dengan rata-rata nilai 82,29% termasuk dalam kategori œLayak, oleh pelatih dengan rata-rata nilai 83,3% dalam kategori œLayak. Berkaitan dengan kelayakanproduk bagi para atlet senam ritmik anak usia dini yang didapatkan melalui uji coba produk menunjukkan bahwa hasil uji coba produk kelompok kecil mencapai 95% yang termasuk ke dalam tingkat capaian œLayak sedangkan hasil uji coba produk kelompok besar  mendapatkan nilai 95% dalam katagori œLayak.Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengembangan variasi latihan keseimbangan denganalat bantu tongkat keseimbangan layak untuk digunakan dalam meningkatkan keseimbangan anak usia dini khususnya pada anak usia dini atlet senam ritmik PERSANI Medan.
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN TUNGKAI PADA SISWA TUNAGRAHITA DI SLB-E NEGERI PEMBINA Naibaho, Willy Perdinand; Simatupang, Nurhayati; Risfandi, Marsal; Sihombing, Syaifullah Derita; Zulaini, Zulaini
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 9 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v9i2.61901

Abstract

Tunagrahita mengalami keterhambatan dalam merespon rangsangan yang diberikan seperti meniru gerakan, sulit memusatkan pikiran atau tidak fokus, sehingga anak tunagrahita tersebut tidak dapat melakukan gerakan dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan variasi latihan tungkai untuk anak tunagrahita di SLB-E Negeri Pembina. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 10 anak tunagrahita yang berjenis klamin laki laki dan sedang menjalankan studidi bangku SMA. Pertemuan dalam uji coba ini yaitu sebanyak 6 kali pertemuan. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini maka dilakukan uji coba produk sebanyak 2 kali. Dimana uji coba pertama menentukan kecocokan dan keamaanan alat untuk anak tunagrahita. Dalam pengujian 2 bertujuan untuk memastikan alat tersebut aman untuk digunakan kedepannya. Tehnik analisa data yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan teknik analisa kuantitatif yang bersifat penilaian menggunakan angka. Persentase ditunjukkan dengan memperoleh 91,7% dari ahli materi 1, 93,3% dari ahli materi 2, serta 91,67 dari guru bidang studi olahraga yang membidangi. Berdasarkan hasil uji coba hipotesis dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variasi latihan tungkai layak diberikan untuk anak tunagrahita di SLB-E Negeri Pembina.
PENGARUH PERMAINAN LOMPAT TALI SKIPPING TERHADAP GERAK DASAR LOMPAT PADA SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 06 MEDAN Ummah, Kuntum Khoiroh; Verawati, Indah; Simatupang, Nurhayati; Samosir, Agus Salim; Ratno, Puji
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 9 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v9i2.61981

Abstract

Penelitian pada kelas V SD Muhammadiyah 06 Medan dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil kemampuan lompat pada siswa. Hal ini terlihat dari kemampuan melompat siswa yang belum mencapai kriteria baik anak usia 10-11 tahun. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Permainan Lompat Tali Skipping Terhadap Gerak Dasar Lompat Pada Siswa Kelas V SD Muhammadiyah 06 Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Latihan diberikan selama 5 minggu (18 kali pertemuan). Sampel penelitian terdiri 25 siswa kelas V SD Muhammadiyah 06 Medan. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 siswa dengan teknik pengambilan total sampling, yang kemudian sampel dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 12 orang kelompok eksperimen yang diberi perlakuan latihan permainan lompat tali skipping serta 13 orang kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan uji paired samples test (berpasangan). Hasil uji-t berpasangan didapatkan ada peningkatan keterampilan gerak dasar lompat setelah diberikan perlakuan permainan lompat tali skipping pada kelompok eksperimen. Hasil uji-t berpasangan gerak dasar lompat kelompok eksperimen nilai signifikan < α (0,05) yaitu 0,00 < 0,05. maka Ho ditolak, Ha diterima (signifikan). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Permainan Lompat Tali Skipping Terhadap Gerak Dasar Lompat Pada Siswa Kelas V SD Muhammdiyah 06 Medan Tahun 2024.
Exploring Athlete Care: An In-Depth Analysis of Injury Management for Disabled Athletes in North Sumatera Malatua, Mangasi; Simatupang, Nurhayati; Manalu, Nimrot; Sinurat, Lilys
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 9 No 2 (2024): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v9i2.3893

Abstract

As the landscape of sports continues to embrace diversity and inclusivity, the well-being of disabled athletes has gained prominence on the global stage. This study presents a comprehensive study aimed at shedding light on the intricate domain of injury management among disabled athletes in North Sumatera. Through a mixed-methods approach, this research offers a multifaceted exploration of the challenges and strategies inherent to athlete care in the context of disabilities. A diverse sample of disabled athletes representing various sports disciplines and regions across North Sumatera participated in this study. Quantitative data were collected through structured online surveys, capturing demographic information, injury history, training routines, and access to medical support. Complementing the quantitative phase, qualitative insights were derived from in-depth semi-structured interviews with selected athletes and focus group discussions involving coaches, sports medicine professionals, and sports organization representatives. The quantitative analysis revealed insights into the prevalence of injuries among disabled athletes, disparities in medical support, and the impact of training routines on injury rates. Qualitative findings illuminated athletes' experiences with injury prevention, treatment, rehabilitation, and the psychological effects of injuries. Coaches and sports medicine professionals provided perspectives on existing athlete care practices and identified areas for improvement. This study contributes a nuanced understanding of injury management within the realm of disabled sports in North Sumatera. As North Sumatera and the broader sporting community strive for inclusivity and excellence, this study serves as a valuable resource to guide the evolution of athlete care practices for disabled athletes.