Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN CAREGIVER PASIEN STROKE DI TATANAN KOMUNITAS: STUDI KUALITATIF Elisabeth Iswantiningsih; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.425

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia. Pasien stroke sering kali mengalami gangguan fisik, mental, dan sosial yang membutuhkan perawatan intensif dan dukungan dari keluarga maupun komunitas. Caregiver, yang biasanya anggota keluarga atau orang dekat pasien, memainkan peran penting dalam mendukung pemulihan dan kualitas hidup pasien stroke di rumah. Artikel ini membahas hasil studi kualitatif mengenai peran caregiver pasien stroke dalam tatanan komunitas, tantangan yang mereka hadapi, dan bagaimana peran tersebut berkontribusi terhadap pemulihan pasien stroke.
PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU LANSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA Elisabeth Iswantiningsih; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 1 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i1.426

Abstract

Posyandu Lansia merupakan salah satu bentuk layanan kesehatan yang ditujukan untuk memantau dan meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup lansia di masyarakat. Kader posyandu, yang terdiri dari anggota masyarakat, berperan penting dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu Lansia. Peningkatan kapasitas kader posyandu sangat dibutuhkan agar mereka mampu memberikan pelayanan yang efektif, mendukung pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan pemantauan status kesehatan lansia. Artikel ini membahas upaya peningkatan kapasitas kader posyandu lansia serta dampaknya terhadap kualitas hidup lansia di masyarakat. Kata Kunci: Posyandu Lansia, Kader Posyandu, Peningkatan Kapasitas, Kualitas Hidup, Lansia.
DAMPAK PENGGUNAAN APLIKASI GAWAT MATERNAL NEONATAL (SIGNAL) BAGI IBU HAMIL DI KABUPATEN BANTUL Purnamaningsih Maria Margaretha, Sumarti Endah
NURSE: Journal of Nursing and Health Science Vol 4, No 1 (2025): NURSE: Journal of Nursing and Health Sciences
Publisher : Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/nurse.v4i1.45988

Abstract

Angka kematian ibu dan neonatal masih tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantul. Aplikasi SIGNAL dikembangkan sebagai media deteksi dini risiko kehamilan dan neonatal.  Tujuan penelitian: Menilai dampak penggunaan aplikasi SIGNAL terhadap pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain pre-post test pada 100 ibu hamil pengguna aplikasi SIGNAL. Data dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan neonatal setelah menggunakan aplikasi (p<0,05).Kesimpulan: Aplikasi SIGNAL efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi risiko maternal dan neonatal
The Effect of Reducing Pain with Classic Music Therapy in Ca Mamae Patients Post-Mastectomy Rahayu, Diah Esti; Margaretha, Sumarti Endah Purnamaningsih Maria; Sunyar, Sunyar; Yudha, Raden Rama Widya Kartika
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.4075

Abstract

Ca Mamae or breast cancer is a malignant tumor that grows in the breast tissue, and one of the medical procedures that can be performed on Ca Mamae sufferers is mastectomy surgery. Surgical patients usually feel pain, and the therapy or action given to patients with post-operative pain to reduce pain is music therapy. Objective to describe the application of efforts to reduce pain with classical music therapy in post-operative ca mae patients in Ward Cendana 1 Dr Sardjito Hospital. The method used is a descriptive method with case studies to obtain an overview by observing and analyzing accurate data. After classical music therapy was carried out on post-operative ca mammae patients at DR Sardjito Yogyakarta Hospital with a frequency of 2-3 times a day for 3 days, the results showed that pain in post-operative ca mammae patients decreased from scale 6 (moderate pain) to scale 1 (pain light). Based on the results of a case study conducted at DR Sardjito General Hospital, Yogyakarta for 3 days with a duration of 15-20 minutes, it can be concluded that classical music therapy can reduce the pain scale in post-operative ca mamae patients.
Workload Perception and Job Satisfaction of Nurses at COVID-19 National Emergency Hospital Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Indonesia Setiyowati, Wahyu; Maha, Sukma Dewi Yusro; Prihantoro, Fajar Sigit; Sucipto, Sucipto; Wandasari, Noven Tri; Helmi, Mochamat; Endah, Sumarti; Effendy, Christanty
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 7 (2023): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v1i7.54

Abstract

The COVID-19 pandemic poses a major challenge to healthcare systems around the world. This is due to an imbalance between workload and the number of patients being treated. Nurses have an important role in determining the patient's recovery rate by providing intensive care management to patients, helping to fulfill the basic needs of patients, and collaborating with other health workers. This study aims to describe the workload perception and job satisfaction of nurses encountering the COVID-19 pandemic at the COVID-19 National Emergency Hospital Wisma Atlet Kemayoran (RSDC WAK), Jakarta, Indonesia. This study uses a descriptive study design. The sample of this study has inclusion criteria for nurses who work for the period January – May of 2022. This data collection uses instruments of nursing characteristics, nursing workload perception, and job satisfaction with Maslow’s Hierarchy of Needs. There were 105 samples of nurses chosen by convenience sampling. This study uses univariate (descriptive) statistical tests. The results show that the scale of nurse workload perception was often in the percentage (57.1%) with the most influential indicator being the psychological aspect which not being easy to deal with COVID-19 patients with different characteristics (37.1%) and the physical aspect because of the large amount of work that must be done for patient safety (36.2%). The result of job satisfaction was very satisfactory (57.1%) with the most influential indicator being the attitude of a very good colleague (49.5%) and cooperation between nurses (46.7%). The workload perception and job satisfaction information can be a reference for implementing nursing management strategies that pay attention to health, motivation, and work productivity to maintain the quality of nursing care during a pandemic.
Peran Aplikasi Kegawatdaruratan Maternal Neonatal (SIGNAL) terhadap Kesadaran Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Kehamilan nur khasanah, ismi; Saumi Fijriyah; Lutfi Annarahayu; Nur Cahya Rachmawati; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.135

Abstract

Kurangnya kesadaran ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi salah satu penyebab keterlambatan penanganan komplikasi obstetri. Inovasi digital seperti Aplikasi Kegawatdaruratan Maternal Neonatal (SIGNAL) hadir sebagai solusi edukatif berbasis teknologi untuk meningkatkan pengetahuan ibu secara mandiri. Menjelaskan pengalaman ibu hamil dalam menggunakan aplikasi SIGNAL dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap kesadaran akan tanda bahaya kehamilan. Desain penelitian kualitatif fenomenologi. Delapan ibu hamil trimester 2–3 dipilih melalui purposive sampling. Wawancara mendalam digunakan untuk pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan metode Miles dan Huberman. Empat tema utama muncul: (1) kemudahan penggunaan aplikasi, (2) informasi edukatif yang lengkap, (3) peningkatan kewaspadaan terhadap tanda bahaya, dan (4) peningkatan rasa aman dan percaya diri. Aplikasi SIGNAL dinilai sangat membantu dalam memahami dan mengenali gejala bahaya kehamilan. Aplikasi SIGNAL merupakan media edukasi digital yang efektif dalam mendukung kesadaran ibu hamil terhadap kegawatdaruratan obstetri dan neonatal. Pengintegrasian dalam layanan antenatal berbasis komunitas sangat dianjurkan.
Analisis Tingginya Penggunaan Kontrasepsi Suntik di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Umi Muflikhatun Kulon Progo Prihastuti, Mizan; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.137

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan salah satu metode keluarga berencana (KB) hormonal yang paling banyak digunakan oleh wanita usia subur (WUS) di Indonesia. Di Kabupaten Kulon Progo, khususnya di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Umi Muflikhatun, metode ini menjadi pilihan dominan dengan jumlah akseptor yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode lainnya. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi preferensi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingginya penggunaan kontrasepsi suntik di PMB Umi Muflikhatun. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 83 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel  usia, pendidikan, jumlah anak, dan pendapatan dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia (p = 0.007) dan pendidikan (p = 0.042) dengan penggunaan kontrasepsi suntik. Sementara itu, jumlah anak (p = 0.202) dan pendapatan (p = 0.810) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan penggunaan kontrasepsi suntik. Usia dan pendidikan merupakan faktor dominan yang memengaruhi tingginya penggunaan kontrasepsi suntik di PMB Umi Muflikhatun.
Efektivitas Aplikasi SIGNAL Maternal dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Tanda Bahaya Masa Nifas Annarahayu, Lutfi; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha; Nur Cahya Rachmawati; Saumi Fijriyah; Ismi Nur Khasanah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.138

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis yang berisiko tinggi terhadap komplikasi, yang dapat mengancam jiwa ibu jika tidak dikenali dan ditangani dengan cepat. Pengetahuan ibu nifas mengenai tanda bahaya sangat penting untuk mencegah keterlambatan penanganan. Inovasi edukasi digital seperti aplikasi SIGNAL Maternal berpotensi menjadi sarana infromasi yang efektif, mudah diakses, biaya leboh terjangkau dan juga jangkauan akan lebih luas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi SIGNAL Maternal dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai tanda bahaya yang akan terjadi pada masa nifas. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih dengan teknik purposive sampling di wilayah Kabupaten Bantul. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi berupa penggunaan aplikasi SIGNAL Maternal selama tujuh hari. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skor pengetahuan sebelum intervensi adalah 11.2 dan meningkat menjadi 15.8 setelah intervensi. Selisih rata-rata sebesar 4.6 dengan hasil uji paired sample t-test menunjukkan p-value = 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat perbedaan  signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi.  Kesimpulannya bahwa aplikasi SIGNAL Maternal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas. Media edukasi digital ini dapat menjadi alternatif dalam pelayanan kesehatan ibu secara modern dan mandiri.
Efektivitas Aplikasi SIGNAL Nakes dalam Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan di Kabupaten Bantul rachmawati, nur; Ismi Nur Khasanah; Saumi Fijriyah; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha; Lutfi Annarahayu
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.141

Abstract

Kader kesehatan sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan memiliki peranan penting dalam upaya promotif dan preventif, namun masih ditemukan keterbatasan dalam pengetahuan mereka terkait tanda bahaya kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus. Aplikasi SIGNAL Nakes dikembangkan sebagai inovasi edukasi digital untuk mendukung peningkatan kapasitas kader dalam mendeteksi kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 70 kader aktif pengguna aplikasi SIGNAL Nakes di Kabupaten Bantul menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner pilihan ganda terkait kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Intervensi dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan penggunaan aplikasi oleh spesialis obgin, kemudian dilakukan posttest tiga bulan setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  peningkatan skor pengetahuan yang signifikan dari pretest (rata-rata 58.4) menjadi posttest (rata-rata 82 .7) dengan nilai p ? 0.000. Usia dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (masing-masing p = 0.043 dan p = 0.012), sedangkan lama menjadi kader tidak berpengaruh signifikan (p = 0.341). Kader yang lebih muda dan berpendidikan lebih tinggi menunjukkan peningkatan pengetahuan lebih tinggi. Kesimpulan penelitian  bahwa Aplikasi SIGNAL Nakes terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
Village Midwives’ Experiences with Maternal Emergency Management and Digital Health Systems: A Phenomenological Study in Rural Indonesia Margaretha, Sumarti Endah Purnamaningsih Maria; Urrahman, Dhiya; Chrisnawati; Marwanta, Y. Yohakim; Baiquni, Fahmi
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.471

Abstract

Background: Maternal and neonatal mortality remain significant challenges in low- and middle-income countries, particularly in rural Indonesia, where village midwives serve as the first responders to obstetric emergencies. Despite numerous digital health initiatives, fragmented systems and poor usability often hinder timely emergency management. This study aimed to explore the lived experiences, challenges, and expectations of community midwives in designing an effective maternal–neonatal emergency digital application in Tanah Laut District, South Kalimantan, Indonesia. Methods: This qualitative study employed a Husserlian descriptive phenomenological approach. Ten active village midwives were recruited through purposive sampling; inclusion required at least one year of experience, while those unable to attend or refusing participation were excluded. Data were collected in August 2024 through a focus group discussion (FGD) lasting 120 minutes. Data were analyzed using Colai zzi’s phenomenological analysis method, and reporting followed the COREQ guideline. Results: Five interrelated themes emerged: (1) Maternal emergencies as multidimensional crises, (2) Informal communication as the real emergency network, (3) Fragmented and burdensome reporting systems, (4) Digital and infrastructural barriers in rural practice, and (5) Expectations for an integrated, user-friendly digital solution. These themes progress conceptually from the initial crisis experience, through the mobilization of informal networks due to systemic barriers, culminating in user-driven expectations for digital design. Conclusion: The study highlights midwives’ resilience amid digital fragmentation. Policymakers and developers should adopt participatory co-design approaches involving midwives to ensure the usability and sustainability of maternal emergency digital systems