Claim Missing Document
Check
Articles

Workplace, Work Motivation, and Implementation of Guidance and Counselling Service in Secondary School Muh. Mansyur Thalib; Ridwan Syahran
Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem of this research is how relationship between workplace, work motivation, and implementation of guidance and counseling service. The research intended to identify and describe the relationship between workplace, work motivation, and implementation of guidance and counseling service. There were three variable in this research, is: workplace, work motivation, and implementation of guidance and counseling service. The samples on this research were 60 guidance teachers in secondary school. The data collected by having questionnaire. The data was analyzed in descriptive and inferentially. Descriptive analysis was frequency distribution and percentage. Inferential analysis intended to test the research hypothesis with single regression analysis and multiple regression analysis. The research showed that there were 36,66% of guidance teachers had support classification on workplace, there ware 35.00% of guidance teachers had high classfication on work motivation, and there were 33,33% of guidance teachers had high classification on implementation of guidance and counseling service. The conclusion of the hypothesis testing were a) there was a positive relationship between workplace and implementation of guidance and counseling service, b) there was a positive relationship between work motivation and implementation of guidance and counseling service, and c) there was a positive relationship between workplace and work motivation simultantly with implementation of guidance and counseling service.
Teknik Kontrak Perilaku untuk Mengurangi Perilaku Agresif Non Verbal pada Siswa Sekolah Menengah Atas Ridwan Syahran; Mardi Lestari; Azam Arifyadi
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 2 No. 1 (2020): Oktober
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v2i1.652

Abstract

The general problem of this research is the non-verbal aggressive behavior of students in high school. Objectives of this research; 1) Knowing the general description of the level of non-verbal aggressive behavior in high school students; 2) Applying the behavioral contract technique to reduce non-verbal aggressive behavior in high school students. This research uses a quasi-experimental non-equivalent group design. The research subjects were students at Madani Senior High School in the city of Palu. Selection subjects using purposive sampling. Collecting data using a questionnaire Likert scale. The results showed that the average score of non-verbal aggressive students at the pretest was 100.98 in the high category, while in the posttest the average score of students' aggressiveness was 72.9 in the medium category. The condition after the implementation of the research showed a decrease in the level of non-verbal aggression in high school students after being given the behavior contract technique treatment.
KETERGANTUNGAN ONLINE GAME DAN PENANGANANNYA Ridwan Syahran
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 1 Nomor 1 Juni 2015
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.524 KB) | DOI: 10.26858/jpkk.v1i1.1537

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perilaku yang ditimbulkan dari kecanduan bermaian online game pada siswa SMP Negeri 1 Palu yang meliputi faktor-faktor penyebab kecanduan, keadaan psikologis yang ditimbulkan dari kecanduan bermain online game dan dampak-dampak yang ditimbulkan dari kecanduan bermain online game.Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan berdasarkan responden dan informan sebagai bahan sumber data. Dalam proses pengumpulan data digunakan teknik observasi dan wawancara, dimana setelah data diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa subyek (RZ) dan (MT), kedua subyek penelitian menjadi ketergantungan atau kecanduan untuk bermain online game yang dikarenakan tersedianya beberapa fasilitas pendukung untuk bermain game di rumah, adanya faktor sosial dari pertemanan dengan teman bermain dan keingintahuan yang sangat besar terhadap suatu jenis game. Penanganan ketergantungan game online dengan bantuan dari berbagai pihak terutama pihak sekolah memberikan kepercayaan kepada konselor sekolah atau guru BK untuk mengadakan seminar kepada orang tua siswa tentang game online dan masalah yang akan ditimbulkan, mengatur waktu belajar dan bermain anak, memasukkan materi tentang game online dan dampaknya kepada siswa serta memberikan penyaluran yang baik dalam memilih game yang edukatif serta Menjalin komunikasi interpersonal agar anak dapat terbuka dengan orang tua.
Perbandingan Fasilitas Bimbingan dan Konseling Selama Pandemi Covid-19 Ridwan Syahran; Mardi Lestari; Azam Arifyadi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i1.1608

Abstract

The problem in this study is how the availability of guidance and counseling facilities in carrying out services during the COVID-19 pandemic at the high school and vocational high school levels in Palu City, and whether there are differences in the availability of guidance and counseling facilities at the high school and middle school levels Vocational training in Palu City during the pandemic. The purpose of this study was to determine the availability of guidance and counseling support facilities at the high school and vocational high school levels in Palu City. The type of research used in this study is a survey. The subjects of this study were guidance and counseling teachers and stakeholders at the high school and state vocational high schools in Palu City. Collecting data using questionnaires and documentation. The research data were analyzed using the recap model and analyzed descriptively using the percentage technique.
Pemanfaatan Media Grafis dalam Layanan Informasi Dampak Pelanggaran Disiplin untuk Meningkatkan Perilaku Disiplin Siswa di Sekolah Muh Mansyur Thalib; Ridwan Syahran; Azam Arifyadi
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 3 No 3 (2019): Konvensi Nasional ABKIN XXI 2019
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.824 KB) | DOI: 10.30653/001.201933.107

Abstract

UTILIZATION OF GRAPHIC MEDIA IN INFORMATION SERVICES THE IMPACT OF DISCIPLINE VIOLATION TO IMPROVE DISCIPLINE BEHAVIOR OF STUDENTS IN SCHOOL. This study aimed to determine the effect of the use of visual media in information services on the impact of disciplinary violations on improving student discipline behavior. This study uses 90 students as subjects (30 students from SMP Negeri 15 Palu, 30 students from SMP Negeri 3 Palu, 30 students from SMP Negeri 10 Palu using Pretest-Posttest Control Group design. Research data collection was conducted using indirect interview techniques as a technique. The research data were analyzed by descriptive and inferential analysis (t-test). The results showed that: 1) the use of Banner media resulted in 40% of students increasing their discipline from low to moderate; 2) the use of X-Banner media resulted in 20% of students increased discipline from moderate to high, and 23.33% of students who increased their discipline from low to moderate; 3) the use of media Leaflets produced 13.33% of students who increased their discipline from being high, and 30% of students who increased their discipline from low to medium; 4) there is an influence on the use of Banner media in information services the impact of disciplinary violations on ked student discipline; 5) there is the influence of the use of X-Banner media in information services on the impact of disciplinary violations on student discipline; and 6) there is an influence of media use Leaflet in information services the impact of disciplinary violations on student discipline.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa Durrotunnisa; Mardi Lestari; Syahran Ridwan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa Durrotunnisa; Mardi Lestari; Syahran Ridwan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.
The UPAYA MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 PALU MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK Bau Ratu; Ridwan Syahran; Muh. Mansyur Thalib; Ningsih Ningsih
Indonesian Journal of Counseling and Development Vol. 5 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ijcd.v5i1.2603

Abstract

The problem of student truancy behaviour is a problem that often occurs in schools today. Efforts are being made to reduce truancy behaviour by using group counselling services because the primary function of group counselling services is the problem alleviation function. This study aims to increase students' understanding of behaviour, which has negative consequences for themselves and others, and to reduce truant behaviour through group counselling. The type of research used is Guidance and Counseling Action Research with the object of studying 12 class VIII students of SMP Negeri 18 Palu in the 2023/2024 academic year consisting of 10 males and two females, and the research subjects were guidance and counselling teachers. The data collection technique in this study was to use inventory, interview guidelines, observation guidelines, and documentation. The data analysis technique is an interactive model presented as qualitative research. The study results revealed that truant behaviour in class VIII students of SMP Negeri 8 Palu after attending group counselling services was lower than before attending group counselling services.
PELATIHAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SELF REGULATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA PADA GURU BK SMP SE-KOTA PALU Ridwan Syahran; , Mardi Lestari; Munifah Munifah; Azam Arifyadi; Dian Fitriani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.2891

Abstract

Permasalahan umum artikel pengabdian ini yakni; 1) Belum optimalnya proses pemberian layanan bimbingan pribadi-sosial, dan belajar pada siswa di SMP se-Kota Palu; 2) Guru bimbingan dan konseling SMP se-Kota Palu yang belum terbiasa memberikan layanan bimbingan kelompok teknik self regulated learning untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa. Tujuan pengabdian ini guna meningkatkan keterampilan dan kemampuan guru bimbingan dan konseling SMP di Kota Palu. Subjek pengabdian ini adalah guru BK SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) se-Kota PALU. Tahapan pelaksanaan pengabdian ini mengikuti tahapan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Hasil capaian pengabdian ini ialah guru dapat menerapkan proses pemberian layanan bimbingan pribadi-sosial, dan belajar pada siswa dengan memaksimalkan layanan bimbingan kelompok teknik self regulated learning.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa, Durrotunnisa; Lestari, Mardi; Ridwan, Syahran
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.