Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI MENJUNJUNG TINGGI NILAI NOSABATUTU PADA ETNIK KAILI DALAM MENINGKATKAN SIKAP PERSATUAN DIKALANGAN SISWA SMP NEGERI 4 SIGI Anugrah, Nurul; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 3, Number 2, December 2018
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v3i2.11242

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah layanan informasi menjunjung tinggi nilai Nosabatutu pada etnik Kaili efektif dalam meningkatkan sikap persatuan dikalangan siswa SMP Negeri 4 Sigi. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan keefektifan layanan informasi menjunjung tinggi nilai Nosabatutu pada etnik Kaili dalam meningkatkan sikap persatuan dikalangan siswa SMP Negeri 4 Sigi. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa. Instrumen pengumpulan data adalah angket sikap persatuan dan wawancara. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sikap persatuan sebelum mengikuti layanan informasi menjunjung tinggi nilai Nosabatutu pada etnik Kaili yaitu: 6,7% siswa memiliki sikap persatuan sangat positif, 30% siswa memiliki sikap persatuan positif, 53,3% siswa memiliki sikap persatuan negatif dan 10% siswa memiliki sikap persatuan sangat negatif. Sedangkan sesudah mengikuti layanan informasi menjunjung tinggi nilai Nosabatutu pada etnik Kaili, terjadi peningkatan sikap persatuan dikalangan siswa yaitu: 30% siswa memiliki sikap persatuan sangat positif, 53,3% siswa memiliki sikap persatuan positif dan 16,7% siswa yang memiliki sikap persatuan negatif. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa layanan informasi menjunjung tinggi nilai Nosabatutu pada etnik Kaili efektif dalam meningkatkan sikap persatuan dikalangan siswa SMP Negeri 4 Sigi.
PENGARUH LAYANAN INFORMASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA MELALUI MEDIA BROSUR TERHADAP PENINGKATAN SIKAP MENOLAK NARKOBA SISWA KELAS VIII CENDRAWASIH SMP NEGERI 14 PALU Ningsi, Listia; Syahran, Ridwan; Munifah, Munifah
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12941

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh positif layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur terhadap peningkatan sikap menolak narkoba siswa kelas VIII Cendrawasih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur terhadap peningkatan sikap menolak narkoba siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 28 orang siswa. Instrument utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket sikap menolak narkoba. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial menggunakan tehnik statistik yaitu uji-t (satu ekor) pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis deskriptif menjelaskan bahwa sikap menolak narkoba sebelum mengikuti layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur ada 82% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba rendah dan ada 18% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba sangat rendah. Sesudah mengikuti layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur ada 57% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba tinggi, dan ada 43% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba rendah, hasil ini menunjukan bahwa peningkatan sikap menolak narkoba siswa di sekolah mengalami peningkatan 64%. Hasil analisis inferensial diperoleh kesimpulan peningkatan sikap menolak narkoba sesudah mengikuti pemberian layanan informasi penyalahgunaan narkoba ada pengaruh positif dibandingkan dengan sebelum mengikuti layanan informasi penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur berpengaruh positif terhadap peningkatan sikap menolak narkoba. Kata Kunci : Informasi Penyalahgunaan Narkoba, Sikap Menolak Narkoba Siswa, Media Brosur
Upaya mengurangi perilaku agresif non-verbal dengan menggunakan teknik role playing pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Palu Nur'yun, Nur'yun; Munir, Abd; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 1, June 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v1i1.6259

Abstract

Mengurangi perilaku agresif non-verbal dengan menggunakan teknik role playing
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Behavioral Dalam Meningkatkan Perilaku Empati Teman Sebaya (Studi kasus di SMA Negeri 2 PALU) Ika Sartika, Dewi; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 2, December 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9506

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah apakah perilaku empati teman sebaya setelah mengikuti konseling kelompok behavioral lebih tinggi jika dibandingkan dengan sebelum mengikuti konseling kelompok behavioral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku empati teman sebaya sebelum dan sesudah mengikuti konseling kelompok behavioral serta untuk menjelaskan keefektivan pelaksanaan konseling kelompok behavioral dalam meningkatkan perilaku empati teman sebaya. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket perilaku empati teman sebaya. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan rumus wilcoxon sign rank test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebelum mengikuti konseling kelompok behavioral dari 6 siswa yang menjadi subjek penelitian, terdapat 1 siswa dengan inisial MR memiliki perilaku empati teman sebaya yang sangat rendah dan 5 siswa dengan inisial RF, AD, RA FP, dan RFV memiliki perilaku empati teman sebaya yang rendah. Setelah mengikuti konseling kelompok behavioral mengalami peningkatan perilaku empati teman sebaya  yaitu 1 siswa dengan inisial RA memiliki perilaku empati teman sebaya yang tinggi, kemuadian 3 siswa dengan inisial AD, MR, dan RFV memiliki perilaku empati teman sebaya yang sedang. Namun terdapat 2 siswa dengan inisial RF dan FP yang tidak mengalami perubahan perilaku empati teman sebaya yang signifikan, yaitu memiliki perilaku empati teman sebaya yang masih redah. Hasil analisis inferensial menunjukan bahwa perilaku empati teman sebaya dari 6 siswa yang menjadi subjek penelitian sesudah mengikuti konseling kelompok behavioral lebih tinggi dibandingkan sebelum mengikuti konseling kelompok behavioral.
HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN TENTANG MANFAAT BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN KESEDIAAN MENERIMA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA SMP NEGERI 14 PALU David, David; Munir, Abd; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9750

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman siswa tentang manfaat bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling, serta apakah ada hubungan positif antara pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling bagi siswa SMP Negeri 14 Palu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa tentang manfaat bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling siswa SMP Negeri 14 Palu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Palu yang berjumlah 223 orang, sampel yang diambil sebanyak 55 siswa. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianlisis dengan menggunakan teknik persentase, untuk menguji hipotesis digunakan teknik korelasi product moment pada taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 58,18% siswa memiliki pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling tinggi, 38,18% siswa memiliki pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling sedang, 3,63%  siswa memiliki pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling rendah. Selanjutnya kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling menunjukan 78,81% siswa memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling tinggi, 21,81% siswa memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling sedang. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara pemahaman tentang manfaat layanan bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling.
PENGARUH LAYANAN INFORMASI PENERAPAN NILAI NOSARARA PADA ETNIK KAILI TERHADAP SIKAP PERSAUDARAAN SISWA SMA NEGERI 2 SIGI Farhamni, Farhamni; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 3, Number 2, December 2018
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v3i2.11250

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh positif  layanan informasi penerapan nilai Nosarara pada etnik Kaili terhadap sikap persaudaraan siswa. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan pengaruh positif layanan informasi penerapan nilai Nosarara pada etnik Kaili terhadap sikap persaudaraan siswa. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa. Instrumen pengumpulan data adalah angket sikap persaudaraan. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sikap persaudaraan sebelum mengikuti layanan informasi penerapan nilai Nosarara pada etnik Kailiyaitu: 3,3% siswa memiliki sikap persaudaraan sangat positif, 43,4% siswa memiliki sikap sikap persaudaraan positif, 50% siswa memiliki sikap persaudaraannegatif dan 3,3% siswa memiliki sikap persaudaraan sangat negatif. Sedangkan sesudah mengikuti layanan informasi penerapan nilai Nosarara pada etnik Kaili, maka terjadi peningkatan sikap persaudaraan siswa yaitu: 36,7% siswa memiliki sikap persaudaraan sangat positif, 43,3% siswa memiliki sikap persaudaraan positif dan 20% siswa memiliki sikap persaudaraan negatif.Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pemberian layanan informasi penerapan nilai Nosarara pada etnik Kaili terhadap sikap persaudaraan siswa SMA Negeri 2 Sigi.
Efektivitas Layanan Informasi Karier Tekstil Dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa Humaerawati, Humaerawati; Munir, Abd; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9517

Abstract

 Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kesiapan kerja siswa dibidang tekstil sesudah diberikan layanan informasi karier tekstil lebih baik dibandingkan dengan sebelum diberikan layanan informasi karier tekstil. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan  tentang tekstil dan kesiapan kerja siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi tekstil. Subjek penelitian ini berjumlah 20 orang. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah angket. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik statistik yaitu uji t (satu ekor) pada taraf signifikan 95 %. Hasil analisis deksriptif menunjukkan bahwa kesiapan kerja siswa dibidang tekstil sebelum diberikan layanan informasi tekstil yaitu 40% siswa yang memiliki kesiapan kerja dibidang tekstil yang baik, 50% siswa yang memiliki kesiapan kerja dibidang tekstil yang  kurang baik, dan 10 % siswa yang memiliki kesiapan kerja dibidang tekstil tidak baik. Sesudah diberikan layanan informasi tekstil maka terjadi peningkatan kesiapan kerja dibidang tekstil yaitu 15% siswa memiliki kesiapan kerja yang sangat baik, 75% siswa yang memiliki kesiapan kerja dibidang tekstil yang baik, dan 10% siswa yang memiliki kesiapan kerja dibidang tekstil yang kurang baik, serta 0% siswa yang memiliki kesiapan kerja yang tidak baik. Berdasarkan pengujian hipotesis nol disimpulkan bahwa peningkatan kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan tekstil SMK N 5 Palu  setelah diberikan layanan informasi karier tekstil lebih baik dibandingkan sebelum diberikan layanan informasi karier tekstil.
PENGARUH LAYANAN INFORMASI MANFAAT KEPRAMUKAAN TERHADAP PENINGKATAN MINAT MENGIKUTI KEPRAMUKAAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KASIMBAR Jumadil, Muhammad; Munir, Abd; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 2, December 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v0i1.10951

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana minat siswa terhadap kegiatan kepramukaan sesudah diberikan layanan informasi manfaat kepramukaan dibandingkan sebelum pemberian layanan Informasi manfaat kepramukaan lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan ada pengaruh positif pemberian layanan informasi manfaat kepramukaan terhadap peningkatan minat mengikuti kepramukaan pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Kasimbar. Subjek penelitian ini berjumlah 12 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah angket minat mengikuti kepramukaan. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif dan infrensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa minat siswa mengikuti kepramukaan sebelum diberikan layanan informasi manfaat kepramukaan yaitu 25% subjek memiliki minat yang tinggi untuk mengikuti kepramukaan,dan 75% subjek yang memiliki minat rendah untuk mengikuti kepramukaan.Sedangkan sesudah diberikan layanan informasi  manfaat kepramukaan terjadi peningkatan minat siswa  yaitu 50% subjek memiliki minat sangat tinggi untuk mengikuti kepramukaan,dan 50% subjek memiliki minat yang tinggi untuk mengikuti kepramukaan. Dari hasil analisis infrensial menunjukan bahwa ada pengaruh positif layanan informasi manfaat kepramukaan terhadap peningkatan minat siswa untuk mengkuti kepramukaan
PENGARUH LAYANAN INFORMASI CARA MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN INTENSITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 3 PALU Pratiwi, Dian; Syahran, Ridwan; Fitriani, Dian
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 3, Number 2, December 2018
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v3i2.11251

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalahApakah ada pengaruh positif layanan informasi cara  meningkatkan semangat belajar  terhadap peningkatan intensitas belajar siswa. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan intensitas belajar siswa sebelum dan sesudah mengikuti layanan informasi cara meningkatkan semangat belajar dan menjelaskan pengaruh positif layanan informasi cara meningkatkan semangat belajar terhadap peningkatan intensitas belajar siswa. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa. Instrumen pengumpulan data adalah angket intensitas belajar. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa intensitas belajar sebelum mengikuti layanan informasi cara meningkatkan semangat belajaryaitu: 50% siswa memiliki intensitas belajar tinggi, 43,3% siswa memiliki intensitas belajar rendah, dan 6,7% siswa memiliki intensitas belajar sangat rendah. Sedangkan sesudah mengikuti layanan informasi cara meningkatkan semangat belajar, maka terjadi peningkatan intensitas belajar siswa yaitu: 23,3% siswa memiliki intensitas belajar sangat tinggi, 70% siswa memiliki intensitas belajar tinggi, dan 6,7% siswa memiliki intensitas belajar rendah. Hasil analisis inferensial. Dengan demikian hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh positif pemberian layanan informasi cara meningkatkan semangat belajar terhadap peningkatan intensitas belajar siswa.
PENGARUH LAYANAN INFORMASI IKLIM KELAS YANG KONDUSIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS KELAS VIIID DI SMP NEGERI 7 PALU Yunita, Rahma; Munir, Abd.; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12948

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif, serta apakah motivasi belajar siswa sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif lebih tinggi dibanding dengan sebelum diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan serta menjelaskan peningkatan motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif. Subjek penelitian ini berjumlah 24 siswa. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan rumus uji-t (satu ekor) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif yaitu 12,5% siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, 70,8% siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dan 16,6% siswa yang memiliki motivasi belajar sangat rendah. Sedangkan sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif maka terjadi peningkatan motivasi belajar yaitu 12,5%  siswa yang memiliki motivasi belajar sangat tinggi, 33,3% siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan 54,1% siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif lebih tinggi dibanding dengan sebelum diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif. Kata Kunci: Iklim Kelas yang Kondusif, Motivasi Belajar