Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pharmascience

Bibliometric Analysis of Medicinal Plants Research for Diabetes Mellitus in Indonesia Anwar, Khoerul; Fakhrudin, Nanang; Murwanti, Retno; Nugroho, Agung Endro
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i2.23703

Abstract

Diabetes mellitus (DM) memiliki hubungan yang erat dengan perubahan pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat. Minat masyarakat dalam mengonsumsi tanaman obat semakin berkembang karena pasien lebih memilih produk alami yang dianggap lebih aman. Penelitian tentang tanaman obat sebagai agen antidiabetes juga menunjukkan tren yang meningkat. Studi ini bertujuan untuk memetakan penelitian yang menggunakan tanaman obat terkait diabetes di Indonesia. Data subjek penelitian diperoleh dari Scopus, dan perangkat lunak statistik RStudio dengan paket bibliometric digunakan untuk menganalisis dan memvisualisasikan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan publikasi di bidang ini mencapai 36,25% per tahun. Jumlah penulis bersama per dokumen adalah 4,93 dengan tingkat kolaborasi internasional sebesar 15,12%. Sebanyak 1.548 artikel dengan 4.877 penulis diterbitkan di 429 jurnal dan prosiding terpilih. Elya B (n = 35), Universitas Airlangga (n = 435), dan IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (n = 92) merupakan penulis, afiliasi, dan penerbit paling produktif. Dengan jumlah sitasi per artikel sebesar 7,78 menunjukkan bahwa penelitian dari Indonesia berkontribusi pada penelitian lain. Penulis artikel di Indonesia sebagian besar (89,73%) berkolaborasi dengan peneliti sesama di Indonesia, sementara sisanya (10,27%) berkolaborasi dengan peneliti di luar negeri seperti Jepang, Malaysia, Thailand, China, dan Korea. Dapat disimpulkan bahwa kuantitas dan kualitas penelitian tentang tanaman obat untuk DM di Indonesia semakin meningkat dan berkontribusi pada penelitian lebih lanjut untuk pengelolaan diabetes. Kata Kunci: Bibliometric, Diabetes Mellitus, Tumbuhan Obat, Scopus, Rstudio Diabetes mellitus (DM) strongly associated with changes in unhealthy diet and lifestyles. The number of diabetic patients in Indonesia continues to increase. Public interest in consuming medicinal plants was developing because patients prefer on natural products and are considered safer. Research on medicinal plants as antidiabetic agents also shows an increasing trend. This study aims to map research using medicinal plants related to diabetes in Indonesia. Data on research subjects were retrieved from Scopus and the bibliometric package in RStudio statistical software was used to analyze and visualize the data. The results of the analysis showed that the growth of publications in this field was 36.25% per year. The number of co-authors per document was 4.93 with an international co-authorship rate of 15.12%. A total of 1548 articles with 4877 authors were published in 429 selected journals and proceedings. Elya B (n = 35), Universitas Airlangga (n = 435), the IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (n = 92) was the most productive author, affiliation, and publisher. With the number of citations per article of 7.78, it shows that this research from Indonesia contributes to another research. The authors of the articles in Indonesia mostly (89.73%) collaborated with fellow researchers in Indonesia, while the rest (10.27%) collaborated with researchers abroad such as Japan, Malaysia, Thailand, China, and Korea. It can be concluded that the quantity and quality of research on medicinal plants for DM in Indonesia is increasing and contributing to further research for diabetes management.
Integrated LC-HRMS Analysis, Network Pharmacology, and Molecular Docking to Predict the Potential of Syzygium polyanthum in Alleviating Rheumatoid Arthritis Nurlely, Nurlely; Nurrochmad, Arief; Fakhrudin, Nanang; Widyarini, Sitarina
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i2.23762

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun kronis dengan hasil terapi yang terbatas dan efek samping yang signifikan terkait dengan pengobatan saat ini. Studi ini menggunakan LC–HRMS, farmakologi jaringan, dan docking molekuler untuk menganalisa senyawa bioaktif dan mekanisme dasar Syzygium polyanthum sebagai terapi komplementer potensial untuk RA. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 90% selama 2x24 jam  Profiling metabolit menggunakan LC–HRMS mengidentifikasi tujuh senyawa kandidat dengan kelimpahan relatif lebih dari 1%, di mana 2,6-dimethylquinoline memiliki kelimpahan paling tinggi (5,77%). Farmakologi jaringan mengungkapkan 121 target tumpang tindih antara target RA dan senyawa-senyawa ini, dengan PTGS2 dan MAPK14 dipilih untuk docking molekuler terhadap tiga ligan representatif: 2,6-dimethylquinoline, 6-methylquinoline, dan myricetin. Myricetin menunjukkan afinitas ikatan terkuat terhadap PTGS2 dan MAPK14, dengan energi ikatan masing-masing –8,915 dan –7,849 kcal/mol. Studi menemukan bahwa ekstrak etanol S. polyanthum (EESP) memiliki potensi terapeutik untuk mengurangi inflamasi pada RA. Kata Kunci: Daun Salam, Inflamasi, Penyakit Autoimun, Siklooksigenase 2, Hasil Terapi  Abstract Rheumatoid arthritis (RA) is a chronic autoimmune disease with limited therapeutic outcomes and considerable adverse effects associated with current treatments. This study employed LC–HRMS, network pharmacology, and molecular docking to investigate the bioactive compounds and underlying mechanisms of Syzygium polyanthum as a potential complementary therapy for RA. The extract was obtained by maceration using 90% ethanol for 2x24 hours. Metabolite profiling by LC–HRMS identified seven candidate compounds with relative abundance greater than 1%, of which 2,6-dimethylquinoline was the most abundant (5.77%). Network pharmacology revealed 121 overlapping targets between RA and these compounds, with PTGS2 and MAPK14 selected for molecular docking against three representative ligands: 2,6-dimethylquinoline, 6-methylquinoline, and myricetin. Myricetin exhibited the strongest binding affinity to PTGS2 and MAPK14, with binding energies of –8.915 and –7.849 kcal/mol, respectively. These findings suggest that S. polyanthum ethanol extract (EESP) possesses therapeutic potential in attenuating RA-related inflammation.
Co-Authors Abdul Rohman Agung Endro Nugroho Agustinus Widodo Akhmad Khumaidi Anak Agung Gede Sugianthara Andayana Puspitasari Gani Andayana Puspitasari Gani Argandita Meiftasari Arief Nurrochmad Arief Nurrochmad Arief Nurrochmad Arief Nurrochmad Arifah, Mitsalina Fildzah Ayu Ina Solichah Chelvin Ari Kusnanto Dirman, Arifin Djoko Santosa Ediati Sasmito Efendi Efendi Eka Kumalasari Endang Lukitaningsih Endang Lukitaningsih Endang Lukitaningsih Eny Dwi Astuti Febrianti, Dwi Rizki Gani, Andayana Puspitasari Gharsina Ghaisani Yumni Hifdzur Rashif Rija’i Ika Puspitaningrum Ika Puspitasari Indah Hastuti Ipang Djunarko Jovanita Fara Addina Kahfi Nur Fatimah Khoerul Anwar Khoerul Anwar KRISNA KHARISMA PERTIWI Kusnanto, Chelvin Ari Laras Widawaty Putri Mar'uf, Muhammad Muhammad Hafizh Ridho Muthi Ikawati Ni'ma, Neli Syahida Niah, Rakhmadhan Nimas Ayu Kurniailla Nita Testikawati Nita Testikawati Normilawati Nurlely Nurlely Oktariani Pramiastuti Peni Susilowati Putri Peni Susilowati Putri, Peni Susilowati Puji Astuti Rahmawati, Adillah Ratih Anggar Kusumaningtyas Retno Murwanti Riris Istighfari Jenie Riski, Akhmad Rusydan, Azka M. Rusydan, Azka Muhammad Sari Rosiati Nur Khasanah Sigit Hartomo Siluh Astuti Siluh Astuti Siluh Putu Yuni Astuti Sitarina Widyarini Soda Farida Sofa Farida Sofa Farida Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo T. N. Syaifullah Sulaiman Tahoangako, Sarmadhan Saputra Tatang Irianti Teuku Nanda Saifullah Sulaiman Tiaravista, Amanda Gita Widhihastuti, Endah Wirasti, Wirasti Yuli Widiyastuti Yuvianti Dwi Franyoto