p-Index From 2021 - 2026
5.569
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Al-Turas Poetika: Jurnal Ilmu Sastra Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage KEMBARA Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Dinika : Academic Journal of Islamic Studies Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Al-Albab Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Kawalu: Journal of Local Culture Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Khazanah Sosial Khazanah Hukum Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syari’ah Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI) Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Labatila: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Jurnal Islam Nusantara Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Managere: Indonesian Journal of Educational Management Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. IAS Journal of Localities Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat LAN TABUR: JURNAL EKONOMI SYARIAH
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Buletin Al-Turas

Pilgrimage to Sunan Ampel: From “Communitas” to Contested Space Achmad Fawaid
Buletin Al-Turas Vol 20, No 1 (2014): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.084 KB) | DOI: 10.15408/bat.v20i1.3747

Abstract

AbstrakTulisan ini mencoba menganalisa tentang pencitraan Sunan Ampel, termasuk makam, mesjid, sumur, dan Pasar yang berkaitan dengan Sunan Ampel dalam tiga direktori online di internet, dan pengaruh pencitraan tersebut terhadap bagi para pengunjung yang pernah menggunakannya. Dengan menggunakan konsep “Komunitas, liminality dan tiga ruang” dari Turner, situs Sunan Ampel dianggap sebagai ruang perpaduan antara pariwisata dan ziarah yang tidak jelas, kabur dan dicap kurang baik. Hal ini juga berdampak pada adanya anggapan bahwa situs tersebut merupakan tempat mistis, berbau kematian dan kultus terhadap Sunan Ampel. Proyeksi wisata terhadap situs tersebut juga akan berdampak pada nilai ekonomis dan historis. Akibat dari proyeksi tersebut adalah munculnya paradoks antar fungsi ziarah dengan apa yang terjadi di lapangan. Niat ziarah yang suci akan bergeser menjadi pariwisata, perdagangan, migrasi, ekspresi nasionalisme, munculnya diaspora, maysarakat yang suka takhayul dan hal buruk lainnya.---AbstractsThis paper is to analyze “image” of Sunan Ampel, including Ampel tombs, mosque, wells, and market, projected within the three online directories  and the possible impacts of this use on different visitors. By using Turner’s concept “communitas”, liminality, and third space, Sunan Ampel site is also considered as a space in which the ties between tourism and pilgrimage are unclear, blurred, and poorly classified. This relationship has also resulted in possible potentialities on how that site has projected mysticism, death, and apophantic nature of Sunan Ampel. The changing projection of the site will be also highlighted in the context of economic and historical spheres. The consequence of such interpretation is that Sunan Ampel could be empty vessel in which the interpretative battle and representations are continuously contested. “Sacred pilgrimage” to Sunan Ampel, finally, overlaps with tourism, trade, migration, expression of nationalism, creation of diasporas, imagining communities, and others.
Co-Authors Abdul Wahid Zaini Abdullah Abdullah Ach. Ridho Maulana Agusti Agusti Agustina, Rizki Ika Al Vidatuz Zuhria Alif Endy Pamuji Alisia Muamanah Alisia Muamanah Aprilia, Diah Putri Arini Hidayati Arum, Dewi Puspa Assya'bani, Ridhatullah Baharun, Hasan Bakir, Bakir Bakir, Bakir Bannaga Taha Al-Zubair Hussen Budi Purnawan Damayanti, Aisyah Deby Dewi, Subkhani Kusuma Diana, izzah Dianatus Sholiha Eka Yanti Elis Amalia Elyas, Holili Erwin Fatmala Fachri, Moh. Fadilatur Rohma Faridy Faridy, Faridy Ghufron Fajriz Shodikin Hambali Hambali Hasanah, Lailatul Firdaus Hibatulah, Hafidz Denia Hidayati, Hamdiah Nurul Hussen, Bannaga Taha Al-Zubair Huzaimah, Siti I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani Isharyanto Isharyanto Ismail Marzuki Izzul Kamal, Muhammad Nauval Jayuska, Rizki Khofifah, Nur Khotimah, Juzrotul Kusbiantoro, Sigit Lukman Sholeh M Maulidan Abi A Malika, Huzaimah Sindu Masri, Muhammed Sahrin bin Haji Miftahul Huda Miftahul Huda Miftahul Huda Mita Indriani Moh Kholil MS Moh. Fachri Mokhtar, Wan Khairul Aiman Wan Mudarris, Badrul Mukarromah, Lu’luul Nadifah, Nadifah Norbaity, Tiara Wahyu Nugraha, Widya Agung Nur Aini Nurussolah, Indrawan Putri, Devina Yulinda Putri, Tania Aprilliani Qusairi, Ach Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadhan, Alvian Madafiqiya Ridhatullah Assy’abani Rif’ah Hasanah Safitri, Mutiara Dewi Sari, Yessy Kusuma Siahaan, Nadya Natasha Solehah, Laili Yetus Sri Margana Sri Margana sufi, Queen Nurul Sugianto, Hendi Sumardiyanto Sumardiyanto Supandi, Ach. Faqih Umbar, Bastomi Dani Umbara, Bastomi Dani Uswatun Hasanah Vita Nur Sihinda Wardani, Rendi Ali Wening Udasmoro Wijiono, Slamet Yanti, Eka Yarun, Ayuningtias Zamroni Zamroni