Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Produktivitas Pengusaha Tempe Kurniawati, Tri; Sa’ida, Naili; Wahono, Wahono; Hermoyo, Panji
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v2i2.2406

Abstract

The economic crisis hit the world which had a direct impact to worsen economic conditions in Indonesia. Economic conditions from 1997 to 1998, only MSMEs were able to survive. One form of MSMEs in rural areas is tempe business. Tempe is one of the original foods from Indonesia, which comes from fermented soybeans. Tempe is a daily food consumed by almost all Indonesian people. Tempe is a food that is consumed almost every day by people in the Pilangkenceng sub-district. Most are consumed as side dishes and are also used as souvenirs (tempe chips). Community service activities include holding meetings, conducting FGDs, handing over tools and monitoring. The results of this assistance include 2 aspects, namely management aspects and production aspects. Conclusion The Community Partnership Program needs to be done as the role of lecturers to improve the community Community Partnership Program is able to increase the amount of production and competitiveness of Partners.
Produktivitas UMKM Songket di Era Ekonomi Kreatif: Studi Kasus Kota Sawahlunto Savitri, Widia; Kurniawati, Tri
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel modal, upah, dan teknologi terhadap produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) songket di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis data panel, yang diterapkan pada sampel sebanyak 32 UMKM songket di wilayah tersebut. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa ketiga variabel yakni modal, upah, dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap tingkat produktivitas UMKM songket dengan kontribusi sebesar 88,4%. Di antara ketiga variabel tersebut, teknologi muncul sebagai faktor paling dominan dengan koefisien sebesar 0,479, menunjukkan bahwa penerapan teknologi yang efektif sangat berperan dalam meningkatkan produktivitas produksi songket. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan modal yang memadai, pengelolaan upah yang tepat, serta pemanfaatan teknologi dapat mendorong peningkatan hasil produksi UMKM songket yang lebih optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, baik itu pemerintah dan pelaku usaha, agar kemajuan sektor UMKM songket terus ditingkatkan di Kota Sawahlunto.
ANALISIS POLA ASUH OTORITER TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4 - 5 TAHUN DI PPT MUTIARA BUNDA: Indonesia Cholilah, Cholilah; Wahono, Wahono; Kurniawati, Tri; Sa’ida, Naili
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.845

Abstract

This study aims to identify the parenting style applied by parents and its influence on the social- emotional development of children aged 4–5 years at PPT Mutiara Bunda, Wonokusumo Village, Semampir District, Surabaya City, in the 2024–2025 academic year. This research uses a qualitative approach with a case study method. The subjects of this study consisted of three students along with their parents who applied an authoritarian parenting style. Data were collected through observation, interviews, and documentation, using a triangulation approach to validate the data from various sources. The data analysis technique refers to the Miles and Huberman model, which includes three main stages: (1) data reduction, which involves sorting, summarizing, and focusing raw data into relevant categories such as social- emotional indicators; (2) data display in the form of observation tables and field notes to illustrate children's behavior in aspects such as empathy, cooperation, and emotional control; and (3) conclusion drawing/verification based on consistent patterns found in the field. The results of the study show that the parenting style applied at PPT Mutiara Bunda is authoritarian, characterized by strict rules and control without allowing children to express their opinions. Children raised in an authoritarian environment tend to exhibit hindered social- emotional development, such as fearfulness, low self-confidence, lack of initiative, poor decision-making skills, and social withdrawal.
Green entrepreneurship: pemberdayaan ibu-ibu PKK Nagari Matua Hilia melalui aneka olahan produk kolang-kaling berbasis zero waste Kurniawati, Tri; Desnita, Desnita; Aulia, Fauzan; Firmansyah, Yura Witsqa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33901

Abstract

Abstrak Program Green Entrepreneurship ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis Ibu-Ibu PKK Nagari Matua Hilia dalam mengolah kolang-kaling menjadi produk bernilai tambah berbasis zero waste. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta dan dilaksanakan di Balai Pertemuan Nagari Matua Hilia pada Agustus 2025 menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pelatihan mencakup pembuatan selai, mie, dan es krim kolang-kaling, pengolahan limbah menjadi eco-enzyme dan pupuk organik, penguatan branding dan kemasan, pemasaran offline dan digital, serta pengurusan izin PIRT. Hasil analisis angket menunjukkan faktor pendorong utama adalah potensi sumber daya alam yang sangat tinggi (rata-rata skor 4,56), diikuti oleh semangat gotong royong dan keterampilan panen yang baik. Faktor penghambat yang menonjol adalah keterbatasan teknologi dan inovasi (rata-rata skor 4,29), pemasaran terbatas (4,22), kelembagaan lemah (4,22), serta kendala sumber daya manusia (4,00). Program ini mampu mengatasi sebagian hambatan tersebut melalui peningkatan inovasi produk, penguatan pemasaran, dan pembentukan kelembagaan usaha bersama yang mandiri. Model ini efektif mendukung peningkatan ekonomi rumah tangga, keberlanjutan lingkungan, dan layak direplikasi di wilayah lain dengan potensi serupa. Kata kunci: green entrepreneurship; kolang-kaling; pemberdayaan masyarakat; PKK; zero waste. Abstract The Green Entrepreneurship program aimed to improve the technical and non-technical skills of the PKK women in Nagari Matua Hilia in processing sugar palm fruit (kolang-kaling) into value-added products based on a zero wasteapproach. The program involved 30 participants and was conducted at the Nagari Matua Hilia Meeting Hall in August 2025 using the Participatory Action Research (PAR) approach. The training covered the production of kolang-kaling jam, noodles, and ice cream, the processing of waste into eco-enzyme and organic fertilizer, branding and packaging development, offline and digital marketing, and the registration of home industry food permits (PIRT). The survey results showed that the main driving factor was the very high potential of natural resources (average score 4.56), followed by strong community cooperation and good harvesting skills. The most prominent inhibiting factors were limited technology and innovation (average score 4.29), limited marketing (4.22), weak institutional support (4.22), and human resource constraints (4.00). The program addressed some of these barriers by improving product innovation, strengthening marketing, and establishing an independent community business group. This model proved effective in supporting household economic improvement, promoting environmental sustainability, and was feasible to replicate in other areas with similar potential. Keywords: community empowerment; green entrepreneurship; kolang-kaling; PKK; zero waste.
PKM Diversifikasi Produk Dan Pemasaran Online Tailor Di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Sebagai Upaya Revitalisasi Save Maninjau Kurniawati, Tri; Rahmidani, Rose; Aulia, Fauzan; Syofyan, Rita; Arita, Sri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03220

Abstract

UMKM mendapatkan perhatian besar semenjak krisis moneter karena UMKM dapat bertahan dengan segala keterbatasan dan kemampuan yang dimilikinya. UMKM yang menjadi mitra dan sasaran program pengabdian pada masyarakat kali ini adalah Usaha Jahit Erna. Usaha Jahit Erna menjahit pakaian laki-laki dan perempuan seperti baju kurung, kemeja laki-laki dan baju seragam pesta pernikahan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah minimnya pesanan terutama di masa pendemi sehingga pendapatan mitra menurun cukup signifikan. Mitra tidak memiliki pengetahuan dan skill yang memadai agar usahanya bisa bertahan bahkan berkembang. Mitra ingin membuat produk- produk yang bisa dipasarkan tanpa pesanan tapi masih ragu dan gamang untuk membuat produk sendiri. Ditambah lagi mitra belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam hal memasarkan produk. Apalagi ambil bagian dalam pemasaran online yang sedang trend saat ini, baik menggunakan media sosial maupun berbagai marketplace yang tersedia. Jadi bisa dikatakan produksi dan pemasaran adalah permasalahan utama yang dihadapi mitra untuk bisa bertahan pada kondisi pandemi dan urgen untuk diberikan solusi. Untuk mengatasi masalah mitra ini maka Tim PKM memberikan solusi dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pada bidang produksi yaitu diversifikasi produk seperti peltihan membuat seprei, taplak meja dan sarung bantal dan bidang pemasaran, Mitra dilatih agar mampu memasarkan produknya secara online baik di media sosial maupun marketplace dengan menggandeng narasumber dan fasilitator yang kompeten.
Penggunaan Aplikasi Assessment Pembelajaran Berbasis Online Untuk Meningkatkan Efektifitas Pendidikan Jarak Jauh Siwi, Menik Kurnia; Syofyan, Rita; Kurniawati, Tri; Sofia, Nita; Ritonga, Mentari
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03140

Abstract

Pada setiap proses pembelajaran guru harus melakukan assessment pembelajaran untuk mengukur kemampuan peserta didik terhadap pembelajaran yang diberikan. Untuk kegiatan pembelajaran dilakukan secara online maka dibutuhkan pula assessment pembelajaran untuk setiap kegiatan pembelajaran online tersebut.Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Guru dalam mengaplikasikan berbagai media assessment online. Kegiatan dilaksanakan dalam 8 kali pertemuan untuk pelatihan dan penyampaian materi penggunaan aplikasi assessment online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun soal berbasis HOTs dan Tematik. Selain itu juga terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru dalam membuat dan mengoperasikan aplikasi assessment pembelajaran secara online.
Aplikasi Digital E-Corp Berbasis Android Dengan Metode Waterfall Sebagai Solusi Cerdas Dalam Pengelolaan Manajemen dan Kewirausahaan Koperasi Sofya, Rani; Siwi, Menik Kurnia; Thamrin, Thamrin; Kurniawati, Tri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 2 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02150

Abstract

Koperasi Aneka Sulaman yang berada di Kabupaten Agam merupakan salah satu koperasi yang pernah berhasil menyandang status sebagai koperasi OVOP pada tahun 2017. Walaupun sudah menyandang prestasi sebagai koperasi OVOP  berdasarkan survei kelapangan Koperasi Aneka Sulaman menghadapi beberapa kendala yaitu pertama terkait dengan pengelolaan manajeman koperasi yang kurang tertata. Kedua, permasalahan terkait dengan pemasaran dan penjualan produk yang menurun di masa pandemi covid 19. Berdasarkan paparan diatas maka sudah selayaknya Koperasi Aneka Sulaman ini mendapat bantuan dan perhatian lebih sehingga dapat bertahan pada era pandemi saat ini. Solusi yang bisa diberikan adalah dengan pembuatan aplikasi digital E-Corp berbasis android yang memuat semua fitur yang dibutuhkan baik oleh anggota dan pengurus maupun oleh konsumen kain sulaman.Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan berupa kegiatan pelatihan. Pengurus dan anggota koperasi dilatih menggunakan aplikasi digital E-Corp serta menggunakan aplikasi penjualan online yang banyak dikenali masyarakat seperti shopee, tokopedia dan buka lapak. Luaran yang diharapkan dari solusi permasalahan pengelolaan manajemen adalah terciptanya satu aplikasi digital yang dikembangkan berbasis android dan diberi nama E-Corp (100%) yang dapat digunakan dan dioperasikan oleh anggota dan pengurus menggunakan handphone android. Luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini diantaranya Aplikasi E-Corp, Artikel ilmiah pada jurnal pengabdian suluah bendang, Video yang diupload di youtube dan Berita di Tribunnews.com
Permainan Engrang Batok sebagai Media Stimulasi Sosial Emosional Anak Rininingsih, Sri; Kurniawati, Tri; Wahono, Wahono; Abidin, Ratno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1293

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aktivitas luar ruangan terhadap perkembangan sosial emosional anak-anak usia 3 hingga 4 tahun di PPT Kemuning di kecamatan Simokerto di kota Surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode survei, penelitian ini berusaha untuk mengukur hubungan antara variabel aktivitas luar ruangan dan perkembangan sosial emosional anak. Aktivitas luar ruangan dipilih karena dianggap dapat membantu peningkatan interaksi sosial, keterampilan motorik, dan kemampuan regulasi emosi. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 30 anak berusia 3-4 tahun yang secara rutin berpartisipasi dalam aktivitas luar ruangan di PPT Kemuning. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan kuesioner, sedangkan data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas luar ruangan adalah faktor penentu penting dari perkembangan sosial emosional anak dengan faktor yang memfasilitasi ini seperti interaksi teman sebaya dan lingkungan fisik yang mendukung. Penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas luar ruangan dapat digunakan sebagai sarana efektif untuk mendorong perkembangan holistik anak prasekolah. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup maksimalisasi fasilitas luar ruangan di PPT dan kemitraan orang tua dengan pendidik untuk meningkatkan keberlangsungan program.
Penerapan Program Unplugged Coding dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Anak Usia 4-5 Tahun Ailia Kistantri, Retyana; Abidin, Ratno; Sa’ida, Naili; Kurniawati, Tri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan program Unplugged Coding dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak usia 4-5 tahun di PPT Kuncup Harapan Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak usia 4-5 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan lembar observasi yang mengukur tujuh indikator kemampuan berpikir kritis, yaitu menganalisis masalah, mengajukan pertanyaan, menyusun solusi, berpikir logis, membuat keputusan, menguji dan menilai solusi, serta berpikir reflektif. Data dianalisis menggunakan teknik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis anak setelah mengikuti program unplugged coding dengan nilai signifikansi 5% dengan n=10 maka diperoleh nilai Ttabel adalah 8. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan program unplugged coding efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Program unplugged coding dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini karena kegiatan ini didalamnya dirancang untuk melatih anak berpikir secara logis, sistematis, dan reflektif melalui pengalaman konkret yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Penerapan Metode Pembelajaran Sentra Balok untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok A1 RA Hidayatul Hikmah wati, erna; Abidin, Ratno; Kurniawati, Tri
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v2i3.20922

Abstract

The aim of this research is to apply the beam center learning method to improve the fine motor skills of early childhood group A1 RA Hidayatul Hikmah Lolawang. The beam center learning method can make the learning atmosphere more fun and enjoyable and children are able to develop their fine motor skills. =. Based on data analysis, it shows that the significance value of Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is an average difference between pretest and posttest learning outcomes, which means there is an influence of the beam center learning method on children's fine motor skills. early age. It can be seen that the calculated t has a negative value of -15,289. The t-count has a negative value because the average pretest learning score is lower than the average posttest learning result so that the t-count becomes t-count 15.289 > t-table 2.000, which means that the basis for decision making is that H0 is rejected and Ha is accepted. , so it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest averages, which means that there is an influence of using the beam center learning method to improve the fine motor skills of young children
Co-Authors Abel Tasman Abidin , Ratno Ageung Darajat Agung Hartoyo Ailia Kistantri, Retyana Alam R. Kusnadi, Alam R. Arita, Sri Ariusni, Ariusni - Ayang Marsnely Baterun Kunsah Cholilah, Cholilah Desi Sri Astuti, Zulkarnaen, Desi Sri Astuti, Desnita Donny Harisuseno Dwita, Vidyarini Eko Andi Suryo Elsa Badriyya erna wati Erni Masdupi Ery Suhartanto Eviolina, Ativa Fadila, Disa Fadillah, Nasya Faisal, Dini Fatiin, Idhoofiyatul Fauzan Aulia Finny Anita Fitra, Halkadri Fuadiyah, Sa'diatul Hadi, Farid Iramah Rizati, Miftah Irianti, Diah Permata Jeanne A. Pawitan Lihabi Maliqul Hafis, Maliqul Marwan Marwan Maulana, Haris Maulidiyanti, Ellies Muhammad Iqbal Ripo Putra Nadhirah, Aqeela Noor Naili Saida Ningsih, Nadya Ayu Nita Sofia Nor, Zairenah Binti Md Nora Susanti R. Panji Hermoyo Rahman, Bayu Kurnia Rahyussalim Rahyussalim, Rahyussalim Ramadhanti, Fauziah Ratno Abidin Retno Kustianingrum, Ajeng Rininingsih, Sri Ritonga, Mentari Rose Rahmidani S, Khisnatul Khariyah Sa'ida, Naili Sa?ida, Naili Sa’ida, Naili Safitri, Jeni Sahrawi Sahrawi, Sahrawi Sandefer, Marchely Henes Savitri, Widia Sa’ida, Naili Sekarningrum, Ardiyani silvia sayu - SITI MARYAM Siti Zubaidah Siwi, Menik Kurnia Sofya, Rani Sri Ulfa Sentosa Suci Musvita Ayu Syamsurizal, S. Syofyan, Rita Thamrin Thamrin Totti, Christian Triani, Mike Veronica, Nina Vivi Setiawaty Wahono , Wahono Wahono -, Wahono Wahono . Wahono Wahono Wahyuni, Marisa Elentri Wathoni, Hamzani Yanti, Suci Putri Yulhendri Yulhendri Yulvi Zaika Yura Witsqa Firmansyah