Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN SUPPORT SYSTEM KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT DI RUANG PENYAKIT MENULAR RSUD dr SOEDIRAN MANGUN SUMARSO yuswowidodo, susilo; Indriyati; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1304

Abstract

Perawat adalah tenaga kesehatan yang secara langsung kontak dengan manusia. Kontak secara langsung dapat meningkatkan resiko infeksi penyakit menular sehingga kecemasan perawat dapat meningkat seiring dengan resiko penularan penyakit. Support system keluarga sangat diperlukan untuk membantu perawat yang bertugas di ruang penyakit menular agar kecemasan yang dirasakan tidak semakin meningkat. Tujaun untuk mengetahui hubungan support system keluarga dengan tingkat kecemasan perawat di ruang penyakit menular RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif korelasional dengan rancangan penelitian menggunakan cross–sectional. Sampel seluruh perawat yang bertugas di ruang penyakit menular sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner support system  keluarga dan kuesioner kecemasan menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Analisis data menggunakan uji Kendall tau. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 14 responden mendapat support system keluarga yang baik (43,8%) dan 18 responden dengan support system keluarga yang cukup (56,3%). Sebanyak 7 responden tidak mengalami cemas (21,9%), 13 responden mengalami cemas ringan (40,6%) dan 12 responden mengalami cemas sedang (37,5%). Hasil uji Kendall tau diperoleh nilai signifikansi  p = 0,001. Kesimpulan: Ada hubungan support system keluarga dengan tingkat kecemasan perawat di ruang penyakit menular RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA REMAJA DALAM MENGURANGI DISMENOREA PRIMER PADA MAHASISWI SEMESTER I DAN III PROGRAM STUDI KEPERAWATAN UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Resziana Lucki Nur Dwi Pratiwi; Suwarni, Anik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea berasal dari bahasa yunani-dys yang berarti sulit, nyeri, abnormal, meno berarti bulan, dan rrhea berarti aliran. Dysmenorrhea atau dismenorea dalam bahasa indonesia berarti nyeri pada saat menstruasi. Penggunaan kompres hangat merupakan cara untuk menghilangkan atau menurunkan rasa nyeri yaitu secara non farmakologis tanpa memberikan efek samping. Selain itu penggunaan kompres hangat merupakan cara yang murah serta mudah untuk dilakukan sehingga tidak memerlukan biaya yang mahal untu menggunakannya. Kompres hangat dapat meredakan iskemia dengan menurunkan kontraksi uterus dan melancarkan pembuluh darah sehingga dapat meredakan nyeri dengan mengurangi ketegangan, meningkatkan aliran darah dan meredakan vasokongesti pelvis. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisa efektifitas pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri dalam mengurangi dismenore primer pada Mahasiswi semester I dan III Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pre exsperimental design dengan rancangan one group pretest-postest. Populasi berjumlah 70 Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Semester I dan III di Univeritas Sahid Surakarta. Penelitian ini menggunakan total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dengan presentase dan bivariat dengan paired t-test. Hasil Penelitian: penelitian tentang nyeri dismenorea pada mahasiswi di Program studi Keperawatan Universitas Sahid Surakarta sebelum diberikan kompres hangat diketahui 5 responden (20,0%) merasakan nyeri ringan, 14 responden (56,0%) nyeri sedang, dan 6 responden (24,0%) nyeri berat tentang penurunan nyeri dismenorea pada mahasiswi Program studi Keperawatan setelah diberikan kompres hangat menunjukkan responden yang mengalami nyeri berat sebesar 2 responden (8,0%), nyeri sedang 6 responden (24,0%), nyeri ringan 12 responden (48,0%) dan responden yang tidak mengalami nyeri 5 responden (20,0%).
HUBUNGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PRAKTIK MANDIRI (HOMECARE) DALAM PELAKSANAAN PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI DI SUKOHARJO 2023 Utami, Sri Sugiyanti Utami; Suwarni, Anik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home care adalah pelayanan keperawatan yang dilakukan secara mandiri atau kelompok kepada pasien, dilakukan secara berkala dan komprehensif yang bertujuan agar pasien mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, setiap orang harus memiliki kreatifitas dan inovasi dalam menangkap peluang usaha termasuk dalam praktik mandiri perawat home care yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif  dengan rancangan cross sectional. Hasil pengamatan di uji dengan menggunakan uji statistik kendall Tau-b, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 20 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan total sampling. Hasil pengamatan dilakukan dengan uji statistik dari hubungan jiwa kewirausahaan terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,003 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima, sedangkan hubungan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,001 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima. Simpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri oleh perawat.    
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENCEGAHAN CEDERA PADA ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU MELATI I KELURAHAN KARANGASEM KOTA SURAKARTA fitriyyah, lu'luul; Herawati, Vitri Dyah; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera sering dijumpai pada anak-anak, biasanya berawal dari rasa keingintahuan anak untuk menelusuri sesuatu dan bereksperimen yang tidak seimbang dengan kemampuan dalam memahami sesuatu atau bereaksi terhadap bahaya. Melihat karakteristik perkembangannya, anak usia toddler lebih beresiko mengalami cedera. Salah satu untuk mencegah terjadinya cedera pada anak adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan cedera sehingga dapat meningkatkan pengetahuan pada orang tua. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan orang tua tentang pencegahan cedera pada anak usia toddler di Posyandu Balita Melati I Kelurahan Karangasem Kota Surakarta. Metode Penelitian ini menggunakan quasy eksperiment design dengan rancangan one group pretest posttet design. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia toddler sebanyak 27 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisa data dilakukan dengan uji normalitas data menggunakan shapiro-wilk yang dilanjutkan analisis dengan menggunakan uji statistik parametric dengan paired sample t-test. Hasil rata-rata pengetahuan orang tua sebelum dilakukan pendidikan kesehatan yaitu 12,81 dan rata-rata pengetahuan orang tua sesudah diberikan pendidikan kesehatan yaitu 15,55. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan cedera pada anak toddler (p value= 0,000<0,05). Kesimpulan Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan orang tua tentang pencegahan cedera pada anak usia toddler di Posyandu Balita Melati I Kelurahan Karangasem Kota Surakarta.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT TK III 04.06.04 SLAMET RIYADI SURAKARTA Aldi Setia Fanus_2020, Aldi Setia Fanus_2020; Aryani, Atik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Intalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu utama jalan masuknya pasien, untuk kemudian dilakukan triage dan diberi tindakan pertama. Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan diberikan sesuai dengan standar dan etika profesi. Kepuasan pelanggan merupakan aspek yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan saranan kesehatan yang dinilai dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien digunakan untuk mengevaluasi mutu palayanan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepuasan dengan kualitas pelayanan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan menggunkan desain cross sectional study Pengambilan sampel dilakukan di IGD RS TK III Slamet Riyadi Surakarta dengan jumlah responden 50 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji kendall tau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dalam kategori sangat baik memperoleh 30 responden (60%), kepuasan keluarga pasien di dalam kategori sangat puas memperoleh 40 responden (80%). Hasil anlisis bivariat diperoleh nilai P value 0,001<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Simpulan: Terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di ruang IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta.
PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DI DESA SIDAN, KLUMPRIT, SUKOHARJO Widiyono, Widiyono; Putra, Fajar Alam; Suwarni, Anik; Indriyati, Indriyati
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v4i1.111

Abstract

Upaya untuk membiasakan hidup bersih dan sehat sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat adalahmemberikan penyuluhan serta pemeriksaan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan potensi pola perilaku hidup bersih dan sehat bagi warga Desa Sidan, Klumprit, Sukoharjo. Kegiatan ini melibatkan partisipasi masyarakat Desa Sidan sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa peningkatan kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan hidup sehat sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon positif dan sangat antusias dalam berpartisipasi pemeriksaan kesehatan, kegiatan pendidikan kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pengaruh Oral Hygiene Dengan Larutan Garam 10% Terhadap Status Kesehatan Mulut Pada Pasien Stroke Sidik Rohmadani; Fajar Alam Putra; Etty Eriyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2560

Abstract

Pasien stroke seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan perawatan mulut sendiri karena kondisi fisik atau gangguan kognitif. Kebersihan gigi dan mulut yang kurang baik juga dapat meningkatkan risiko infeksi mukosa mulut, kerusakan gigi serta memperparah penyakit yang dideritanya. Larutan garam merupakan salah satu obat kumur herbal yang mudah diperoleh. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh oral hygiene dengan larutan garam 10% terhadap status kesehatan mulut pada pasien stroke di ruang Lavender RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-experimental pretest - posttest design without control group. Pemilihan sampel menggunakan teknik teknik Non Probability Sampling dengan menggunakan Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh oral hygiene dengan larutan garam 10% terhadap status kesehatan mulut pada pasien stroke dengan nilai ρ-value uji Wilcoxon sebesar 0,000 < nilai α 0,05 dengan nilai mean atau rata-rata OHI-S mengalami penurunan sebanyak 1,90 dimana nilai mean pretest sebesar 3,57 turun menjadi 1,67. Oral hygiene dengan larutan garam 10% dapat meningkatkan status kesehatan mulut pada pasien stroke.
Edukasi Berbasis Audio Visual Meningkatkan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan HIV/AIDS Soffinda Nur Solikhah; Etty Eriyanti; Fajar Alam Putra
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.6995

Abstract

Adolescents are a group that is vulnerable to HIV/AIDS transmission due to limited knowledge and high exposure to risky behaviors. Efforts to improve knowledge through engaging media are needed so that health messages can be optimally received. This study aimed to determine the effect of audiovisual-based education on adolescents’ level of knowledge regarding the prevention of HIV/AIDS transmission. This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group approach. The research sample consisted of 76 respondents, divided into an intervention group and a control group, with 38 respondents in each group. The sampling technique used was proportionate stratified random sampling based on class or grade level. The research instrument was an HIV/AIDS knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. The intervention was delivered in the form of an educational video with a duration of approximately 10–15 minutes. Data analysis was conducted using the marginal homogeneity test and the Kolmogorov–Smirnov test because the data were measured on an ordinal scale. The results showed an increase in the level of knowledge in the intervention group after receiving audiovisual education, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). In contrast, no significant difference was found in the control group, with a p-value of 1.000 (p > 0.05). It can be concluded that audiovisual-based education has a significant effect on increasing adolescents’ knowledge regarding the prevention of HIV/AIDS transmission. Audiovisual media can be used as an alternative health education method for adolescents.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS Tri Indrayati; Atik Aryani; Fajar Alam Putra
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2026): Vol. 3 No. 01 (2026): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/bpq10h21

Abstract

Latar belakang: Rendahnya penerimaan diri pada penyakit CKD yang diderita dan kebutuhan menjalani program hemodialiasis memengaruhi mekanisme koping pasien CKD. Ketidakmampuan mengontrol koping diri mengakibatkan kondisi penyakit yang dihadapi menjadi sebuah stressor dan sumber masalah sehingga akan meningkatkan kecemasan diri pasien. Tujuan penelitian ini yaitu supaya tahu hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis.  Metode penelitian ini memakai desain korelasi dan melibatkan populasi penelitian yaitu pasien CKD di ruang inap interna RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Teknik sampling yang diterapkan pada penelitian ini yaitu total sampling dengan total sampel penelitian banyaknya 42 orang responden. Instrument yang diterapkan di penelitian ini yaitu kuesioner Jalowiec Coping Scale untuk menilai mekanisme koping responden dan kuesioner Hospital Anxiety And Depression Scale (HADS) untuk menilai tingkat kecemasan responden.  Hasil Penelitian: Hasil analisis univariat diperoleh mayoritas mekanisme koping responden penelitian dalam kategori mekanisme koping maladaptive yaitu banyaknya 25 orang (59,5%) dan Tingkat kecemasan respoden mayoritas dalam kategori kecemasan sedang yaitu banyaknya 19 orang (45,2%). Analisis bivariat memakai uji Spearman Rank diperoleh p value 0,001 dan nilai correlation Coefficient sebesar -0, 771. Dengan demikian ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien CKD yang menjalani hemodialisis dengan tingkat kekuatan hubungan kedua variable penelitian ini sangat kuat (0,76-0,99) dengan arah variable penelitian ini yaitu negatif.   Simpulan penelitian ini yaitu mekanisme koping berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien. Edukasi dan dukungan emosi dan sosial sangat dibutuhkan pasien CKD yang menjalani hemodialisis agar tidak mengalami kecemasan yang berkelanjutan.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT INSTALASI BEDAH SENTRAL Agus Raharjo; Fajar Alam Putra; Vitri Dyah Herawati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2025): Vol. 2 No. 02 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/n64yng04

Abstract

Latar Belakang : Beban kerja pada perawat perlu diperhatikan agar tidak terjadi beban berlebih yang dapat menimbulkan stres pada perawat.Stres kerja merupakan kondisi ketegangan yang menimbulkan ketidakseimbangan fisik dan psikis yang dapat mempengaruhi kemampuan individu dalam menghadapi lingkungannya. Banyaknya tugas atau persepsi beban kerja perawat yang tidak sebanding dengan kemampuan fisik dan waktu akan menimbulkan stres bagi perawat tersebut. Pelayanan di ruang operasi berkaitan dengan beban kerja dan tingkat stres perawat yang ada. Keadaan pasien yang setiap hari berubah, perlunya kecakapan kecepatan dan ketelitian dalam bekerja juga menjadi beban bagi perawat di ruang operasi yang juga menimbulkan stres bagi perawat yang bekerja di ruang operasi.  Tujuan : Mengetahui hubungan beban kerja dengan tingkat stress perawat Instalasi Bedah Sentral Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional, serta desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat Instalasi Bedah Sentral sebanyak 22 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan tatal sampling. Instrumen ini menggunakan kuesioner beban kerja dan kuesioner Expanded Nursing Stres Scale (ENSS). Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivarait dengan uji kendal tau b. Hasil : Sebagian besar responden memiliki tingkat beban kerja sedang sebanyak 18 responden (81,8%) dan tingkat stress tinggi sebanyak 15 responden (68,2%). Berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value 0.003 < 0.05 yang menunjukkan terdapat hubungan beban kerja dengan tingkat stress perawat Instalasi Bedah Sentral. Kesimpulan : Terdapat hubungan beban kerja dengan tingkat stress perawat Instalasi Bedah Sentral
Co-Authors - Sutrisno Adhi Putrama, Christina Dhian Afeanpah, Maria Elfrida Agung Setyawan Agung Setyawan Agung Setyawan Agus Raharjo Ahmad Syamsul Bahri, Ahmad Syamsul Aldi Setia Fanus_2020 Aldi Setia Fanus_2020 Aldi Setia Fanus_2020, Aldi Setia Fanus_2020 Alya, Feriska Dwi Anik Suwarni Animah, Fitri Rat Anniez Rachmawati Musslifah Aprilia Ika Safitri Atik Aryani Atik Aryani Atik Aryani Dewi Yuli Astuti Dwi Astuti Hariyani Dwi Kurniawati Eriyanti, Etty Erny Indriani Etty Eriyanti Farida Nugrahani Feriska Dwi Alya fitriyyah, lu'luul Herawati, Vitri Dyah I Indriyati Ika Widayanti Ikhwan Zaeni Indriyati Indriyati . Indriyati Indriyati Indriyati, I Istiqori . Istiqori ., Istiqori latifah nur nfitriana Lian Intan Pamungkas Luh Putu Ratna Sundari Maria Elfrida Afeanpah Mohammad Sukron Suryanto Mufidah Laela Sari Muhammad Syahrul Gunawan Ni&#039;mah Mufidah Ni’mah Mufidah Nurfalahi, Salma Cinta Prasmagiri, Bintang Putri Ustadzjah Resziana Lucki Nur Dwi Pratiwi Rif Atiningtyas Haris Rizal Indera Permana Bayu Murti Sekar Ayu Panca Trastianingrum Sidik Rohmadani Soffinda Nur Solikhah Sugiarto, Antok SUKAMTI . Sumarni, Ranti Ningsih Sumarni, Rantiningsih Suryani . Suryanto, Mohammad Sukron SUTRISNO Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Tri Indrayati Tri Sukatmi Tulus Prasojo Utami, Sri Sugiyanti Utami Vitri Dyah Herawati Widiyono widiyono Widiyono . Widiyono . Widiyono Widiyono Widiyono Widiyono Widiyono, Widiyono Wijaya, Dis Latif Wijayanti Sukmonowati Yuli Dwi Astuti yuswowidodo, susilo Zaeni, Ikhwan